
Osaka
Pukul 12.02 siang
Minggu
Selesai ritual makan-makan camilan penyangga perut lapar ,pengantin makan siang .Nathan mengajak Kazuo untuk berkeliling mencari keberadaan Hiroyuki ,kakak Kazuo yang belum kunjung menemui nya di sini .
Kazuo berjalan kecil di samping Nathan dengan menggenggam jari tengah Nathan. Sementara yang di gandeng tengah sibuk memainkan layar ponselnya untuk menghubungi seseorang di seberang sana yang tak kunjung menjawab panggilan telepon dari nya .
Nathan yang kesal ,dan dari pada marah-marah tidak jelas .Ia memutuskan memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya panjangnya. Ia alihkan perhatian melihat Kazuo kecil yang sembaring tadi hanya terdiam ."Zuo mau beli oleh-oleh tidak ,Onii-san belikan?".Tanya lembut Kazuo .
Kazuo yang tengah mendongak melihat Nathan membalas menggeleng ringan menolak tawaran Nathan .
Mengelus lembut pucuk rambut kepala Kazuo ."Oh!Lanjut jalan-jalan saja ,sembaring cari Onii-chan kamu ."Ajak Nathan sedikit berjongkok di depan Kazuo ."Zuo Onii-san gendongan ,biar tidak terlalu capek."Minta Nathan yang langsung mengendong Kazuo tanpa menunggu jawaban dari bocah ini .
Dengan posisi sudah mengendong Kazuo ,ia mulai melanjutkan perjalanan berkeliling mencari keberadaan Hiroyuki dan kembaran Kazuo ,Kenichi.
Nathan dan Kazuo sudah berkeliling-keliling tempat ini .Dan menurut Nathan sudah tak terhitung ke berapa kalinya ia melewati jalanan yang sama berulang-ulang kali .Namun ia belum kunjung menemukan kakak Kazuo dan adik kembarnya .
Akhirnya ia yang kesal memutuskan untuk berjalan ke pintu keluar dan menunggu kakak Kazuo dan adik kembarnya di sana .Toh di lihat saat awal masuk tadi di sana ada kursi panjang yang mulai untuk duduk sembaring menunggu kakak Kazuo dan adik kembarnya keluar .
Tidak lupa sebelum itu .Nathan membeli popcorn rasa ayam panggang satu wadah ,dengan dua gelas minuman sari kacang hijau .
Masih di posisi mengendong Kazuo yang membawa kantung makan yang baru saja Nathan beli ,ia mengajak Kazuo berjalan ke tempat pintu keluar masuk taman bermain ini .Untuk duduk nyaman di sana sembaring menunggu kembali nya kakak dan adik kembar Kazuo.
Sesaat sampainya ia di sana .Tanpa di sengaja Nathan berpapasan dengan Ryo .Pemuda yang ingin keluar dari taman bermain ini dengan posisi mengendong seorang anak kecil perempuan seusia dua-tiga tahunan lebih muda dari Kazuo.
Nathan yang melihat itu lebih dulu ."Ryo."Serunya .
Ryo yang merasa terpanggil menghentikan langkahnya ,sebelum ia berbalik melihat sang sumber suara ."Hem ,Nat?Kenapa lu di sini, sama adiknya Hiro?".Ryo yang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari Nathan .
"Gue tadi sama Yuki sama Kenichi juga ,tapi saat masuk kita berpisah ."Jelas singkat Nathan .
"Oh!".
Melihat sang gadis kecil dalam gendongan Ryo yang tengah tertidur pulas ."Dia adik lu?".
"Iya .Dia kelelahan, ketiduran jadinya."Balas Ryo sembaring tersenyum manis .
"Hemm ,jadi tidak bisa kenalan".Gumam Nathan yang masih dapat terdengar jelas oleh Ryo ."Derita lu ."
"Tapi ,syukur ya .Adik lu tidak mirip kayak lu, cuma warna rambut saja yang sama .Sayang ,tapi tidak apalah ,adik lu tetap kelihatan Kawai."Nathan berucap tanpa memperdulikan tatapan tajam dari Ryo .
Tak ingin emosi yang akan membangun adiknya yang tengah tertidur."Gue duluan ,kasihan adik gue."Pamit Ryo berlalu pergi meninggalkan Nathan dan Kazuo .
"Ok."Balas singkat Nathan .
Selepas kepergian Ryo .Nathan berlalu pergi untuk duduk di tempat tadi .
+++++++++
Pukul 13.28 Siang
Sudah hampir satu jam lebih Nathan dan Kazuo duduk di sini ,bahkan camilan yang di beli tadi sudah habis dengan minuman-minuman juga.
"Onii-san."
"....Kenapa Onii-chan belum kembali?".Tanya Kazuo yang terlihat sedikit khawatir .
Melihat lawan bicaranya."Tunggu saya ,mungkin sebentar lagi Onii-chan kesini ."Nathan sembaring menyungging senyum hangatnya.
Kazuo yang melihat itu hanya terdiam ,melihat ke arah jalan masuk keluar taman ini .
Sampai tiba-tiba ponsel Nathan berbunyi .Nathan segera mengambil benda pipih yang ada di dalam saku celananya .Terdapat nada sambung telfon di sana .
Nathan yang melihat gagang telfon yang bergetar ini segera menggeser untuk menerima panggilan telepon.
Tersambung .
*Ho!?".
*Nat ,gue minta tolong .Tolong antar adik gue ke rumah nenek gue di desa Hikari ,desanya deket sama daerah elit rumah lu ,Nat ."
Kata Hiroyuki di seberang sana ,dengan suara yang terdengar terburu-buru .
*Emang ada apa ,Yuki?Adik lu yang tadi di mana?".
*Chi sudah ku antar ke sana .Tolong ya Nat ,soalnya gue sedang di rumah sakit .Okaa-san gue mengalami kecelakaan di tempat kerjanya. Tolong jangan bilang ke adik gue soal ini ." Masih dengan ada suara yang terburu-buru.
"Onii-san ,itu Onii-chan?".Tanya Kazuo menarik kemeja yang di kenakan Nathan .
*Tidak ,adik lu pingin bicara bentar ."
Nathan memberikan ponselnya kepada Kazuo .
*Onii-chan di mana?".Tanya Kazuo di seberang sini yang sudah mengambil alih berbicara.
*Maaf ,Onii-chan tiba-tiba ada pekerjaan mendadak .Kenichi tadi sudah Onii-chan antar ke rumah Obaa-chan ."Jelas pelan Hiroyuki kepada adiknya di seberang sana .
*.......Kamu di antara Onii-san ke rumah Obaa-chan ya ,tidak papa kan?Kenichi tadi sudah menunggu kamu."
Sembaring mengangguk.*Hem ,iya , Onii-chan ."
*Kazuo-kun memang adik pemberani kesayangannya Onii-chan .Onii-chan titip Kenichi kepada Kazuo-kun ya."
*Iya ."
*Tolong berikan lagi ponselnya sama teman Onii-chan."
*Hem."
Kazuo memberikan benda pipih ini kepada Nathan kembali .
*Nat ".
*Iya!?".
*Tolong antar adik gue sampai rumah Obaa-chan gue dengan baik ,Nat .Gue titip adik gue."
*Iya ,iya ,lu fokus saja sama itu."
*Iya. Arigatogozaimashita ,Nat .Sudah banyak bantu-bantu gue ."
*Okeh ,santai ."
*Iya ,Nat .Arigato ." Panggilan di akhir oleh Hiroyuki di seberang sana .
Setelah panggilan di akhiri .Nathan segera mematikan layar ponselnya dan memasukkan kembali ke dalam saku celananya .Untuk ia kembali fokus dengan Kazuo kecil di sini .
Mengulurkan tangannya agar Kazuo mengandeng tangan nya ."Ayo ,Onii-san antar pulang ."Ajak Nathan tersenyum hangat .
Kazuo hanya membalas dengan anggukan kepala nya .
Kazuo menggenggam jari tangan Nathan .Menyadari itu Nathan mulai berjalan kecil ke pintu keluar taman bermain ini .
+++++++
Kini Nathan sudah berhasil membawa Kazuo keluar dari dalam taman bermain ini .Sekarang Nathan bawa Kazuo berjalan ke halte bus ,untuk mempercepat jalannya sampai di desa Hikari yang berdekatan dengan daerah perumahan elit kediaman nya .
Tidak perlu menunggu lama ,akhirnya berhenti bus tujuan halte bus dekat desa Hikari .Nathan segera mengajak Kazuo naik ke dalam bus .Ia bawa Kazuo duduk di kursi bus yang masih kosong .
Lama menunggu di dalam bus yang sudah memulai perjalanan ini .
"Naik bus akan mempercepat kamu sampai di rumah Obaa-san kamu ."Ucap Nathan tanpa menatap lawan bicaranya.
Kazuo mengangguk ringan ."Hem ."Sembaring berdehem ringan .
".......Onii-san tidak sibuk?".
"Tidak ,jadi santai saja .Saya akan pastikan kamu sampai di rumah Obaa-san kamu dengan selamat."Kata Nathan .
Masih melihat Kazuo yang hanya terdiam."........Zuo lapar?".
Kazuo membalas dengan menggeleng ringan.Untuk menjawab tidak .
"Kalau lapar bilang ya ,kita beli makanan dulu .Nanti minta bungkus saja, biar bisa di makan di rumah sama Kenichi dan Obaa-san ."
"Tidak perlu, Onii-san ."
"Hem."
".....Baiklah."
Keduanya kembali hening .Sampai di halte bus tujuan mereka berdua .
Melihat bus sudah berhenti dengan baik .Nathan segera mengajak Kazuo untuk beranjak turun dari dalam bus .
Di luar setelah bus berlalu pergi kembali. Nathan dengan Kazuo kecil yang sudah mengandeng jari tangan nya ini ,kembali berjalan kaki ke jalan desa yang kiri kanan adalah sawa( Tanaman padi ). Sehingga suasana damai menyambut kedatangan dan menemani perjalanan keduanya .
Nathan yang kagum dan senang dengan suasana di sini ."Indah ya ,apa kamu tiap hari lewat sini?".
"Iya, Onii-chan juga sering joging pagi di sini, kalau ada waktu senggang ."
"Pantas kalian sehat-sehat ,rajin olahraga pagi."Nathan terkekeh kecil.
"Emang jalan ke rumah Onii-san tidak seperti ini?".
"Tidak, jalan rumah Onii-san ada di gang yang tadi di lewati bus ."
Menatap serius ."Onii-san tinggal di perumahan elit!".
Nathan hanya membalas dengan senyum hangatnya.
"Jadi Onii-san anak orang kaya!?".
"Tidak, Onii-san anak manusia ."Balas Nathan yang di buat bercanda .
Kazuo yang sembaring tadi hanya menunjukkan senyum tipis nya .Kini ia tidak tersenyum tipis ,melainkan tertawa kecil mendengar balasan Nathan untuk pertanyaan nya .Yang menurut Kazuo itu adalah hal terlucu .
Iya, candaan sederhana Nathan membuat Kazuo kecil yang dingin ini tertawa-tawa renyah .
Nathan yang memperhatikan itu ."Saya seneng melihat kamu seperti sekarang ."Ucap Nathan membuat Kazuo kecil berhenti tertawa renyah .
Nathan mengacak-acak pucuk rambut kepala Kazuo ."Ayo jalan lagi, Kenichi menunggu kamu."Ajaknya .
Yang di ajak hanya merespon dengan senyum tipisnya.
Sempat terhenti sejenak, kini Nathan mengajak Kazuo kecil kembali melanjutkan perjalanan .
Nathan mulai masuk ke dalam daerah pedesaan ,yang berarti sudah ada banyak rumah berdiri di antara, kiri ,kanan jalanan yang tengah di lewati Nathan dan Kazuo kecil .
"Gogo, Kazuo ."Sapa seorang ibu parubaya yang baru saja berjalan berpapasan dengan Nathan dan Kazuo kecil .
Yang di sapa hanya membalas dengan senyum ramah .
Nathan tengah mengikuti Kazuo kecil yang berjalan di samping nya ,mengikuti kemana Kazuo kecil akan membawanya ke kediaman rumah nenek Kazuo .Di mana Nathan belum mengetahui ke kediaman nenek Kazuo di sebelah mana .
Beberapa menit berjalan masuki pedesaan ini ,dan sudah tak terhitung berapa kali Kazuo di sapa oleh beberapa orang desa ini yang terlihat sangat menghormati Kazuo kecil .
Sampai akhirnya Kazuo berhasil membawa Nathan ke kediaman nenek nya .
Nathan sudah berdiri di depan rumah nenek Kazuo .Kazuo menarik kari Nathan untuk mengajak pemuda ini naik ke tangga kecil depan rumah sederhana ini .
Sampai berhenti di depan pintu depan rumah ini .Kazuo mengetuk pintu ini beberapa kali .
Tidak perlu menunggu lama ,pintu depan rumah ini langsung terbuka cepat .Dan melompat sesosok anak kecil seusia Kazuo ,kearah Kazuo berdiri .
Kenichi yang membuka pintu ini , langsung melompat memeluk saudara kembarnya ."ONII-CHAN!!".Serunya .
"Kenichi ,kasihan Onii-chan nanti jatuh."Tegur seorang wanita tua yang baru saja keluar dari dalam rumah .Melihat ada orang lain selain cucunya di depan rumah nya ."Ini nak Nathan temannya Hiroyuki."Tebak Nenek ini .
Nathan mengangguk ringan dengan tersenyum tipis.
"Mari masuk dulu, nenek buatkan minuman dulu."Ajak Nenek Hiroyuki
Menolak dengan sopan ."Tidak perlu, Obaa-san .Mungkin lain waktu saja, kasihan Kazuo .Dia terlihat sangat lelah, karena perjalanan panjang tadi."Kata Nathan .
"Hemm, tapi benar ya kalau kamu kesini lagi .Kamu harus mampir ."Kata tegas nenek Hiroyuki .
"Iya, Nek .Beres itu ."Nathan tersenyum hangat ."Saya pamit, permisi."Pamit Nathan membungkuk sekilas memberi hormat kepada nenek Hiroyuki .
Melihat Nathan yang ingin beranjak pergi ."Onii-san hati-hati di jalan ."Ucap Kazuo kecil yang biasa hanya terdiam membisu. Kini terlihat sangat akrab dengan Nathan .
Nathan yang mendengar itu mengangkat tangan membentuk huruf O."Ok !". Ucap Nathan beranjak pergi meninggalkan kediaman rumah ini .
Sementara nenek Hiroyuki yang melihat cucu balok es nya bersikap seperti itu membuatnya ikut tersenyum seneng .Karena untuk pertama kalinya akhirnya Kazuo dapat akrab dan dapat sedikit terbuka dengan orang-orang di sekitar, walaupun tak semua orang dapat dengan mudah bisa akrab dengan Kazuo .
Nathan sudah berlalu pergi jauh dari rumah ini ."Kazuo ,Kenichi ,ayo masuk ."Ajak Nenek Hiroyuki .
*Nenek Suki adalah nenek Hiroyuki, Kazuo, dan Kenichi .Beliau adalah salah satu sesepuh keluarga Hiroyuki yang masih di hidup .*
+++++++++
Kembali ke Nathan yang tengah berjalan di jalanan tadi .Jalanan yang kiri kanannya adalah persawahan .Nathan terdiam di jalanan ini ,ia ambil beberapa gambar dengan ponsel nya .
Ia kirim beberapa foto ini kepada kakak perempuan nya di seberang sana .
Dengan teks chat WhatsApp .*Indah kak, seperti persawahan di Indonesia. Jadi berasa ada Indonesia ."Teks di bawa foto yang ia kirim .
Yang langsung mendapatkan balasan dari sang kakak di seberang sana .
Kak Riska.
*Masih kangen Indonesia."
^^^Nathan.^^^
^^^*Heheh.....tidak kak ,tapi dikit."^^^
Kak Riska.
*Tunggu musim panas ,kakak akan bawa kamu berkunjung ke Indonesia."
^^^Nathan .^^^
^^^*Iya , lama-lama dikit tidak papa."Dengan emot tertawa .^^^
Kak Riska.
*Kakak lanjut kerja ,dik ."
Setelah membaca pesan ini .Nathan memasukkan ponselnya ke dalam saku celana panjangnya.Ia kembali melanjutkan perjalanan yang masih panjang .
+++++++++
Pukul 20.38 Malam
Pemuda dengan kaos panjang ,dan bawah celana pendek Adidas hitam putih ini tengah terduduk diam di kursi belajar yang tersedia di dalam kamarnya .
Fokus memainkan layar laptop nya yang menyalah untuk mengerjakan tugas sekolah selanjutnya yang kemarin sudah ia ambil lagi .
Iya, kemarin Nathan sudah mengumpulkan tiga tugasnya kepada walikelas nya .Yang berarti sekarang ,ia sudah memegang empat soal berbeda lagi.Dan dari tiga soal berbeda ini ,kini Nathan tengah mengerjakan soal Matematika .
Nathan yang tengah menunggu Videocall dari Kevin."Anjir ,lama banget emak tidak Vc-vc gue."Nathan yang mengacak-acak rambut kepala, frustasi ."Dari semua soal ini cuma dua saja yang ada di google ,lainnya tidak ada .Be**go, be**go ,be**go .Kerjakan sendiri pun tidak kunjung bisa .Bodo, bodo, bodo, gue akan gila."Geramnya sendiri .
Sampai akhirnya sebuah panggilan Videocoll masuk ke dalam layar leptop nya .Videocoll yang sangat di tunggu-tunggu Nathan .Nathan yang melihat itu segera mengangkat panggilan Videocoll itu .
Tersambung .
*Lu kemana saja, n**jir .Katanya tunggu sebentar ,nanti gue Vc.Tapi.....yasudah bantu gue Mak!!".
*Gue tadi dalam otw pulang. Sudah mulai saja ,kirim foto soalnya ."
*Okeh ,bentar ."
Nathan mulai memotret soal matematika nya untuk ia kirim ke Kevin di seberang sana .Sahabatnya yang kini akan membantu nya mengerjakan soal Matematika .
Kevin yang di seberang sana langsung melihat kiriman soal yang dikirim Nathan melalui pesan WhatsApp .*Pantes lu gila, soalnya gini ."
*Lu juga tidak bisa!".Nathan yang terfokus serius melihat Kevin melalui layar leptop nya .
*Bentar, gue kerjakan .Lu lanjut saja kerjakan soal lain ." Kata Kevin di seberang sana .
*Ok, g**ue kerjakan soal lain, gue capek sama matematika.Taulah capek Gue ,CAPEK!!".Kesal Nathan memulai terfokus dengan soal dari mata pelajaran lain yang juga menjadi tugas sekolah nya .
Dengan Videocall yang masih tersambung .Keduanya sama terfokus dengan pola pikiran masing-masing untuk mengerjakan soal dari nama pelajaran yang berbeda .
Sehingga tidak ada lagi obrolan di antara keduanya .Sampai sekitar beberapa menit berlalu ,akhirnya ponsel Nathan bergetar .
*Sudah, Nat .Cuma itu saja soalnya?".
*Masih ada, bentar."
Nathan memotret soal matematika berikut untuk ia kirim kembali ke Kevin dengan cara yang sama .
*Anjing, banyak sekali tugas lu." Ujar Kevin melihat tiga foto soal matematika yang di kirim Nathan ke ponsel nya .
*Tugas buat ngejar nilai ujian yang kemarin tidak gue ikuti ini ,Vin."
*Berarti sudah ikut ujian susulan kan ,kenapa harus susah-susah kerjakan soal lagi."
*Ujian susulan gue juga tidak ikut .Jadi ya gini."
*Enak banget cara kejar nilai di sana."
*Makannya lu kesini ."
*Tidak."
*......Dua anak gue yang di sini siapa yang jaga ."
*Be**go ,anak! Yudha sama Jovan mana mau anjing."
*Diem lu, tidak gue bantu tau rasa lu."Ancam Kevin ,pemuda ini terlihat terlalu serius menangapi candaan Nathan .
*Santai, Mak ."
*Hem."
Sesaat kemudian keduanya kembali fokus dengan pekerjaannya masing-masing .Oh, bukan .Nathan sudah tertidur pulas, pemuda ini sudah terlelap dalam alam mimpi .
Sementara Kevin masih terjaga mengerjakan soal Matematika Nathan di seberang sana .
Sampai sebuah suara mengagetkan dirinya yang tengah fokus belajar ."Belajar terus!!".Suara pria ini .
Kevin langsung berpaling melihat sumber suara yang tak asing telinganya dengar ."Masuk ketuk pintu dulu, bang."
"Hem."Duduk di pinggir tempat tidur adiknya ."Saya sudah ketuk pintu samping tangan saya lecet pun kamu tidak akan merespon."Ucap pria ini yang tak lain adalah kakak laki-laki Kevin .
Kembali fokus dengan pekerjaannya ."Kapan Abang pulang?".
"Barusan."Balas pria ini yang sekarang tengah sibuk rebahan sembaring memainkan layar ponselnya.
Di posisi rebahan."Ayah, ibu ,di mana?". Lanjut Lingga bertanya .
*Juwana Lingga Pramono ,atau Lingga. Pria tinggi berpenampilan sederhana ini ,berusia 24 tahunan .Ia adalah kakak laki-laki satu-satunya Kevin Lintang Pramono .
Sekarang kesibukan Lingga adalah fokus pada pekerjaan nya sebagai arsitek .Dan di hari ini adalah hari pertama kalinya, ia bertemu dengan adiknya kembali setelah pergi keluar kota semalam empat bulan lamanya .*
"Ada diner makan malam sama keluarga kecoak."Balas Kevin tanpa berpaling melihat lawan bicaranya.
Entah sejak kapan Lingga beranjak dari zona nyaman nya .Yang jelas tiba-tiba ia mengucap kasar wajah sang adik .
"BANG!".Bentak Kevin yang kesal .
Lingga yang terfokus melihat layar komputer adiknya ."Eh ,itu Nathan bukan?".
"Hemm."
"Kenapa Vc sama Nathan sampai tidur gitu, kamu apakan dia ,seperti tid......".
Memotong kalimat abangnya yang belum terselesaikan.".......tutup mulut mu ,bang ."
"Nathan minta bantuan gue kerjakan soal matematika, tuh anak kelihatan kecapean banget .Jadi gue biarkan saja tidur ."Jelas Kevin yang tidak ingin ada kesalahpahaman.
"Oh."
"Abang mau keluar cari makan, mau titip apa?".Lingga berganti bertanya .
"Hemm, nasi goreng biasa."
"Ok."Lingga yang sudah berjalan keluar kamar adiknya .
Selepas kepergian kakaknya Kevin berlanjut mengerjakan tugas sekolah Nathan .
+++++++++
Indonesia
Pukul 00.57 Malam .
Kevin sudah mematikan layar Videocall nya .Iya juga sudah mengirimkan semua jawaban matematika kepada Nathan tanpa membangun pemuda ini terlebih dahulu.
Sementara itu, kini ia mulai mengatur posisi tidurnya .Dengan perut kenyang sehabis makan nasi goreng yang di belikan kakaknya .Sangat mempermudah dan sangat membantu dirinya untuk mudah tidur nyenyak malam ini .