
“Jasa yang dimiliki Zhen Yuan pada sekte Serangga Beracun sangatlah besar, kami tidak mampu membayarnya. Membantu Zhen Yuan kali ini akan sedikit membayar jasa- jasanya” Duyao berkata, ia segera menyetujui.
Patriark Duchong menunggu Du Lian, ia bertugas sebagai penasehat dan tugasnya hanya memberi saran yang baik jika pendapat dari Du Lian kurang tepat. Tapi Du Lian juga menyetujuinya tanpa basa- basi.
Du Lian memutuskan untuk mengikuti tetua Huang, karena kekuatannya dianggap sebagai yang terkuat diseluruh sekte Serangga Beracun sebab itu tidak ada yang menolaknya. Duchong hanya berpesan untuk berjaga- jaga dan tetap waspada ditempat yang berbahaya itu.
Dengan bertambahnya Du Lian, rombongan itu genap berjumlah 5 orang. Masing- masing adalah kultivator Mortal sehingga mereka bisa menempuh perjalanan jauh dalam waktu yang singkat.
“Tetua Bai, apakah anda mengetahui letak dari keluarga Zhen?”
Selama perjalanan Du Lian berusaha mengakrabkan diri dengan para pengikut Zhen Yuan. Bukan alasan lain hanya untuk mendapatkan dukungan dari mereka dalam hubungannya dengan Zhen Yuan. Mereka juga mengerti dan menyambut baik niat dari Du Lian. Sebab itu Du Lian dengan mudah menanyakan beberapa hal pada mereka bertiga.
“Kerajaan Zhen?” Tetua Bai sempat bingung dengan pertanyaan Du Lian. “Apa Matriark memiliki beberapa keperluan dengan keluarga Zhen?”
Du Lian menggeleng cepat berusaha meluruskan tebakan dari tetua Bai. “Sebenarnya tempat yang dimaksud oleh master Zhen di surat itu adalah kerajaan Blue Moon lebih tepatnya adalah keluarga Zhen”
Ketiga tetua terkejut mendengarnya, sementara itu Baisheng yang sedang di bawa oleh tetua Huang berbicara, “Kakak Du, keluarga Zhen adalah yang terkuat diantara keluarga besar yang memerintah di kerajaan Blue Moon. Sebab itu letaknya mungkin tidak terlalu jauh dari ibukota kerajaan Blue Moon atau setidaknya ia memiliki wilayah teratas disana”
Baisheng pada dasarnya gelandangan di kota Bintang Merah. Karena kota itu pusat dari perdagangan pill membuatnya sedikit banyak tahu tentang informasi keluarga besar, istana pusat dan lain sebagainya. Tentu ketika ia masih menjadi gelandangan, ia masih menganggap mereka semua orang yang normal.
Tetua Bai mengangguk, ia kali ini yang memimpin perjalanan. Karena letak kerajaan Pasir Besi di tengah- tengah antara dua kerajaan lain, sehingga mereka relatif cepat tiba di perbatasan kerajaan Blue Moon.
Tapi ketika mereka tiba diperbatasan, para penjaga segera menahan mereka untuk memasuki kerajaan. “Yang mulia raja telah mengatur untuk menutup setiap kota dan tidak membiarkan seorangpun masuk dan keluar disana.” penjaga itu menjelaskan.
Penjaga itu segera sadar setelah memeriksa mereka, hasilnya keempatnya asli dan jabatan mereka adalah para tetua istana. Penjaga itu segera mempersilahkan mereka masuk bahkan tidak dikenai bayaran sepeserpun.
Tetua Bai memimpin mereka memasuki kota pertama di kerajaan Blue Moon. Diantara mereka, tetua Bai yang paling mengenal seluruh wilayah dataran Asal Mula. Ia kemudian menjelaskan bahwa dibawah kepemimpinan keluarga Zhen, di kerajaan tersebut terdapat 3 faksi yang saling bertentangan. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai tiga faksi tersebut.
Mereka terus bergerak mempertahankan kecepatan mereka. Sampai kemudian mereka memasuki sebuah provinsi bernama Bayangan Bumi. Provinsi inilah yang menjadi tempat keluarga Zhen memerintah.
Begitu mereka memasuki provinsi ini, mereka dapat merasakan kemajuan dan peradaban disini jauh lebih maju dibandingkan dengan yang lainnya. Terutama banyaknya patung- patung di sepanjang jalan.
Tetua Bai menjelaskan bahwa patung- patung itu dibangun sesuai dengan para jendral, mentri dan kaisar yang tewas dimedan perang yang berasal dari keluarga Zhen. Mereka mengabadikannya melalui karya seni patung.
“Keluarga Zhen dapat dikatakan berkembang dalam segala jenis bidang dunia maupun kekuatan. Mulai dari pertanian, peternakan, ekonomi bahkan politik mereka menjadi yang paling maju di kerajaan Blue Moon dan mungkin di 3 kerajaan besar. Selain itu mereka juga produsen Pill dan senjata serta beberapa formasi dan benda ajaib. Sebab itu tidak heran jika keluarga Zhen menjadi keluarga nomor satu diantara 10 keluarga besar lainnya.”
“Matriark Du, sebaiknya anda memakai jubah ini agar penampilan anda tidak terlalu mencolok! Keluarga Zhen memiliki banyak mata- mata dan dengan identitas anda akan mudah bagi mereka menemukannya.” Tetua Bai menyarankan, ia mengambil sebuah jubah lainnya dan memberikannya pada Du Lian.
Setelah itu mereka menunggu disebuah penginapan dekat kediaman keluarga Zhen. Dalam surat itu, Zhen Yuan menyebutkan jika mereka harus menunggu sebab Zhen Yuan baru melancarkan aksinya ketika malam lampion tiba.
“Malam lampion dilaksanakan setiap tengah bulan, itu juga menjadi hari istimewa di keluarga Zhen karena anggota keluarga inti mereka akan keluar dan berkeliling menyapa rakyatnya. Tentu saja tidak semua akan hadir sebab setiap bulannya mereka akan bergiliran.” Tetua Bai menjelaskan pada Du Lian.
“Malam lampion kali ini sesuai dengan aturan yang disebarkan oleh keluarga Zhen, Pangeran pertama, Zhen Tian yang akan keluar dan menyapa.” lanjutnya. Setelah semua dijelaskan oleh tetua Bai, Du Lian dan lainnya memilih menunggu dengan meditasi dan berlatih agar tidak membuang waktu percuma.
~~