The World Of The Venerate: Everwhite

The World Of The Venerate: Everwhite
Chapter 160 - Turnamen Venerate dimulai



“Kakak… Ada apa denganmu? Padahal turnamen ini baru saja akan dimulai, tapi kau sepertinya kau terlihat tidak bersemangat.” Melihat perempuan itu menunjukan ekspresi khawatir.


“Aku hanya cemas dengan Venerate dari kota Wattao itu… Sejak kemarin malam dia menghilang entah kemana?” Jawab Neyndra.


“Benar juga… Kemarin hari Venerate itu memang tidak terlihat…”


“Kemarin aku juga mendengar bahwa ayah mengatakan sempat merasakan merasakan tekanan kekuatan yang setarah dengan Continent Venerate semalam,” ucap salah satu anggota tim Fuegonia tersebut, yang ternyata merupakan saudara dari Neyndra.


“Bukan hanya tuan Rox saja… Bahkan tuan Achilles juga sempat merasakan tekanan kekuatan yang memang setarah dengan Continent Venerate…” Sambung Venerate bernama Narest, menjelaskannya kepada Neyndra.


“Sepertinya semalam memang ada penyusup… Aku rasa para peserta yang mewakili tim-tim dari negeri lain, datang bersama dengan Venerate tingkat atas tanpa diketahui oleh para Venerate Fuegonia,” lanjut Narest berkata.


Mendengar penjelasan dari Narest, Neyndra pun langsung mengingat mengenai seorang perempuan berasal dari negeri Lightio, yang tidak lain merupakan Astrapi, yang sebelumnya sempat dirasakan oleh Drakon merupakan Venerate tingkat atas.


*


“Tunggu dulu… Sepertinya ada yang aneh… Apa mungkin Drakon ditangkap jika kemungkinan dia sempat mempergoki penyusup itu? Apa benar jika penyusup itu adalah perempuan yang aku dan Drakon temui ketika berkeliling kota kemarin hari?” Ucap Neydra dalam hati, nampak bertanya-tanya tentang bagaimana Drakon bisa menghilang, serta mengira bahwa penyusup yang dicurigainya merupakan Astrapi.


**


“Kurasa kita harus fokus terlebih dahulu pada turnamen ini… Untuk masalah pencarian Drakon, kita serahkan saja kepada tuan Achilles serta Venerate yang lain,” ucap Narest.


Karena mendengar bahwa Achilles hendak mencari keberadaan Drakon, Neyndra pun untuk kali ini bisa sedikit tenang sambil fokus untuk mengikuti turnamen yang akan segera dimulai.


***


Di sisi lain, terlihat seorang pria masuk ke tengah arena pertarungan sambil membawa sebuah alat pengeras di tangannya.


“Salam para hadirin sekalian… Perkenalkan namaku adalah Tomair Blonnes yang memandu kalian mengikuti turnamen Venerate…” Ucap pria itu, yang ternyata merupakan pembawa acara dalam turnamen Venerate tersebut.


“Sebelum memanggil para tim ke tengh arena, Aku ingin menginformasikan bahwa pada turnamen Venerate kali ini, ada delapan tim dari perwakilan negeri-negeri yang berada di benua Aizolica, yang masing-masing diantaranya memiliki lima anggota yang akan saling berhadapan satu sama lain…”


“Kalau begitu, waktunya kita panggil satu per satu tim yang akan berpartisipasi…”


“Tim yang pertama, merupakan tim tuan rumah… Kita sambut, tim Fuegonia yang beranggotakan Rourke Drown, Narest Bluntill, Elford Drown, Neyndra Drown dan Ailene Drown…”


Ketika satu per satu nama mereka disebut, Neyndra, Narest serta ketiga anggota tim Fugeonia yang lain pun lantas berjalan memasuki arena pertarungan sambil diiringi sorakan dari para penonton.


“Tim yang kedua, merupakan tim yang berasal dari negeri para penyihir… Kita sambut, tim Lightio yang berangotakan Aphrodia Piercethorn, Rayvor Silkbar, Flogaz Silkbar, Zchaira Hairowl dan Haniwa Bloodshifter…”


“Tim yang ketiga, merupakan tim yang berasal dari negeri di bagian tengah benua Aizolica… Kita sambut, tim Machora Tira yang beranggotakan Ascelin Wilmond, Zurbag Yarbil, Morn Yarbil, Merour Freuse dan Maeve Wilmond…”


Kelima anggota tim Machora Tira yang terdiri dari dua ras Vampireman, dua ras Orcman, serta satu ras yang memiliki penampilan seperti ras Vampireman, langsung memasuki tengah arena saat nama mereka juga dipanggil oleh pembawa acara.


Saat kelima anggota tim Machora Tira itu berdiri di sebelah para murid-murid akademi sihir, mereka pun secara bersamaan langsung menatap para ras keturunan campuran itu dengan ekspresi serius.


“Hei… Ada apa dengan kalian bocah-bocah Lightio?” Tanya salah satu ras Vampireman diantara para anggota tim Machora Tira, karena melihat tatapan para murid akademi sihir yang nampak tidak senang dengan kehadirannya dan rekan-rekannya.


Mendengar pernyataan dari Vampireman tersebut, Zchaira serta yang lain pun langsung menoleh ke arah lain, tanpa harus menjawab Vampireman itu.


**


“Tim yang keempat, merupakan tim yang berasal dari dari negeri di bagian kepulauan benua Aizolica… Kita sambut, tim Mormist yang beranggotakan Nolani Dolliford, Iezig Wakor, Relnis Borexath, Darulms Ghivaur dan Sereia Dolliford.”


Ketika nama mereka dipanggil, para anggota tim Mormist yang terdiri dari dua ras Mermaidman, satu ras Ogreman, satu ras campuran yang masih belum memperlihatkan penampilan khususnya, hingga masih nampak terlihat seperti ras manusia murni, serta satu ras yang memiliki sepasang kaki, layaknya kaki dari seekor kuda, langsung datang memasuki tengah arena bergabung dengan tim lain, yang terlebih dahulu dipanggil sebelum mereka.


“Selanjutnya kita masuk pada tim dari perwakilan negeri-negeri benua Aizolica yang berada di bagian selatan…” Ucap sang pembawa acara.


“Tim yang kelima, merupakan tim yang berasal dari negeri dengan ras keturunan campuran terbanyak… Kita sambut, tim Neodela yang beranggotakan Eldriata Greydust, Vegrunn Zornan, Brock Greydust, Margo Shores dan Keyrate Binplehook.”


Para anggota tim Neodela yang terdiri dari dua ras Fairyman, serta tiga ras Beastman pun langsung masuk ke tengah arena bergabung dengan para tim yang lain.


“Tim yang keenam, merupakan tim yang berasal dari negeri terindah di benua Aizolica… Kita sambut, tim Vielass yang beranggotakan Horner Bellyfirn, Berassor Ephidris, Messen Wycencor, Sligo Ekonji dan Zengu Ekonji…”


Selanjutnya, para anggota tim Vielass yang terdiri dari ras Gnomeman, ras Pixieman, ras Trollman, dan satu ras yang masih belum menampilkan ciri khususnya, mendapat giliran untuk memasuki tengah arena berkumpul para tim yang lain.


“Tim yang ketujuh, merupakan tim yang berasal dari negeri tersubur di benua Aizolica… Kita sambut, tim Cielas yang beranggotakan Govorus Andracouis, Phoruta Vister, Zuora Andracouis, Chiera Vister dan Lontra Andracouis…”


Kelima anggota tim Cielas pun langsung memasuki tengah arena, yang merupakan orang-orang, yang pada semalam hampir saja menerima ajal ketika bertemu dengan seekor makluk suci.


“Dan tim yang terakhir, merupakan tim yang berasal dari negeri paling selatan di negeri Aizolica… Kita sambut tim Asimir yang beranggotakan Dossur Sebastia, Fegant Nomos, Rys Weagsai, Stix Weagsai dan Essal Nomos…”


Dan akhirnya lima anggota tim yang terakhir yang terdiri dari satu ras Dwarfman, dua ras Goblinman, serta dua ras Giantman masuk ke tengah arena berkumpul dengan para anggota dari tim lain.


**


“Baiklah… Akan ada dua macam babak yang harus diikuti oleh para peserta…” Setelah semua peserta telah di tengah arena, sang pembawa acara kemudian mengumumkan pertandingan yang akan diikuti oleh mereka.