
“Akh…!” Roselix pun terhempas menerima serangan yang dilancarkan oleh Aiver dan terkapar dengan keadaan yang lemah.
Aiver perlahan-lahan mendekati Roselix sambil mengeluarkan proyeksi energi hitamnya, berniat untuk mengakhiri perempuan itu.
Disaat Aiver akan melancarkan serangan proyeksi energi berwarna hitamnya, tiba-tiba seseorang muncul di depan Roselix menghalangi Aiver, yang tidak lain adalah salah satu Venerate negeri Pavonas yang sebelumnya datang ke daerah Calfarinai.
“Tekhnika ekzortsista… Evil exterminator light…” Dalam sekejap Venerate itu langsung melancarkan sebuah serangan proyeksi cahaya hingga bertabrakan dengan serangan proyeksi hitam milik Aiver.
Seketika kedua serangan yang bertabrakan tersebut langsung menciptakan sebuah ledakan yang cukup kuat.
Aiver pun terkejut, tidak menyangka proyeksi energi hitam miliknya tidak bisa menyerap serangan proyeksi dari Venerate negeri Pavonas.
Belum menyerah, Aiver pun kembali melancarkan serangan proyeksi energi hitamnya ke arah Venerate Pavonas.
“Tekhnika ekzortsista… Evil exterminator flame…” Dengan sigap, Venerate tersebut langsung membalas serangan Aiver dengan melancarkan serangan proyeksi elemen api dalam skala yang besar.
Serangan yang dilancarkan oleh Aiver tetap saja tidak bisa menyerap serangan dari Venerate Pavonas itu.
“Siapa kau?” Tanya Aiver.
“Perkenalkan namaku Vahal Izumir dari negeri Pavonas,” jawab Venerate tersebut.
“Pavonas… Jadi kalian yang sudah mengacaukan rencanaku,” Aiver pun terkejut ketika mendengar identitas serta asal dari Venerate yang berada di depannya itu.
“Tentu saja… Kami diperintahkan untuk menuntaskan kekacauan yang berada di daerah ini…” balas Venerate Pavonas yang bernama Vahal tersebut.
Disaat Venerate tersebut sedang berbicara, Aiver tiba-tiba meluncurkan sebuah serangan proyeksi energi yang meluncur layaknya sebuah peluru, membuat Venerate Pavonas itu langsung menerima serangan tersebut.
“Ekh…” Venerate itu pun terlihat heran tidak bisa menggerakan tubuhnya setelah menerima serangan tersebut.
“Tekhnika ekzortsista… Soul energy pressure…” Akan tetapi, Venerate bernama Vahal tersebut langsung memancarkan proyeksi energi dari dalam tubuhnya, membuatnya seketika kembali bisa menggerakan tubuhnya.
Venerate tersebut kemudian mengangkat salah satu tangannya ke arah Aiver, yang langsung membuat pria itu kini yang tidak bisa menggerakan tubuhnya.
Sambil memasang ekspresi menyeringai dari wajahnya, Venerate itu nampak senang melihat ekspresi bingung dari Aiver yang tidak bisa menggerakan tubuhnya.
Venerate itu kemudian mengangkat tangannya yang satunya ke atas, tiba-tiba mengumpulkan energi alam dalam jumlah yang besar pada tangannya. Energi alam yang dikumpulnya tersebut seketika berubah menjadi sebuah bola cahaya yang terang. Dengan sigap, Venerate Pavonas itu pun meluncurkan bola bersinar tersebut ke arah Aiver.
“Tekhnika ekzortsista… Light of purge…”
Seketika bola bercahaya tersebut menciptakan sebuah ledakan yang besar ketika berada di depan Aiver.
“Uakh…!” Karena tidak bisa bergerak, Aiver pun langsung meneria efek ledakan dari bola energi tersebut, hingga membuat terhempas dan langsung terkapar di dekat Perlex dan Winscarlo.
“Aiver…” Kedua teman dari Aiver itu langsung menghampirinya dan kemudian membantunya berdiri.
Aiver dalam keadaan yang lemah terpaksa harus berdiam sembari dua temannya tersebut yang kini harus berhadapan dengan Venerate dari negeri Pavonas tersebut.
Akan tetapi, disaat mereka akan menyerang Venerate tersebut, tiba-tiba dari langit mendekat sebuah pesawat tempur hingga Perlex dan Winscarlo pun langsung mengurungkan niat mereka.
**
Dari dalam pesawat tempur tersebut keluar dua orang Venerate yang langsung meluncur ke bawah, mengarah pada Perlex dan Winscarlo.
“Tekhnika ekzortsista… Spirit chain…” Sedangkan Venerate yang satunya serangan proyeksi energi berbentuk sebuah rantai, yang terus memanjang ke arah Perlex dan Winscarlo.
**
“Fiamma sillabare… Deadly heat slash…” Melihat hal tersebut, Perlex dengan sigap menangani serangan berbentuk anjing-anjing pemburu yang terbentuk dari elemen api berwarna hitam, dengan melancarkan sebuah serangan tebasan elemen api.
Serangan berbentuk segerombolan anjing pemburu itu seketika lenyap ketika Perlex melancarkan serangan tebasan elemen apinya tersebut.
Akan tetapi, untuk Perlex yang sedang menangani serangan proyeksi berbentuk sebuah rantai yang panjang, tiba-tiba mengalami kesulitan ketika rantai proyeksi energi tersebut dengan cepat langsung mengikat salah satu tangannya.
“Ukh…” Perlex pun langasung terbawa meluncur ketika Venerate tersebut menarik rantai proyeksi yang dilancarkannya.
Melihat tersebut Winscarlo pun meluncur menolong temannya dan langsung memotong rantai proyeksi energi itu menggunakan serangan tebasan elemen apinya.
Tiba-tiba Venerate yang sebelumnya melancarkan serangan proyeksi elemen api hitam muncul tepat di depan kedua Venerate Lightio itu.
“Tekhnika ekzortsista… Exterminator dark hounds…”
“Uakh…!” Venerate Pavonas itu seketika langsung melancarkan serangan proyeksi elemen api berwarna hitam, yang langsung membuat Perlex beserta Winscarlo pun terhempas menabrak permukaan dengan kerasnya.
“Perlex… Winscarlo…” Aiver datang menghampiri kedua temannya kemudian membantu mereka untuk kembali berdiri.
**
Akan tetapi, disaat ketiga Venerate Lightio itu lengah, Venerate negeri Pavonas yang bernama Vahal pun telah mengumpulkan energi alam pada salah satu tangannya kembali menjadi sebuah bola cahaya yang terang.
“Tekhnika ekzortsista… Light of purge…” Dalam sekejap, Venerate itu pun langsung meluncurkan bola cahayanya kea rah Aiver dan dua temannya tersebut.
Aiver yang sedang memegang Perlex dan Winscarlo hanya bisa terdiam melihat serangan yang dilancarkan oleh Venerate Pavonas itu dengan cepat meluncur ke arah mereka.
“Difesa sillabare… Holy eldritch shield…”
Seketika seorang misterius dengan mengenakan jubuh hitam panjang bertudung serta wajah yang ditutupi oleh sebuah topeng, tiba-tiba muncul dan langsung menciptakan sebuah perisai proyeksi hingga walaupun serangan bola cahaya dari Venerate Pavonas itu meledak dengan hebatnya, namun efek dari ledakan tersebut tidak berdampak kepada Aiver dan kedua temannya.
“Libera sillabare…” Dengan sigap, orang misterius itu menggunakan sebuah teknik sihir hingga membuat dirinya, Aiver, Perlex dan Winscarlo pun dalam sekejap menghilang dari tempat itu.
**
“Sial…” Walaupun merasa kesal membiarkan para Venerate Lightio itu kabur, namun Venerate Pavonas bernama Vahal itu tetap tidak bisa berbuat apa-apa karena para Venerate musuh itu telah berhasil melarikan diri.
“Anda baik-baik saja nyonya?” Venerate bernama Vahal itu kemudian membantu Roselix berdiri sambil bertanya tentang keadaan dari perempuan itu.
“Aku baik-baik saja… Lagipula apa kalian adalah para Venerate yang dikatakan sebelumnya bahwa akan membantu kami melawan para pemberontak?” Jawab Roselix, kemudian bertanya balik pada Venerate tersebut.
“Anda benar… Kami adalah para Venerate yang datang dari negeri Pavonas dan disebut sebagai para pembasmi,” jawab Venerate bernama Vahal itu.
***
Sementara itu, dua Venerate Pavonas yang berhadapan dengan Perlex dan Winscarlo sebelumnya, tampak membantu para Venerate daerah Xetas memulihkan diri setelah menerima serangan dan dikalahkan oleh dari Aiver sebelumnya.