
–16 Mei 3024–
Keesokan harinya, acara penobatan Artemis kembali menjadi wakil presiden penyihir negeri Lightio tinggal menunggu waktu akan segera dimulai.
“Megathirio… Zchaira...” Panggil seseorang, yang tidak lain adalah Timonar.
“Eh, Tuan Timonar…” Zchaira membalas panggilan pemimpin daerah Wiaminnota itu dan datang menghampirinya bersama dengan Megathirio.
“Kau datang kemari rupanya?” Tanya Zchaira.
“Tentu saja… Aku juga ingin melihat ibu kalian kembali ke posisinya lagi,” jawab Timonar.
Disaat Timonar sedang bersama Megathirio dan Zchaira, tampak Kral, Illios serta Astrapi datang menghampiri mereka untuk menyapa.
“Salam tuan, anda pasti Timonar Hairowl dari daerah Wiaminnota,” ucap Kral.
“Benar… Salam juga tuan-tuan dan nona… Akhirnya kalian berlima bisa bersama-sama lagi,” balas Timonar.
“Untuk kedepannya aku menitipkan dua anak ini kepada kalian… Sebagai saudara-saudara yang lebih tua, aku harap kalian bisa melindungi kedua adik kalian ini,” lanjut Timonar berkata.
“Tenang saja tuan… Selain dua orang tua kami, kami juga akan selalu menjaga dua adik kami ini,” ucap Kral dengan memasang ekspresi tersenyum.
Akan tetapi, Megathirio serta Zchaira tampak ragu dengan kakak tetua mereka itu karena kemungkinan ucapannya tersebut tidak akan terwujud sesuai apa yang dikatakan oleh Hefaistos semalam.
***
Berpindah pada Lucierence dan Flophia yang juga berada tidak jauh dari tempat Zchaira dan yang lain berada.
“Lucierence…” Mereka berdua kemudian dihampiri oleh Gahelix, salah satu Continent Venerate Lightio yang sebelumnya membawa para Vampireman ke daerahnya.
Pria itu juga datang bersama dengan istrinya yang menjabat sebagai gubernur atau pemimpin dari daerah yang bernama New Sylievania.
“Gahaelix, kau datang lebih cepat dari dugaanku ternyata,” ucap Lucierence.
“Lalu, bagaimana dengan para Vampireman? Apa mereka membuatmu kesusahan?” Lanjut Lucierence, bertanya mengenai para Vampireman yang dibawa oleh pria itu.
“Lucierence, kau harus bertanggung jawab untuk hal itu… Baru beberapa hari aku membawa mereka ke daerah New Sylievania…”
“Jangan bilang mereka memberontak setelah terlepas.” Belum selesai dengan penjelasan Gahaelix, Lucierence pun langsung mengambil kesimpulan bahwa para Vempireman tersebut tidak bisa diatur.
“Hahaha… Karena itu dengarkan dulu penjelasanku sampai selesai… Para Vampireman itu ternyata menjadi loyal kepada kita. Mereka tidak ada lag hubungan dengan negeri asal mereka, dan aku juga yakin perkataan mereka itu.” Lantas Gahaelix pun langsung menertawakan pria itu karena ingin menjelaskan kabar baik mengenai tawanan yang akan mereka rekrut sebagai bagian dari Venerate negeri Lightio.
“Kau membuatku khawatir saja, pak tua…” Ucap Lucierence, terlihat sedikit kesal.
Setelah pembicaraan mereka berdua selesai, perhatian Lucierence serta yang lain kemudian tertuju pada beberapa Venerate yang datang ke tempat itu sambil menghampiri Zchaira, yang tidak jauh berada di tempat itu.
“Hei, sepertinya mereka datang lebih awal…” Ucap Gahaelix.
“Iya…” Respon Lucierence, memasang ekspresi yang serius diwajahnya setelah melihat kedatangan beberapa Venerate itu.
**
Salah satu Venerate yang datang tersebut merupakan pria yang sebelumnya berada di wilayah New Hammershine, yang saat ini membahas tentang Astrapi.
Dia terlihat datang bersama dengan kedua orang tuanya, dimana ayah dari pria itu merupakan salah satu Continent Venerate Lightio, sama sepertinya, serta ibunya merupakan pemimpin dari daerah New Hammershine.
Astrapi tampak sedikit ketakutan melihat pria itu sampai membuatnya tidak nyaman serta langsung membuang wajahnya, tidak mau menatap pria tersebut.
“Aiver... Apa yang kau lakukan? Ayo kita masuk?” Ucap ibu dari pria, yang ternyata bernama Aiver itu.
“Kalian duluan saja, aku masih mau menyapa mereka.” Namun, pria bernama Aiver itu tidak mau beranjak dan menyuruh orangtuanya agar masuk terlebih dahulu.
Ibu dan ayah pria itu pun tidak berkomentar dan lebih memilih masuk terlebih dahulu meninggalkannya bersama Astrapi dan yang lain.
“Astrapi, kenapa kau seperti ini? Kita kan baru saja bertemu kembali,” tanya pria bernama Aiver itu.
Astrapi enggan menjawab karena kehadiran pria itu tampak membuatnya tidak nyaman.
Begitu juga dengan Kral dan Illios, yang tentu saja tidak nyaman dengan kehadirannya. Mereka langsung berdiri menghalanginya yang mau mendekati adik perempuan mereka.
“Oh, jadi karena telah menjadi Continent Venerate, kalian berdua sudah berada seperti ini padaku… Tapi, siapa perempuan cantik ini.” Disaat berbicara kepada Kral dan Illios, pria bernama Aiver tersebut lantas tercuri pandangannya ketika melihat Zchaira.
Dia pun langsung mendorong Kral dan Illios lalu mendekati Zchaira.
“Wajahmu mirip dengan Astrapi. Siapa sebenarnya kau gadis cantik?” Tanyanya.
“Jelas saja kami mirip, karena aku adalah adiknya… Lagipula siapa kau tuan?” Jawab Zchaira.
“Namaku Aiver, salam kenal… Aku tidak menyangka bahwa Astrapi memiliki adik perempuan secantik dirimu,” ucap pria itu sambil memegang kedua tangan Zchaira.
“Tuan Aiver Portner… Senang bertemu dengan anda.” Melihat pria itu sedikit tidak sopan pada Zchaira, Timonar pun lantas menyambung pembicaraan mereka untuk mengalihkan perhatiannya.
“Oh, Tuan Timonar Hairowl, senang juga bertemu dengan anda di tempat ini… Aku tidak terlalu terkejut melihat Astrapi dan yang lain ada bersamamu, karena nyonya Artemis juga merupakan bagian dari clan Hairowl.” Namun, hal tersebut tidaklah berhasil, karena walaupun membalas ucapan Timonar, tangan pria itu tetap memegang kedua tangan Zchaira.
Melihat kelakuan pria itu, Megathirio sebagai kakak yang paling dekat dengan Zchaira lantas kesal.
“Ukh…” Disaat pemuda itu hendak mendekati mereka, tiba-tiba seseorang menabrak pria bernama Aiver itu hingga pegangannya pada Zchaira pun terlepas.
“Kau menghalangi jalanku.” Seseorang yang datang menabrak Aiver itu merupakan Vertorn, World Venerate Lightio, salah satu dari ras Giantman.
“Masih ada jalan yang luas disebelah sana… Apa kau mau mencari gara-gara… Eh…” Aiver seketika terkejut menyadari bahwa orang yang menabraknya merupakan Vertorn.
“Maafkan aku tuan… Kalau begitu silahkan lewat.”
Dengan ekspresi tersenyum Aiver lantas mempersilahkan Giantman itu lewat, tanpa mempermasalah hal yang sebelumnya terjadi. Seakan mendapatkan pukulan berat, pria itu tentu saja segan pada salah satu World Venerate itu, yang tentu saja memiliki kedudukan lebih tinggi darinya.
“Tidak, kau pergi lebih dulu…” Ucap Vertorn.
Mendengar ucapan tersebut, Aiver tidak memiliki pilihan lain, selain meninggalkan mereka di tempat itu.
Timonar, Kral, Illios dan Astrapi tidak terlalu terkejut melihat Vertorn, namun Megathirio dan Zchaira nampak mengangah melihat pria itu dengan postur tubuh dua setengah meter itu berdiri di hadapan mereka.
Vertorn berjalan melewati mereka tanpa mengatakan sesuatu. Dibelakangnya terlihat seorang pria dan wanita mengikutinya, dimana salah satu merupakan Continent Venerate Lightio juga, yang bernama Leagerenza, sedangkan sang pria merupakan pemimpin daerah Calfarinai dari clan Bloodshifter.
Kedua orang itu melewati mereka dan menyapa Zchaira serta yang lain dengan tersenyum.
“Pasti kalian baru pertama kali melihat pria besar itu kan… Dia adalah Vertorn Nomos, World Venerate dari bangsa Giantman negeri Asimir,” ucap Timonar, menjelaskannya pada Megathirio dan Zchaira.
Setelah Timonar mengatakan hal tersebut, terlihat seorang pria yang lain melewati mereka dengan tekanan kekuatan layaknya seorang World Venerate.