
Note : Bab ini belum direvisi, mohon jangan dibaca dulu.
...----------------...
Kamar Radit.
Setelah Tania mendapatkan handphonenya dari Radit. Ia pun mencari alasan untuk pulang dengan cepat dan Radit pun mengijinkannya. Tania beranjak hendak meninggalkan kamar Radit.
"Nia. Jangan lupa yah nanti jam 2. Kamu harus sudah siap saat aku jemput." pesan Radit mengingatkan.
"Iya iya." jawab Tania sambil terus berjalan menuju pintu keluar tanpa menoleh sedikitpun.
"Kalau bukan gara-gara foto itu, aku nggak sudi jalan sama cowok menyebalkan kayak kamu." batin Tania kesal sambil terus melangkah dan hilang ditelan pintu dari pandangan Radit.
"Maafkan aku Nia. Aku terpaksa melakukan cara licik ini untuk memilikimu. Mungkin sekarang ini kamu membenciku. Tapi aku nggak punya cara lain. Aku hanya ingin melindungimu dari lelaki hidung belang seperti Yuda. Aku tahu kamu menyukai Yuda. Tapi aku mau membuka matamu untuk melihat semua sisi jelek yang selama ini Yuda tutupi dengan kedok baiknya. Aku harap kamu akan berhenti membenciku saat kamu tahu nanti alasanku melakukan semua ini." ucap Radit.
Flash Back On.
Radit sedang bersandar di ranjangnya sambil mengacak-acak isi handphone Tania. Tiba-tiba seseorang melakukan panggilan video di aplikasi Whatsapp milik Tania. Orang itu tak lain adalah Yuda.
"Ngapain nih orang nelpon Nia malam-malam begini. Panggilan video lagi." ucap Radit kesal sambil mengabaikan panggilan itu.
Hingga tiga kali panggilan, Radit terus mengabaikannya. Rasanya ia ingin memblokir saja nomor si Yuda itu. Ia tahu akan berbahaya bagi gadis itu jika ia terus kontek-kontekan dengan Yuda. Radit tahu persis kelakuan busuk Yuda karena mereka kuliah di kampus yang sama dan di fakultas yang sama pula.
Sebuah pesan masuk di Whatsapp Tania. Pesan itu dari Yuda.
Yuda : Kok nggak diangkat?
Yuda : Padahal kamu lagi online.
Radit pun punya ide untuk mengerjai Yuda. Ia ingin memancing Yuda untuk menampakkan sisi buruknya pada Tania.
Tania : Maaf kak. Tadi aku nggak pakai baju, jadi aku nggak angkat.
Balas Radit menggunakan nomor Tania. Ia tertawa terbahak-bahak membayangkan reaksi Yuda yang memikirkan Tania tidak memakai baju.
"Gadis ini. Apa dia sedang menggodaku?" batin Yuda sambil tersenyum misterius. Entah apa yang ada dipikirannya. Ia pun lalu membalas pesan yang disangkanya pesan dari Tania.
Yuda : Nggak apa-apa kok. Aku lebih suka malah.
Yuda : Aku telpon lagi yah.
Balas Yuda. Sudah ada yang meronta-ronta dibawah sana membayangkan Tania tidak memakai baju.😅 Sekali lagi, Yuda melakukan panggilan video karena ia benar-benar ingin melihat Tania dengan kondisi yang ia bayangkan sendiri. Tapi kali ini Radit merejectnya.
"Gila, nih orang. Otak mes*m banget. Udah dibilangin nggak pakai baju, masih aja nelpon. Ck." ucap Radit kesal tapi tertawa juga karena perlahan Yuda mulai masuk dalam perangkapnya.
Tania : Maaf kak. Aku kan tadi udah bilang kalau aku nggak pakai baju.
Radit membalas dengan alasan yang masuk akal agar ia tidak ketahuan oleh Yuda.
Yuda : Maaf deh.
Yuda : Aku cuma kangen sama kamu sebenernya.
Tania : Iya nggak apa-apa.
Yuda : Iya aku kangen banget sama kamu😘
Yuda : Tadi, aku masih mau ngobrol sama kamu tapi kamunya keburu pergi sama si Radit😒
"Ih. Jijik aku. Pake emot cium-cium segala lagi." ucap Radit.
Tania : Aku juga kangen sama Kak Yuda😘
"Rasain kamu Yud. Bentar lagi kamu masuk perangkapku. Hahaha." ucap Radit sambil tertawa senang.
Yuda : 😍😘
Yuda : Tania. Aku yakin kamu nggak bahagia sama Radit.
Tania : Kenapa Kak Yuda ngomong kayak gitu?
Yuda : Iya karena aku kenal Radit dari dulu.
Yuda : Mending kamu cepet-cepet mutusin dia deh.
Yuda : Aku mau kok gantiin posisi dia dihati kamu.
"Hahaha. Ternyata begini yah cara kamu ngerebut pacar orang." gumam Radit lalu kembali membalas pesan Yuda.
Tania : Gimana yah kak🤔 Nggak enak sama Raditnya.
Tania : Sebenernya aku juga suka sama Kak Yuda😊
Yuda : Benarkah😍 Aku sangat bahagia mengetahuinya.
Yuda : Jangan kebanyakan mikir. Nanti kamu nyesel pacaran sama dia. Mending sama aku aja😎
Yuda : Kamu tau nggak. Radit itu BAN*I😆
"Sialan kamu Yuda. Ngatain aku ban*i. Awas aja kamu. Besok aku pastiin kamu akan mendapat balasan dari orang yang kamu sebut banci. Aku akan membalas hinaan kamu ini." ucap Radit kesal dan marah.
Tania : Yah udah deh kak. Nanti aku putusin.
Yuda : Oke kabarin aku yah kalau udah putus😉😘
Tania : Jalan yuk besok.
Yuda : Boleh. Kamu kirim aja alamatnya dan jam berapa.
Tania : Sip. Entar aku kabarin.
"Kena kamu Yuda Omes. Dasar Otak Mes*m. Hahaha" ucap Radit senang karena Yuda berhasil masuk perangkapnya.
"Selanjutnya aku harus memikirkan cara untuk melancarkan rencanaku besok." ucap Radit seraya berpikir.
Setelah mengirimkan alamat dan tempat untuk mereka ketemuan besok. Radit pun menghapus semua pesan yang ia kirim dan yang diterimanya dari Yuda. Setelah itu, ia memblokir nomor Whatsapp Yuda.
Flash Back off.