
Osaka
Pukul. 22.29 Malam
Sabtu
Nathan yang baru saja mendapatkan telfon dari Yoshi. Langsung melangkah turun ke lantai bawah rumah.
"Puas lu."Nathan tepat di depan Kenji ,di barengi berlalu mengambil beberapa bahan makanan untuk ia masak .Tentu untuk membuat makan malam untuk Kenji .
Duduk di kursi yang tersedia di dapur. Kenji hanya terdiam memainkan gawai nya sembaring menunggu Nathan selesai masak .
Di tengah-tengah kesibukan nya .Ponsel miliknya Nathan yang di letakkan di atas meja berbunyi .Secepat kilat Nathan mengambil ponselnya sebelum Kenji yang hendak membantu mengambil kan nya .
...Tersambung...
*Hallo Nathan."
*Ada apa Jov?".
*Nat bantu gue carikan vas bunga motif klasik Jepang .Gue lihat-lihat di website ,di Jepang banyak barang-barang kayak gitu ,motif klasik nya bagus-bagus.....Bantu gue Nat ,buat hadiah ultah nyokap pertengahan bulan ini ."
*Tante ultah. Astaga lupa ."
*Pertengahan bulan Nat ."
*Nanti gue carikan .Kalau sudah proses pengiriman gue kabarin."
*Okay sip .Thanks Nat ."
*Iya ."
Panggilan di akhir Jovan sepihak dari seberang sana .
Next....
Beberapa menit kemudian beberapa menu sederhana makanan Nathan telah jadi .Dan tertata rapi di meja depan Kenji duduk .Akan tetapi saat Kenji hendak menyantap makanan ini .Nathan tiba-tiba menepis tangan Kenji."Ets..ada syarat nya."Kata Nathan.
Sedikit mendongak ke atas untuk melihat lawan bicaranya."Apa?".
"Lu harus cari cara agar gue di beri izin ayah mu untuk keluar besok ."
"Tinggal minta izin langsung apa susahnya."Kenji yang hendak mengambil salah satu makanan ini .Namun lagi-lagi Nathan menepis tangan nya .
"Hemm....Izin sendiri ."
"Yaudah lu jangan makan ."
"Lu ku gitu ?".
"Terserah gue .Gue tuan rumah dan gue yang masak ini ."
Memilih mengalah agar perutnya secepat nya terisi ."Baiklah nanti gue izinkan ."
"Jih....".Umpat pelan Kenji bodoamat untuk lebih memilih fokus menyantap menu makanan ini.
++++++++
++++++++++++
Osaka
Pukul. 08.28 Pagi
Minggu
"Nak Nathan ."Panggil Yoshi kepada Nathan yang hendak ke ruang makan .
Nathan menengok sembaring berjalan mendekati Yoshi ."Mau minta izin pergi kemana?".
"Ingin mencari Vas bunga Oji-san. Untuk hadiah ulangtahun Tante saya di Indonesia."
"Kamu mau ke Indonesia?".
"Tidak, tidak ko Oji-san. Saya akan mengirimkan vas itu saja ke Indonesia."
"Hem."Dehem Yoshi ."Kamu boleh keluar, sekalian ajak Kenji agar anak itu tidak tidur seharian."
"Siap ,Terima kasih Oji-san."
"Hati-hati di jalan nanti .Saya akan keluar sebentar untuk belanja kebutuhan bengkel ."Yoshi berlalu meninggalkan Nathan .
Nathan membungkuk sekilas memberi hormat kepada Yoshi sosok orang tua yang ia hormati.
+++++++++
Pukul. 08.30 Menjelang siang
Tokk....Tokkk....Tokkkk....."BANGUN ANJING .BANGUN .BANGUN KECIPIR KERING."Teriak Nathan di depan pintu kamar Kenji sembaring menggedor-gedor pintu kayu ini.
"URUSAIIIIU."Tarik Kenji tanpa membuka pintu kamarnya .
Melipat pakaian lengan panjang nya .Nathan mengambil langkah mundur untuk bersiap mendobrak pintu kamar ini .Namun belum sempat terlaksana. Salah satu dari dua penjaga rumahnya naik ke lantai atas ."Ada apa Tuan?".
"Ingin mendobrak pintu ini."
"Biar saya saja Tuan .Tuan Kenji pasti mau membukakan pintu nya."Penjaga ini mengambil alih membangunkan Kenji .
Tiga menit kemudian ."SUDAH CUKUP. Biar saya urus ."Nathan yang sudah terbakar api amarah .Karena Kenji yang tak kunjung membukakan pintu kamarnya .
"Dia sudah mati ,jika tidak di dobrak sampai besok pun dia tidak akan membukakan pintu ini ."Ucap Nathan.
"Tung....".
Brukk......