Become Tyrant On My Own Way

Become Tyrant On My Own Way
Chapter 136 – HELIOS SEBAGAI KAISAR



Di waktu-waktu aku sedang memikirkan cara bagaimana melindungi Kak Vierra, secara tiba-tiba saja aku memperoleh info yang mengejutkan bahwa Kak Vierra tengah hamil.


Tampaknya, keusilanku waktu itu memberikan Kak Tius obat perangsang yang terbuat dari campuran ekstrak biji orc dan akar tanaman baryotte secara diam-diam membuahkan hasil yang tidak terduga.


Dengan hamilnya Kak Vierra, mungkin ini bisa menjadi peluang bagiku untuk melindunginya dari nasib pengasingan kuil suci.


Hanya saja yang menjadi masalah, anak itu masih akan lama untuk lahir, sementara tidak lama lagi aku akan resmi dilantik sebagai raja baru, tidak, maksudku kaisar baru.


Jika demikian, status bayi yang ada di dalam kandungan Kak Vierra itu akan jatuh sebagai properti, bukan sebagai individu yang mewarisi hak keluarga kekaisaran.


Ada undang-undang di strata kedua konstitusi kekaisaran selatan yang menyatakan bahwa keluarga kekaisaran yang menjadi pendukung kaisar yang baru tidak akan mengalami pengasingan kuil suci.


Lalu di strata ketiga konstitusi kekaisaran selatan, ada undang-undang yang mengatur mengenai hak perwalian di mana jikalau seseorang belum cukup umur, maka pengambilan keputusan yang berkatian dengan hajat hidup yang bersangkutan akan diserahkan kepada wali mereka sampai mereka cukup umur untuk memutuskannya sendiri.


Aturan ini bisa menjadi celah bagiku untuk menyelamatkan Kak Vierra dari pengasingan beserta juga dengan bayi yang berada di dalam kandungannya.


Hanya saja, karena belum terlahir ke dunia ini, jelas bahwa bayi itu belum akan dianggap sebagai salah satu individu keluarga kekaisaran.


Aku harus mencanangkan pengubahan beberapa aturan yang termaktub pada pasal strata ketiga di konstitusi kekaisaran selatan tersebut, yakni tentang defenisi bakal bayi yang berasal dari benih salah satu anggota keluarga kekaisaran selatan juga bisa dianggap sebagai individu keluarga kekaisaran.


Syarat pengubahan aturan yang termaktub pada konstitusi strata ketiga kekaisaran selatan jelas relatif lebih mudah dibandingkan dengan strata pertama dan kedua yang tingkatannya berada di atasnya. Itu hanya memerlukan persetujuan raja dan minimal 50 % ditambah 1 anggota senat bangsawan atau dengan kata lain 61 dari 120 anggota senat bangsawan yang ada harus setuju terhadap usulan rancangan undang-undang yang aku buat tersebut.


Jelas bahwa mantan pendukung Kak Tius akan mendukung rencana ini perihal dengan demikian, bayi yang ada di dalam perut Kak Vierra tersebut yang bisa dikatakan adalah salah satu calon anggota potensial di faksi mereka bisa mengamankan tempatnya di keluarga kekaisaran. Ditambah dengan para anggota faksi wilayah barat yang jelas akan memenuhi keinginanku, maka jumlah suara yang bisa kuamankan telah mencapai 69 suara.


Aturan mengenai defenisi individu beserta hak dan kewajibannya pada strata ketiga konstitusi kekaisaran selatan tersebut tidak akan mustahil untuk kuubah.


Setidaknya, itulah yang kupikirkan. Namun, aku terlalu naif.


“Maaf, Yang Mulia Kaisar Helios sun Meglovia. Aku tidak bisa memenuhi keinginan Anda.”


Duke Glenn van Rodriguez yang padahal dulunya adalah pendukung setia faksi Kak Tius menolak mentah-mentah rancangan undang-undang yang aku ajukan.


“Kenapa?! Bukankah itu juga akan memudahkan jalan politik Anda di kekaisaran baru kita ini?!”


“Yang Mulia Kaisar tahu mengapa ada terlalu banyak gelar duke di mantan wilayah kerajaan kita bahkan melebihi banyaknya di kekaisaran utara padahal luas wilayah kita itu dulu tidak seberapa?”


“…”


“Itu karena pendiri-pendiri kerajaan kita di masa lalu terlalu meremehkan keserakahan umat manusia.”


Aku yang heran atas perubahan arah pembicaraan Duke yang tiba-tiba itu lantas menanyakannya tegas kepada sang Duke.


“Mengapa Anda tiba-tiba membahas hal itu?”


Kulihat sang Duke menatapku dengan lembut sebelum mulai menjelaskan maksud ucapannya.


“Banyak orang yang licik di kerajaan, tidak, sekarang kita sudah beralih status menjadi kekaisaran rupanya, maksudku di kekaisaran selatan kita ini, yang akan siap menemukan celah tersempit aturan yang berlaku demi memenuhi ambisi mereka.”


“Maksud Anda tentang rancangan undang-undang yang aku usulkan ini?”


“Begitulah, Yang Mulia Kaisar. Jelas bukan hanya Anda saja yang pernah berpikiran betapa tidak adilnya perlakuan kepada calon bayi yang merupakan salah satu calon keluarga kekaisaran, hanya karena dia belum terlahir ke dunia sehingga belum memiliki haknya sebagai individu yang menyebabkannya akan berakhir pada masa depan pahit yang telah ditentukan tanpa sempat bayi yang akan terlahir itu memilih banyak kemungkinan masa depannya sendiri.”


Setelah lama diam, sang duke pun menjawab, “Hal itu pastinya akan menimbulkan semakin banyaknya jalan terbuka lebar untuk menempati posisi keluarga kekaisaran yang berakibat posisi duke yang semakin melimpah yang berpotensi pada ketidakstabilan politik di negeri kita.”


“Tapi itu kan hanya spekulasi yang belum terbukti, Duke Rodriguez!”


“Sebagai salah satu pelindung kekaisaran baru kita ini, sudah tugasku-lah mencegah potensi bahaya masa depan tersebut.”


“Bukan itu kan yang sedang kubicarakan saat ini!”


“Yang Mulia Kaisar, aku tahu Anda adalah seseorang yang berhati lembut, maka sebagai kakek yang berhati kejam dan dingin, biarkan Kakek ini menjadi sosok yang Anda benci. Semuanya demi kejayaan jangka panjang kekaisaran selatan kita.”


Bukannya aku tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh Kakek Glenn, hanya saja aku tidak ingin menerimanya.


Jika dibiarkan terus-terusan seperti ini, maka sudah jelas nasib Kak Vierra dan bayi Kak Tius yang dikandung di dalam perutnya yang menunggu di depan mata. Sebagai adik ipar Kak Vierra dan sebagai paman calon bayi itu, aku tidak ingin melihat mereka menderita.


Kak Vierra akan berakhir menjadi pelayan suci yang terkurung dalam pengasingan kuil suci selama sisa hidupnya. Adapun calon bayi yang akan dilahirkannya kelak akan berakhir sebagai properti kuil suci yang bisa mereka perdagangkan sebagai budak.


Mengapa juga Kak Vierra dan calon bayinya itu harus berakhir dengan nasib malang padahal ada aku sebagai paman dari bayi itu yang bisa dikatakan mapan? Aku adalah seorang kaisar yang memiliki kekuasaan tertinggi di negeri ini, jadi mengapa bahkan untuk menyelamatkan masa depan calon keponakanku saja aku tidak sanggup? Bukankah itu benar-benar aneh?


Sampai saat ini aku masih bisa menghindari pengusiran Kak Vierra beserta calon bayi di dalam kandungannya dengan alasan aku yang belum resmi dilantik menjadi kaisar sehingga aturan pada strata pertama dan kedua konstitusi kekaisaran selatan itu belum tepat untuk diterapkan.


Namun, hanya menunggu waktu saja sampai aku resmi dilantik dari jabatan baruku itu. Itu berarti pengusiran Kak Vierra juga sudah ada di pelupuk mata. Jika aku tidak cepat-cepat menemukan solusinya, maka aku akan kehilangan Kak Vierra dan calon bayinya di sisiku untuk selamanya.


Di kala aku kebingungan memikirkan masalah Kak Vierra dan calon bayi yang dikandungnya tersebut, muncullah lagi masalah baru. Sesuatu yang sebenarnya telah kuprediksikan sedari awal akan terjadi, pemberontakan dalam negeri yang terjadi di timur dan selatan bekas wilayah Meglovia sebelum bergabungnya Cabalcus dan Ignitia ke dalamnya. Itu adalah wilayah faksi Tellborne dan Rodhelton.


Aku mengutus Albert untuk mengatasi pemberontakan wilayah Tellborne di timur dengan bantuan Grand Duke Stephanus di sisi seberang, sementara untuk wilayah Rodhelton di selatan, aku mengirimkan Alice dan Damian ke sana.


Dipikir bagaimana pun, pemberontakan dari mereka akan sulit terjadi kecuali jika mereka memang memikirkan peluang untuk menang. Jika mereka memang memikirkan adanya peluang untuk menang, itu berarti mereka memiliki kartu as di tangan mereka.


Secara wilayah, mereka terkepung oleh wilayah Duke Orsena di utara, wilayah Cabalcus di timur, serta wilayah faksi Painfinn di barat. Itu jelas akan menyulitkan mereka untuk mengamankan persediaan amunisi dan pangan. Lantas mengapa mereka nekat untuk melakukan pemberontakan?


Semua itu hanya memungkinkan dengan campur tangan Kerajaan Maosium di Benua Ifrak di selatan benua yang memang terlihat melakukan aktivitas mencurigakan belakangan ini.


Dan bingo.


Aku menemukan kapal mereka berlayar menuju ke kekaisaran selatan kami bersiap untuk mendukung pemberontakan yang terjadi di wilayah Tellborne dan Rodhelton.


Ini bukan waktunya bagi kami untuk menghabiskan waktu dan tenaga kepada mereka di tengah persiapan untuk perang besar-besaran melawan Kekaisaran Utara Vlonhard.


Aku pun menyuruh Yasmin untuk memanipulasi kumpulan kraken yang terletak di perairan selatan Kota Painfinn agar mengamuk di jalur perairan mereka demi mencegah sekutu pemberontak itu menginjakkan kaki di Benua Ernoa.


Aku bisa saja menyuruh Yasmin untuk mengamuk secara langsung menghancurkan kapal-kapal mereka, tetapi jika demikian, itu hanya akan menjadi alasan politik bagi mereka untuk melancarkan serangan gencar-gencaran secara langsung tanpa perlu sembunyi-sembunyi lagi kepada wilayah kekaisaran selatan kami.


Kami akan terlihat di dunia sebagai negara yang mengawali perang sehingga citra kami akan rusak, padahal sudah jelas apalagi tujuan mereka membawa ribuan tentara ke wilayah orang lain yang sedang mengalami pemberontakan dalam negeri selain untuk berbuat kekacauan di wilayah tersebut.


Namun kebanyakan orang-orang di penjuru dunia tidak akan mau melihat hal-hal yang tersembunyi dan hanya akan melakukan penilaian berdasarkan apa yang terlihat di permukaan saja. Oelh karena itu, kita pun harus cerdas dalam menyikapinya.


Lalu di kala tenagaku hampir habis setelah berurusan dengan berbagai kekacauan di dalam negeri sebagai puncak pimpinan di negeri itu, Dokter Minerva datang mengunjungiku secara diam-diam lewat portalnya.