The World Of The Venerate: Everwhite

The World Of The Venerate: Everwhite
Chapter 25 - Bala bantuan dari Fuegonia



“Xibilge, lebih baik kau beristirahat saja… Biar kami yang menangani mereka,” ucap ras Harphyman.


Dalam sekejap, Harphyman serta Lamiaman itu bergerak dengan sangat gesit hingga pergerakan mereka sulit untuk diamati oleh Hefaistos dan Artemis.


“Mereka datang… Bersiaplah…” Ucap Hefaitos, memberi aba-aba agar berhati-hati.


Dengan mengandalkan refleks mereka, Hefaistos dan Artemis berusaha keras menghindari serangan langsung dari kedua ras keturunan campuran itu.


Hefaistos berlari menghindari kejaran ras Lamiaman yang mengejarnya. Dalam situasi itu, pemuda tersebut mencari sebuah celah ataupun kesempatan agar dia bisa melancarkan serangannya.


Hefaistos yang kini berlari lurus kedepan seketika berbalik sambil secara bersamaan menganyunkan palunya dengan kuat.


“Uakh…!” Serangannya hampir saja meluncur dengan tepat, namun tiba-tiba saja Lamiaman tersebut lebih cepat mengibaskan ekornya ke arah Hefaistos hingga pemuda itu terhempas.


Di sisi lain, Artemis yang sedang berhadapan dengan ras Harphyman mulai kewalahan terus menghindari serangan ras campuran tersebut.


Perempuan itu kemudian bersiap meluncurkan serangannya ketika Harphyman tersebut mendekatinya.


Akan tetapi, Harphyman itu langsung menggenggam erat busur panah milik Artemis menggunakan kedua kaki cakarnya.


Artemis berusaha keras melepaskan genggaman kuat Harphyman itu dari senjata sucinya, namun hal tersebut malah membuatnya terpental ke atas akibat kekuatan tarikan dari ras campuran tersebut.


“Akh…!” Harphyman itu seketika terbang menghampiri Artemis dan kemudian menyeruduk perempuan itu dengan kuat menggunakan salah satu sayapnya.


Artemis pun terpental dengan kencang meluncur ke tampat dimana Hefaistos juga terhempas.


“Haah… Haah…” Hefaistos dan Artemis berdiri dengan stamina yang sudah berkurang mencoba untuk kembali bertahan dari serangan kedua ras campuran itu.


Artemis tidak percaya bahwa hanya dengan kekuatan fisik saja dua ras keturunan campuran itu ternyata dapat membuat mereka tersudut. Bahkan Hefaistos saja yang sudah tahu betul tentang kemampuan mereka masih bisa dibuat tidak berkutik oleh dua ras itu.


“Heh, ini membosankan…” Ucap si Harphyman.


“Aku bahkan tidak perlu menggunakan kemampuan utamaku untuk mengakhiri mereka berdua,” sambung si Lamiaman.


“Artemis, apa kau pernah menggunakan pelepasan kedua?” Tanya Hefaistos.


“Pelepasan kedua? Aku belum pernah menggunakannya,” jawab Artemis.


“Benar juga, kau kan baru saja memiliki senjata suci… Kalau begitu, kau tetap berada disini, biar kali ini aku yang menangani mereka berdua,” ucap Hefaistos.


“Eh, apa yang ingin kau lakukan?”


“Tenang saja, aku pasti akan segera mengalahkan mereka,” ucap Hefaistos kemudian berkonsentrasi dan mengeratkan genggamannya pada palu yang dipengangnya.


Seketika kobaran api yang besar keluar dari senjata suci pemuda itu.


Tiba-tiba juga beberapa kobaran api dari langit layaknya sebuah meteor jatuh ke arah dua ras keturanan campuran yang berada di depan mereka.


Harphyman serta Lamiaman itu dengan sigap langsung melompat untuk menghindari serangan elemen api tersebut.


“Hebat…” Ucap Artemis, berdecak kagum melihat serangan yang meluncur tersebut.


“Apa yang terjadi? Bukan aku yang melakukan itu,” ucap Hefaistos, nampak bingung karena serangan tersebut ternyata bukan diluncurkan olehnya.


“Hah? Bukan kau yang melakukannya?”


“Lihat ke atas sana…” Hefaistos kemudian menyuruh Artemis untuk meluhat sebuah pesawat tempur yang baru saja datang di atas langit kota tersebut.


***


“Aku tidak menyangka, kota yang menjadi tempat berkembangnya para Lightio ternyata bisa hancur seperti ini,” ucap seorang pemuda yang berada di atas pesawat tempur tersebut.


“Kau benar… Sepertinya kekuatan Machora Tira tidak bisa diremehkan,” sambung seorang pria yang bersamanya.


“Hentikan ocehan kalian… Ayo kita turun sekarang.” Namun, serorang pria yang lain menyuruh kedua rekannya untuk segera menyerang.


“Venerate Fuegonia…” Ucap si Harphyman terkejut melihat bala bantuan Lightio yang merupakan para Venerate dari Fuegonia.


Melihat tiga Venerate dari Fuegonia itu, Orcman yang sebelumnya hampir dikalahkan oleh Hefaistos dan Artemis kemudian datang menghampiri rekan ras campurannya.


“Mereka adalah Continent Venerate… Bagaimanapun kita harus bertiga untuk berhadapan dengan mereka,” ucap si Orcman.


Para Venerate Fuegonia itu mengeluarkan senjata suci mereka masing-masing untuk bersiap melawan para ras keturunan campuran yang berada di depan mereka.


Tanpa hitungan ketiga, para Venerate Fuegonia itu dan para ras keturunan campuran Machora Tira maju dan saling melancarkan serangan satu sama lain.


“Ice strike…” Sang Orcman pun langsung melancarkan serangan pusaran elemen es pada Venerate Fuegonia yang dilawannya.


Dengan mudah serangan tersebut lenyap setelah Venerate Fuegonia yang dilawannya mengibaskan kapak yang sontak memunculkan kobaran api yang panas.


“Fire burst… Strong axe…” Venerate Fuegonia itu melompat ke arah Orcman dan mengayunkan kapak berapinya.


“Uakh…” Dalam sekejap serangan Venerate tersebut membuat Orcman itu terhempas.


Kemudian pada pertarungan yang lain, ras Lamiaman yang sedang melawan Venerate Fuegonia lain, tampak tersudut dengan kemampuan bertarung Venerate Fuegonia tersebut yang gesit dengan menggunakan sebuah tongkat.


Beberapa kali ekor Lamiaman itu yang dikibaskannya untuk menyerang Venerate tersebut selalu ditepis.


“Flame projection… Multiple flame ball…” Venerate itu memunculkan lebih dari satu bola api kemudian meluncurkannya pada Lamiaman tersebut.


“Akh…!” Seketika Lamiaman itu juga terhempas oleh serangan dari Venerate Fuegonia.


Lalu pada pertarungan yang lain, dimana Venerate Fuegonia yang ketiga terbang mengejar ras Harphyman yang terbang ke langit.


“Hei, mau sampai mana kau lari…” Ucap Venerate Fuegonia itu.


Harphyman itu seketika berbalik dan melancarkan serangan elemen angin hingga Venerate Fuegonia yang mengejarnya pun terhempas dengan kencang menghantam permukaan.


“Ternyata kalian lebih mudah ditipu dibandingkan para ras Elfman.” Tiba-tiba Venerate yang diserang oleh Harphyman itu muncul tepat di atasnya.


“Flame projection… Spiral heat…”


“Uakh…!” Venerate itu pun langsung melancarkan serangan elemen api berbentuk spiral hingga Harphyman tersebut terhempas dengan berputar-putar jatuh ke permukaan di dekat rekan-rekan ras campurannya.


“Akh...!” Pada saat itu juga, Silvan juga terhempas di dekat mereka dan secara bersamaan Lucierence datang ke tempat itu.


“Silvan…” Ucap si Orcman.


“Sial… Ternyata keadaan sudah berbalik…” Sambung si Harphyman.


Lucierence berserta tiga Venerate dari Fuegonia kemudian mengepung para ras campuran itu. Keadaan mereka menjadi lebih terpuruk lagi ketika melihat armada pesawat tempur Lightio datang menuju ke kota itu.


“Entah apapun yang terjadi… Lebih baik kita disebut sebagai pecundang daripada harus melawan mereka,” ucap si Orcman.


Mereka pun setuju dengan ucapan Orcman itu dan kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut sambil membawa Silvan yang sudah tidak sadarkan diri.


“Semua…! Mundur…!” Orcman itu berteriak kepada para prajuritnya untuk meninggalkan kota tersebut.


Dengan serentak para pasukan ras campuran Machora Tira langsung mundur meninggalkan kota tersebut.


**


“Flophia…” Lucierence tampak khawatir melihat rekan satu timnya tampak tidak sadarkan diri.


“Mereka sebelumnya diserang oleh Harphyman dan Lamiaman itu…” Ucap Hefasitos.


“Terima kasih sudah datang membantu kami tuan Argus, tuan Rox dan tuan Boulet.” Lanjut Hefaisots berkata kepada tiga Venerate tersebut.


“Tidak masalah, lagipula ini sudah menjadi kewajiban kita sebagai negeri aliansi Lightio,” balas Venerate Fuegonia yang bernama Argus.