
Zhen Yuan pura- pura terkejut lalu menoleh sang gadis, “Ahh maaf saya tidak memperhatikan ada orang lain disini” ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Gadis itu tidak memperhatikan jika mata Zhen Yuan membesar ketika melihatnya, jelas pemuda itu terkejut.
“Formasi ilusi yang sangat kuat! Siapa wanita ini sebenarnya?” tanyanya dalam hati. Zhen Yuan yakin jika gadis yang berdiri didepannya ini yang mengatur formasi yang kini menghalanginya.
“Tidak apa- apa kok, Saya juga kebetulan lewat disini” ucap gadis itu sambil terseyum manis. Jika Zhen Yuan tidak menyadari jika gadis itu adalah ahli ilusi maka mungkin ia akan sedikit terpesona melihat senyuman manis dari gadis tersebut, sayang sekali nalurinya telah memberinya kewaspadaan memuat senyum manis itu tidak lagi berefek padanya.
Gadis itu mengalihkan padangannya kedepan, ia mengerutkan keningnya melihat tempat yang diserang oleh Zhen Yuan, dengan kebingungan bertanya. “Saya melihatmu menyerang di depan menggunakan formasi, apakah ada sesuatu? Saya tidak melihatnya!”
Karena gadis itu ingin berpura- pura maka Zhen Yuan juga akan meladeninya. “Ya, saya melihat beberapa formasi tak terlihat disana. Karena merasa curiga jika formasi itu berbahaya maka saya mencoba untuk menguji air dan mengetes apakah formasi itu berbahaya atau tidak”
Gadis itu mengangguk, wajahnya dipenuhi kekaguman menatap Zhen Yuan, “Kau sangat hebat! Saya tidak bisa melihat formasi itu namun kau dapat melihatnya. Kini saya menyadari perkataan master jika dunia sangat luas, ada banyak orang yang jauh lebih berbakat di dunia”
“Kau juga ahli formasi?” tanya Zhen Yuan.
Gadis itu mengangguk, “Saya master kelas 8” ucapnya sambil memperlihatkan sebuah lencana. Dalam hati, Zhen Yuan mengumpat, “Apanya master kelas 8, kau bahkan hampir menjadi master kelas 5”
Berlainan dengan umpatan dalam hatinya, ucapan Zhen Yuan sungguh lebih manis, “Wahh di umur anda yang begitu muda telah menjadi master kelas 8, bakatmu juga tidak kalah bagus”
“Tuan mengatakan hal yang sama! Itu sebabnya ia menjadi murid dan dapat berkultivasi diistana pusat dengan nyaman” kali ini wajahnya diliputi dengan rasa bangga.
“Benarkah? Memangnya siapa tuan anda? Ia memiliki mata yang baik melihat bibit yang baik sepertimu. Di masa depan ia akan beruntung” ucap Zhen Yuan semakin menyanjung. Namun tetap saja di dalam hatinya ia mengucapkan kalimat yang berbeda.
Zhen Yuan mengangguk, “Kalau begitu saya masuk dulu, ada beberapa urusan penting yang harus saya selesaikan di istana Pill” Ia ingin melihat apakah gadis itu akan mengikutinya atau tidak.
“Oh bolehkah saya ikut? Saya sangat bosan dan membutuhkan teman mengobrol” pinta gadis itu pada Zhen Yuan.
Zhen Yuan menyipitkan matanya namun merubahnya kembali dalam sekejap sebelum gadis itu melihatnya. Ini karena ia mulai merasa curiga. Pemuda itu mengangguk kecil lalu berjalan melewati benang formasi.
Diam- diam gadis itu mengarahkan benang- benang formasi kembali ke tangannya dengan sangat cepat, ia menganggap tidak ada yang melihat tindakannya itu namun ia tidak tahu jika Zhen Yuan tersenyum kecil melihat aksinya.
“Saya ingin tahu siapa sebenarnya identitas dari gadis ini, mampu mencapai puncak dari master kelas 6 bukanlah sosok yang tidak penting didalam istana pusat.”
“Kita belum berkenalan, Huang Shinye. Kau bisa memanggilu Si’er” gadis itu mengulurkan tangannya.
“Zhen Yuan” ucap Zhen sambil membalas uluran tangan gadis tersebut.
“Namamu agak familiar, saya yakin pernah mendengarnya sebelum ini” gadis itu terkekeh pelan setelah mengetahui identitas Zhen Yuan. Sedangkan pihak terakhir tidak begitu memikirkan gadis itu sekarang ini, ia berjalan menuju pintu gerbang istana pill.
Dengan melaporkan identitas dan tokennya, Zhen Yuan memasuki istana pill. Di gerbang, setelah para penjaga mengetahui identitas Zhen Yuan, seorang dari mereka datang membungkuk hormat lalu berkata dengan setengah berbisik. “Master Dan Jian telah menunggu kedatangan anda! Silahkan mengikuti saya”
~~