Become Tyrant On My Own Way

Become Tyrant On My Own Way
Chapter 142 – PERANG DIMULAI



Sebenarnya dari mana dungeon berasal?


Mungkin telah banyak orang di dunia ini yang sebelumnya mempertanyakan hal tersebut.


Kalau dirangkumkan dalam suatu kalimat singkat, dungeon berasal dari perpanjangan tower dari dunia lain yang muncul sekitar sepuluh ribu tahun silam dari dunia iblis. Atau tepatnya itu adalah kutil-kutil dari perpanjangan akar spiritual tower dalam menyerap energi di seluruh dunia ini hingga pada akhirnya habis tidak bersisa.


Ya, perihal tower-lah, konsentrasi mana di alam ini semakin menipis. Jika tower dibiarkan dalam jangka waktu yang lebih lama lagi tanpa pernah dibasmi di masa depan, maka suatu saat dunia yang kita tempati ini akan musnah karena kehabisan energi spiritual.


Kembali ke pembahasan kutil-kutil perpanjangan akar spiritual tower yang membentuk dungeon tersebut.


Hal itu tidak pernah muncul di Benua Ernoa perihal Benua Ernoa dilindungi oleh barier energi yang dibentuk dari sisa-sisa energi party pahlawan pertama yang dikumpulkan oleh Milanda dengan pengorbanan nyawa mereka berlima yang sekarang ini kita kenal sebagai formasi busur yang dibentuk oleh hutan monster dan lima dungeon jinak yang tersebar di penjuru pinggir benua yang membentuk formasi seperti busur.


Adapun itu tidak pernah muncul di Benua Asium diperkirakan karena jaraknya yang cukup jauh.


Pernah ada teori yang menyatakan bahwa dunia yang kita tempati ini sebenarnya berbentuk bulat dan bukannya datar. Itu terbukti dari hal yang pertama kita lihat ketika kapal mendarat di pelabuhan adalah bagian atasnya, bukan bagian yang paling besar dari kapal itu.


Itu berarti sebenarnya kalau kita berlayar lebih jauh lagi ke timur benua timur Asium, suatu saat kita pula akan mendarat di benua barat benua iblis Armtemis. Namun belum pernah ada yang bisa membuktikannya perihal keberadaan kabut tebal yang melingkupi sepanjang timur Benua Asium.


Kembali ke pembahasan, mengapa hanya Benua Ifrak yang sering bermunculan dungeon? Itu karena jaraknya yang cukup dekat dengan tower yang terletak di Benua Armtemis, namun berbeda dengan Benua Ernoa, Benua Ifrak sama sekali tak dilindungi oleh barier pencegah kemunculan kutil akar tower.


Dengan kata lain, dungeon itu sebenarnya adalah sarana bagi tower untuk menyerap energi di dunia ini. Lantas mengapa sampai bisa terjadi dungeon break? Kita kembali kepada skema bagaimana dungeon menyerap energi mana di alam ini.


Dungeon memunculkan berbagai harta yang menggiurkan demi memancing umat manusia yang merupakan sumber potensial energi spiritual mana ke dalamnya. Lalu ibaratnya enzim untuk menghancurkan makanan yang dikunyah, monster-monster di dungeon pun muncul. Manusia yang mati di dalam dungeon perihal monster-monster itu lantas terserap olehnya sebagai energi mana murni.


Lantas bagaimana kalau kita abaikan saja monster-monster di dalam dungeon itu? Toh akhirnya kita tahu bahwa harta menggiurkan yang terletak di dalamnya sebenarnya hanyalah pancingan untuk memakan umat manusia.


Jawabannya adalah tidak bisa. Tiap dungeon memiliki syaraf yang merespon terhadap rasa lapar akan mana.


Ketika sampai ke titik di mana rasa lapar dungeon ini memuncak, sedangkan tidak ada juga makanan yang masuk ke dalam mulutnya padahal ada begitu banyak makanan (manusia hidup yang mengandung mana murni) melimpah di luar, di situlah produksi monster-monster akan berlimpah yang ibaratnya kita mengeluarkan air liur ketika kita lapar, sementara tercium banyak aroma lezat makanan dari luar.


Di saat itulah kemudian terjadi dungeon break sebagai respon terhadap rasa lapar dungeon untuk memenuhi kebutuhan makannya yakni para manusia dengan energi mana murni.


Jadi sebenarnya, kita dengan mudah dapat menimbulkan dungeon break di suatu tempat jika kita tahu triknya. Cukup buat dungeon tersebut tertipu oleh respon rasa lapar mereka. Dan itulah yang kini akan aku lakukan. Cukup mudah untuk melakukannya sejak aku mengerti konsep rune yang diajarkan oleh Milanda kepadaku.


Aku pun memilih empat titik dungeon sebagai tempat yang akan aku jadikan dungeon break. Aku sengaja memilih tempat yang jauh dari kepadatan penduduk agar dapat meminimalisir korban dari kalangan rakyat yang tidak berdosa, namun titik tempatnya cukup vital dengan cukup dekat terletak terhadap ibukota atau beberapa kediaman bangsawan berpengaruh sehingga tidak akan mungkin diabaikan oleh Kerajaan Maosium.


Beberapa familiar kutempatkan di masing-masing sekeliling pintu masuk dungeon yang kupilih itu, lalu aku mulai mengisolasi tempat tersebut agar tak mampu lagi mendapatkan suplai mana dari alam. Sekadar catatan, dungeon hanya bisa memperoleh energi untuk disalurkan ke tower dari mana aktif yang didapatkannya dari mengonsumsi tubuh manusia yang telah mati, namun untuk menstabilkan dungeon itu sendiri, dungeon bisa menggunakan mana mentah dari alam.


Demikianlah, kerajaan yang telah damai dari dungeon break selama lebih dari sepuluh tahun itu, akhirnya harus merasakan kembali jurang keputusasaan perihal dungeon break tersebut.


Aku telah menempatkan Olo dan prajuritnya di sana untuk membantu evakuasi rakyat yang tidak berdosa dengan menyamar sebagai mercenary yang berasal dari kepulauan Mugu-Mugu, tempat Nunu dan Olo berasal tersebut, untuk meminimalisir jumlah korban.


Di sana juga ada Nunu yang siap menyembuhkan luka orang-orang yang tanpa sengaja ikut terlibat dalam kekacauan dungeon break.


Aku menyaksikan pertarungan mereka dengan seksama melalui pengamatan familiarku.


Tetapi tak kusangka bahwa Olo bertarung melawan monster-monster ganas itu jauh lebih baik dari dugaanku.


Dia juga tampaknya telah terbiasa bertarung dengan pertarungan melawan banyak musuh sekaligus seperti Albert. Namun berbeda dengan style Albert yang mengutamakan defensif dan lebih menunggu musuh menyerang duluan lalu menyerang, gaya bertarung Olo lebih kepada kelincahan dan kebebasan yang disesuaikan dengan style tombak trisula-nya.


Evakuasi rakyat di sekitar pun berhasil dilakukan dan aku segera menyuruh Olo dan kawan-kawan untuk mundur begitu tentara Kerajaan Maosium tiba mengamankan situasi di sana. Kulihat melalui mata familiarku bahwa betapa Olo dan rekan-rekannya dipuji-puji karena tindakan heroiknya yang terkesan tanpa pamrih melindungi rakyat.


Jujur, aku merasa bersalah terhadap semua itu perihal sebagai orang yang menyuruh Olo membantu evakuasi rakyat di sana, aku pulalah sebenarnya yang menjadi biang keladi dari kemunculan dungeon break tersebut.


Walau demikian, jika waktu diulang pun, aku tetap akan mengambil keputusan yang sama. Aku kasihan terhadap rakyat negeri lain yang menjadi korban dalam upayaku menyelamatkan rakyat negeriku sendiri. Akan tetapi, itu cukup selama aku bisa menyelamatkan apa yang penting bagiku, walau kutahu bahwa aku akan menanggung dosa ini untuk selamanya.


Masalah dengan Kerajaan Maosium pun teratasi, setidaknya untuk beberapa waktu. Kini aku bisa mengonsentrasikan penuh pikiranku demi menghadapi perang terhadap Kekaisaran Utara Vlonhard.


Tanggal ke-10 bulan ke-3 Tahun 532 waktu Kekaisaran Selatan Meglovia, tentara Kekaisaran Utara Vlonhard pun tiba di perbatasan utara kekaisaran kami. Lalu perang pun dimulai.


Sebagai panglima tertinggi perang, ada Alcus von Maxwell yang memimpin sekitar tiga ratus ribu prajurit di sepanjang perbatasan dengan Kekaisaran Utara Vlonhard. Sebagai sub komando, ada Vultan littlestar Ignitia, calon pewaris grand duchy Ignitia, Stephanus van Cabalcus, grand duke Cabalcus, serta beberapa ksatria bertelenta yang kami miliki lainnya.


Sesuai dengan info yang berhasil didapatkan oleh para familiarku, tentara kekaisaran lebih terkonsentrasi di perbatasan Kota Lobos. Namun tampaknya di Kekaisaran Utara Vlonhard, ada juga yang memiliki kemampuan yang sama denganku sehingga mereka dapat menyiapkan penyesuaian formasi dengan segera menghadapi formasi perang tentaraku.


Jumlah tentara mereka juga kurang lebih sama dengan jumlah tentara kami, jadi ini mungkin akan menjadi pertarungan yang imbang. Hanya saja, mereka rupanya belum mengeluarkan kartu as mereka, prajurit the first order tersebut.


Aku menyimpan stamina dengan tidak ikut berperang untuk sementara waktu dan hanya mengarahkan dari dalam barak bersama Kakek Roguerdz von Maxwell, Kakek Glenn van Rodriguez, dan Yasmin. Karena bagaimana pun hebatnya aku dalam memulihkan diri, tetap saja akan ada batasnya terhadap staminaku yang tidak mungkin aku sia-siakan hanya untuk menghadapi para kroco yang jumlahnya mencapai tiga ratus ribu prajurit itu.


Aku sengaja menyimpan staminaku untuk menghadapi bos besar mereka, juga, terhadap prajurit first order itu. Tetapi tentu saja aku juga selalu stand by jika kulihat para prajurit membutuhkan bantuan. Tetapi kuyakin bahwa hadiahku kepada tiap prajurit itu telah cukup bagi mereka untuk membawa kemenangan pertarungan mereka sendiri.


Adapun alasan mengapa Albert tidak bersamaku hari ini adalah karena aku menugaskannya sebuah misi khusus bersama Alice untuk menyelinap bersama Dokter Minerva membasmi akar masalah dari proyek the first order tersebut.