
Pohon- pohon dan seluruh yang ada di bibir danau telah dihantam dan diseret hingga ratusan meter hanya dalam sekejap. Beberapa hewan buas yang ada disekitar juga melarikan diri merasakan bahaya yang sama. Bahkan hewan buas yang setara dengan kultivator Mortal Puncak melonglong ketakutan ketika melihat gelombang di danau.
Zhen Yuan memicingkan matanya, seolah ingin melihat dengan jelas sirip ikan yang muncul. Belum puas ia mengamati, sebuah energi yang kuat datang dan menuju kearahnya. Energi itu berwarna merah dan dipenuhi dengan aura kebencian dan kemarahan.
“Naga Spiritual!” Zhen Yuan dengan cepat melepaskan serangannya untuk menghentikan energi tersebut. Untunglah ia tepat waktu dan berhasil menghancurkan serangan yang datang kearahnya.
Dengan ia melepaskan serangannya, itu berarti keberadaannya akan segera diketahui oleh hewan buas disekitar. Benar saja, belum sekejap ia melepaskan kekuatannya para hewan buas khususnya mereka yang sekuat kultivator lapisan 9 keatas mulai menyadari keberadaannya.
Bahkan Zhen Yuan samar- samar merasakan 5 energi yang sangat kuat datang kearahnya. Tidak salah lagi itu adalah 5 hewan buas mortal puncak yang kebetulan keberadaan mereka lebih dekat dengan bibir danau.
Zhen Yuan telah dikepung dari lima arah sehingga satu- satunya cara baginya untuk melarikan diri adalah dengan menghadapi kelimanya dengan cepat lalu kembali mengaktifkan formasi penyembunyian dan kabur dari tempat itu secepatnya.
Kelima hewan buas itu tidak lain adalah seekor ular dengan panjang lebih dari 10 meter dengan lebar 2 meter, ia memiliki gigi yang tajam dan menatap Zhen Yuan dengan penuh nafsu. Adapun empat lainnya adalah seekor monyet dengan bulu coklat, Macan Tutul dengan warna hitam putih, Burung Hantu dan Tikus Besar yang menggali di tanah.
Zhen Yuan melepaskan dua senjatanya yaitu pedang dan tombak secara bersamaan. Ia mengalirkan banyak energi pada keduanya sebelum melepaskan keduanya kearah Monyet Bulu Coklat dan Macan Tutul Hitam Putih.
Teknik Pedang Terbang miliknya telah mencapai tingkat semi Bijak begitupula dengan Tombak Kaisarnya sehingga dengan bantuan energi Zhen Yuan, kedua senjata itu setidaknya dapat menghabisi dan menahan kekuatan dari dua hewan buas.
“Tidak semudah itu untuk memakanku!” Zhen Yuan melepaskan teknik gerakan lainnya membuat gerakannya menjadi lebih cepat. Ia mengirimkan kekuatan penuhnya lalu melepaskan 4 naga petir yang menghujam dengan kejam kedalam mulut Burung Hantu.
Teriakan yang memekakkan telinga ketika burung hantu itu menjerit kesakitan, Zhen Yuan melepaskan tekanannya yang kuat kearah burung hantu dan membuat sekali lagi menjerit.
Anehnya, kekuatan Zhen Yuan ikut melemah membuat serangannya tidak mengakibatkan apa- apa untuk Burung Hantu Raksasa. Zhen Yuan berusaha keras untuk menstabilkan sayap petirnya sebelum itu juga ikut menghilang.
“Sepertinya kekuatan dari Burung Hantu Raksasa yang membuat kekuatanku melemah!” Zhen Yuan kini harus menghadapi ketiga hewan Mortal Puncak dari bawah. Ia kehilangan kemampuan untuk terbang sementara waktu.
Ular besar yang pertama kali tiba menembakkan bisanya kearah Zhen Yuan, ia kemudian merayap dengan kecepatan penuh dan ingin melilit mangsanya menggunakan tubuhnya yang panjang. Racun dari sang ular menyebar dengan cepat, itu mampu membuat kawasan disekitarnya mengering dan beberapa tumbuhan mati.
Namun kekuatan terbesar dari ular itu tidak dapat melukai Zhen Yuan, pemuda itu segera mengaktifkan kekuatan Tubuh Beracunnya lalu ia mengirimkan ratusan macam racun untuk melawan racun ular.
Untuk kultivator Racun, mereka lebih suka untuk bertarung menggunakan racun dibandingkan energi surgawi atau yang lainnya. Hanya ketika racun mereka berimbang atau mengalami kekalahan barulah mereka menggunakan cara lainnya.
Sekitar 100 racun dikeluarkan oleh Zhen Yuan, walau mereka setingkat dengan racun kelas tujuh, mereka sudah cukup untuk menghadapi racun sang ular. Dua energi racun yang kuat bertabrakan menghasilkan kabut racun yang sangat tebal, kabut itu menutupi Zhen Yuan membuat sang ular tidak dapat menemukan tempatnya.