My Salvador

My Salvador
Eps.214 Next....



Italia


Pukul. 09.10 pagi


Rabu


Nathan yang sudah duduk dengan benar di tempat duduknya. Tiba-tiba mengangkat tangan kanannya."Permisi pak ."


Berpaling melorotkan sedikit kacamata yang guru ini kenakan."Ada apa Tuan Nathan?".


"Izin ke toilet."


"Iya lekas kembali."


Nathan cepat beranjak dari tempat duduknya. Melangkah cepat meninggalkan ruang kelas .


Next.....


Tidak ke kamar mandi pria .Nathan justru ke kamar mandi wanita. Ia tidak masuk ,melainkan ia menyuruh salah seorang perempuan yang ia temui saat dalam perjalanan ke toilet untuk masuk ke dalam .Untuk apa?Untuk memeriksa keadaan perempuan berkacamata yang tidak kunjung kembali ke kelas .Setelah di ajak tiga perempuan yang seperti tidak menyukai perempuan berkacamata.


Lantas bagaimana mana Nathan mengetahui?Awal berangkat sekolah tadi Nathan tanpa sengaja berpapasan dengan perempuan berkacamata yang di seret paksa untuk mengikuti tiga kawan perempuan nya .


Saat itu Nathan hanya diam saja .Bersikap Bodoamat amat tidak perduli. Akan tetapi setelah beberapa jam .Sampai jam pelajaran hampir usai menyadari teman sebangku nya yang tidak kunjung datang. Membuat Nathan empati untuk segera mencari tahu keberadaan perempuan berkacamata.


Next.....


Sudah mendapatkan informasi yang matang di perempuan suruhan nya.


Menggenggam kuat pergelangan tangan seorang perempuan yang ingin memukul perempuan berkacamata."Turunkan tangan lu."Gertak Nathan menatap tajam perempuan ini.


Nathan beralih ke pada perempuan berkacamata .Membantu perempuan berkacamata kembali berdiri dengan benar. Melihat kondisi miris perempuan berkacamata .Nathan langsung menggendong dan membawa perempuan berkacamata keluar dari toilet perempuan.


++++++++


Di dalam ruangan kesehatan sekolah. Nathan tengah berdiri di sana menunggu salah satu perawatan kesehatan mengobati luka lecet di lutut perempuan berkacamata.


"Sudah selesai .Dua hari sekali kamu ganti perban lukanya dan bersihkan lukanya dengan baik."Kata perawat perempuan ini yang di balas anggukan ringan oleh perempuan kacamata.


Selepas kepergian perawat kesehatan."Kamu di sini saja tidak perlu ikut kelas ,saya akan izinkan."


"Tidak-tidak saya akan ke kelas saja."Tolak perempuan berkacamata.


Nathan menghela nafas kasar ."Ayo ."Ajak Nathan mengulurkan tangannya untuk membantu perempuan ini .


Pukul. 13.45 Sore


Semua siswa-siswi sudah membubarkan diri untuk kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Akan tetapi Nathan masih setia duduk seorang diri di dalam kelas nya yang sudah kosong.


Menyangga dagunya dengan tangan kanan .Fokusnya yang memperhatikan suasana luar sekolah dari jendela kaca samping bangkunya. Suasana hening yang sangat nyaman bukan .Akan tetapi harus oleh Derummm.....Derumm.....Derumm.......Suara ponsel mini yang ada di dalam kantong celana panjangnya.


...Tersambung....


*Lu di mana?".


*Di sekolah."


*Lu tidak mau mengantar gue ke bandara. Gue akan ketinggalan pesawat bang***sat."


Tuttt......Nada sambung panggilan telepon yang di akhir sepihak oleh Nathan di seberang sini.


"CK baji****ngan ."Umpat Jovan kesal di seberang sana.


Next.....


Baru saja turun dari tangga terakhir lantai bawah gedung sekolah. Nathan langsung di sambut oleh pemandangan yang tidak mengenakan.


Perempuan berkacamata. Teman sebangkunya berjalan keluar gedung tanpa mengunakan alas sepatu.


"CK perempuan itu."Gumam Nathan berjalan mendekati perempuan berkacamata yang jaraknya sudah jauh darinya .


"Tunggu."Suruh Nathan menghentikan langkah kakinya perempuan berkacamata."Jangan pulang dalam keadaan seperti ini ,kaki mu akan terluka."Nathan tiba-tiba langsung mengendong perempuan berkacamata. Mengendong ikut bersamanya masuk ke dalam mobil pribadi yang sudah menunggu kepulangan nya.


Sepasang mata terfokus kepada adegan di luar dugaan. Namun pembuatan drama tidak memperdulikan itu .Bahkan Nathan yang masih mengendong perempuan berkacamata."Kalau malu bersembunyi saja."Ucap Nathan santai dengan nada suara hangat .


Next......


Di dalam mobil yang masih dalam perjalanan. Nathan yang baru ingat dengan Jovan ."Stop sampai di sini ."Suruh Nathan kepada supir dan bodyguard nya ."Kalian antar dia pulang ,saya akan pulang jalan kaki ."


"Tapi Tu......".


"Antar saja dia pulang jangan sampai tidak .Saya akan langsung pulang."Tegas Nathan beranjak turun dari dalam mobil. Berlalu begitu saja meninggalkan mobil untuk melanjutkan perjalanan berjalan kaki berlawanan arah .


Perempuan berkacamata yang merasa tidak hati."Kalau gitu saya akan turun di sini saja ."


Pintu mobil yang sudah terkunci otomatis."Maaf Nona saya harus mengikuti perintah Tuan Muda."Kata salah satu bodyguard yang duduk di depan .