
“Pendeteksian kultivasi tidak mampu mendeteksi orang ini yang artinya orang ini berada di ranah Bijak lapisan 7 keatas!” Tetua Bai segera memanggil kedua tetua lainnya juga memanggil Kaisar Iblis.
Kaisar Iblis kini menjaga pelindung Menengah Atas sehingga memiliki pegunungan miliknya sendiri. Mendapatkan panggilan dari tetua Bai ia segera menuju pegunungan formasi.
“Apakah ada sesuatu?” tetua Huang bertanya dengan cemas.
Tetua Bai mengangguk lalu memutarkan rekamannya sekali lagi. Ketiga orang yang baru saja datang memiliki ekspresi serius kali ini.
“Master Zhen telah mengatakan pada master Han Jin adalah pengkhianat, saya curiga akan ada beberapa hal yang akan terjadi setelah ini. Kita harus bersiap!” Kaisar Iblis mengambil alih pimpinan untuk sementara sebab ia menjadi yang terkuat diantara mereka saat ini.
“Apakah kita harus memberi tahu master Ye tentang hal ini?”
Kaisar Iblis menggeleng, “Jangan! Biarkan semuanya berjalan sesuai yang mereka rencanakan. Kita hanya perlu melindungi diri kita untuk saat ini , saya punya firasat master Han Jin akan menargetkan kita”
Tetua Huang mengangguk, “Kalau begitu saya akan memanggil murid dan pelayan dari pelindung Du Lian dan Qing Hongyun dan membawanya kemari”
Tetua Bai juga bergerak, ia mengaktifkan formasi kelas 4 yang dibuat oleh Zhen Yuan untuk melindungi ketiga pegunungan. Karena 3 pegunungan saling bertetangga sehingga formasi itu meliputi 3 pegunungan yang luasnya mencapai ratusan kilometer.
“Formasi ini akan melindungi kita dari serangan kultivator Bijak lapisan 9! Bahkan kita bisa membuat serangan dari beberapa formasi kelas 5 yang bersatu dengannya”
Tidak diragukan lagi kehebatan formasi yang dibuat oleh Zhen Yuan. Karena ia orang yang berhati- hati dan waspada sehingga pembuatan formasi yang sangat kuat menjadi kewajibannya sebelum pergi ke turnamen Kepulauan Terbuang.
Kembali keturnamen Kepulauan Terbuang, Baisheng mengakhiri lawannya dengan dua kail pancing yang berhasil menghisap energi. Meski begitu lawannya tidak marah sebab ia kalah dengan adil karena kekurangan dalam segi kecepatan.
“Apakah kita bisa bertanding lagi setelah saya berhasil menguasai teknik Ilahi Api?”
Baisheng mengangguk, “Saya akan menantikan saat itu!” Baisheng sedikit menghormatinya. Ia kemudian melirik posisi nomor 3 lalu dengan lantang menyuarakan tantangannya.
Semua orang bersemangat setelah tantangan Baisheng dijatuhkan, mereka dapat merasakan jika kekuatan yang dimiliki Baisheng setara dengan kultivator Bijak Awal. Sebab itu ia menantikan ketika ia menantang posisi nomor 3.
Orang yang berada dinomor 3 adalah pemuda yang menyambut rombongan Zhen Yuan ketika tiba di pulau utama bersama dengan wakil Kapten Yun, wakil kapten ketiga.
Baisheng mengangguk, ia melepaskan teknik terkuatnya Istana Emas Bercahaya. Istana redup samar terbentuk dibelakang Baisheng, fenomena itu begitu cantik hingga mampu menyihir semua orang.
Setelah itu energi yang menakutkan keluar dari dua alat pancingnya itu segera menuju pemuda yang menjadi lawannya. Kecepatan alat pancing kini menyamai dengan kecepatan ketika ia mengalahkan genius muda terkuat aliansi Dewa Api.
“Biarkan saya melihat kekuatanmu” Pemuda itu menunjukkan tekniknya yang tidak kalah hebat, ia bergerak begitu cepat disertai dengan energi guntur dan petir berwarna kuning.
“Guntur Pembunuh!” Pemuda itu melepaskan tekniknya, sebuah ikan besar yang terbentuk dari guntur keluar dari kehampaan lalu mulai menerjang dua kail pancing Baisheng.
Tabrakan dua kekuatan membuat angin sepoi- sepoi ketika melewati formasi, meski begitu orang dapat merasakan jika kekuatan keduanya mampu membunuh kultivator Bijak Awal.
Kedua kail pancing Baisheng terpantul bersamaan dengan hancurnya ikan petir. Baisheng sedikit terkejut, ia tidak mengira serangannya akan dipantulkan seperti itu.
“Lumayan, tapi jika hanya ini maka kau belum bisa menantang peringkat kedua dan pertama” Pemuda itu masih memasang senyum tipis diwajahnya.
“Menara Emas Bercahaya- Bantuan Cahaya Surga!” Tiba- tiba Baisheng bersinar terang hingga menutupi seluruh arena, baru kali ini ia menggunakan teknik yang seperti itu sehingga lawannya juga tidak bisa merasa santai.
Tiba- tiba sebuah cahaya turun dari langit lalu Baisheng dapat merasakan tubuhnya menjadi lebih ringan dan kuat. Ia melemparkan kail pancingnya dan kecepatan yang ia keluarkan kini bertambah hingga 3 kali lipat.
Pemuda itu nampak serius, ia mengaktifkan teknik terkuat yang ia miliki. “Badai Guntur!” Petir menyambar dari langit, kini keduanya saling beradu cahaya dan guntur.
Badai Guntur itu hampir menyamai badai guntur Zhen Yuan, sayangnya itu hanya berwarna kuning sedangkan Zhen Yuan telah berubah menjadi biru, dua tingkat lebih tinggi.
“Saya mengaku kalah!” Tiba- tiba suara menyerah terdengar ketika semua orang tidak dapat melihat apa yang terjadi.
Baru setelah suara itu berakhir, guntur maupun cahaya emas menghilang perlahan dan memperlihatkan genius ketiga dari pulau utama berdiri tegak dengan tangan diatas. Di sebelahnya terdapat Baisheng yang menghunuskan sebuah pedang kecil dileher lawannya.
Dari posisi keduanya saja sudah bisa dipastikan siapa yang mengumumkan penyerahan dan siapa yang memenangkan pertandingan ini!.
Komandan Staryy Night sedikit menyerngitkan dahinya, ia menoleh kearah tandu emas dan kemudian mendapatkan jawabannya. Ia sedikit mengangguk melihat Baisheng sebelum mengumumkan kemenangannya.