
Osaka
Pukul. 15.20 sore
Selasa
Di sekolah SMA Sanshain masih berlangsung kegiatan belajar mengajar .Sementara di tempat lain .Kurang lebih di tempat paman Yoshi yang tengah sibuk mengobrol dengan seseorang di dalam sambungan telepon.
*Saya titip Nathan Oji-san. Beberapa bulan ke depan saya tidak akan bisa menghubungi .Mungkin saat ini dia sudah cemas dengan saya yang seminggu ini tidak menelfon nya sama sekali .Di tambah lagi saya tidak menerima panggilan telepon nya ."
*Ada banyak pekerjaan yang harus saya urus .Juga masalah dengan anak tua bangkak itu .Saya ingin lekas mengakhiri masalah ini .Tapi saya mohon jangan bilang ke Nathan soal ini .Saya tidak tahu harus mencari alasan apa .Karena sesibuk apapun saya biasanya tetap menghubunginya." Ucap Riska panjang lebar di seberang sana .
*Saya akan menjaga Nathan dengan baik .Saya akan pastikan Nathan tidak akan kesepian di sini."
*Arigatogozaimashita, Oji-san."
*Iya .Jaga diri baik-baik nona Riska .Anda sangat mirip dengan tuan Tino ."
Riska langsung mengakhiri panggilan telepon ini sepihak tanpa mengucapkan sepatah kata lagi .
Next.....
"Nathan sudah kembali. Permainan akan segera di mulai ."Reojin tersenyum miring menatap rekan anggota nya .
"Walaupun nama geng kita sangat di takuti .Nathan tetap akan menjadi ancaman terbesar kita ."Ucap Naki .
*Nakanan Nangki .Atau Naki .Ia salah satu rekan Reojin si ketua CB .*
"Tapi dia bukan anggota resmi geng apapun .Kenapa harus merasa terancam dengan kehadiran nya ."Ucap Vito .
"Jangan anggap remeh anak itu .Dia adalah salah satu cucu raja Yakuza yang legendaris. Jika dia mau dia bisa mencurahkan kita semua dalam semalam ."Saut seseorang misterius yang baru saja ikut bergabung."Lebih baik kalian fokus pada rencana awal yang tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun."
+++++
Pukul. 18.20 Malam
"Nat ."Seru Kenji menyusul langkah Nathan dengan sedikit berlari .
Nathan menghentikan langkahnya, ia berpaling ke arah sumber suara ."Nanti jadi tidak langsung pulang?".
"Tidak .Gue harus belajar bentar."
"Gue ikut, nanti sekali mampir ke rumah gue bentar ambil beberapa pakaian."
"Ya."Nathan yang sudah mengetahui maksud Kenji langsung berlalu melanjutkan perjalanan .Toh sudah menjadi kebiasaan, jika paman Yoshi tengah dinas kerja di luar kota .Kenji akan menginap di kediaman nya sampai paman Yoshi kembali dari dinas kerja .
Masih di tempat yang sama ."Lu mau kemana?".
"Kantor guru ."Balas Nathan dari kejauhan tanpa berpaling melihat lawan bicaranya.
Next....
Di dalam kantor guru .Di salah satu meja guru yang akan Nathan datangi. Yang ternyata sudah ada Zarina .Perempuan sultan yang terkenal sombong dan di takuti di kelas Nathan .Walaupun begitu kalimat di takuti tentu tidak berlaku untuk Mika .
*Natsuki Zarina Atau Zarina .Ia adalah anak kedua dari pengusaha sukses di negara ini .Keluarga Zarina masuk ke dalam keturunan bangsawan .Yang membuat keluarganya cukup di segani banyak orang sebagai anggota kerajaan .*
Guru bahasa Inggris yang sudah menyadari kehadiran Nathan."Akhirnya sampai juga ."
"Ada keperluan apa .Sensei memanggil saya?".Tanya Nathan dengan sikap menjaga jarak pandang matanya .
Fokus pada lawan bicaranya."Saya ingin tuan Nathan mengajari nona Zarina bahasa Inggris .Karena dari semua kelas MIPA ,hanya kamu anak yang paling pandai berbahasa Inggris."
Menolak dengan sopan ."Maaf Sensei. Saya sudah janji kepada paman saya untuk mengajari Kenji .Saya juga sibuk."
"Kalau gitu kamu gabungkan saja .Kamu mengajari tuan Kenji dan nona Zarina bersamaan."Berpaling melihat Zarina ."Bagaimana ,nona Zarina setuju?Karena hanya tuan Nathan yang dapat membantu kamu."
"Baiklah."Nada suara sikat dingin Zarina.
"Baiklah, kalian bisa kembali ke kelas ."
"Baik, saya permisi ."Nathan membungkuk sekilas memberi hormat sebelum berlalu meninggalkan ruang guru .
++
Zarina yang baru saja keluar ruang guru .Hendak mencari keberadaan Nathan .Namun ia sudah tidak mendapati keberadaan Nathan .Alhasil ia memilih untuk berlalu kembali ke kelas .
Di kelas MIPA A. Zarina yang baru saja masuk ke dalam kelas ternyata sudah mendapati Nathan yang sudah tertidur pulas di bangku kelas nya .Zarina berlalu duduk di bangku nya sendiri yang cukup jauh dari tempat Nathan duduk .
Mika yang baru saja masuk ke ruang kelas .Langsung menghampiri bangku Nathan."Nathan ."
Nathan mendongakkan sedikit pandangan."Nanti bantu gue nyusun kegiatan olahraga."
Mendengar itu Nathan langsung bangun duduk dengan benar."Kenapa gue?Kenapa tidak Kenji atau yang lain?".
"Gue ajak lu, Kenji ,Kalisa .Sebagai panitia."
"Merepotkan. Gue tidak mau olahraga."
"Gue tidak menyuruh lu olahraga, baka."
Membuang muka ."Tetap saja merepotkan."
Kehabisan kesabaran. Mika mengangkat kerah pakaian Nathan ."Sekali lu bilang merepotkan .Gue akan meremukkan tulang-tulang lu."
"Yasudahlah Nat .Nurut saja."Saut Kenji tanpa merubah posisi tidurnya .
"Okay."Balas pasrah Nathan membuat Mika melepaskan genggaman nya .
"Nanti jangan pulang dulu .Ikut gue ke aula tempat olahraga ."
"Iya. Nyonya Yuki ."
Brakk......Meja Nathan di tinju oleh Nathan cukup kuat."Coba ulangi."Nada suara seram Mika menatap tajam Nathan yang tercengang terdiam membeku .
"Kayak kak Riska, gue harus berpikir dua kali sebelum mencari masalah." Batin Nathan berucap ."Dahlah nanti ikut gue ."Mika berlalu kembali ke tempat duduknya.
++++
Pukul. 19.49 Malam
Akhirnya jam belajar mengajar berakhir. Bel pulang sekolah telah berbunyi .Para siswa siswi yang tidak memiliki kegiatan ekstrakurikuler di sekolah langsung berlalu meninggalkan sekolahan .
Sementara Nathan dan Kenji tertahan oleh Mika yang mendaftarkan nya ke dalam panita kegiatan olahraga. Dalam rangka kegiatan akhir musim panas.
"Gue seharusnya belanja."Gumam Nathan merenggut muram .
"Bodohlah gue lupa .Nama lu."Ujar Nathan dengan ekspresi wajah malasnya .
"Iya."Saut Kenji menguap menahan kantuk .
"Saya Tadashi Azura .Panggil saja Zura ."Azura yang tersenyum riang ,namun tidak dengan dua pemuda cuek ini .
Plakk ..."KALIAN BERDUA TIDAK PUNYA SOPAN SANTUN."Bentak Mika yang sudah muak dengan perilaku dua pemuda pemalas ini .
"Aduh."Ujar Nathan dan Kenji bersamaan .
"Yasudah langsung ke aula olahraga."Ajak Mika menenteng tas ransel miliknya .
"Tunggu. Lu sudah janji akan mengajariku bahasa Inggris."Suara Zarina yang baru saja ikut bergabung.
Semua manik mata langsung terfokus pada Zarina .Tidak terkecuali Nathan ."Sorry gue lupa .Gimana kalau lu ikut gabung kita saja."
"Tidak. Mana mungkin gue ikut bersama mereka."Ucap Zarina menatap datar teman-teman Nathan .
Balas enteng Nathan."Kalau gitu ,terserah lu."Nathan berlalu lebih dulu meninggalkan ruang kelas .
Kenji yang menyusul langkah Nathan ."Gue keluar dulu .Mau ambil barang di luar ."Tidak berjalan bersama Nathan .Namun berlari pergi lebih dulu .
Melihat kepergian Kenji yang sedikit berlari."Cepat kembali Kenji ."Teriak suara lantang Mika .
"Mau ambil apaan Kenji?".Tanya Azura kepada Nathan yang berjalan beriringan dengan nya saat ini .
*Tadashi Azura. Atau Azura ,Zura .Wakil ketua kelas MIPA A. Wakil Mika sebagai ketua kelas.*
Nathan hanya membalas dengan mengedipkan kedua bahunya sekilas .
"Nat. Lu ko bisa ada janji ngajarin si sombong itu belajar bahasa Inggris?".Tanya Mika yang jadi kepo dengan hubungan Nathan dan Zarina yang tiba-tiba sudah ada janji mengajari Zarina bahasa Inggris.
"Gue di suruh Sensei."
"Lu kenapa mau?Dia akan si ya sudah lah ."Saut Azura .
"Kenapa kalian malah ngomongin orang lain .Seharusnya kalian contoh Kalisa."Ucap Nathan.
Fokus pada Kalisa yang semenjak tadi hanya diam .Tau memang Kalisa seorang wanita pendiam ."Sulit kalau gue harus seperti Alisa ."Kata Mika .
Next.....
Di aula tempat olahraga. Mika sebagai ketua panitia mulai menjelaskan satu persatu tugas mereka sebagai anggota panitia penyelenggara kegiatan akhir musim panas .
Di tengah-tengah kesibukan itu .Kenji justru baru kembali membawakan. Dua kantung belanjaan besar menghampiri mereka."Maaf baru kembali."
"Lu bawa makanan."Tebak Nathan yang langsung bersemangat sumringah.
"Iya."Kenji menaruh barang belanjaan."Yang ini untuk lu ."Memeriksa kotak makanan berserta minuman khusus untuk Nathan ."Yang ini untuk kita ."
Nathan langsung membuka kotak makannya .Dan minuman nya .Selesai berdoa ia memakan lebih dulu makanannya .
Mika yang memperhatikan Nathan ."Lu kayak belum makan setahun saja ."
"Iya emang ."Nathan tidak perduli dengan yang lain .
Kenji yang fokus pada Nathan."Lu jangan makan banyak-banyak, be**go .Sakit perut tau rasa ."
"Siap ."
"Ya, gue lupa .Ada seseorang yang mau ikut bergabung."Kenji yang membuat Mika, Kalisa, dan Azura fokus pada pintu masuk aula .
"Masuk Woy."
"Zarina ."Ujar Mika dan Azura bersamaan .Membuat Nathan langsung tersedak makanan.
Menyadari itu Kalisa menyodorkan minum untuk Nathan ."Minum dulu."Ucap Kalisa pada Nathan yang hampir mati tersedak .Hhhh...terlalu berlebihan..... Next....
"Zarina akan ikut membantu kita .Bolehkan Mika?". Kenji yang fokus pada Mika .
"Boleh saja kalau dia tidak menyusahkan."Balas Mika .
Zarina pun ikut nimbrung bersama mereka menghabiskan makanan yang Kenji belikan untuk mereka makan .Tentu bukan karena untuk mereka saja ,tapi untuk Nathan yang jelas sudah sangat kelaparan.
Next.....
Selepas acara kegiatan ini selesai. Mika dan Kalisa berlalu pulang lebih dulu .Sementara Kenji mengantar Nathan berbelanja kebutuhan rumah .Bersama dengan Azura yang katanya rumahnya searah dengan kediaman Kenji .
Untuk Zarina .
Setelah mendapat nomer ponsel Zarina."Nanti gue kirim beberapa file soal latihan bahasa Inggris. Besok jika tidak ada acara ikut gue dan Kenji ke perpustakaan."Kata Nathan.
"Ya."Tanpa mengucapkan terimakasih Zarina berlalu begitu saja masuk ke dalam mobil pribadi keluarga nya .
Nathan bersikap biasa saja .Namun Azura dan Kenji ."Uhhh.....ingin sekali ku bunuh gadis itu."Geram Kenji .
"Dasar gadis sombong yang tidak di ajari sopan santunnnn."Geram Azura .
Nathan yang sudah berjalan lumayan jauh dari Kenji dan Aura ."Ayo jalan be**go ."
Kenji dan Azura berlari kecil menyusul Nathan ."Lu tidak kesal dengan sikap gadis itu?".Tanya Azura .
"Tak. Bodoamat lah .Gue tidak mau buang-buang waktu ngurusin hidup orang lain ."Balas Nathan.
++++++
Pukul. 20.33 Malam
Selesai berbelanja Nathan langsung mengantar Kenji kembali ke rumah untuk mengambil beberapa barang. Begitu juga dengan Azura yang masih ikut bersama mereka berdua .
"Keren lu bisa belanja barang kebutuhan rumah."Puji Azura .
"Terpaksa karena gue butuh. "
"Katanya rumah lu searah dengan rumah gue .Sebelah mana rumah lu?".Tanya Kenji .
"Di ujung gang buntu bersebelahan dengan sungai ."
"Ummm."
+++++++