
Tidak ada yang menyadari bahwa ketiga wakil kapten dan seorang pria yang berada dalam tandu emas sedang berbincang menggunakan pesan telepati. Ketiga wakil kapten itu menyadari bahwa beberapa genius muda telah menggunakan pemahaman kedalaman yang langka. Yang lebih anehnya adalah mereka semua berasal dari pulau Kelompok Surga atau lebih tepatnya faksi Asal Mula.
“Memahami kedalaman bahkan jika itu hanya setitik debu sudah sangat langka disini. Saya tidak menduga jika beberapa genius muda dari aliansi Kelompok Surga memiliki bakat seperti itu. Pemahaman mereka bahkan hampir mencapai kesempurnaan” Wakil kapten kedua berkata.
“Sepertinya aliansi Kelompok Surga akan memperlihatkan kita keajaiban kali ini. Pemimpin pulau itu telah berkembang hingga mampu membuat para genius seperti itu berkumpul” Adapun wakil kapten ketiga, ia memiliki kedekatan dengan pemimpin pulau sehingga cenderung lebih senang.
Namun wakil kapten pertama menggeleng, “Jika itu hanya satu atau dua genius itu dianggap berkah dan keberuntungan. Namun jika itu lebih dari tiga maka sesuatu pasti telah terjadi. Sejauh ini bahkan pemimpin pulau Kelompok Surga tidak memiliki pemahaman hukum yang sempurna, bagaimana ia bisa membimbing genius mudanya untuk memahami hukum?”
“Itu telah lama sekali, mungkin saja pemimpin pulau telah memahami hukumnya dengan sempurna. Ia pasti meluangkan banyak waktu untuk melatih genius muda pulau” sanggah wakil kapten ketiga.
“Jika itu masalahnya maka kekuatan pemimpin pulau telah menyamai kekuatanku! Saya akan bersyukur jika seperti itu yang terjadi. Tapi saya khawatir pemimpin pulau itu memiliki sesuatu dilengan bajunya”
Meski tidak lagi menyanggah ucapan wakil kapten pertama, wakil kapten ketiga memikirkan bagaimana kekuatan Zhen Yuan beberapa hari yang lalu. Ia dengan jelas merasakan jika pemuda itu menguasai kedalaman hukum dengan sempurna yang bahkan dirinya baru saja menguasai hukum sedalam itu.
“Apapun itu masih tetap aman karena yang meningkat adalah aliansi Kelompok Surga. Diantara sepuluh aliansi besar, hanya mereka yang memiliki pendirian tetap dan netral. Akan berbeda jika itu terjadi pada aliansi lainnya” Wakil kapten kedua relatif netral dan melihat lebih jauh.
“Komandan Starry adalah yang paling peka terhadap hukum, pemahamannya jauh lebih tinggi daripada milik kita semua. Ia pasti memiliki beberapa petunjuk setelah pertandingan ini berakhir kita bisa mengetahuinya” Pria itu menutup obrolan mereka dan menyerahkan semuanya pada komandan Starry.
Benar saja, komandan Starry memang telah menemukan bahwa beberapa genius muda memiliki pemahaman yang tinggi terhadap hukum. Ia sendiri tercengang melihat mereka semua sebab ia sendiri tahu bahwa menguasai hukum sangatlah sulit.
“Di pulau utama sendiri, saya ditunjuk sebagai komandan utama karena bertugas membimbing semua orang dalam penguasaan hukum. Meski dengan sumber daya yang banyak, tidak banyak yang berhasil menguasai hukum atau bahkan memahaminya sebesar debu.” Komandan Starry mengingat beberapa genius muda pulau utama memang mulai memahami hukum walau tidak banyak, meski begitu pemahaman mereka seperti bumi dan langit ketika dibandingkan dengan mereka yang berada di pertandingan.
“Pemahaman mereka mungkin sebanding dengan selusin komandan utama, bahkan jika mereka ditempatkan di luar kepulauan mereka masih menjadi genius tertinggi karena mampu memahami hukum diusia muda.”
Di arena pertandingan sendiri, 210 formasi yang ada telah menemukan pemegang tahta mereka. Pulau Utama masih mendominasi karena telah mengumpulkan 40 tempat pertama, sementara itu Kelompok Surga selain dari anggota faksi Zhen Yuan juga telah mengumpulkan 23 tempat ditambah dengan 12 anggota faksi Zhen Yuan membuatnya menjadi 35 tempat dan finish di posisi kedua.
Aliansi Jeritan Neraka di posisi ketiga dengan mendapatkan 31 tempat dan Dewa Api ditempat keempat mendapatkan 24 tempat. Budak Raja dan Istana Bulan masing- masing berada di posisi kelima dengan perolehan 15 tempat. Sisanya tersebar diantara aliansi lainnya dan kekuatan teratas pulau utama.
Dengan begitu 210 pemegang tahta berhak untuk mengikuti babak ketiga sekaligus penentuan untuk 100 besar.