Forgive Me My Wife

Forgive Me My Wife
Menjadi Orang Asing



Viona masih tergugu, mendekap erat sang anak yang berada digendongnya. ia ikut terkejut dengan situasi yang tiba-tiba ini. Saat Nara memanggil Bima dengan sebutan om, jujur saja rasa tak enak hati menyelinap ke dalam kalbunya, karena bagaimanapun Bima adalah ayah Nara.


Hingga saat ini Viona memang masih enggan membahas tentang Bima kepada anaknya dan bocah kecil itu pun jarang bertanya, ia masih tak siap jika nantinya Nara mengetahui bahwa ayahnya mantan narapidana.


Jika Nara bertanya, Viona hanya akan menjawab bahwa sang ayah pergi jauh berobat ke luar negeri karena sakit. Annisa dan Malik pun tak ingin memaksa Viona menjelaskan kepada Nara, mereka sangat mengerti ibu dari cucunya itu pasti masih terluka hati.


Mereka memberikan hak sepenuhnya kepada Viona dengan tak mendahului menjelaskan kepada Nara tentang BIma. Situasi menjadi rumit juga karena ulah putranya, untuk itu mereka memutuskan tidak ikut campur terlalu dalam dan hanya fokus mencurahkan kasih sayang kepada sang cucu.


Viona juga belum pernah memperlihatkan foto Bima kepada Nara, ia menyembunyikan di dalam gudang semua fotonya dengan Bima termasuk foto pernikahan mereka. Di rumah Rima dan Abdul pun tak ada satupun foto yang tersisa, Viona membawa semuanya dan menyimpannya di gudang rumahnya. Hanya saja Nara pernah melihat foto Bima beberapa kali saat berkunjung ke rumah Annisa dan Malik.


Annisa mengatakan hal yang sama bahwa ayahnya berobat ke luar negeri, hanya saja foto yang terpajang di sana adalah foto-foto lama Bima, sedangkan foto-foto penikahan Bima dan Viona Annisa simpan rapi sesuai permintaan Viona. Biarlah ini menjadi hukuman Bima, karena pernah menyia-nyiakan anak dan istrinya.


Namun, ada yang tidak Viona ketahui. Diam-diam Nara sering mengintip buku jurnal bundanya, di dalamnya ada foto Viona dengan seorang lelaki tampan berlatarkan pantai laguna biru yang indah. Lelaki di foto itu sangat mirip dengan foto orang yang ada di rumah Nenek Annisa, foto yang katanya ayahnya.


Itu adalah foto Viona dengan Bima sewaktu berbulan madu di Maldives, Viona menyimpan yang satu itu terselip di dalam jurnalnya. Nara sering mendapati sang bunda menatap foto tersebut sendirian di ruang kerjanya yang pasti berakhir dengan isakan, maka dari itu Nara tidak berani bertanya lebih jauh, bocah itu hanya tahu bahwa bundanya sedih jika melihat foto itu.


Kehadiran Juna yang sering berada di sekitar Nara, seiring berjalannya waktu membuat Nara menganggap Juna sebagai sosok ayah, dan lambat laun melupakan perihal ayah kandungnya yang tak pernah dibahas ke permukaan.


Rima pernah mengingatkan putrinya, tidak seharusnya Viona menyembunyikan kenyataan itu terus menerus. Ia meminta Viona menjelaskan kepada Nara secara perlahan tentang siapa ayah kandungnya, bagaimanapun juga Bima adalah ayahnya, tidak ada yang bisa mengubahnya, dosa hukumnya jika sengaja memutus silaturahmi antara anak dengan ayahnya terlepas seperti apapun Bima.


“Vi,” sapa Bima lirih.


Adrian yang sudah berhasil menemukan kacamatanya mengekor di belakang Bima dengan bungkusan boneka beruang super besar di tangannya. Bungkusannya berupa plastik transparan bercorak bunga-bunga warna pink yang dihiasi pita senada.


“Yaaaaa, Bunda. Boneka yang Nara mau sudah dibeli Om itu.” Tunjuk Nara ke arah bungkusan berisi satu set boneka beruang keluarga di tangan Adrian. Bocah lucu itu mengerucutkan bibirnya.


“Kita bisa pilih boneka lain kan, pasti masih banyak yang lebih bagus dari itu,” bujuk Viona kepada anaknya dengan senyum yang dipaksakan.


"Tapi Nara maunya yang itu." Nara merajuk.


Bima tersenyum, meraih bungkusan dari tangan Adrian dan mendekat. “Ini memang boneka buat Nara, ayo ambil,” ucap Bima lembut.


Bocah kecil itu tampak kebingungan, mata jernihnya menatap Viona dan Bima secara bergantian. Nara meremas jemarinya sendiri, ia ingin segera mengambil boneka yang diinginkannya, tetapi bundanya selalu berpesan jangan pernah menerima pemberian apapun dari orang asing.


“Tapi Om, kata Bunda, Nara gak boleh nerima pemberian dari orang yang gak dikenal,” sahutnya dengan wajah memelas.


*****


Halo my beloved readers.


Kali ini author akan mengadakan giveaway. Dua komentar yang menarik dan unik akan mendapatkan pulsa senilai 25rb per orang.


Periode giveaway terhitung sejak tanggal 15 Januari. Pengumuman pemenang tanggal 15 Februari 2021


dalam kurun waktu itu nanti akan dipilih dua komentar terbaik sebagai pemenang. Ayo tuliskan komentar terbaikmu sebanyak-banyaknya.


Regards


Senjahari_ID24