To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
4/45



Tiba- tiba Zhen Yuan mulai merasakan terobosan, ia tidak cukup bodoh untuk menerobos disana dan mengumpulkan kesengsaraan petir surgawi. Dengan begitu, Zhen Yuan melemparkan dunia kecilnya dan membiarkan dunia kecilnya itu menyerap energi murni.


Hewan surgawi seperti Kepik Giok memiliki kemampuan untuk menyerap energi murni, serta dunia kecil independen juga memiliki kegunaan untuk menyaring energi murni dan membuatnya menjadi energi yang dapat diserap oleh kultivator normal.


Zhen Yuan tidak lagi menggunakan teknik 9 kesengsaraan surgawi, dan membiarkan dirinya untuk tetap berada dipuncak terobosan. Setelah keluar dari ruang pelatihan barulah ia akan menerobos ke ranah Bijak dan bergabung kedalam kelompok kultivator Bijak.


Lima belas menit berjalan kedalam, akhirnya Zhen Yuan dapat merasakan jika ia telah menemui ruangan inti sumber dari energi murni itu muncul.


Sebuah ginseng merah terlihat melayang di tengah ruangan, ginseng itu memancarkan aura kehidupan yang kuat dan tentunya energi murni yang paling tebal ada disana. Zhen Yuan tertegun melihat ginseng merah tersebut. Ia bahkan mulai menampar dirinya dan merasakan sakit di pipinya.


“Apa saya tidak salah melihat? Itu bukannya Ginseng Merah Segel Kehidupan? tanaman seperti itu hanya bisa ditemukan di tanah suci kerajaan Langit Suci, bahkan para dewa akan sedikit berebut ketika Ginseng Merah Segel Kehidupan terlahir!” Zhen Yuan tidak bisa berpikir bagaimana mungkin ginseng merah itu ada disana.


Ginseng Merah Segel Kehidupan, seperti namanya ia merupakan salah satu tanaman surgawi yang memiliki segudang keajaiban. Keajaiban yang paling suci tidak lain dapat menyelamatkan kehidupan seseorang yang memakannya. Mirip dengan bulu dan air mata burung Phoenix yang dapat membangkitkan seseorang dari ujung kematiannya.


Namun tentu saja dibandingkan barang terakhir, Ginseng Merah memiliki batasan kultivasi untuk dapat memakannya. Hanya seorang dibawah Ilahi yang dapat dibangkitkan oleh Ginseng Merah. Selain itu, Ginseng merah juga sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki tanaman surgawi di dalam tubuhnya seperti Zhen Yuan.


Zhen Yuan memiliki tanaman Lotus Air dan Api yang dapat membantunya dalam pertarungan dan meningkatkan kekuatannya. Ginseng Merah dapat membuat tanaman Lotus Air dan Api berevolusi menjadi tanaman surgawi tiada tanding.


Ia akan mendorong kemampuan dan evolusi dari tanaman surgawi dan melepaskan kemampuan terkuatnya. Bahkan seluruh tanaman surgawi akan merasa tunduk pada Lotus Air dan Api milik Zhen Yuan jika ia berhasil mengolah ginseng merah.


Ia memasukkan ginseng itu dengan hati- hati kedalam dunia kecilnya dan menyiapkan formasi penyegelan agar aura kehidupan dan energi murni yang ada di ginseng merah tidak keluar dan merusak dunia kecilnya.


Zhen Yuan baru saja ingin pergi setelah mendapatkan ginseng merah, sebab berpikir itu adalah sumber dari masalahnya. Namun ia berhenti ketika kakinya menendang sebuah bola berukuran sedang.


“Apa itu?” Zhen Yuan membungkuk dan mengambil bola sedang dari bawah. Namun karena disana sudah cukup gelap karena cahaya yang dikeluarkan oleh ginseng merah telah menghilang membuat penglihatan Zhen Yuan cukup terganggu.


Karena mungkin saja hal itu adalah barang bagus, membaut Zhen Yuan juga membuangnya di dunia kecil. Setelah memeriksa sekeliling dan tidak lagi menemukan apapun, Zhen Yuan akhirnya pergi dan menuju kamar pelatihannya.


Ia begitu senang sampai melupakan hal yang mendasar. Itu tidak lain adalah sumber dari energi murni yang begitu banyak tidak mungkin dikeluarkan hanya dari ginseng merah. Ia pasti telah melewatkan sesuatu yang penting disana. Sesuatu yang mungkin akan membantunya mengetahui lokasi dari Devisi Surgawi yang ia cari- cari.


Zhen Yuan tinggal di dalam ruang pelatihan sampai batas waktu yang sesuai dengan misinya yakni 3 jam. Ia keluar dari ruang pelatihan dengan ekspresi kesakitan dan penuh kesulitan, jubah dan bajunya dibeberapa bagian penuh noda dan sobek.


“Saya harus melakukan ini agar tidak menarik perhatian besar” gumam Zhen Yuan dalam hati ketika ia melihat beberapa pelindung dan tetua yang kebetulan ada disana dan melihatnya dengan kasihan.


Ia menuju tetua yang ada di disana dan melaporkan jika ia berhasil menyelesaikan misinya. Tetua itu terkejut melihat misi Zhen Yuan dan penampilan compang- camping milik pelindung baru itu. “Kau lulus, jangan lupa untuk melaporkannya di Aula Misi!”


Zhen Yuan berterimakasih lalu segera kembali ke kediamannya, ia sudah tidak sabar untuk menerobos dan menjadi kultivator Bijak.