The World Of The Venerate: Everwhite

The World Of The Venerate: Everwhite
Chapter 118 - Teknik pertukaran posisi



Walaupun sempat menerima serangannya sendiri dan akhirnya terkapar dengan keadaan yang lemah, namun Vahal berhasil dengan cepat memulihkan dirinya sendirinya dan kembali berdiri untuk bersiap melawan balik dua perempuan yang berada di depannya tersebut.


“Pantas saja pemimpin kami menginginkan para Venerate Lightio… Ternyata para Venerate muda, bahkan gadis-gadis cantik seperti kalian memiliki kemampuan yang cukup hebat…” Ucap Vahal.


“Namun, sekalipun kalian adalah seorang perempuan, tapi aku tidak akan setengah-setangah kali ini melawan kalian.”


“Tekhnika ekzortsista… Spirit charge…” Vahal pun meningkatkan kekuatannya hingga seketika tubuhnya memancarkan cahaya yang cukup terang.


Dalam sekejap pria itu meluncur mendekati Zchaira dan Astrapi, pria sontak melancarkan serangan proyeksi cahaya yang memancar keluar dari tubuhnya.


Melihat serangan tersebut, Astrapi dengan sigap mendorong Zchaira menjauh kemudian mengibaskan pedangnya, hingga menciptakan serangan tebasan proyeksi elemen api biru untuk menahan serangan dari Vahal.


Kedua serangan tersebut dalam sekejap lenyap secara bersamaan, namun dengan sigap Astrapi serta Vahal kembali melancarkan serangan mereka masing-masing dalam waktu bersamaan.


Beberapa kali serangan mereka terus lenyap ketika saling bertabrakan membuat Zchaira mendapatkan sebuah kesempatan untuk meluncurkan serangan proyeksi energi berwarna biru yang memancar dari tubuhnya.


“Akh…” Karena masih fokus beradu serangan dengan Astrapi, Venerate Pavonas itu pun seketika menerima serangan dari Zchaira, membuatnya langsung terhempas dan menabrak permukaan dengan kerasnya.


Zchaira pun langsung meluncur dengan cepatnya ke arah Vahal untuk berniat melancarkan serangan.


“Tekhnika ekzortsista… Evil exterminator flame…” Akan tetapi, Vahal dengan sigap mendahului pergerakan Zchaira dengan langsung melancarkan sebuah serangan proyeksi elemen api, yang dimanipulasikannya dari pancaran cahaya yang memancar dari tubuhnya.


“Akh…” Terlambat merespon, Zchaira pun langsung menerima serangan kobaran api dalam skala besar tersebut hingga membuatnya terhempas.


“Zchaira…!” Teriak Astrapi, nampak khawatir melihat adiknya seketika menerima serangan langsung dari Venerate Pavonas itu.


Namun, rasa khawatir Astrapi pun lantas menjadi kebingungan melihat Zchaira yang mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya, seketika perlahan-lahan mulai sembuh seperti semula. Begitu juga dengan Zchaira, nampak tidak percaya bahwa luka yang cukup parah ditemrima olehnya tersebut dengan cepat kembali sembuh berkat kekuatan makhluk suci yang ada pada dirinya.


*


“Kekuatan ini benar-benar gila…” Gumam Zchaira dalam hati, nampak tidak percaya sambil memegang tangannya, bahkan wajahnya yang sebelumnya mendapatkan luka bakar, kini telah sembuh dengan cepat tanpa menimbulkan sebuah bekas.


**


Tidak mau terlalu lama terkesima dengan kemampuannya tersebut, Zchaira pun kembali meluncur dengan cepatnya ke arah Vahal untuk melancarkan serangan balasan.


“Tekhnika ekzortsista… Evil exterminator flame…” Melihat gadis itu, Vahal pun dengan sigap kembali melancarkan serangan proyeksi elemen apinya.


“Ukh…” Zchaira kembali menerima serangan tersebut, namun kini langsung memegang Vahal agar membuatnya tidak terhempas.


Vahal berusaha melepaskan cengkraman tangan Zchaira dari dirinya, namun pria itu tetap tidak bisa melepaskan tangan gadis tersebut. Dia pun lantas merasakan bahwa kekuatan fisik Zchaira kini telah meningkat layaknya ras keturunan campuran, karena bahkan dirinya yang seorang priia dewasa sulit sekali untuk melepaskan cengkraman tangan dari gadis tersebut.


“Incantesimo segreto… Coup de amoreux…”


“Uakh…!” Bahkan serangan hempasan tekanan kekuatan yang sebelumnya tidak mempan terhadap Venerate Pavonas itu, kini telah meningkat pesat hingga membuatnya langsung terhempas ke jarak yang cukup jauh.


“Akh…” Disaat yang bersamaan Astrapi menyambung serangan tersebut dengan melancarkan tebasan proyeksi elemen api, hingga Vahal pun terhempas ke arah yang berbeda sampai menjebol dinding bangunan dan masuk ke dalamnya.


“Sial…” Umpat Vahal dengan kesalnya.


*


“Viecion… Sineto…” Pria itu pun berbicara dengan kedua Land Venerate Pavonas melalui kemampuan telepatinya.


“Tuan Vahal…” Seketika kedua Land Venerate bernama Viecion serta Sineto tersebut mendengar suara Vahal di dalam kepala mereka dan langsung mengetahui bahwa Continent Venerate itu menggunakan kemampuan telepati.


“Ada apa tuan Vahal?” Tanya Venerate bernama Viecion, penasaran tiba-tiba pria itu memanggilnya bersama rekannya bernama Sineto.


“Ayo kita pergi dari negeri ini menggunakan teknik pertukaran posisi… Lagipula, tuan Ienin dan nyonya Zora sudah terlebih dahulu diusir dari negeri ini karena mengetahui bahwa kita berpihak pada para pemberontak,” jawab Vahal.


“Tapi, bagaimana dengan Venerate yang lain… Mereka tidak bisa menggunakan kekuatan kemampuan seperti kita,” ucap Viecion, mengkhawatirkan Venerate Pavonas yang lain, karena jika mereka melarikan diri, maka pasukan mereka tersebut akan tetap terjebak di negeri Lightio.


“Kita terpaksa harus meninggalakan mereka… Kita sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Aku bahkan sudah tidak bisa melawan setelah berhasil dikalahkan oleh dua Venerate Lightio…”


“Kita kembali ke negeri ini jika waktunya sudah tepat…”


“Baiklah… Sesuai perintahmu…” Viecion dan Sineto pun sontak menuruti perkataan dari Continent Venerate tersebut, karena tidak mempunyai pilihan yang lain.


**


“Tekhnika ekzortsista… Possession room switch…” Vahal seketika mengakses teknik pertukaran posisi, yang seketika membuatnya menghilang berganti dengan sebuah patung.


Astrapi dan Zchaira datang ke dalam ruangan tersebut, dan hanya mendapati sebuah patung yang bertukar posisi dengan Vahal entah darimana berasal.


“Bukannya pria itu ada di tempat ini…” Astrapi pun kebingungan sambil melihat-lihat ke sekitaran mencoba mencari keberadaan dari Venerate Pavonas tersebut namun tidak dapat ditemukan olehnya.


“Kakak, kurasa dia sudah melarikan diri…” Ketika melihat sebuah patung yang tergeletak di depan mereka, Zchaira pun langsung mengetahui bahwa pria Pavonas itu telah melarikan diri dengan bertukar posisi bersama patung tersebut.


“Bagaimana bisa?” Tanya Astrapi, nampak kebingungan.


“Jika dia masih berada di tempat ini, aku pasti bisa merasakan tekanan kekuatan miliknya… Aku bahkan bisa merasakan tekanan kekuatanmu, kakak Illios, kakak Joker, Venerate misterius sebelumnya, serta pemimpin para pemberontak yang berada disekitar kota ini…”


“Namun, hanya tekanan kekuatan serta hawa keberadaannya dari pria itu yang kini tidak bisa kurasakan,” ucap Zchaira, menjelaskannya kepada Astrapi.


“Baiklah, aku percaya perkataanmu… Lagipula walaupun kecil, tapi aku juga bisa merasakan tekanan kekuatan dari para Continent Venerate,” ucap Astrapi, percaya dengan penjelasan dari adiknya tersebut.


Astrapi sangat percaya dengan penjelasan dari Zchaira, karena baru menyadari serta merasa terkejut bahwa tekanan kekuatan dari Zchaira kini telah setarah, atau bahkan lebih kuat dibandingkan dengan tekanan kekuatan para Continent Venerate yang berada di sekitar kota tersebut.


***


“Tekhnika ekzortsista… Possession room switch…” Di sisi lain, kedua dua Venerate Pavonas yang sedang melawan para murid-murid Land Venerate serta Zeidonas, seketika menggunakan teknik pertukaran posisi hingga membuat mereka seketika menghilang digantikan menjadi dua buah patung.