My Salvador

My Salvador
Eps.185 Entah!



Osaka


Pukul. 14.12 siang


Senin


Di kediaman rumah kakek Mamoto .Kediaman rumah tempat pertemuan itu terjadi .


Nathan yang sudah badmood sejak awal ,semakin badmood saat melihat siapa saja sosok yang ada di dalam ruangan ini .Alhasil setelah perbincangan ini usai .Dan berganti dengan perbincangan normal sembaring menikmati jamuan. Nathan justru meminta izin meninggalkan ruangan .


Ia memilih untuk berkeliling melihat taman kediaman rumah kakek Mamoto. Cukup lama ia berkeliling seorang diri .Sampai langkah kakinya terhenti di dekat kolam ikan koi. Terdengar suara ,berucap."Benar dugaan gue ,jika lu tidak tertarik ataupun tidak ingin terlibat dengan acara seperti ini ."


Nathan hanya melihat sekilas ke arah sumber suara. Sebelum fokusnya kembali melihat ke arah kolam ikan di bawah nya.


"Gue bicara dengan lu tuli ."Ucap jengkel seseorang ini ,yang ternyata Kasano .Pemuda yang masih terikat dengan organisasi terbesar Yakuza. Pantas saat di awal ia mulai Kasano terlihat di segani hampir semua anggota geng CB.


Next......


"Hoy Tuli."


Namun Nathan tetap tidak berkutik. Ia tetap tenang memperhatikan ikan-ikan koi di dalam kolam ini yang berenang-renang ke sana kemari .


Brugkk......Kasano ingin mendorong Nathan masuk ke dalam kolam .Akan tetapi dengan cepat Nathan sudah lebih dulu menahan pergerakan Kasano."Bit**ch."Umpat Nathan menatap dingin Kasano .Di susul menepis kasar tangan Kasano .Nathan berlalu meninggalkan taman itu .


Dan tanpa berpamitan dengan orang dalam dan Yoshi .Nathan menghampiri supir atau dua bodyguard rumah.


"Antar saya pulang."Suruh Nathan dengan ekspresi wajah yang masih datar melihat kedua bodyguard nya .


"Tu.....". Memotong cepat ucapan salah satu bodyguard nya ."......Jika tidak mau berikan kunci mobilnya, saya bisa pulang sendiri."Tegas Nathan tidak bisa di bantah kembali.


Namun salah satu bodyguard masih bersisi kukuh demi kebaikan Nathan .Namun Nathan yang terlanjur terbawa emosi badmood buruk .Langsung merampas paksa kunci mobil.


Tanpa memperdulikan banyaknya sepasang mata yang memperhatikan dirinya .Nathan yang sudah mendapatkan kunci mobil langsung tancap gas meninggalkan kediaman rumah kakek Mamoto.


Lekas tersadar dengan tindakan majikan ."Iruka cepat beritahu Tuan Yoshi. Tuan kan belum di perbolehkan mengemudi."Kata Denzou .


Iya, Nama kedua bodyguard rumah Nathan adalah Denzou dan Iruka.


Melihat mobil itu yang pergi dan keluar dengan mulus ."Seperti Tuan Nathan sudah mahir mengendarai mobil."


Pakk....."TETAP SAJA BAKA .Cepat beritahu Tuan Yoshi ".Bentak Denzou.


Seketika itu juga Iruka langsung berlari masuk ke dalam rumah kakek Mamoto.


+++++


Nathan mengendarai mobil keluarga dengan kecepatan sedang melewati jalanan beraspal yang tidak terlalu ramai .


Bahkan terlalu santainya tangan Nathan yang terbebas dari setir pengemudi mobil .Sesekali menjaga pelipis kepala nya.


"Sialan, sialan, sialan.... SIALAN."Terakhir umpat nya Nathan semakin meninggikan nada bicaranya. Di barengi memukul setir pengemudi mobil.


Sampai suara nada panggilan suara masuk ke dalam ponsel. Tanpa menepis mobil terlebih dahulu. Nathan langsung mengangkat panggilan telepon seluler itu .


...Tersambung. ...


*Nak Nathan kenapa pulang tidak pamit paman dulu?".


*Maafkan saya paman. Saya buru-buru ada kelas yang belum saya selesai tadi .Maafkan saya paman ."


Nathan yang langsung mematikan sepihak panggilan telepon seluler ini.


Di sisi lain ."Cucu Tamana mirip seperti Tino yang keras kepala."Ucap Kakek Mamoto yang ternyata sudah berdiri di belakang Yoshi .Dengan langkah kaki yang tetap berjalan kecil mendekat ke samping Yoshi berdiri .


Mendengar itu Yoshi hanya tersenyum tipis .Sangat tipis sampai tidak terlihat.


"Kau harus berjuang cukup keras untuk memahami sifat nya .Dan itu pasti membuat kamu frustasi. Kau juga pernah bilang jika Kenji dan Nathan sering tidak akur."


"Tapi sekarang sudah sedikit mereda .Saya sangat bersyukur."


Uhhhhahahhhahahhhahah.........Tawa menggelegar kakek Mamoto ."Lebih baik ayo masuk sangat tidak baik mengabaikan tamu-tamu kita ."


++++++


Di dalam kamar nya .Nathan yang seharusnya masih mengikuti kelas homeschooling nya .Justru membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur .Untuk memejamkan kedua matanya.


++++++


Pukul. 20.10 Malam


"Selamat malam paman ."Sapa Kenji kepada Denzou dan Iruka setiap datang kekediaman rumah Nathan .


"Hai malam ."


Kenji berlalu masuk ke dalam rumah .Yang terlihat sunyi sepi seperti biasanya. Alhasil ia langsung naik ke lantai atas untuk menuju ke kamar yang sering ia tempati beberapa bulan ini .


Tanpa sengaja atensi mata Kenji terfokus kepada pintu kamar Nathan yang seperti masih terbuka .Kaki mendekati kamar Nathan."Gelapnya."Gumamnya .


Atensi matanya menerobos melihat lebih tajam ke dalam kamar Nathan ."Tuh anak tidur atau mati ."Kini batin Kenji berucap .Namun ia tidak memiliki keinginan untuk membangunkan Nathan. Kenji justru hanya menutup pintu kamar Nathan saja .Sebelum ia berlalu masuk ke dalam kamarnya sendiri.


Sementara itu di kegelapan ruang kamarnya .Nathan sebenarnya sudah tidak tidur ,ia sudah bangun melamun memperhatikan langit-langit kamarnya yang gelap gulita. Akan tetapi saat Kenji masuk Nathan yang menyadari kehadiran Kenji langsung memejamkan kedua kelopak matanya .


++++


Tepat pukul satu malam .Nathan yang masih terjaga bermain laptop di meja belajarnya. Sangat membosankan bukan .Pikir Nathan .


Nathan Beranjak dari tempat duduknya. Ia masuk ke dalam lemari penyimpanan pakaian. Dan keluar dengan sudah mengunakan jaket .Nathan membuka pintu balkon kamarnya.


Dari balkon kamar nya Nathan memanjat turun berlahan-lahan. Sampai di bawah ,Nathan beralih memanjat pagar rumah nya .


Bukk...Berhasil keluar dari pekarangan rumah .Nathan menutup kepalanya dengan topi jaket yang ia kenakan. Di barengi mulai berjalan menjauh meninggalkan jalanan depan pekarangan rumah nya .


Nathan dapat keluar dengan mudah .Karena di jam segini kedua bodyguard rumah Nathan sudah masuk ke ruang tamu untuk beristirahat .Juga untuk menghangatkan badan dari suhu udara malam yang semakin dingin .


Next.....


"Uh....dingin ."Nathan yang tetap melangkah kakinya melewati jalanan setapak ini .


"Nathan."Panggil seseorang yang baru saja berpapasan dengan Nathan .


Nathan menghentikan langkahnya berpaling ke arah sumber suara yang memanggil namanya."Bang Benji ."


"Beneran lu."Ucap Benji menyungging senyum hangatnya.


"Beng Benji dari mana malam-malam gini?".


"Mau cari tempat yang nyaman ,di sini sangat dingin ."


"Oh! Bagian dengan kedai kopi."


"Baiklah."


Keduanya akhirnya berlalu mencari kedai kopi yang masih buka di jam 1 malam .


++++++


Di salah satu kedai kopi yang masih buka .Di situ lah Nathan dan Benji duduk menikmati segelas kopi pesanannya.


"Gue tahu bukan karena masalah itu yang membuat lu melakukan Homeschooling."Ucap Benji tiba-tiba.


"Hanya ingin menikmati masa di rumah tanpa terlibat dengan apapun."Ucap Nathan di susul meminum kopi hangatnya .


"Pertama kali keluar rumah."


"Tidak juga .Biasanya juga keluar akan tetapi malam hari ."


"Hem......kantin jadi sepi tidak ada lu. Hiroyuki sering kesepian tidak ada tugas melerai perkelahian kalian berdua kembali."


"Hahah....benar kah .Kasihan ."


Obrolan ringan ini terus berlanjut sampai menjelang larut malam .Baik Nathan ataupun Benji tidak mempedulikan hari yang menunjukkan jam larut malam .