
Osaka
Pukul. 16.20 Sore
Jum'at
Di hari yang sama .Jovan yang sudah sampai di kediaman rumah Nathan sejak tadi .Ia yang sangat bosan karena sendirian sudah lama sekali menunggu kepulangan Nathan dari sekolah yang tidak kunjung pulang .Akhir Jovan tertidur pulas di Sova ruang keluarga milik Nathan .
Di sisi lain Nathan yang baru keluar dari dalam rumah Kenji dengan membawa kantung belanjaan. Ia mendekati sepeda angin miliknya yang terparkir di depan rumah Kenji ."Arigatogozaimashita makanan nya paman ,Ken .Sampai rumah pasti akan langsung saya makan ."
Yoshi tersenyum ramah ."Iya hati-hati di jalan, dan lekas pulang teman kamu pasti sudah menanti-nanti kepulangan mu."
Nathan yang sudah duduk di sadel sepeda angin nya ."Iya paman.....saya pulang."Mulai mengayunkan medal sepeda angin miliknya.
Masih fokus pada Nathan yang sudah jauh."Otou-san sudah bertemu teman Nathan?".
"Iya."
"Orangnya seperti apa?".
Terdengar hembusan nafas kasar ."Kamu tadi di ajak tidak mau sekarang tanya-tanya, lebih baik kamu susul Nathan sana ."
"Cuma tanya satu kali!".
"Ayah tidak tau apa-apa."Yoshi melengos masuk ke dalam rumah meninggalkan Kenji yang masih berdiri di ambang pintu keluar rumah.
"Otou-san."Kenji dengan ekspresi wajah merajutnya.
++++++
Pukul. 18.10 menjelang malam
Jam enam sore Nathan sampai di kediaman rumah .Ia yang selesai memarkir sepeda angin dengan benar sesegera mungkin segera masuk ke dalam rumah .
Di dalam rumah .Nathan menyalahkan beberapa lampu ruangan rumahnya .Lampu ruang tamu yang sudah menyalah terang menarik atensi penglihatan Nathan kepada satu koper besar yang tertindih tas ransel dekat Sova ruang tamu."Itu kopernya!Orangnya mana?".Nathan yang melihat sekeliling mencari keberadaan Jovan pemilik barang itu .
Langkah kakinya masuk ke dalam ruang keluarga .Menekan tombol lampu ruangan itu."Tidur!".Tidak memilik niat membangunkan .Nathan justru mematikan kembali lampu ruangan ini .
Ia beralih pergi ke dapur untuk menaruh rantang makanan yang di siapkan paman Yoshi tadi .Nathan taruh rantang makanan itu di atas meja makan yang tersedia di dapur .Belum ia bukan rantang makanan itu .Nathan berlalu pergi keluar dari dapur .Ia naik ke lantai atas rumah untuk pergi kemar pribadinya .
Sampai di kamar Nathan segera membersihkan tubuh nya .Sudah bersih dan mengenakan setel pakaian santai .Nathan keluar dari dalam kamar mandi dengan membawa satu lompatan selimut .Nathan bawa lompatan selimut itu ke kembali ke ruang keluarga .
Nathan gunakan selimut itu untuk menyelimuti tubuh Jovan yang masih tertidur di Sova panjang ruang keluarga.
++++
Nathan kembali lagi ke dapur .Untuk membuat minuman hangat sekaligus memasak nasi putih .
Jessmerisikk.......suara gemericik air wastafel .Dimana Nathan tengah membersihkan beras mendominasi ruangan dapur ."Lu kenapa tidak bangunkan gue?Malah kasih gue selimut ,bisa-bisa tidak bangun gue."Jovan yang mengambil gelas kosong untuk mengambil air putih .
Sudah selesai membersihkan beras."Lu capek!".
Tidak ada respon dari Jovan yang tengah menegak air putih .
"Paman Yoshi bawakan makanan enak-enak, tapi bentar nasih nya belum ada."Nathan yang sibuk dengan magic jar .
"Ehm."Duduk di kursi yang tersedia di sana ."Lu tiap hari sendirian?".
"Tidak!...Bisanya Kenji anak paman Yoshi nemenin gue di sini."
"Terus kenapa hari ini dia tidak datang?".
Ikut bergabung duduk di kursi tidak terlalu jauh dari Kenji ."Kenji hanya akan menginap jika paman Yoshi ada dinas kerja ."
"Oh!".
Wajah cengar-cengir tanpa dosa."Surpriseee Nat!".
"Masalah gue belum belanja kebutuhan rumah ,camilan-camilan sudah mau habis .Tidak ada makanan buat bergadang."Memayungkan bibir nya muram .
"Ya setelah makan malam ini ayo belanja......Emangnya lu besok tidak sekolah ngajak gue bergadang?".
"Ya sekolah, terus lu?".
"Gue gampang.....kalau lu sekolah gue akan rebahan di ruang keluarga dengan cemilan di atas meja ."
Dengan tatapan datar ."Lu bakal merusak ,merusuh rumah gue."
"Tidak!Gue jamin lu pulang rumah tetap aman.....Lu tidak suka gue ada disini...gue sudah jauh-jauh lu mau usir gue."
"Hilih....mandi sono....lu pakaian saja kamar yang pintunya terbuka di atas ."
"Emang kalah yang tertutup kenapa?".
"Itu kamar gue!Tidak boleh satu orang pun pakaian kamar mandi gue."
"Lu!".Masih dengan ekspresi gemoy memelas .
Menghembuskan nafas kasar."Eehhmmm......Kenji saja gue usir!Tapi....".
"Pliss!!".
"Ya!".
Jovan segera bangkit dari tempat duduknya ."Gue mandi dulu."
"Jangan pakai sikat gigi gue ,sabun gue ,handuk gue."
"Gue bawa sendiri be**go, gue tidak akan pakek milik lu kulit gue iri tasi."
Membulatkan bola mata hitamnya ."Loh!Anjing!!".
"Hhhhhhhhaaaaakkkkk."Suara tawa Jovan menggema .
"Untung rival!".Nathan bangkit untuk menata meja peralatan makan sembaring menunggu nasi putih masak .
++++++++
Selang beberapa waktu kemudian .
"Waaa enak juga makanan Jepang....".Mulut penuh makanan ."...Gue pikir mereka hanya makanan yang mentah-mentah saja....gue sampai bawa banyak camilan dari Indonesia di tas ."
Semangat membara."LU, BAWA ,CAMILAN ,DARI ,INDONESIA".
Masih asik menikmati menu makan malam."Muka lu kenapa be**go?".
"Muka seneng o'on, lu tidak lihat betapa sangat rindunya gue sama goreng-gorengan perusak tergorok yang nikmatnya bukan main itu."Di gabungan dengan gerakan-gerakan tangannya.
Fokus pada Nathan ."Lu tau!Warung bakso Bu Sushi buka cabang o'on ."Kembali memasukkan makanan ke dalam mulutnya."....Warung langganan kita.....tapi sayang buka cabang cuma satu."
Menangis ."Eekkhhmmm.....kangen Bu Sushi....kangen bakso."
Merengek seperti bayi ."Aaahhhhhhhkkk.....bakso."
memasukan paksa sesendok penuh makanan."Diem be**go!".
"....Cepat habiskan .Katanya lu mau ajak gue keluar.....".Wajah berbinar binar."....Camilan-camilan."
"Yeh!".