The World Of The Venerate: Everwhite

The World Of The Venerate: Everwhite
Chapter 127 - World Venerate Ogreman



Tak berapa lama, suara misterius yang merupakan seorang tahanan tersebut akhirnya mengingat namanya yang sempat dilupa olehnya.


“Aku ingat bahwa namaku adalah Vidoruk…” Ucap suara misterius itu.


“Apa katamu…?” Anmaguel pun lantas terkejut serta langsung merasa tegang ketika mendengar nama dari suara misterius tersebut.


**


“Vidoruk… Nama yang aneh… Tapi tuan Anmaguel, kedengarannya kau sedikit terkejut mendengar nama dari orang ini…” Ucap Aiver.


“Apa mungkin kau sebelumnya mengetahui siapa dia sebenarnya?” Lanjut Aiver bertanya kepada mantan tetua akademi sihir tersebut.


**


Di dalam ruangan sel, Anmaguel nampak masih terkejut serta menunjukan ekspresi wajah yang tegang setelah sebelumnya mendengar nama dari orang yang terkurung di dalam ruangan sel sebelah.


“Maaf tuan, apa aku boleh mengetahui dimana asalmu, sehingga aku bisa memastikan bahwa kau mungkin adalah Venerate yang pernah kutahu?” Tanya Anmaguel pada tahanan misterius tersebut.


“Asalku yah… Sebenarnya karena sebuah kejadian beberapa tahun yang lalu, aku akhirnya bisa berakhir di tempat ini…”


“Aku bukan berasal dari negeri para penyihir ini. Aku sebenarnya berasal dari negeri kepulauan di benua ini, negeri Mormist.”


Anmaguel pun lantas lebih terkejut lagi ketika mendengar negeri asal dari tahanan tersebut, yang merupakan salah satu negeri dari para ras keturunan campuran.


*


“Vidoruk… Tidak salah lagi, dia adalah World Venerate dari negeri Mormist,” ucap Anmaguel dalam hati.


“Ternyata selama ini, dia dikurung di tempat ini setelah pertempuran tersebut…” Lanjut Anmaguel berkata dalam hati, mengingat sebuah pertempuran yang pernah berlangsung beberapa tahun yang lalu.


**


“Negeri Mormist yah… Aku tidak cukup mengenal namamu tuan… Apakah boleh aku tahu kau itu salah satu ras keturunan campuran yang mana?” Tanya Aiver dengan nada suara yang santai, walaupun sebenarnya nampak terkejut mengetahui bahwa tahanan tersebut merupakan salah satu ras keturunan campuran dari negeri Mormist.


“Aku adalah salah satu keturunan dari ras manusia murni bersama dengan ras Ogre murni,” ucap tahanan tersebut, membeberkan identitasnya sebagai salah satu dari ras Ogreman.


**


Di dalam sebuah ruangan sel diantara ruangan sel dari Aiver dan Anmaguel, tampak tahanan misterius yang merupakan Ogreman dengan ciri-ciri memiliki kulit kehijauan, serta memiki sepasang gigi taring panjang yang berada dibagian atas serta bawah keluar dari dalam mulutnya, dan tampak sedang duduk bersilah dengan tenang.


***


Berpindah ke kota Hawkingson, ibukota negeri Lightio, terlihat salah satu Continent Venerate negeri tersebut Jaimeburg Portner bersama dengan istrinya, gubernur daerah New Hammershine, Rayvery Portner, yang merupakan kedua orang tua dari Aiver, datang menemui Hefaistos di dalam sebuah ruangan.


“Salam tuan presiden penyihir…” Ucap Jaimeburg dan Rayvery secara bergantian.


“Selamat datang tuan Jaimeburg… Nyonya Rayvery… Aku bisa menebak kedatangan kalian ke tempat ini, pasti untuk membicarakan tentang anak kalian Aiver kan…” Balas Hefaistos.


“Benar sekali tuan Hefaistos… Tapi, lebih dari itu kami sebenarnya tidak menyangka bahwa putra kami bisa melakukan hal seperti itu…” Ucap Rayvery.


“Aku bukan ingin datang untuk membelah pria itu, namu setidaknya jika kau berkenan, aku ingin bermohon kepadamu untuk tidak menjatuhkan hukuman kepada Aiver sebuah hukuman mati,” lanjut Rayvery berkata, memohon kepada pemimpin negeri Lightio itu.


“Terima kasih untuk pengertianmu, kami terpaksa harus menganggu waktu anda,” respon Jaimeburg, nampak legah mendengar penjelasan dari Hefaistos, walaupun mengerti bahwa anaknya telah melakukan kesalahan.


“Seharusnya beberapa tahun yang lalu aku bisa percaya bahwa tuan Kral sudah mengetahui bahwa Aiver secara diam-diam memperlajari sihir kuno yang didapatnya pada sebuah ruangan dalam bangunan tua di kota Erestmanch… Kalau aku mengetahuinya lebih awal dia pasti tidak akan melakukan perbuatan sejauh ini,” ucap Rayvery, nampak menyesal karena sebelumnya hanya merasa curiga pada Aiver ketika Kral menberitahukan rahasia anaknya tersebut.


Hefaistos pun mengerti dengan ucapan Rayvery sambil menganggukan kepalanya, namun walaupun begitu hal tersebut telah terjadi dan sudah berlalu begitu lama.


“Kalau begitu kami pamit dulu… Sekali lagi maaf sudah menganggu waktumu,” ucap Jaimburg, hendak berpamitan.


“Tidak masalah…” Respon Hefaistos.


Setelah berpamitan, kedua Venerate itu kemudian pergi Hefaistos di dalam ruangan tersebut sendirian.


**


“Eh… Salam nyonya Artemis…” Jaimeburg seketika menyapa Artemis ketika berpapasan dengan wanita itu di luar ruangan.


Artemis pun langsung merespon sapaan dari pria itu dengan menganggukkan kepalanya sekali kepada mereka berdua.


**


Tak berapa lama, wakil presiden penyihir negeri Lightio itu kemudian masuk ke dalam ruangan untuk menemui Hefaistos.


“Kali ini orang yang menemuiku akan mengganggu waktuku,” ucap Hefaistos kepada Artemis.


Mendengar ucapan tersebut, Artemis pun langsung memasang raut wajah yang nampak kesal.


“Aku hanya bercanda…” Ucap Hefaistos sambil tersenyum karena tidak mau melihat ekspresi kesal dari wanita tersebut.


“Jadi, sedang apa kau kemari?” lanjut pria itu, bertanya.


Artemis pun perlahan mendekat kemudian mengangkat wajah Hefaistos hingga langsung menatap wajahnya.


Hefaistos pun hanya bisa terdiam ketika wajahnya bersama wajah dari wanita itu nampak sangat dekat.


“Nyonya… Jika mau bermesraan layaknya pasangan muda, setidaknya pikirkan dulu bahwa kau sudah memiliki lima anak yang beberapa diantara sudah berusia dewasa,” ucap Hefaistos.


“Haah, sudahlah… Lupakan saja…” Artemis seketika langsung mengurungkan niatnya karena mendengar ucapan dari pria itu.


“Aku sebelumnya penasaran ketika melihat tuan Jaimeburg dan nyonya Rayvery datang menemuimu… Apakah mereka membicarakan tentang anak mereka itu?” Tanya Artemis, yang ternyata merasa penasaran ketika melhat dua Venerate sebelumnya datang menemui Hefaistos.


“Tentu saja… Mereka hanya bermohon kepadaku bahwa jangan menjatuhi hukuman mati terhadap Aiver… Lagipula hukuman penjara sudah cukup untuk para pelaku yang memimpin sebuah pemberontakan. Entah apa mungkin dia akan berubah setelah menjadi tahanan di dalam penjara Rofidal,” jawab Hefaistos.


“Hefaistos… Mendengar penjara sunyi di daerah Rofidal itu aku jadi teringat satu-satunya tahanan yang berada di dalamnya.”


Mendengar hal tersebut, Hefaistos pun nampak sedikit terkejut, karena mengetahui dengan benar siapa tahanan yang dimaksud oleh Artemis.


“Vidoruk Hukora, Ogreman World Venerate yang pernah membunuh enam Continent Venerate Lightio sekaligus…”


“Kalau bukan karena berkat bantuan dari salah satu ras campuran yang menghianatinya, pasti kita masih belum bisa mengalahkan serta menangkap Ogreman itu… Hanya saja aku masih mencari tahu cara untuk membunuh ras campuran itu,” ucap Hefaistos sambil memasang ekspresi wajah yang serus ketika mengatakan pernyataan tersebut.