
Assalamu'alaikum para pembacaku tersayang. Mohon maaf lahir batin ya, semua. Masih dalam momen libur Idulfitri jangan lupa jaga kesehatan, semoga kalian selalu sehat dan bahagia di manapun berada. Aku datang kembali dengan cerita baru. Semoga berkenan mendapat banyak cinta dari kalian, seperti halnya aku yang menuliskannya selalu penuh cinta dalam setiap eja aksara. Selamat membaca dan semoga suka. Happy reading all 💜🥰.
Regards,
Senjahari_ID24
Karena nila setitik rusak susu sebelanga, itulah yang terjadi dalam kehidupan Khalisa Suci Kirani. Jejak noda yang tersemat padanya membawa lara. Cemoohan seolah sudah akrab menyapa yang selalu ditanggapi Khalisa dengan senyuman. Bahkan secara tak terduga, orang-orang yang dianggapnya keluarga termasuk sang suami, bermain madu dan racun di balik punggungnya sebab jejak noda tersebut.
Namun, saat poros hidup yang menjadi kekuatannya terenggut dari sisinya, mampukah Khalisa tetap tersenyum saat caci menghujani? Mampukah ia tetap bertahan dalam kubangan sembilu jejak noda yang ternyata menyeretnya hingga ke dasar nestapa? Akankah Khalisa tetap murni semurni arti namanya? Atau justru tenggelam tergerus noda yang tak pernah diingininya.