
Osaka
Pukul 10.24 Siang
Sabtu
Siang ini anak-anak Hiroyuki sudah berkumpul di kantin menikmati menu makan siang mereka masing-masing .Menu-menu enak yang tersedia di kantin .
Semua menikmati menu makanan yang sama .Hanya Nathan yang berbeda ,namun ia tetap ikut makan makanan dari kanti .Makanan yang di rekomendasikan oleh Kenji untuknya .
Kenji pernah bilang. "Makanan itu bisa kau makan .Karena tak ada campur bahan tak halal di dalamnya ,jadi makan saja".
Sejak saat itu Nathan yang biasanya hanya beli kentang goreng dengan minuman jus favorit nya .Kini ia bisa berganti-ganti membeli makanan yang di rekomendasikan Kenji .Sup Chankonabe ,Onigiri, Tempura udang, Tendon ,dan Udon .Dari nama-nama halal yang tersedia di kantin sekolah ,Nathan paling suka dengan Chankonabe dan Tendon .
Chankonabe.
Chanko nabe merupakan salah satu masakan rebusan dari Jepang dengan kuantitas yang banyak dan merupakan salah satu makanan yang suka dimakan para pesumo untuk menggemukan badan mereka.
Komposisi :
bakso ikan, sayuran, sup dashi, tahu.
Onigiri.
Onigiri merupakan nasi kepal yang diberi garam. Biasanya di dalamnya dimasukkan sesuatu atau diluarnya dilapisi sesuatu yang gurih. Selain onigiri dengan rasa garam yang biasa, ada juga onigiri yang dibuat dari nasi yang berasa atau nasi campur.
Komposisi:
Nasi, Garam, Umeboshi (Buah Plum), Rumput Laut, Salmon Panggang, dll.
Tempura.
Tempura merupakan masakan dari sayuran atau seafood yang di tepungi lalu di goreng. Paling enak bila dimakan bersama saus celupan dan garam.
Komposisi:
Bahan yang biasa dipakai adalah udang, cumi, daun green bell, terong, ubi, kentang, labu jepang, wortel, jamur, shisho (perilla).
Tendon.
Tendon adalah tipikal masakan Jepang yang terdiri dari mangkuk dengan nasi bersama daging, telur ,atau sayur-sayuran.
Komposisi:
Tempura, Telur, Sayuran, Ayam.
Udon .
Udon adalah mi yang berwarna putih dan tebal yang biasanya dibuat dari bahan teoung gandum ,garam, dan air. Banyak sekali makanan Jepang yang menggunakan udon. Udon bisa disajikan hangat maupun dingin. Saat musim panas, udon dingin sangat populer sebagai makanan yang menyejukkan.
Komposisi :
Sup Dashi (sup dari kaldu ikan), jahe segar, nori (rumput laut kering).
Kembali ke lima pemuda ini .Sama-sama makan siang bersama ,kelima pemuda ini masih sempat-sempatnya untuk bergurau bersama sembaring menikmati menu makan siang .Seperti sekarang kelimanya lakukan.
Kenji pemuda yang awalnya terdiam menyimak ini ,membuka suara ."Hiro, nanti lu tidak perlu ke bengkel .Bengkel tutup hari ini, ayah ada tugas ke Tokyo ."
Menghentikan aktivitas makannya untuk melihat lawan bicaranya."Okeh! Berarti lu sendiri di rumah."
Berucap dengan malas ."Tak! Kecipir kering akan tidur di rumah gue ."Saut Nathan .
"Lu tidak suka gue nginep di rumah lu?".Sewot Kenji menatap tajam sang lawan bicaranya yang bahkan tidak memperhatikan nya sama sekali.
"....Hemm ,kalau gitu gue tidak ke sana."Ucap Kenji kembali melanjutkan makan-makan nya .
Menjinjing miring bibir nya ."Gue bercanda ,be**go .Lu beneran tidak datang ,gue bunuh lu!".Gertak Nathan yang bilang nya hanya bercanda, namun terlihat sangat serius .Dan yang di ancam hanya bersikap bodoamat, karena sudah saking kesalnya dengan Nathan.
"SEREM ,BE***GO!".Saut Ryo yang sembaring tadi menyimak obrolan ini .
Sedikit hening ,sampai Hiroyuki yang baru saja selesai menghabiskan makan siang nya ."Lu kerja nanti?".Tanya Nya yang terfokus melihat Ryo yang tengah menikmati sedikit-demi sedikit makan siang yang sudah mau habis .
Tanpa berpaling melihat lawan bicaranya. Ryo hanya merespon dengan mengangguk ringan.
"Banyak yang kerja para waktu ,ya."Saut Nathan berwajah sedikit masam ."....Gue yang pernah coba, sekali saja. Berakhir hampir mau di usir dari rumah sama One-chan."
One-chan\=> Kakak perempuan sekandung (bhs Jepang)
"Nani!?".Ujar Hiroyuki dan Ryo bersamaan menatap Nathan .
"Katanya?Kayak kekurangan uang dan tidak pernah di beri uang jajan, cukup saja!Sampai harus cari-cari kerja para waktu .Kalau mau cari uang sendiri kenapa tidak pergi saja dari sini, sekalian tidak perlu pulang lagi kesini .Toh sudah ada uang sendiri kan! Saya tidak suka melihat kamu sok mandiri cari-cari uang sendiri .Kamu fokus saja sama sekolah kamu yang belum benar .Masalah pekerja kamu, kakak hanya perbolehkan kamu kerja kalau sudah kelas tiga 3 SMA atau saat sudah kuliah .Kamu baru kakak dorong untuk mulai terjun ke dunia pekerjaan."Jelas Nathan menceritakan lagi kata-kata kakaknya dulu saat memarahinya .Yang saat itu ,ia masih duduk di bangku 6 SD yang sudah sok-sok cari kerja sendiri.
"Oh!Serem juga One-chan lu. Untung gue tidak punya kakak, sendirian pula."Ucap Ryo .
Memukul pelan bahu Ryo ."Hoy adik cewek lu, mau lu kemana kan!?".Tanya Hiroyuki .
Yang di tanya hanya terkekeh kecil ,tanpa rasa bersalah.
"Ryo punya adik ,gue pikir sama kayak bang Benji dan Kenji ."Saut Nathan .
"Be**go! Gue bukan anak tunggal ,ada adik cewek di rumah."Ngegas Ryo sedikit tak terima.
"Hemm ,santai-santai!".Ucap enteng Nathan.
"Lu kayak belum kenal kita dengan baik ,Nat ."Saut Hiroyuki tersenyum miring.
Nathan yang kini terfokus pada lawan bicaranya."Emang!Kalian memperkenalkan dirinya tidak jelas and tidak detail ke gue."Ucap enteng Nathan .
"Wew."Gertak Benji yang sembaring tadi hanya terdiam langsung menatap tajam Nathan .Yang di tatapan tetap terlihat santai-santai saja .
"Oh ,kalau gitu kenalin gue Ehem...Ehem....".Ryo berbatuk-batuk untuk memperlihatkan suara kerennya .Tak lupa ia juga memasang wajah cool nya .Iya ,kalian bayangkan sendiri .
"Gue Takanori Ryo ,panggil saja Abang Ryo. Gue punya adik cewek ,nama privasi ,umur kelas privasi!".Kata Ryo memperkenalkan nama lengkap nya .
Nathan yang sudah melepas genggaman tangan Ryo ."Anjing apaan ini ,masak nama adik lu ,lu privasi. Sudah pakai abang-abang segala, tidak cocok!!".Nathan yang tak terima .
"Suka-suka gue .Gue hanya sekedar jaga-jaga saja ,karena sangat berbahaya untuk adik gue kenal kalian."Ucap Ryo layaknya seorang kakak .
"Hilih ,gue sudah pernah ketemu adik lu."Saut Hiroyuki berucap dengan entengnya.
"Ya tidak papa ,selama masih ada gue ,gue ,gue..".Balas Ryo .
"Oh!".
"Terus yang tiga ini?".Nathan berpaling melihat Kenji ,Benji ,dan Hiroyuki bergantian .
Tanpa mengulurkan tangannya seperti Ryo .Hiroyuki yang hanya bergaya biasa saja." Gue kakak dari dua adik cowok kembar .Kazuo dan Kenichi ,nama adik gue ."
Dengan bibir sedikit maju."Oh ,terus?".Nathan berganti menatap Benji dan Kenji bergantian .
"Lu tidak kenal gue?".Tanya Ngegas Kenji yang terlihat sangat malas berucap .
"Gue tidak tanya lu."Balas sewot Nathan tanpa menatap lawan bicaranya.
"Weew.....weww...weww kalian jangan harap bisa bertengkar lagi di depan gue."Hiroyuki menatap tajam nan dingin kepada kedua pemuda ini .
"Hem."Dehem Nathan dan Kenji .
"Tanya?Gue?".Benji yang baru saja membuka suara.
"Iya?".Balas Nathan .
"Chikafusa Benjiro ,Benji .Gue tidak punya saudara ,anak tunggal."Jelas singkat datar Benji .
"Oh!".
Beranjak dari tempat duduknya."Jangan oh oh saja ,ayo capcuss balik."Ajak Ryo kepada keempat sahabat nya .
+++++++++
Pukul 14.59 menjelang Sore
Kedua pemuda yang masih berseragam sekolah ini tengah berjalan-jalan santai di dalam supermarket bagian camilan .Dengan salah satu pemuda yang sudah membawa keranjang kosong belanjaan.
Iya, selepas pulang sekolah tadi .Kedua pemuda ini tidak langsung pulang ,tetapi mampir terlebih dahulu ke supermarket untuk membeli penjagaan kemasan camilan di rumah yang sudah habis.
Sang pembawa keranjang kosong ."Be**go tinggal ambil-ambil apa susah nya ,baka .Lu lelet ,cebong!".Siapa yang berucap kalau bukan Kenji .
Yang di marahi masih terfokus menatap tatanan kemasan camilan di depannya ."Hemmm."Sembaring bersendawa.
Kenji yang kesal langsung saja berjalan ,mengambil apapun yang ia ambil .Bahkan mie gelas instan pun ia ambil begitu juga kemasan minuman .Sampai keranjang ini yang lumayan besar ini benar-benar penuh .
Tak memperdulikan Nathan ,Kenji langsung berjalan mendekati meja kasir .Nathan yang melihat itu hanya berlari kecil mengikuti langkah cepat Kenji .
Kenji yang tengah mengantri ,dan Nathan yang tengah berdiri di belakang Kenji ."Ken ,siapa yang bayar?".
Tanpa berbalik melihat lawan bicaranya."Iya lu ,cebong!".
"Gue tidak bawa uang."Kata Nathan yang langsung membuat Kenji berbalik cepat ."H! Serius lu!!".
"Canda!!".Nathan dengan tersenyum tanpa rasa bersalah .
Kenji yang terlanjur kesal langsung memberikan keranjang belanjaan ini kepada Nathan .Nathan yang langsung menerima keranjang itu sedikit kewalahan karena kaget juga ,tiba-tiba di kasih barang berat gitu saja .
Menatap kepergian Kenji ."Wew be**go ,lu ngambek?Gue cuma bercanda ,be***go ."Nathan dengan nada suara sedikit meninggi .
"Mas ,mas belanjaan jadi di bayar tidak?".Tanya kasir perempuan ini .
Menaruh keranjang belanjaan ini di atas meja kasir ."Jadi ."Balas singkat Nathan berekspresi dingin .
Mbak kasir yang hanya seorang diri menghitung total harga belanjaan Nathan .Dan kebetulan juga ,tidak ada lagi yang mengantri membayar di belakang Nathan ."Tadi pacarnya mas?".
Nathan yang terfokus merogoh kantung celananya mencari dompet nya ,langsung berpaling menatap Mbak kasir ini ."Maksudnya?".Tanya balik Nathan .
Menatap datar Nathan ."Cowok tadi pacarnya apa?".
Membalas dengan ekspresi yang lebih dingin."Tidak ,dia sepupu jauh saya .Emang kenapa?Dan iya ,apa saya terlihat seperti orang gay di mata mu?".Tanya beruntung Nathan datar .
"Oh ,tidak juga ."Balas Cuek mbak kasir ini .Memberikan dua kantung plastik belanjaan."Semua 983 Yen ."
Memberikan ATM miliknya .Sembaring mengambil dua kantung plastik berukuran lumayan besar ini .
Setelah menerima kembali ATM nya dan sudah ia masukkan ke dalam dompet sebelum ia masukkan kembali ke dalam saku celana panjangnya.
Dan sebelum Nathan beranjak pergi ."Lain kali berpikirlah terlebih dahulu sebelum berucap ,nona."Terguran Nathan kepada Mbak kasir ini .
++++
Di luar Nathan langsung memberikan satu kantung plastik belanjaannya kepada Kenji .Kenji awalnya bersikap dingin ,kini berganti menjadi bingung karena Nathan .
Iya ,pemuda ini tiba-tiba bersikap sangat dingin ,dan diam membisu sepanjang perjalanan .Hal yang paling membingungkan untuk Kenji ,karena sikap dinginnya Nathan lebih menakutkan dari pada dirinya biasanya .
Alhasil ia mencoba membuka obrolan."Lu kenapa ,Cebong?".Kenji yang tengah berjalan beriringan dengan Nathan .
Yang di tanya hanya diam membisu .Sembaring terus berjalan .
Kenji yang merasa di abaikan membuang nafas dengan kasar."Ehmmm...".
Sekali bersuara."ANJING BANGET MBAK KASIR TADI ,MASAK IYA GUE DI BILANG GAY .SAMA LU ANJING ,BIDIH!!".Suara lantang Nathan yang marah-marah yang langsung membuat Kenji kaget bukan main .
Kenji yang masih terdiam terfokus dengan nada ,dan jangan lupa dengan kedua manik mata Kenji yang masih melotot kaget ."KESEL GUE KESELLLL!!!! UNTUNG DIA CEWEKK!!!".Teriak Nathan yang tanpa sadar menjadi pusat perhatian di jalan ini oleh beberapa orang .
Kenji yang menyadari itu ."Kecil volume suara lu!".Suara geram pelan Kenji .
Melihat sekeliling nya ."Bodo!".Ujar singkat Nathan berlanjut berjalan meninggalkan Kenji .
Kedua nya melanjutkan perjalanan untuk kembali pulang ke kediaman rumah Nathan yang masih lumayan jauh dari tempat kedua pemuda ini berjalan kaki .
+++
Dari awal jalan tadi ,sampai sekarang .Nathan tidak henti-hentinya bersendawa , bergumam ,mengoceh dengan kata-kata tidak jelas nya .
Bahkan sudah tidak terhitung ke berapa kalinya juga Kenji berdehem ,memberi tanda ke Nathan jika ia sangat lelah mendengar ocehan panjang Nathan .Namun Nathan yang menyadari itu dan terus saja bergumam tak jelas .
"Uhukkk...Uhuk....Ohukk...".Suara batuk Nathan .Pemuda yang terbatuk-batuk karena ulahnya sendiri .
Menepuk-nepuk kasar punggung Nathan ."Kurang keras O'on ocehan lu!".Ucap Kenji .
Menggeser-geser jangkung lehernya dengan tangan kirinya yang terbebas tidak membawa apa-apa ."Eehh....uhkk.....ba**cot lu ,belikan air putih kecipir!".Nathan dengan nada suara yang masih serak .
"Oh."Kenji yang langsung berlalu pergi begitu saja meninggalkan Nathan seorang diri di tengah jalan pejalan kaki .
Nathan yang menjadi kepergian Kenji yang tiba-tiba dengan sikap mengabaikan nya ingin rasanya ia berteriak membentak .Tapi karena suaranya yang belum kembali dengan baik ."Ba***go ,gue di tinggal tanpa di suruh duduk atau apa dulu ." Batinnya geram yang membuat tenggorokan nya semakin serak ,kering .
+++++++
Lama Nathan berdiri di pinggir jalan ini ,sembaring sesekali mengelus tenggorokan kering nya .Sampai sesuatu tangan yang menggenggam botol air putih telur di depannya .
Nathan langsung mengambil ini dan langsung meneguk habis sebotol kecil air putih ini ."Gila lama lu ,cuma cari air putih saja lelet ."
"Lu sendiri kenapa tidak bilang kalau di kantung plastik yang gue bawa ada minuman nya ,o'on."Marah balik Kenji .".... Buang-buang tenaga gue ,lu."
"Oh ,benarkah!?".
"Hemm."
"Oh!Jalan lagi ,gue sudah kelaparan."Nathan yang dengan santai berjalan lebih dulu meninggalkan Kenji .
Kedua pemuda ini melanjutkan perjalanannya kembali .Namun yang kali ini hanya keheningan yang menemani perjalanan kedua pemuda yang sama-sama membisu ini .
Nathan yang terlalu asik dengan dunianya ,sampai tidak sadar tengah berjalan ke arah yang salah .Kenji yang menyadari itu langsung menarik kerah baju belakang Nathan .Sampai tubuh ini hampir saja terjungkal ke belakang.
Membuat tubuh Nathan sedikit tertarik paksa ke belakang ."Lu mau kemana ,Cebong?Jalan pulang lurus bukan belok ."Ucap Kenji dengan ekspresi wajah datar .
Membenarkan jaketnya yang sempat sedikit tertarik ."Maksud lu?".Tanya balik Nathan yang seperti orang kekurangan cairan (Linglung).
"Lihat."Kenji yang terfokus melihat jalan yang baru ingin Nathan lewati .
Melihat jalan di depannya ."Gue kenapa masuk ke jalan rumah sakit?Aduh gue benar-benar kelaparan."Ujarnya berpaling untuk kembali ke jalan awal .
Namun kembali terhenti sejenak ,fokusnya melihat ke dalam aula rumah sakit dari kejauhan. Terlihat samar-samar seseorang yang ia kenal di sana.Akan tetapi ia tidak dapat melihat dengan jelas seseorang itu ,bahkan untuk mengingat wajahnya atau namanya ia masih kebingungan .
Kenji yang kembali melihat tingkah aneh Nathan ."Lu kenapa?".
Masih di fokus yang sama ."Ah.....Ai......wat...tunggu."Ucap yang tidak jelas Nathan . Sebelum berjalan lebih masuk lagi ke dalam halaman rumah sakit ini .
Kenji yang masih memperhatikan itu ."Untung lu anak majikan Otou-san ,coba tidak , coba tidak!!".Geramnya sembaring mengikuti langkah kaki Nathan yang sudah tertinggal jauh darinya .
+++++++++++
Pukul 15.47 Sore
Hari Sabtu menjelang sore .Cuaca yang cerah dengan hawa yang dingin menyambut senyum manis ,perempuan berwajah pucat ini .
Perempuan bergaun pink ,dengan cardingan yang menutupi atasan gaun dress yang ia kenakan .Perempuan yang tengah duduk seorang diri di antara orang-orang yang tengah wira-wiri di depannya .
Di aula tunggu rumah sakit ada kursi tralis besi panjang yang tertata rapi .Di sini lah posisi perempuan ini sekarang .Duduk di salah satu kursi tralis besi panjang ini .
Duduk termenung dengan memperhatikan sekitar nya yang tak terlalu ramai dengan suara riuh ricuh orang berbicara .Ah!Lupa ,perempuan ini kan tengah di rumah sakit .Tentu saja tidak ada hal-hal yang terlalu membisingkan disini.
Sampai sebuah langkah kaki lebar berjalan mendekati nya .Perempuan ini terfokus melihat kaki itu ,sampai terlalu fokusnya ia ,hingga lupa untuk mendongak melihat sang pemilik kaki .
Kaki ini berhenti di depannya ."Hy Harumi."Sapa suara yang tak asing lagi untuk di dengar perempuan ini .
Perempuan ini mendongak melihat sang sumber suara ."Maaf ya saya terlambat untuk datang kembali."Kata sesosok pemuda ini .Yang tak lain adalah Nathan .
Harumi Yuriko tersenyum tipis ,dengan di susul berkata."Tidak papa ,Nathan .Saya malah seneng melihat kamu berkunjung .Karena sebelum ini tidak ada orang luar yang berkunjung selain keluarga dekat ku sendiri ."
Nathan terkekeh kecil ."Boleh duduk?".
"Tentu ,silakan."Yuriko mempersilakan Nathan untuk duduk di kursi kosong samping nya .
Belum juga membuka obrolan."Baji***ngan lu!tinggal-tinggalkan gue."Kenji dengan ada suara kesalnya .
"Lu bisa kejar gue kan ,beres."Ucap enteng Nathan .
Ingin rasanya Kenji memukul Nathan sekarang .Namun setelah fokusnya melihat perempuan ini .Tangan yang sudah terangkat ini ia turunkan kembali .
Manik nya masih terfokus menatap perempuan ini ."Dia siapa ,Nat?".
"Harumi Yuriko , perempuan yang lu perh.......".Ucap Nathan yang terputus karena Kenji yang tiba-tiba membekap mulutnya .
Yuriko yang tengah memperhatikan kedua pemuda di depannya ini .Hanya bisa terdiam membisu .
Nathan yang berhasil lepas ."Lepas be***go!".Bentaknya .
Berpaling terfokus kepada Yuriko ."Gomen ,teman gue ini rada aneh gitu ."
Yuriko tersenyum tipis sembaring berkata ."Tidak ,kalian berdua terlihat lucu ."Ucap Yuriko ."Kalian bersaudara?".
Menunjuk julid Kenji ."Gue bersaudara sama dia!".
Mengusap kasar rambut kepala Nathan ."Bukan!".Balas siangkat Kenji .
"Hem."
"Camilan ini?". Melihat kantung plastik yang di bawa Nathan dan Kenji .
"Oh ini buat bergadang nanti malam."Balas enteng Nathan .
"Yuriko."Suara sesosok wanita baru paya yang memanggil nama Harumi sembaring berjalan mendekat .
Harumi menengok ke arah sumber suara ."Oka-san!".Seru Harumi kepada ibunya .
Ibu Harumi yang sudah dekat dengan putrinya."Mereka siapa ,Yuri?".
Nathan yang langsung berucap ."Saya temannya Harumi ,Tante ."Ucap Nathan tersenyum ramah.
"Saya juga temannya Harumi ,Tante ."Kata Kenji ikut tersenyum ramah .
"Hemm ,Yuri kenapa tidak pernah bilang kalau punya teman .Teman-teman yang tampan-tampan ."Kata ibu Harumi tersenyum ramah ."....Kalian sekolah di SMA Sanshain?".
"Iya ,Tante ."Balas bersamaan .
"Sebelumnya maaf ,Yuri harus masuk ke ruang rawat inap nya untuk istirahat .Kalian di tinggal tidak papa kan? Karena Yuri sudah waktunya untuk beristirahat."
"Tidak papa ,Tante .Silakan ."Balas Nathan tersenyum ramah .
Harumi beranjak dari tempat duduknya ."Saya pamit ,sampai jumpa ."Pamit Harumi sebelum di papah ibunya berjalan menjauh .
Nathan mengangguk ringan sembaring berucap ."Iya ,sampai jumpa besok."
"Nat ,ayo pulang sudah mau malam .Lu mau mati beku di luar ."Ucap Kenji beranjak dari tempat duduknya.
"Yuk."Saut Nathan beranjak dari tempat duduknya.