
Zhen Yuan tersenyum kecil melihat Yiqian, lalu pandangannya menuju tetua Mortal yang juga menatapnya dengan penuh permusuhan. “Kau tidak usah menatapku seperti itu!”
“Zhen Yuan, anda telah membuat musuh yang salah! Jika kau memberikan kami resep pill Esensi Jiwa dengan trik yang kau miliki maka semua permusuhan dengan keluarga Zhen akan lenyap hari ini.” ucap tetua Mortal yang kini mengubah ekspresi bersahabat.
Pemuda itu melirik Patriark Duchong, yang terakhir menganggukkan kepalanya. Yang kemudian Zhen Yuan tiba- tiba menghilang dari sana bersama kelima tetua lainnya. Patriark Yiqian terkejut, ia tidak sempat memikirkan hal lainnya ketika seorang dari tetua lapisan 7 mereka berteriak kesakitan.
Ia menoleh dan mendapati seorang dari mereka telah tewas secara mengejutkan. Belum berhenti disana, teriakan lainnya terdengar. Kali ini adalah seorang tetua lapisan 8. Sama seperti tetua yang pertama, ia tewas seketika dengan luka tusuk diperutnya.
“Tidaak!!!” Yang ketiga, seorang tetua Jiwa Puncak dari Seribu Pill ikut berteriak. Patriark Yiqian dan yang lainnya bingung apa yang terjadi.
Tetua Mortal berbeda, meski ia tidak dapat melihat dengan jelas kejadian tersebut namun samar- samar ia dapat merasakan beberapa kekuatan tersembunyi disekitar mereka.
“Waspada! Menghilangnya Zhen Yuan dan kelima tetua itu ada kaitannya dengan ini!” Tetua Mortal berkata memperingatkan yang lainnya.
Duchong tersenyum kecil melihat trik mereka telah diketahui. Dengan lambaian tangannya muncul ribuan serangga jiwa yang mulai menerjang kearah para pasukan musuh.
Patriark Yiqian juga tidak tinggal diam, ia melepaskan banyak sulurnya dan mencoba melawan serangga- serangga beracun milik patriark Duchong.
Serangga Beracun patriark Duchong sangat ganas, walau ukuran mereka kecil dan lemah jika mereka bergabung maka dalam hitungan detik 3 orang tetua lapisan 6 dan 7 tewas. Sementara Patriark Yiqian mengendalikan ratusan sulurnya yang besar tidak terlalu banyak mengenai serangga Beracun Patriark Duchong yang berukuran kecil.
Merasa sia- sia menggunakan sulurnya, Patriark Yiqian meminta kultivator Jiwa puncak lainnya membantu melawan serangga beracun.
Satu- satunya tetua lapisan puncak yang tersisa dari Muara Dalam dan Pedang Petir bersatu. Mereka mulai mengeluarkan jurus- jurus yang mereka miliki untuk menghabisi banyak serangga beracun Duchong.
Tapi sekeras apapun mereka berusaha, patriark Duchong semakin mengeluarkan lebih banyak serangg beracun seolah ia memiliki persediaan serangga yang tiada habisnya. Sementara itu para kultivator Jiwa Puncak juga menangani serangan diam- diam yang dilakukan oleh Zhen Yuan dan kelima tetua serangga.
“Saya akan membantu anda master!” Kultivator Mortal akhirnya turun tangan. Ia menggunakan kekuatan mortalnya yang kuat membuat lebih dari ratusan serangga Duchong berhenti bergerak.
“Sial!” Duchong berteriak, ia tidak berpikir kekuatan Mortal akan sangat menakutkan. Namun ia tidak memiliki pilihan lain, ia harus sebanyak mungkin mengalihkan perhatian Yiqian dan kultivator Mortal sebelum persiapan Zhen Yuan dan kelima tetua serangga selesai.
“Serang!” Tidak tanggung- tanggung, patriark Duchong juga ikut menyerang Patriark Yiqian. Tubuhnya mengeluarkan kabut berwarna hijau sementara Yiqian melapisi tubuhnya dengan beberapa sulur yang menghalangi kabut hijau itu mendekat.
Mereka beradu jurus maupun kekuatan dalam hitungan detik. Baik dari segi kekuatan dan pengalaman Patriark Duchong jelas lebih unggul dibandingkan Yiqian, namun karena ia juga mengendalikan serangga- serangga nya membuat konsentrasinya pecah. Patriark memanfaatkan hal itu dengan membuat Patriark Duchong terdesak.
Setelah beberapa menit, keduanya mengambil jarak sambil memperlihatkan luka- luka yang di dapatkan diantara mereka berdua. Walau hanya bertarung dalam hitungan menit, keduanya telah mengetahui kekuatan masing- masing.
Adapun Yiqian, ia membantah, “Anda terlalu rendah hati, bahkan saya tidak bisa membunuh anda saat ini menandakan anda masih lebih kuat”
Patriark Duchong dan Yiqian kemudian memperhatikan jika Zhen Yuan dan kelima tetua telah bergabung untuk menghancurkan kultivator Mortal. Serangan kelima tetua begitu mematikan, masing- masing dari mereka memiliki jurus seperti yang digelarkan pada namanya.
Zhen Yuan tentu tidak kalah mencengangkan, sebab dari mereka semua, hanya serangan Zhen Yuan yang mampu membuat kultivator Mortal itu terluka. Mereka semua sangat tidak percaya dengan kekuatan Zhen Yuan, adapun Patriark Yiqian ia memiliki senyum masam diwajahnya.
“Anak itu telah berhasil mengembangkan dan menguasai teknik Mortal” Ia tahu Zhen Yuan mendapatkan teknik itu dari Leng Wuchang ketika menawarkan resep Pill Esensi Jiwa. Yiqian sedikit mengutuk kebodohan para tetua utama saat itu.
Dibalik itu Yiqian juga terkejut mendapati Zhen Yuan yang masih berada pada ranah Jiwa lapisan dua berhasil menguasai teknik Mortal. Mungkin ia baru saja mendapati kasus seperti itu.
Yiqian memberi aba- aba untuk kultivator Jiwa Puncak lainnya untuk membantu menghadapi Zhen Yuan dan kelima tetua. Semakin cepat mereka berhasil mengalahkan Duchong dan sekutunya semakin cepat ia mendapatkan resep pill Esensi Jiwa.
“Kau bermain curang!” Duchong mendengus kesal, ia kembali mengerahkan ribuan serangganya untuk membantu mengatasi kultivator yang tersisa, serta seluruh tetua dan kultivator di sekte Serangga Beracun telah keluar dan membantu.
Pertempuran besar akhirnya pecah, beberapa kultivator seketika tewas ketika mendapati serangan dari kultivator yang kuat bahkan saat pertama kali serangan. Pasukan Duchong memiliki keuntungan disini, mereka memiliki pasukan serangga yang membantu mereka menghadapi dua hingga tiga orang sekaligus.
“Badai Kemarahan!” Puluhan petir sebesar naga datang dan menerjang kultivator Mortal. Serangan kali ini sangat kuat sehingga kultivator Mortal itu terdorong mundur dengan luka dalam yang parah.
Tentu saja Zhen Yuan berhasil melukainya sebab ia bersama 5 tetua utama menyerang menggunakan formasi peningkatan kekuatan yang kemudian jika Zhen Yuan menggunakan kekuatan setengah Mortal seperti Petir Kemarahan, kekuatannya akan ditingkatkan hingga sedikit lebih rendah dari teknik mortal yang asi.
Jika ia digabungkan dengan Badai Kilat maka maka kekuatan serangannya akan sama jika seorang kultivator Mortal menyerang dengan 2 kekuatan sekaligus. Kultivator Mortal Sejati tidak akan mampu menahannya.
.
.
.
Permintaan maaf : Lebih sering tidak update karena sedang dalam pekan UAS jadi harus lebih banyak kerja tugas dibandingkan menulis. Setelah UAS baru kembali normal, terimakasih 🙇🙇