
Patriark Duchong tersenyum bangga melihat muridnya itu dapat berkembang dan kini telah jauh lebih kuat daripada dirinya. Bahkan kelima tetua telah mengatakan kesetujuan mereka untuk mengangkat Du Lian menjadi Matriark selanjutnya.
Ia memiliki niat untuk memasuki pelatihan tertutup untuk mendalami dan menjadikan teknik Jiwanya berkembang menjadi teknik Mortal. Sebelum itu terjadi, ia akan mengangkat Du Lian sebagai penggantinya agar sekte Serangga Beracun masih dapat berkembang dengan kepemimpinan yang baru.
Situasi yang sama terjadi di wilayah tengah, karena kondisi disana sedikit lebih lemah dibandingkan wilayah pusat membuat iblis yang menyerang wilayah tersebut juga lebih lemah. Tapi itu tidak dengan orang- orang diwilayah tengah.
Tapi diwilayah tengah, ada kerajaan Batu Mulia, Bendera Putih, Musim Semi dan sekte Obat Mujarab yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi bangsa iblis. Saat ini sekte Obat Mujarab mengerahkan kekuatan penuh mereka, Botak Kun yang kini telah menjadi patriark Obat Mujarab telah memerintahkan para tetua muda untuk memimpin pasukan.
Saat peperangan terjadi, ada beberapa pasukan yang memperlihatkan kekompakan dan kemampuan mereka dalam menghadapi bangsa iblis, pasukan tersebut dipimpin oleh Putri Yewan, Qing Hongyun, Darma, Jian dan Gou Hei.
Mereka kini telah menjadi master maupun grand elder pada masing- masing faksi. Kelimanya bahkan telah membunuh iblis- iblis berkekuatan lapisan 5 dan 6 dengan kekuatan mereka. Tentu saja peran dari kerajaan- kerajaan juga ikut membantu.
Dari pasukan kerajaan, ada kelompok dari 5 tetua batu dari kerajaan Batu Mulia, lalu ada kelompok saudara kembar dari kerajaan Bendera Putih dan terakhir kelompok dan Chun Jian dari kerajaan Musim Semi.
Dengan adanya berbagai pasukan yang menjaga, situasi di wilayah tengah cenderung lebih aman dan terkendali, meski akan ada beberapa pasukan iblis yang kuat menyerang dan membutuhkan gabungan dari beberapa pasukan untuk menghadapinya.
Lain halnya dengan kerajaan Shen berhasil memanggil 10 kultivator Mortal dari 3 keluarga besar. Ditambah dengan kultivator Mortal dari keluarga Shen membuat setidaknya ada 15 kultivator Mortal yang menjaga. Kekuatan terkuat diantara mereka adalah kultivator lapisan 2 yang tidak lain adalah yang mulia raja Shen Dao.
Shen Dao memimpin seluruh kultivator Mortal dan menjaga kerajaan Shen dari serangan bangsa iblis. Namun sehari yang lalu, serangan bangsa iblis semakin ganas dan kini tanpa di duga, diantara 10 iblis yang telah diumumkan memiliki kekuatan yang terkuat, dua diantara mereka tiba dikerajaan Shen.
Walau keduanya masih lebih lemah dari jendral iblis namun tetap saja mereka adalah iblis- iblis terkuat dari bangsanya. Shen Dao memiliki wajah masam saat ini mendengarkan laporan yang dikirimkan mata- matanya.
Jika saja saat ini bukanlah situasi yang genting, ia akan bergerak menuju istana pusat dan meminta penjelasan pada mereka. Namun ia tahu bahwa itu akan sangat sia- sia, jadi ia bergegas untuk meminta pengerahan kekuatan penuh tiga keluar dan kerajaan.
“Semoga ayahanda diberi umur panjang!” Seorang putri yang cantik dan memancarkan aura kedewasaan memasuki ruang kerja Shen Dao. Tidak ada wanita di kerajaan Shen yang dapat menyaingi kecantikannya, sebab ia adalah putri pertama kerajaan Shen, Shen Yide.
“Kau semakin cantik setelah dewasa, bagaimana kabarmu selama ini nak? Maafkan ayah karena terlalu sibuk mengurus kerajaan” Shen Dao memeluk putrinya. Ia lupa kapan terakhir kali ia memeluk putrinya seperti ini.
Shen Yide bingung mengapa ayahnya tiba- tiba bertindak seperti ini, namun ia juga membalas pelukan ayahnya lalu berkata, “Yide sangat sibuk dengan pekerjaan kerajaan sehingga lupa untuk mengurus ayah”
Memang, menjadi seorang putri dan sekaligus anak pertama dari keluarga Shen membuatnya harus multi talent dan menjalani urusan kerajaan dengan baik. Sejak umurnya mencapai 17 tahun, Shen Yide telah ditugaskan untuk segala hal tentang diplomatik kerajaan dan hubungan baik antara keluarga Li dan Duan. Itu sebabnya, Shen Yide sangat dekat dengan patriark Duan dan grand elder Li.
Selain itu ketika berumur 20 tahun, bersamaan dengan diangkatnya Shen Yide menjadi calon ratu selanjutnya menggantikan ayahnya, ia mendapatkan tugas untuk bersaing dengan keluarga Zhen yang saat itu menjadi keluarga teratas dan nomor satu di dataran Asal Mula. Disaat itu pula, ia harus menggantikan ibunya yang meninggal dunia untuk menjaga kedua adiknya yang masih kecil.
Sungguh cerita dan jalan Shen Yide sudah sangat menyerupai novel- novel yang ada di bumi. Dengan banyaknya rintangan dan tugas yang diemban oleh putri kerajaan itu, membuatnya semakin dewasa dan pintar dalam mengambil segala keputusan.
Lima tahun yang lalu, ketika ia berhasil menjalin kerja sama antara keluarga Li, Duan dan Shen dengan Zhen Yuan, Shen Dao memujinya atas keberanian dan juga keputusannya yang tepat. Dengan begitu posisinya semakin kuat untuk menjadi ratu selanjutnya. Masa- masa akan datang, ia lebih sering mendapatkan tugas kerajaan yang mana seharusnya dijalankan oleh sang raja.
“Maafkan ayah karena telah membuatmu bekerja keras” Shen Dao sangat menyadari hal itu, mungkin orang lain akan mengatakan Shen Yide sangat menikmati kehidupannya dan tidak terbebani tapi sebagai seorang ayah, ia tahu lebih banyak mengenai putrinya itu.