
Enam bulan kemudian.
Leon saat ini masih berada di ibukota kerajaan sejak dia berkunjung ke sana demi melaporkan kepada sang raja mengenai perkembangan situasi Kota Painfinn.
Masalah kekurangan stok bijih besi di walayah barat telah diselesaikan dengan baik berkat ketekunan Helios dan para dwarf dalam merenovasi tambang besi di Ares County yang sempat tak bisa diakses perihal bencana longsor.
Tidak hanya itu saja, keberadaan para dwarf di sana telah meningkatkan level armor dan senjata para prajurit wilayah barat ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Sayangnya, pengaruh kuil suci menghalangi akses perkembangan senjata dan armor tersebut ke wilayah lain kerajaan selain wilayah barat. Andai saja hal itu tidak terjadi, pastilah Kerajaan Meglovia saat ini sudah menjadi kerajaan yang lebih kuat.
Walau demikian, hanyalah Helios seorang yang memperoleh getah dari kejadian ini dengan dikecam oleh kuil suci dan para warga kerajaan karena dianggap telah menampung keturunan monster di kerajaan suci mereka. Bagi kuil suci dan para pengikutnya, eksistensi para dwarf tidak ubahnya adalah keturunan monster.
Di lain pihak, Leon sama sekali tidak memperoleh kecaman itu. Justru, dia dipuji karena selama kepemimpinannya di Kota Painfinn, kota tersebut meningkat secara signifikan, baik dari segi pertahanan, ekonomi, pangan, kesehatan, dan sebagainya. Padahal sejatinya semua itu adalah hasil jerih-payah Helios.
“Tiada yang sebaik Yang Mulia Pangeran Leon dalam mengelola wilayah.”
“Itu benar. Tidak hanya bidang pertahanan saja, kini Kota Painfinn bisa disejajarkan dengan kesejahteraan wilayah ibukota.”
Mendengar segala pujian dari para pengikutnya itu ketika dia mengadakan audiensi dengan raja, Leon mengepalkan tangannya kuat-kuat menahan kekesalannya. Leon sama sekali tidak senang akan semua pujian itu karena lebih dari siapapun, dialah yang paling tahu bahwa itu semua adalah prestasi kakaknya, Helios, bukan dirinya. Akan tetapi berkat para pengikutnya yang licik, semuanya direkayasa sehingga seolah-olah itu semua adalah prestasi Leon semata.
Selain melaporkan soal perkembangan Kota Painfinn, Leon juga turut memberikan laporan yang tidak kalah penting lainnya terkait dengan dugaan keberadaan mata-mata Kekaisaran Vlonhard di Kota Painfinn yang hampir saja merenggut nyawanya dan Helios. Hal inilah yang kemudian membuat Leon lebih lama kembali ke Kota Painfinn dari waktu yang diestimasikannya.
Mata-mata itu diketahui sebagai mata-mata Kekaisaran Vlonhard sejak mata-mata itu sendirilah yang membuka mulutnya tanpa diminta.
Pemberian informasi yang mudah dari seorang mata-mata akhirnya menyebabkan munculnya beberapa spekulasi yang menyatakan bahwa itu hanyalah tindak rekayasa untuk mengadu domba antara kekaisaran dan kerajaan.
Tetapi beberapa hari kemudian setelah Kerajaan Meglovia mencoba meminta klarifikasi langsung dari Kaisar Vlonhard, dengan mulutnya sendiri yang angkuh, sang kaisar itu mengakui bahwa segalanya adalah kebenaran.
Jadilah siatuasi saat ini di utara Kerajaan Meglovia memanas dan sering terjadi perang kecil-kecilan dengan kekaisaran. Hampir sebagian besar tentara kiriman dari ibukota kerajaan ke Kota Painfinn di bawah komando Putra Mahkota pun ditarik kembali, namun sekitar sepuluh persennya dibiarkan tetap menetap termasuk Damian yang untuk sementara menjabat sebagai wakil kapten pasukan pertahanan Kota Painfinn.
Berkat pengakuan angkuh dari sang kaisar itu pula, akhirnya Kerajaan Cabalcus dan Kerajaan Ignitia yang awalnya saling waspada satu sama lain meski sama-sama ditindas oleh Kekaisaran Vlonhard, akhirnya juga ikut menyatukan langkahnya bersama Kerajaan Meglovia dan menganggap Kekaisaran Vlonhard adalah musuh bersama yang harus segera dikalahkan.
Ketiga kerajaan pun mengabaikan konflik kecil di antara satu sama lain dan mulai membentuk pasukan gabungan lantas memperketat perbatasan utara masing-masing demi mewaspadai invasi tiba-tiba dari kekaisaran.
Artifak itu memiliki semacam buff yang dapat meningkatkan secara signifikan kekuatan dari para prajurit kekaisaran sekaligus memiliki debuff untuk melemahkan kekuatan lawan secara signifikan pula.
Di samping itu, tiada kerajaan yang ingin bertindak gegabah. Tiada yang menutup kemungkinan bahwa setelah Kekaisaran Vlonhard musnah dari peta, maka kala itu adalah giliran mereka yang ditusuk dari belakang oleh rekan sekutu yang mereka percayai sebelumnya tadi.
Leon pun ditawarkan oleh raja untuk membantu Putra Mahkota menangani kerusuhan di utara kerajaan. Jelas para pengikut Leon tidak menyetujui hal tersebut sebab wilayah utara kerajaan dipimpin oleh Duke Glenn van Rodriguez yang tidak lain adalah pendukung garis keras sang putra mahkota.
Namun, secara mengejutkan bahwa Leon juga turut menolak tawaran tersebut yang sangat tidak sesuai dengan sifatnya yang cinta akan pertarungan. Leon hanya memberikan alasan bahwa dia harus fokus saat ini pada amanah lain yang diberikan kepadanya di Kota Painfinn, selain di tempat itu telah ada Putra Mahkota yang menangani situasi.
***
Masalah mengenai mata-mata yang mengaku berasal dari Kekaisaran Vlonhard yang berdasarkan penyelidikannya telah bermukim di Kota Painfinn selama lebih dari 4 tahun telah lama berlalu.
Walau demikian, sama dengan Leon, Helios masih menganggap bahwa kebenaran di balik kejadian itu terlalu mudah untuk diungkapkan. Namun, tiada gunanya bagi Helios untuk memikirkannya saat ini. Dia pun hanya meningkatkan jumlah familiarnya di sekeliling kota sembari mengingatkan para anak buahnya untuk jauh lebih berhati-hati lagi.
Kini, Helios lebih memfokuskan perhatiannya pada penelitiannya bersama suku dwarf, terutama tentang pengembangan senjata yang dia namakan sebagai meriam yang terbuat dari kepingan living armor dan batu kristal sihir the king of undead yang selama ini dia telah segel untuk tidak digunakan.
Selain itu, masih dengan berbahankan sisa-sisa living armor berupa kepingan zirah dan batu kristal sihirnya, Helios mengembangkan alat sihir komunikasi canggih yang biasanya hanyalah penyihir angin tingkat tinggi yang sanggup melakukannya yang disebut sebagai telepati.
Tetapi dengan alat Helios tersebut, semua orang bahkan yang tidak bisa sihir sekalipun mampu untuk melakukan komunikasi jarak jauh. Sayangnya, alat Helios tersebut masih memiliki kekurangan di mana satu alat tidak dapat menuju ke satu alat komunikasi spesifik tertentu dalam meneruskan pesannya. Ketika pesan disampaikan pada salah satu alat, otomatis pesan tersebut akan diteruskan ke seluruh alat komunikasi lain yang ada.
Bagaimanapun, alat ini masih bisa berguna dengan baik untuk melancarkan jalur komunikasi di antara para prajurit. Akan tetapi, alat ini jelas tidak bisa digunakan untuk meneruskan pesan rahasia seperti layaknya telepati yang bisa menjangkau ke satu orang spesifik tanpa orang di sekelilingnya pula mampu mendengarkan pesan tersebut.
Masih banyak yang Helios perlu kembangkan dalam penelitiannya.
Dalam keadaan penat berkutat di laboratorium hampir seharian, Helios bersama Yasmin dan Albert pun berjalan-jalan sebentar di taman mansion untuk meredakan penatnya. Di situ, mereka tanpa sengaja berpapasan dengan kombinasi yang tak terduga yakni Alice, Nunu dan Damian.
Rupanya, Alice dan Damian sedang melatih Nunu agar lebih mahir dalam menggunakan senjata tombaknya.