
Meski tidaklah mustahil, sangat jarang bagi mereka yang berada dibawah ranah Bijak lapisan 7 untuk memiliki senjata kelas 4. Mereka hanya dimiliki oleh para penatua inti, komandan dan eksekutif senior di sebuah kekuatan besar.
Meski tidak jarang para tetua muda di pulau utama memilikinya karena bakat namun yang jelas tidak ada yang mengharapkan keduanya ada ditangan gadis muda.
“Pemimpin pulau rupanya sangat memperhatikan para tetua muda, bahkan mereka yang berada dilapisan 3 memiliki senjata kelas 4” Raja Hitam berkata sambil tersenyum melihat pemimpin pulau yang juga kebingungan.
“Bukanlah hal sulit bagi faksi Asal Mula untuk mendapatkan senjata kelas 4, jika Raja Hitam berkenan bergabung dengan kami maka saya akan memberikannya satu pada anda” Namun bukannya pemimpin pulau yang berbicara, melainkan seorang pemuda yang berdiri dibarisan tetua muda di arena pertandingan.
Semua mata langsung tertuju padanya, Zhen Yuan yang menjadi pusat perhatian tersenyum kecil. “Jangan salah paham semuanya, kami memang memiliki kekuatan untuk mendapatkan senjata kelas 4, tapi baru- baru ini keberuntungan datang mengetuk pintu. Sekelompok orang bodoh datang dan memberikan beberapa senjata kelas 4 kepada kami dengan percuma” Ucap Zhen Yuan sambil melirik kelompok Aliansi Jeritan Neraka.
Grand Elder Lin Xi menatap tajam Zhen Yuan, ia memiliki pemikiran yang tinggi sehingga mudah baginya untuk menyimpulkan jika Zhen Yuan menyinggungnya. Namun ia masih bingung bagaimana maksud sebenarnya dari pemuda itu.
Zhen Yuan tersenyum tipis, ia tertawa dalam hati melihat kebingungan grand elder. Tidak ada yang tahu kecuali ia, Chu Xingtian dan nona Seven jika beberapa waktu yang lalu sebelum turnamen Kepulauan Terbuang, ketiganya berhasil mencegat Raja Iblis Neraka, Iblis Zhizu.
Raja Iblis Neraka, Iblis Zhizu adalah orang yang diutus oleh Lin Xi untuk menyelidiki Zhen Yuan. Sayangnya ia dan kelompoknya terpaksa harus dibantai oleh ketiganya. Meski saat ini Zhizu masih dalam kurungan formasi, ia tidak berdaya dan tidak bisa mengirimkan informasi atau meminta bantuan pada grand elder.
Zhen Yuan tidak cukup bodoh untuk mengungkapkannya disini, jika tidak ingin grand elder Lin Xi mengamuk dan mulai menyerang semua orang.
Sementara perdebatan berlanjut, pertarungan juga tidak berhenti. Ketika melihat Du Lian dan Qing Hongyun masing- masing mengeluarkan senjata kelas 4, lawannya tidak bisa untuk gemetar ketakutan.
Keduanya menyerang dengan bersamaan dari arah yang berlawanan, kini Du Lian mulai menggunakan Bakat Bawaannya, Tubuh Lotus Hijau yang merupakan salah satu bakat bawaan tipe racun terbaik di dunia. Itu hanya kalah dihadapan Tubuh Racun Surgawi milik Zhen Yuan yang ia kembangkan secara manual.
Aroma racun semerbak membuat ketakutan pada hati lawannya, namun ia tidak ingin kalah ataupun menyerah sebab itu memilih untuk berhati- hati. Sayang sekali energi racun pada senjata Du Lian sangatlah kuat, itu membuat senjatanya mulai meleleh secara perlahan ketika bersentuhan langsung. Apalagi kedalaman hukum Racun milik Du Lian menambah kekuatannya yang membuat lawan merasa beberapa unsur aneh mulai memasuki tubuhnya melalui lubang pori- pori diseluruh tubuhnya.
Disisi lain, Qing Hongyun melepaskan aura yang sangat panas di arena pertandingan. Orang- orang dari kejauhan dapat merasakan energi yang sangat panas membuat domain di arena pertandingan.
Qing Hongyun rupanya juga dapat meniru Domain Hukum seperti Putri Embert. Ini berarti pemahamannya telah nyaris sempurna.
Lawannya kewalahan merasakan energi menyengat dari Qing Hongyun. Ia sudah cukup kerepotan dengan Du Lian namun kini harus menghadapi Qing Hongyun juga dengan kekuatan yang tak kalah merepotkan.
Pedang panjang melintasi jalurnya, lawannya dengan panik membuat tinju beradu dengan pedang. Sayang sungguh sayang, energi api di dalam pedang menusuk dan bebas memasuki sarung tinjunya.
“Ahh panas!” Lawannya mengerang ketika merasakan sarung tinjunya meleleh. Ia segera membuang sarung tinjunya. Keputusan yang ia ambil rupanya berakibat negatif, Qing Hongyun melepaskan tebasan sekali lagi yang kini membuat pria itu kehilangan telapak tangan kanannya.
Tangan kirinya juga mulai membiru tanda infeksi racun terjadi, pria itu tidak tahu ingin tertawa atau menangis yang jelas ia telak kalah hari ini.
Tuan Dewa sangat tertarik dengan Qing Hongyun. Wanita muda itu sangat berbakat dan cocok untuk seluruh teknik dari miliknya. Sementara Du Lian telah menarik perhatian dari Tuan Istana, meski bukanlah teknik yang lurus karena menggunakan racun, namun bakat Du Lian adalah yang paling dibutuhkan oleh Istana Bulan.
Ada tujuan kedua dibuatnya turnamen Kepulauan Terbuang, demi mendapatkan benih terbaik untuk setiap kekuatan. Sebab tidak jarang genius muda ataupun para tetua muda tidak memiliki teknik yang cocok dengan tempat asal mereka. Sedangkan ada banyak sekali dari kekuatan besar yang memiliki berbagai teknik yang kemungkinan cocok untuk genius maupun tetua muda.
Namun meski begitu akan sangat jarang 3 aliansi besar untuk merekrut genius ataupun tetua muda dari kekuatan lainnya sebab mereka memiliki genius sendiri. Biasanya aliansi peringkat 6 hingga 10 yang berebut genius ataupun tetua muda yang kurang menonjol dari 5 aliansi besar untuk dijadikan genius terbaik mereka.
Ini memang terbukti ketika genius muda berakhir, dominasi dari 30 besar semuanya dipegang oleh pulau utama dan 5 aliansi besar. Genius muda aliansi lainnya bahkan hanya mampu mencapai 50 besar dimana ada banyak dari 5 aliansi besar yang mampu melakukannya.
Selain itu keuntungan untuk direkrut juga akan menghasilkan keuntungan bagi 5 aliansi besar sebab mereka akan diberikan imbalan yang pas dan tetap memegang status untuk genius muda dan status penatua tamu untuk tetua muda. Inilah juga alasan mengapa 5 aliansi besar begitu kokoh di puncak rantai kepulauan terbuang.