
Osaka
Pukul. 07.59 Pagi
Rabu
Syukurlah tepat menjelang pagi hari hujan yang mengguyur deras hampir seharian full telah reda .Kini hujan itu hanya meninggalkan hawa dingin yang menusuk kulit nya saja .
Walaupun suhu udara sangat dingin. Pagi-pagi sekali Nathan sudah di hadapan dengan Yoshi di ruang tamu .
Yoshi sengaja membangunkan Nathan pagi-pagi .Tanpa memberitahu tujuan nya membangunkan Nathan pagi-pagi.
Next....
Di ruang tamu yang masih sunyi sepi .Karena hampir semua penghuni rumah belum ada yang bangun .Nathan sudah duduk di depan Sova di mana Yoshi duduk .
"Kamu sudah membaca pesan dari sekolah?".Tanya Yoshi yang sudah fokus pada lawan bicaranya.
Nathan yang juga sudah fokus dengan lawan bicaranya."Sudah Oji-san ."
"Jadi apa keputusan kamu sekarang?".
"Saya tetap akan melakukan homeschooling."
"Berarti kamu sudah menyetujui jika ada guru pengajar yang akan datang ke rumah mengajari kamu."
"Iya ."
"Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan kamu ,nanti paman akan pergi ke sekolah."
"iya , terimakasih Oji-san."
Next......
Walaupun terdengar sangat tidak nyaman untuk Nathan .Namun hanya ini cara untuk ia tetap bisa melakukan sekolah homeschooling .Karena jika Nathan tidak menerima itu ,maka Nathan harus menerima keputusan lain di sekolah. Yaitu menyuruhnya untuk kembali bersekolah seperti sedia kala .Atau di keluarkan dari sekolah itu .
Namun di balik keputusan tidak menyenangkan itu .Nathan masih memiliki keberuntungan .Yaitu ia hanya mengikuti proses pembelajaran selama empat hari saja .Sementara di hari Jum'at sampai Sabtu ia akan libur .Berbeda dengan Kenji .Dan hal yang paling tidak enak .Durasi jam belajarnya Nathan akan di perpanjang lebih lama dari Kenji .
Next......
Nathan yang memperhatikan kesibukan Kenji."Cepetan Kenji, lu lelet banget anjing. Ayah lu nunggu lama banget be***go di bawa ,durhaka lu ."Omel Nathan di ujung pintu kamar Kenji yang tengah sibuk merapikan buku-buku pelajaran yang belum sempat ia kemas semalam.
"Urusai O'on. Gue turun sekarang."Kenji berlalu melewati Nathan .Menghentikan langkah nya ."Btw .Jangan lupa jika gue punya topik berita yang sangat bangun .Lu dan Zarina pacaran."Di akhir kalimat Kenji secepat mungkin mempercepat langkahnya turun ke bawah untuk menghindari amukan Nathan .
Setelah sekian lama loading. Nathan yang masih acak-acakan belum mandi ini ."Ho!!". Mendekati pagar lantai atas melihat ke bawah mencari keberadaan Kenji yang sudah ada di ambang pintu utama rumah sembaring berpaling menjulurkan lidahnya meledek .
Nathan yang sudah melotot tajam sampai manik hitam kecilnya ingin melompat keluar."Kecipir kering bang***sat."Umpat nya dalam hati tidak bisa berbuat apa-apa karena di sana ada paman Yoshi.
Kenji melakukan itu karena ia sempat bertengkar hebat semalaman dengan Nathan yang bersikukuh ingin mengantar Zarina pulang dengan mobil .Sementara di luar sana masih hujan deras .
Karena perdebatan itu Zarina sampai merasa kesal dan ingin pergi pulang sendiri meninggalkan dua makhluk resek yang membuat isi kepala tetangganya jedut-jedut .
Akan tetapi Nathan justru menggenggam pergelangan tangan nya .Dan langsung menyuruh nya masuk ke dalam mobil meninggalkan Kenji yang masih ngomel-ngomel di luar mobil .
Tanpa memperdulikan Kenji. Nathan langsung tancap gas meninggalkan pekarangan rumah nya .Mengemudikan mobil ini seorang diri untuk mengantar Zarina pulang .
++++++
Pukul. 11.20 Siang
Seperti perjanjian isi pesan dari sekolah. Nathan yang sudah menyetujui persetujuan. Kini ia tengah mengikuti kelas homeschooling nya dengan guru homeschooling khusus yang di kirim sekolah kekediaman rumahnya .