My Salvador

My Salvador
Eps.197 Healing



Indonesia


Pukul. 08.00 Pagi


Rabu


Menggoyang pelan lengan Nathan."Den bangun ,bangun den sudah siang ."Mendengar suara Bi Mina. Nathan langsung menggeliat melonggar otot-otot tubuhnya. Ia bangun dan duduk di atas Sova tempat tidurnya semalaman bersama Kenji .


Sudah jauh lebih terkumpul nyawa-nyawa nya ."Masak apa Bi?".


"Sayur sup ,dan ayam goreng."


"Hemm....saya mandi dulu bi."Beranjak dari tempat duduknya.


Masih fokus pada lawan bicaranya."Aden."Panggil Bi Mina kepada Nathan yang hendak berjalan meninggalkan ruang keluarga."Den Kenji bagaimana?".Sambungnya bertanya.


"Biarkan bi ,semalaman suntuk dia tidak tidur ."Di barengi berlalu meninggalkan ruang keluarga.


Next.....


Sesaat kemudian. Setelah selesai menghabiskan sarapannya. Kini Nathan tengah ada di depan garasi bersama Pak Tedi perawat handal kendaraan-kendaraan pribadi keluarga nya .Walaupun selain pak Tedi masih ada pekerja yang lain di rumah. Nathan tetap lebih suka dengan pak Tedi yang sudah lama menjadi pekerja di kediaman rumah nya di saat pekerja seusia pak Tedi sudah mengundurkan diri karena usia .


Next....


Nathan dan pak Tedi tengah sibuk di depan garasi .Nathan yang sibuk menganti oli motor Vario kesayangan nya .Dan Pak Tedi yang sibuk mengelap mobil yang baru saja selesai Nathan cuci bersih.


"Makasih buanyakkk pokok nya .Makasih telah merawat nona Vario Item dengan baik .Aduh cantik nya nona Item kesayangan ku."Nathan yang dengan hati-hati mengeluarkan semua oli kotor mesin motor nya .


Sementara pak Tedi yang masih mengelap mobil di barengi menyungging senyum tipis ."Tuannya saja ganteng keren .Masak Nona Item tidak tampil cantik bersih ."


"Uahahhahh.......Pak Tedi, pak Tedi."Tawa renyah Nathan menggema .


Bangkit dari tempatnya jongkok ."Sehat-sehat pak Tedi. Sekarang yang saya punya di sini cuma pak Tedi."Kata Nathan menenteng kemasan oli baru.


Lantas pak Tedi menyungging senyum tipis di barengi berpaling ke arah Nathan."Umur sudah ada yang ngatur den .Saya yang sudah tua gini hanya bisa memasrahkan semuanya kepda yang di atas."


Nathan yang sudah kembali jongkok di tempat semula."Maka dari itu di setiap doa saya akan meminta, semoga pak Tedi yang tampan selalu di beri kesehatan."


Mendengar itu Pak Tedi."Amin ."Di susul senyum hangatnya.


++++++++


++++++++++++


Indonesia


Pukul. 07.10


Sabtu


Tiga Minggu lamanya Nathan dan Kenji tinggal di Indonesia. Meninggalkan urusan rumit di Jepang kedua pemuda ini banyak bersenang-senang selama di Indonesia.


Di Sabtu kedua ini .Nathan memiliki rencana untuk pergi ke suatu tempat hanya berdua dengan Kenji yang ia paksa untuk menemaninya .Walaupun dengan cara menyogok buah rambutan 4kg .


"Cepat kecipir .Siap-siap kayak perempuan lu CK lelet ."Kesal Nathan menunggu sangat lama sekali di atas motor yang ia parkir kan di depan rumah.


Keluar dengan membawa tas selempang miliknya .Kenji tergesa-gesa mendekati motor Nathan .Ia yang sudah duduk di boncengan tengah sibuk mengenakan helm .Namun Nathan langsung tancap gas melajukan motor meninggalkan pekarangan rumah nya .Tanpa memperdulikan Kenji yang belum siap mengenakan helm .


"Bentar anjing helm gue belum ke pasang."Ucap Kenji sedikit berteriak.


"CK."Umpat Kenji yang sudah selesai dengan kesibukannya mengenakan helm ."Kemana tujuan nya?".


"Gue sudah bilang kemarin jadi tidak ada siaran ulang."


"CK gue tidak dengar apapun. Lu langsung pergi kemarin."


"Sudah selesai basa basi ya kembali ke habitat asal buat lanjut tidur ."


Pakk.....Geplak kesal Kenji dengan basa basi bertele-tele Nathan .


Next....


Nathan menghentikan motornya tepat di depan rumah Jovan .Nathan beranjak turun setelah memarkir motornya dengan benar .Ia langkah kakinya masuk ke dalam rumah.


"Selamat pagi om ."Sapa Nathan yang langsung memberi pelukan hangat untuk papa Jovan .


Om Jeon memberikan pelukan hangat nya sembaring menepuk-nepuk punggung Nathan ."Kemana saja anak nakal tidak pernah berkunjung ke sini?".


Sudah lepas dari pelukan om Jeon ."Bukan anak nakal Om .Anak ganteng ."Nathan dengan kepedean nya .


"Iya lah makin ganteng saja kau ."


"Nathan gitu loh."


Hening sejenak Nathan bertanya."Om Jeon mau kemana pagi-pagi sudah rapi?".Melihat penampilan rapi om Jeon.


"Mau kekantor .Sekalian antar Fadil ."


Fadil yang baru saja keluar dari ruang makan dengan pakaian sekolah yang sudah lengkap."Ayo......Bang Nathan ."Fadil membulatkan manik hitam nya .


Sementara Nathan yang langsung memberikan sapaan akrab gerakan tangan nya .


"Kamu teman Nathan dari Jepang?".Tanya Om Jeon yang sudah fokus kepada Kenji yang hanya diam saja sejak tadi .


Fokus pada lawan bicaranya."Iya om ."


"Namanya?".


"Kenji ."


"Hemm.....agak merepotkan bukan kalau kedua anak nakal itu menjadi satu ."


"Papa."Ujar Jovan baru bergabung langsung merajut kesal .


Tertawa renyah."Hhhh.....ayo Fadil berangkat."Ajak Om Jeon kepada putra ketiganya.


"Iya."Fadil mengangguk ringan mendekati Om Jeon yang sudah menjadi papa kandung nya ."Jangan lupa oleh-oleh nya Bang Jovan ."Ucap Fadil berjalan beriringan dengan ayah nya .


"Hati-hati di jalan ."Ucap Nyonya Tian yang belum diri di depan pintu masuk dapur .


"Iya ma. Kami berangkat."Pamit Jovan berjalan lebih dulu keluar rumah .


"Kami pamit Tante ."Pamit Nathan yang di ikuti senyum hangat dari Kenji.


"Iya hati-hati."


++++