To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Fun Story ##15



Baru kali ini, Fang Hua merasa sangat senang setelah semalaman khawatir. Mereka berdua telah merasakan lima pasang mata yang memata- matai mereka sejak meninggalkan pintu kota.


“Diantara mereka berlima, ada dua yang merupakan kultivator Mistik Sejati sementara yang lainnya tidak terlalu jauh dari terobosan mereka!”


Zhen Yuan menggeleng pelan, “Kali ini saya akan meminta bagian juga! Terlalu sulit untuk mengalahkan kultivator Mistik Sejati dengan kekuatan saya yang tertahan”


Meski Zhen Yuan memiliki kekuatan untuk mengalahkannya namun ia butuh usaha sedikit lebih besar. Ia mungkin harus menggunakan teknik Mistik untuk mengalahkan mereka karena perbedaan energi kultivasi.


Fang Hua tidak terima, “Kalau begitu, serahkan semuanya padaku! Anda tidak perlu menghadapi mereka”


“Kau begitu pelit hingga seperti ini? Baiklah, saya tidak akan bergerak untuk membantumu! Namun jika mereka yang menyerang lebih dulu maka kau tidak bisa menyalahkanku karena mengambil harta yang ia miliki”


Fang Hua berpikir sejenak sebelum mengangguk, matanya berbinar seolah melihat mereka berlima adalah gunung emas berjalan.


Ketika mereka semakin dekat, Fang Hua dan Zhen Yuan memilih untuk berhenti dan menoleh kearah tempat kelimany bersembunyi. Dua pemimpin dari kelompok lima orang itu terkejut bukan main sebab mereka tidak pernah mengira jika sasaran mereka akan merasakan kehadiran mereka walau telah menyembunyikanny secara maksimal.


“Sepertinya keduanya menyembunyikan kultivasinya!”


Karena posisi kelimanya telah terungkap, mereka tidak lagi perlu untuk bersembunyi. Dua sosok kultivator Mistik berada di depan menatap keduanya dengan waspada.


“Kalian telah mengikuti kami sejak gerbang kota, apa lagi yang kalian tunggu?!” Fang Hua berkata pelan namun membuat rasa waspada mereka meningkat.


Dua kultivator Mistik Sejati dari kelompok tersebut tidak lain adalah penjaga tertinggi dari kota Bima dan kota yang disinggahi oleh Fang Hua dan Zhen Yuan.


Kultivator dari kota Bima memandangi Fang Hua dan Zhen Yuan bergantian sebelum bertanya dengan pelan, “Sebutkan identitas kalian! Kalian berdua telah membunuh seluruh pasukan rahasia organisasi Gagak Merah di kota Bima, tidak satupun kekuatan yang berani melakukan hal tersebut kecuali kalian berasal dari dua kekuatan lainnya”


Fang Hua tersenyum sinis, “Kau bertanya seperti itu karena ingin memastikan identitas kami sesungguhnya sehingga dapat melakukan langkah selanjutnya yaitu dengan menghabisi kami dan menghilangkan jejak”


Kultivator Mistik Sejati itu tertawa pelan sambil mengangguk. “Kau cukup pintar sebab itu kalian harus menjawabnya dengan jujur jika tidak ingin mati hari ini!”


Fang Hua tertawa, “Lalu bagaimana jika kami tidak ingin menjawabnya?”


Kultivator Mistik menggeleng pelan “Terpaksa kalian tidak akan bisa melanjutkan perjalanan karena kami harus membawa kalian menuju markas!”


Senyuman diwajah Fang Hua semakin melebar ketika mendengar perkataan sang cultivator, sangat kontras dengan niat mereka yang ingin menakut- nakuti Fang Hua dan Zhen Yuan.


Zhen Yuan mengetahui pikiran dari Fang Hua sebab itu ia segera mengirimkan transmisi telepati “Lebih baik untuk menghapus pikiranmu itu! Kita tidak tahu kekuatan mereka sebesar apa! Lagipula bahkan jika kita memiliki kekuatan untuk mengalahkan pemimpin mereka belum tentu kita bisa lolos dari kepungan seluruh organisasi Gagak Merah!”


Fang Hua memasang ekspresi cemberut diwajahnya. “Baiklah!”


Kedua cultivator itu tidak menyangka wanita didepan mereka akan menyerang dengan sekuat tenaga. Alhasil mereka terlambat untuk menghindar dan terkena ledakan dari serangan Fang Hua. Keduanya memiliki keringat dingin yang mengucur deras di punggung ketika merasakan serangan Fang Hua dapat membunuh mereka. Untunglah keduanya masih sempat untuk memberikan pembelaan diri dan selamat dari kematian.


Namun keduanya terlalu sibuk untuk berdiskusi ketika Fang Hua telah menyerang tiga cultivator Bijak Puncak yang ikut bersama mereka. Ketiganya sama sekali tidak berdaya meghadapi keganasan wanita itu, ketiganya hanya bertahan dua hingga tiga jurus sebelum berubah menjadi kabut darah meninggalkan kantong penyimpanan mereka di tanah. Fang Hua bagaikan wanita yang tidak ingin kehilangan uang sepeserpun, ia memungut kantong penyimpanan ketiganya sebelum berpindah pada kedua cultivator Mistik Sejati.


Keduanya Terlambat menyadari tindakan Fang Hua membunuh ketiga cultivator Bijak Puncak di pihak mereka. Sayang sekali ketika mereka sadar, Fang Hua telah berdiri di samping mereka seraya melepaskan teknik terkuatnya sekali lagi.


“TIDAK!”


Teriakan penyesalan terdengar dari keduanya ketika teknik Fang Hua mengirim mereka menuju alam akhirat untuk selamanya.


Seolah mengetahui niat Zhen Yuan, Fang Hua memberikan dua mayat cultivator Mistik Sejati padanya setelah mengambil dan memeriksa habis harta dan kekayaan mereka.


”Terimakasih”


Zhen Yuan berniat untuk memberikan esensi salah satu dari keduanya pada Fang Hua dimasa depan setelah ia selesai memurnikannya.


Perjalanan keduanya berlanjut. Fang Hua dan Zhen Yuan sempat mendapat gangguan dari organisasi Gagak Merah yang mengetahui kematian dua cultivator Mistik mereka dengan mengirimkan beberapa cultivator mistik maju. Sayangnya Fang Hua menghabisi mereka semua setelah meningkatkan kekuatannya hingga tahap cultivator Mistik Maju.


Sama seperti sebelumnya, Fang Hua memberikan mayat kepada Zhen Yuan setelah menguliti seluruh harta dan kekayaan yang terdapat pada tubuh cultivator.


Rintangan terakhir yang mereka hadapi adalah dua cultivator Mistik Master beserta selusin cultivator Mistik maju. Kali ini Fang Hua meminta bantuan Zhen Yuan untuk menghadapi cultivator Mistik Maju sementara ia menghadapi cultivator Mistik Master.


Zhen Yuan tentu saja tidak turun tangan sendiri, ia mengeluarkan ratu kepik surgawi yang telah mencapai ranah Mistik Maju. Menurutnya ratu kepik dapat mengatasi mereka dengan mudah menggunakan bangsa kepik yang berada dibawah perintahnya.


Ratu Kepik tidak menolak, Zhen Yuan telah banyak membantunya dan memberikannya sumber daya yang berharga serta membantunya mencapai ketinggian sekarang ini. Sebab itu ia bekerja dengan sungguh- sungguh dan melepaskan ribuan kepik surgawi miliknya yang telah mencapai ranah Bijak.


“Tangkapan yang bagus!” Fang Hua tertawa lebar melihat harta yang didapatnya dari cultivator Mistik Master.


“Sudah saatnya kita memasuki wilayah Yan Bersaudara” Zhen Yuan mengingatkan.


“Sayang sekali kita belum bertemu dengan cultivator lapisan awal dari organisasi Gagak Merah” Fang Hua terlihat frustasi.


“Anda kira cultivator Mistik lapisan awal sangat mudah ditemui? Mereka tidak akan pernah muncul kecuali jika organisasi Gagak Merah mendapatkan ancaman yang besar” Zhen Yuan mencibir.


Tanpa menunggu Fang Hua, Zhen Yuan menuju wilayah Yan Bersaudara.