
Zhen Yuan memanggil Wu Cang yang merupakan kultivator berbakat dari kepulauan Mirrorbloom yang kini telah menjadi kultivator Mistik Maju berkat kristal lima sudut yang diberikan Zhen Yuan padanya. Ia memberikan tugas untuk memimpin Pemimpin Suci dan tiga kultivator Mistik Maju lainnya dari kepulauan yang sama untuk menghadapi Es Utara.
“Saya tidak percaya jika pemimpin suci yang dulunya memimpin kepulauan Mirrobloom kini menjadi bawahan dari kultivator muda, meski asal mereka dari kepulauan yang sama namun tetap bahwa dulunya pemuda itu lebih lemah darinya”
“Apa yang kau ketahui? sepertinya master Zhen sangat memperhatikan bakat dari pemuda itu dan menunjuknya menjadi pemimpin kali ini. Kekuatannya mungkin lebih kuat dari pemimpin suci”
“Saya mengenal beberapa kultivator Mistik dari kepulauan Mirrorbloom sebelumnya, mereka kerap menunjukkan diri dihadapan kami karena merasa akan menjadi kepulauan tertinggi lainnya. diantaranya adalah pemuda itu, sayangnya waktu itu dia hanyalah kultivator Mistik Sejati”
“Tapi kini ia telah mencapai ranah Mistik Maju yang artinya ia telah mengalami peningkatan signifikan! Saya penasaran dengan kekuatannya”
“Hmph meski begitu mereka mungkin akan segera dikalahkan oleh Es Utara, ia adalah salah satu dari dua wanita terkuat di Wild Card Contingen. Ia tidak dapat dikalahkan dengan mudah oleh sekelompok orang dengan kultivasi yang sama apalagi mereka yang berada dibawahnya.”
“Yah saya mendengar bahwa guru dari putri Shanaya, Leluhur Dewa Agung Lavana menderita kekalahan setelah membebaskan putri Shanaya dari janjinya pada Es Utara. Pertempuran dua wanita terkuat itu telah direkam oleh kerajaan Emerald Equator yang dapat dilihat dengan membayar dengan harga yang sangat mahal.”
Sementara mereka bersiap di arena pertarungan, banyak leluhur Mistik mulai berbicara tentang pendapat mereka. Ada yang skeptis, namun tidak sedikit pula yang penasaran dengan kekuatan mereka berlima.
“Saya tidak tahu mengapa master Zhen mengirim anda berlima untuk bertarung, jika itu adalah Pangeran Lucifer ataupun Old Kasya maka saya mungkin akan waspada namun jika hanya kalian berlima maka pertarungan ini akan menjadi lebih mudah”
Es Utara mulai bergerak tanpa menunggu mereka berlima menjawab, meski ia adalah seorang perempuan namun kecepatannya dan kekuatannya tidak diragukan lagi. Ia bergerak dengan cepat dan tiba di depan pemimpin Suci dalam sekejap.
Pemimpin Suci terkejut ketika Es Utara berdiri didepannya tanpa pemberitahuan. Ia ingin menjauh namun sayang ruangan sepertinya berubah menjadi es yang membeku dan membatasi gerakannya.
“Sial!” Pemimpin Suci mau tidak mau melakukan perlawanan. Ia melepaskan serangan terkuatnya agar dapat membuat Es Utara mundur. Sayangnya Es Utara dengan mudah meniadakan serangannya dalam lautan yang membeku.
Semua orang mengira Es Utara akan mendapatkan kemenangannya dengan mudah setelah membunuh pemimpin suci, tapi kemudian ketika tombak itu menusuk tubuh pemimpin suci, pemimpin suci berubah menjadi kobaran api yang sangat panas dan membuat seluruh ruangan yang membeku meleleh dengan cepat.
“Kedalaman Api yang sempurna!” Es Utara terkejut, ia dengan cepat mundur karena takut kedalaman api akan merusak kekuatannya.
Meski Es sangat kuat bahkan mampu mengalahkan kedalaman baja sekalipun namun ia sedikit tidak berdaya dihadapan kedalaman api apalagi kedalaman api dari pemimpin suci mencapai kesempurnaan yang sedikit lagi memasuki tahap Pemahaman Kuning.
Dengan mundurnya Es Utara, belenggu yang memisahkan pemimpin suci dan yang lainnya akhirnya terlepas dan ia dapat segera bersatu dengan Wu Cang dan yang lainnya.
“Untung saja anda telah menguasai kedalaman Api hingga tahap kesempurnaan, jika tidak maka anda akan benar- benar tewas hari ini” Wu Cang berkomentar.
Pemimpin Suci mengangguk, “Meski begitu kita tidak bisa mengalahkannya dengan mudah, jika Es Utara tidak fokus pada elemen Es maka mungkin saya akan tetap tewas dibawah serangannya. Kita harus bergerak menggunakan formasi 5 elemen yang diajarkan oleh tuan”
Wu Cang ikut mengangguk, “Kalau begitu mulai bergerak!”
Wu Cang memimpin, mereka bergerak dalam lima arah yang berbeda dan mengelilingi Es Utara. Setelah mencapai pos masing- masing, mereka segera mengeluarkan kedalaman yang mereka miliki beserta dengan teknik terkuat mereka.
Pemimpin Suci kini berubah menjadi kobaran api, Wu Cang berubah menjadi manusia petir sementara tiga lainnya diselubungi oleh warna Coklat, Biru dan Hijau, yang melambangkan tanah, air dan angin.
Melihat kelimanya mulai menggunakan kekuatan penuh mereka, Es Utara juga ikut menggunakan kekuatan penuhnya. Tiba- tiba mereka dikelilingi oleh ratusan cermin es yang berisi bayangan Es Utara.
“Tetap waspada, salah satu dari bayangan itu pasti adalah dirinya, kita akan menyerangnya secara bersamaan lalu bertahan secara bersamaan.” Wu Cang memberi aba-aba.