
Osaka
Pukul. 12.00 Siang
Rabu
Selesai ujian, sepuluh peserta di berikan waktu beberapa menit untuk beristirahat sebelum berkumpul kembali ke aula tadi .
Moderator yang sudah siap berbicara langsung membuka suara."Selamat siang tuan dan nona ."
"Siang ."
"Kalian semua sangat hebat bisa masuk sepuluh besar sejauh ini. Akan tetapi cukup di sayang hanya tiga dari kalian semua yang berhak mendapatkan sertifikat resmi untuk masuk ke universitas negeri tanpa melakukan ujian apapun."
"Namun jangan berkecil hati untuk yang gagal .Karena kalian tidak sepenuhnya gagal .Kalian yang tidak mendapat sertifikat akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 610,000 JPY ."
"Langsung saya baca tiga nama juara 3 ,2, 1 .Yang akan mendapatkan sertifikat sekaligus beasiswa ke Swedia."
Mengangkat tangan kanannya."Maaf."
"Iya, silakan berbicara."
"Bukankah beasiswa ini untuk universitas Gangnam Korea Selatan."
"Bukan tuan ."
"Lantas kenapa di tulis Universitas Gangnam Korea Selatan ,jika pada akhirnya ke universitas Swedia."
"Memang awalnya kami berkerja sama dengan universitas Gangnam Korea Selatan. Akan tetapi ada perubahan di pertengahan yang mengharuskan kami menyetujui untuk beralih kerjasama dengan universitas Swedia."
Dalam batin Nathan berucap ."Baji***ngan!Sia-sia perjuangan gue ."
"Sebelum saya lanjutkan. Saya ingin mengatakan jika nama yang saya sebutkan memundurkan diri ,maka kami anggap gagal menolak semuanya".
"Juara 3 Tuan......Tuan Tadashi Azura."
"Wa.....Yokatta."Gumam Azura berucap syukur.
"Tuan Azura di persilahkan naik ke atas panggung."
Menepuk bahu Nathan."Gue duluan."Ucap Azura berlalu melewati Nathan yang tidak merespon apapun.
Azura maju dan berdiri di samping belakang moderator (Pembawa acara).
"Saya lanjutkan dengan juara kedua yang di menangkan oleh nona."
"Nonaaa.....Nona Gita Kazayama ."
"Nona Gita di persilahkan maju naik ke atas panggung."
Sama seperti di Azura Gita juga naik dan berdiri di samping Azura .
"Juara yang di tunggu-tunggu. Juara satu yang di menangkan oleh Tuan."
Suasana semakin tegang menunggu nama terakhir juara terakhir dengan IQ tertinggi.
"Tuan Nathan Salvador."
"Tuan Nathan di persilahkan untuk maju ke depan ."
Nathan maju ke depan .Namun tidak untuk berdiri sama seperti Azura dan Gita .Melainkan untuk membisikan sesuatu ke pada moderator ini.
Mendengar apa yang di bisikan Nathan .Moderator ini mengajak Nathan turun panggung .
Tidak lama setelah itu .Moderator kembali naik panggung tanpa Nathan ikut bersamanya.
"Maaf sebelumnya telah menunda kegiatan .Baiklah mari kita lanjutkan."
"Dan sebelum itu saya ingin mengatakan jika ada perubahan untuk juara pertama. Yang akan di tukar nama kan ."
"Berarti masih ada satu kesempatan untuk kalian menduduki juara pertama. Yang akan di dapatkan oleh."
Di tengah-tengah acara .Azura yang sudah ada di atas panggung terus fokus memperhatikan Nathan yang menolak terpilih menjadi juara satu yang sangat di damba-dambakan peserta lain.
Next....
Selesai dengan acara pembukaan topik acara yang di isi dengan pemanggilan nama juara satu dua dan tiga .Juga dengan acara penyerahan sertifikat yang di berikan pemilik penyelenggaraan. Dan di akhir dengan penutup.
Azura yang baru selesai dengan acara langsung berlari kecil keluar ruangan .Dengan berharap akan bertemu dengan Nathan .
Namun salah .Ia justru langsung di sambut oleh ke dua orang tuanya. Membuat Azura lupa dengan tujuan pertama nya .
Next.....
Duduk menyilang kedua kakinya. Dengan menyinggung ekspresi wajah datar .Di barengi menunggu Kenji ngomel-ngomel di depannya .Tanpa perduli kalau menjadi pusat perhatian.
"BANG***SAT SEKALI LU ANJING!!Otak tuh di pakai jangan di simpan saja be**go ."
"Perjuangan lu sia-sia anjing ,lu menolak uang 610,000 JPY .Lu juga menolak sertifikasi dan beasiswa sampai lulus .CK bodoh sekali lu Cebong ."
Yang di marahin semakin bosan menyangga dagunya dengan tangan kanannya. Dengan fokus melihat sekeliling nya .
Menjadi dirinya di abaikan."KALAU DI AJAK BICARA DI DENGARKAN BAJI***NGAN ."Kenji menarik kasar kerah pakaian Nathan sampai tubuh Nathan terangkat dari posisi duduk .
"CK ."Menjatuhkan kasar kerah Nathan kembali duduk."Sia-sia gue marah semua sudah terlanjur."Kenji yang akhirnya pasrah menghadapi sikap Nathan.
Beranjak dari tempat duduk ."Yok pulang."Nathan berlalu meninggalkan Kenji .
"Hoy cebong ."
Suttt.........Pokkk.....Nathan sigap melempar sepatu tepat mengenai muka Kenji ."URUSAIIIIU KECIPIR KERING."
"Ehem."Dehem sekuriti penjaga pintu keluar."Tolong di kendalikan suaranya."
Nathan membungkuk untuk memberi hormat .Namun belum sempat meminta maaf ,tanpa Nathan sadari tiba-tiba Sutt......brakkk......Capp......"Aduh mimisan kayaknya ."Nathan yang tengkurap tepat di depan pintu keluar gedung karena ulah Kenji yang menendang kuat pantatnya.
"Makan tuh debu ."Kenji nyelonong meninggalkan Nathan yang masih tengkurap .
Berdiri dengan cepat .Membuat kaget sekuriti yang ingin membantu Nathan .Nathan mengusap bawah hidung nya yang memerah pekat ."Kecipir kering."Nathan hendak berlari mengejar. "Tunggu tuan."Ucap sekuriti yang satunya . Memberikan sepatu yang milik Nathan ."Sepatu tuan."
Menerima sepatu milik untuk ia pakai ."Arigatogozaimashita ,Oji-san."Nathan menyungging senyum hangatnya sebelum berlalu pergi.
Next......
Menghentikan langkahnya tepat di depan pusat perbelanjaan.
"Oi Nat."
"Apa kecipir kering?."
"Ck ."Umpat Kenji ."Cari makan be***go."
"Iya beli kenapa lu bilang ke gue ."
"Gue tidak bawa uang be**go."Menarik kasar kerah pakaian belakang Nathan tanpa basa-basi lagi .Kenji menarik Nathan masuk ke dalam supermarket.
Pasrah menerima ikhlas."CK cowok kere ."Gumamnya .
Sesaat kemudian. Tidak hanya membayar uang belanjaan Nathan juga yang membeli barang makannya .Karena jika Kenji yang membeli akan hancur semua .
Mengeluarkan kartu silver nya dari dalam dompet. Nathan memberikan kartu silver nya dengan ekspresi wajah kesal melirik Kenji ."Lu punya utang banyak ke gue."
"Nanti gue bayar ."
"Jih."Menjinjing sebelah bibir dengan kedua mata menyipit."Gelagat kere kayak lu mau bayar pakai apa?".
"Utang Otou-san."
"CK."Umpat Nathan."Bawa tuh belanjaan."Nathan yang langsung melengos begitu saja setelah selesai melakukan pembayaran.
Kenji yang belum menyadari mengambil dua kantong besar belanjaan. Di saat baru menyadari."LOH BANTU GUE BE***GO."Suttt......Ingin menendang Nathan dengan kakinya. Namun Nathan yang berhasil menghindari ,menengok ke belakang dan menjulurkan lidahnya ."Aduh-aduh babu ."Ledek Nathan .
Melihat itu Kenji membulatkan kedua manik hitamnya."GUE BUNUH LU CEBONG BANG****SAT."Kenji berlari secepat mungkin mengejar Nathan yang sudah sangat jauh dari nya .