My Salvador

My Salvador
Eps.135 Mulai beraksi



Osaka


Pukul. 12.40 Siang


Jum'at


Baru saja mematikan layar ponsel miliknya dan hendak melanjutkan tidur siang. Tiba-tiba niat itu hancur oleh kedatangan bakteri perusak mood Nathan yang baru saja membaik .


Brakk......"BANGUN TOL**OL!"Bentak suara lantang dari sesosok pemuda yang sudah berdiri tegak di depan meja Nathan .


Suara itu membuat Nathan kaget ,sangat kaget .Nathan langsung bangun ,ia mendongak cepat menatap sepasang manik mata sesosok pemuda yang menganggu ketenangan istirahat nya.


Tidak marah atau apa .Karena ketenangannya terganggu .Nathan Justru hanya merespon dengan kata singkat nya."Merepotkan."Dibarengi dengan membuang pandangan nya sembarangan.


Langsung mencengkram kerah kemeja Nathan sampai pandangan Nathan di paksa mendongak ke atas."Tuli atau be**go?".


"......Jihh......gue pikir lu adalah orang hebat karena lu berani bermusuhan dengan CB .Faktanya lu hanya orang culun yang be**go dan tol**ol ."Hina pemuda ini tepat di depan wajah Nathan tanpa melepaskan cengkraman tangannya dari kerah kemeja Nathan.


Pakk.....Pemuda ini hendak memberikan hadiah pukulan pada wajah Nathan. Akan tetapi dengan cepat Nathan sudah lebih dulu menghentikan pergerakan tangan mengepal pemuda ini.


Nathan cengkraman kuat tangan pemuda ini. Ia juga menggenggam pergelangan tangan tangan pemuda ini yang sejak tadi mencengkram kerah kemeja nya .


Pemuda ini melepas cengkraman tangannya dari kerah kemeja Nathan .Nathan beranjak dari tempat duduknya ,tanpa melepas genggaman tangannya yang meremas tangan mengepal pemuda didepannya ini.


Semakin meremas tangan ini."Berisik tol**ol!!".Brugk......seketika bogem mentah dengan kuatnya Nathan berikan pada pipi wajah pemuda ini sampai tubuh terpental membentur bangku-bangku meja-meja kelas .


Sudah puas Nathan kembali merubah ekspresi mengerikan wajahnya menjadi tatap pemalas(Sayup-sayup lelah).


Nathan yang baru saja menyadari kehadiran Kenji yang baru saja kembali dari kantin dengan terburu-buru(panik) ."Gue capek. Be**go!Pengen tidur susah sekali .Ada saja barang merepotkan yang mampir ."Mimik wajah polos .Nathan mengadu kepada Kenji ,layaknya Kenji adalah kakak nya .


Iba akan ekspresi Nathan ."Lu ke UKS saja .Nanti gue izinkan ."


Melewati Kenji dengan langkah malasnya ."Arigato."Berlalu pergi meninggalkan kelas ."Aaaoohh......ngantuknya."Gumam Nathan di ambang pintu keluar kelas .


Selepas kepergian Nathan ."Ken sepertinya Nathan seperti itu gara-gara gue."


Kenji mengerutkan keningnya melihat Ryo ."Kemarin gue minta bantuan dia untuk ajarin gue belajar sekali kerjakan tugas .Eh gue malah ketiduran sebelum tugas sekolah gue selesai....".Memotong ucapan Ryo."....Dan Nathan yang mengerjakan tugas lu sendirian semalaman tanpa tidur ."


Ryo membalas dengan senyuman cengar-cengir tanpa dosa .


Kenji yang sudah memasang ekspresi datar."Bawa teman breng**sek lu keluar!Kotor-kotor kan kelas gue....Cepat cabut ."Kenji mengusir tiga pemuda dengan salah satu dari mereka yang babak-belur menahan sakit karena ulah Nathan tadi .Tidak sampai di situ Kenji sempat menghentikan serentak langkah kaki ketiga pemuda ini."Lu anggota CB. Bukan berarti gue takut dengan lu, jika lu mengulanginya lagi....bersiaplah untuk mati."Tegur Kenji.


Layaknya raja singa pensiun. Ketiga pemuda ini hanya menundukkan pandangan sebelum akhirnya berlalu pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun .


"Eh! Mereka cepat nurut."Ujar Ryo yang memperhatikan kepergian ketiga pemuda pembuat rusuh di kelas ini.


"Lu juga pergi".Kenji yang masih melihat datar Ryo .


"Lu ngusir gue?".


"Tidak...lihat sekarang sudah jam berapa."


"Wow...masuk tol**ol ."Ryo langsung melesat pergi meninggalkan kelas MIPA C.


Kenji berlalu ke tempat duduknya."Tol**ol ".Tanpa perduli dengan seisi kelas yang masih tegang .Kenji yang baru menyadarinya."Kalian kenapa diam saja?Cepat kalian duduk sebentar lagi guru pengajar akan segera datang... Lupakan kejadian tadi ."


Mika selaku perwakilan ketua kelas ."Tap..Tapi...it...". Tiba-tiba menjadi gugup bergetar.


"Lu kenapa jadi penakut?Tadi hanya kejadian biasa o'on."Kenji terlihat seperti tidak ada kejadian apa-apa di kelas ini .


Mika hanya mengangguk ringan. Sembaring mengatur nafas tidak beraturan akibat syok dengan di lakukan Nathan ."Gue pikir dia laki-laki kalem."Batin Mika .


++++++


Pukul. 14.49 sore


Sudah menjelang sore. Dua pemuda ini langsung melesat ke ruang kesehatan sekolah untuk menjemput Nathan yang tidak kunjung kembali .


Di ruang kesehatan .Kenji dan Ryo masih mendapati Nathan tertidur pulas dengan mimik wajah polosnya yang tampan .


"Nathan, ganteng juga!".Puji Ryo terpukau dengan kegantengan Nathan .


Berbeda dengan Kenji yang justru memilih untuk rebahan di ranjang pesakitan yang masih kosong di dalam ruangan ini.


"Oww..Ken tidak bangunkan Nathan?".


Sudah rebahan nyaman."Lu tidak lihat bagaimana lelahnya dia."


"Tapi bentar lagi gerbang di tutup."


"Kalau gitu bangunkan dia ."


"Berisik o'on."Nathan yang sudah duduk menggosok-gosok mata kirinya .Khas orang bangun tidur ."Waaauumm....sudah jam pulang?".Dengan menguap.


"Sudah!Ayo pulang."Ajak Ryo .


"Ok."


"Ok."


+++++


Ketiganya berlalu meninggalkan ruang kesehatan untuk beranjak pulang kekediaman rumah Nathan.


Sesampainya di rumah. Nathan langsung naik ke atas untuk bebersih diri begitu juga Kenji yang sudah masuk ke kamar tidurnya sendiri.


Sementara Ryo. Dia tengah disibukkan di dapur untuk membuat tiga buah pop mie .Untuknya Nathan dan Kenji .


Ryo tidak ikut ritual bebersih diri .Karena setelah ini ia juga harus pulang ke rumah bersama dengan Kenji yang akan ikut dengan nya.


Next....


Kilas cerita. Nathan, Kenji, dan Ryo tengah duduk santai di kursi dekat meja makannya masing-masing. Untuk menikmati pop mie buatan Ryo .


"Gue jadi ikut Ryo?".Tanya Kenji kepada Nathan.


Nathan yang asik menikmati pop mie ."Umm."


"Lu tidak papa sendirian?".


"Umm."


"Beneran?".


Menatap kesal Kenji ."Iyaa bang**sat!Lu cerewet banget o'on....lu ikut saja sama Ryo... Karena Ryo yang akan dalam masalah besar nanti."Kembali menciduk mie"..Dan satu lagi. Awas kalau lu gagal."


"Cerewet."


Ryo tidak memperdulikan perdebatan kedua sahabatnya. Pop mie yang ia makan terlalu sayang untuk di lewatkan kenikmatan nya.


+++


Sesaat setelah selesai makan pop Mie .Nathan ,Kenji, dan Ryo tengah berkumpul di depan pintu garasi rumah Nathan .


"Tas lu yang satunya taru saja di keranjang sepeda gue .Lagian Kenji juga bawah sepeda gue ."Saran Nathan kepada Kenji yang membawa dia tas untuknya bawa pulang. Tas sekolah dan tas pakaian ganti yang kotor.


"Ya ."


Ryo dan Kenji sudah menaiki sepeda nya masing-masing."Gue duluan."Pamit Ryo mulai mengayunkan medal sepeda lebih dulu.


Nathan mengangguk ringan."Lu cepat cabut o'on nek gue lihat muka lu."


"Idih."Kenji memasang mimik wajah julid sebelum ikut berlalu meninggalkan halaman depan rumah Nathan untuk menyusul Ryo .


Selepas kepergian dua sahabatnya. Nathan pun ikut bersiap pergi .Ia sudah mengunci pintu depan rumah nya .Kini ia hanya tinggal menutup gerbang rumah nya .


gggeeera.....dakk....Sudah beres .Nathan segera melanjutkan langkahnya ke tujuan nya malam ini.


++++++


Pukul. 20.23 Malam


Kilas cerita .Nathan sudah berdiri di depan bengkel mobil tua yang saat ini sudah di kuasai oleh geng CB .Ia yang datang seorang diri langsung melangkah masuk melewati pintu utama tempat masuk bengkel ini.


Awal masuk banyak sepasang mata memperhatikan dirinya dengan penuh kebencian .Bahkan sampai ia berdiri di tengah-tengah mereka .Berdiri di depan Sova ketua CB duduk bersantai. Bersama tangan kanannya .



Geram akan kedatangan Nathan ."Baji...".Vito yang bahu nya sudah di tepuk oleh Reojin.


Vito menatap kesal .Tapi perintah Reojin tidak bisa ia bantah .


Nathan tersenyum miring .Fokusnya melihat Hiroyuki yang ternyata ada di sana .Duduk bersama mereka.


Nathan melangkah sedikit maju ke depan .Ke tempat mereka duduk ."Gue tidak ada niat untuk bermusuhan dengan lu. Bahkan gue tidak tau menahu apa kesalahan gue sama lu.....Karena gue sudah terjun terlalu jauh.....Gue tetap menegaskan kalau gue tidak mau ikut campur ataupun terlibat dengan apapun masalah kalian...".Menjedah kalimat nya kembali.".....Gue cuma pendatang yang sangat ingin kedamaian."


Reojin yang masih terduduk tenang di tempat nya."Lantas apa mau lu?".


Mengangkat pandangan nya. Manik tajam bak elang yang ingin menerkam mangsanya terfokus lurus pada Reojin."Korosu!".Suara berat yang terdengar menyeramkan.


(Kalimat "Membunuh" dalam Bhs Jepang)


Reojin beranjak dari tempat duduknya. Namun baru saja ia berdiri .Deppp....Nathan dengan kegesitan nya tiba-tiba sudah ada di depan Reojin mencengkeram erat leher Reojin .Mendorong tubuh Reojin sampai di paksa terduduk kembali."Hentikan!Suruh anak buah mu berhenti!."Suara berat nan tegas Nathan .


"Berani sekali, bang**sat!!".Vito menendang kuat punggung Nathan. Brugk.....Akan tetapi Nathan yang masih sanggup menopang keseimbangan tubuh nya langsung menarik kaki Vito dari punggung nya .Dan hanya dengan tangan kanan saja Nathan berhasil menumbangkan Vito .Tanpa harus melepaskan cengkraman erat tangan kiri dari leher Reojin yang hampir saja kehabisan nafas ,karena ulah Nathan .


Hiroyuki. Di mana dia?Dia terdiam membeku dengan apa yang baru saja ia lihat .


Semakin terbawa emosi."Cepat katanya baji***ngan!!". Menekan geram suara berat Nathan .


Tidak semudah itu .Reojin tiba-tiba saja berhasil melilit kaki Nathan dengan kakinya. Membuat Nathan hampir saja terjatuh .Dan kerena itu cengkraman erat tangan nya jadi terlepas .Itu berarti, Reojin sekarang sudah terbebas dari bawahan sandra Nathan .


Meregangkan otot-otot lehernya."Tidak semudah itu ,cungok seperti lu menjatuhkan gue ."Kata Reojin .