My Salvador

My Salvador
Eps.137 Usai!



Osaka


Pukul. 00.00 Tengah Malam


Jum'at


Tawuran masih berlanjut .Tidak ada bela pihak yang mengalah ataupun menyerah .Semakin lama Anggota CB juga semakin bertambah banyak. Bukan semakin berkurang .Alhasil Hiroyuki dan yang lain di buat semakin kuwalah .Tenaga mereka sudah hampir terkuras habis .Namun tawuran ini tidak kunjung usai.


Brugkk....Kenji yang masih fokus dengan perkelahian nya ."Disini saja seperti ini....Lalu bagaimana dengan Nathan di sana......GUE HARUS SEGERA MENYELESAIKAN INI...".Brugkkk....Sekali dengan full baterai kembali demi segera mengakhiri tawuran ini dan membantu Nathan di sana .


+++++


Baju yang acak-acakan ,kacau penuh noda merah .Nafas yang sudah naik turun tidak beraturan. Berlutut menahan sakit dengan kedua lutut kaki nya .Kedua telapak tangan yang ikut menopang tubuhnya .Nathan meringis mengigit rapat kedua giginya menahan sakit yang luar biasa .


Dengan keadaan sakit seperti ini .Nathan sudah melebihi batas kemampuan nya .Sakit punggung semakin menyerang .Ia sudah tidak bisa bangkit kembali .Namun ia tetap memaksa kan dirinya sampai berjam-jam lamanya berkelahi dengan Reojin .Yang akhirnya berakhir dengan dirinya yang kesakitan tumbang .


Berbeda dengan Reojin yang masih sanggup berdiri .Walaupun tubuh sudah sama dengan Nathan .Penuh luka memar akibat pukulan .


Reojin masih sanggup tersenyum tipis(sinis). Ia mengumpulkan sisa tenaganya untuk kembali menyerang Nathan yang sudah kesulitan untuk bangkit kembali.


"MATI LU!!!". Reojin melompat memutar badannya mengangkat kaki kanannya untuk ia layangan pukulan tendangan pada Nathan .Berugkkkk.....Melesat .Bukan Nathan yang terlempar dengan seragam Reojin .Justru tubuh Reojin lah yang terpental jauh dari Nathan .


Melihat itu .Nathan langsung mendongak melihat siapa yang menolong nya dari serangan Reojin ."Bang Hanam."Seru Nathan .


Hanam segera membantu Nathan untuk kembali bangkit .Ia topang keseimbangan tubuh Nathan agar tidak koyak ."Dasar ceroboh!!Sok kuat sekali!".


"Ehehh.....". Cengengesan tanpa dosa hanya itu yang dapat Nathan lakukan sekarang.


Juhh....Membuang air ludahnya sembarangan .Reojin yang sudah berdiri kembali."Dalam perjanjian tidak ada orang ketiga yang ikut campur ."


"Sorry! Lu baru bilang sekarang....kenapa tidak sejak tadi lu bilang."Ucap Nathan .Ia menurunkan tangannya dari bahu Hanam. Memberi isyarat untuk membiarkan nya berdiri sendiri .


Nathan yang sudah berdiri sedikit jauh dari Hanam."Mari ,lanjut......".Mengajak Reojin kembali berduel .


"Nathan!".Seru Hanam yang langsung di saut oleh Nathan."Janji harus di tempati. Bang Hanam lihat saja ."


"Hem.....". Reojin yang nampak sudah sangat muak dengan permainan ini .


"Aaa.....".Pellkkk....brugkk..... berkelahi .Keduanya kembali beradu pukulan dan tendangan .Sampai batas waktu yang tidak di tentukan .Kurang lebih sampai salah satu dari mereka tumbang. Maka perkelahian ini akan berakhir .


+++++++


Dua jam berlalu .Nathan masih sanggup berdiri dengan sisa tenaga yang ia punya .Berbeda dengan Reojin yang sudah tergeletak penuh luka juga banyak noda merah pada pakaian .


"Sudah puas?".Nathan berjalan berlahan mendekati Reojin yang sudah tidak sanggup untuk memompa tubuhnya .


Kedua kaki di antara tubuh Reojin .Nathan berdiri sedikit membungkuk menatap betapa hancur Reojin .Nathan cengkeraman erat kerah pakaian Reojin untuk membuat tubuh Reojin sedikit terduduk paksa ."Suruh anak buah bicara pada yang lain untuk menghentikan tawuran di sana....CEPAT!!!".Nathan meninggikan nada bicara akhirnya .


Walaupun lemah Reojin tetap pada pendirian melanggar perjanjian .Ia hanya membalas perkataan Nathan dengan senyum sini yang tersemat pada bibir memerah darah nya .


Sudah menyadari dari awal."Hem. Sudah gue duga.....Tidak semua anak anjing menuruti perintah majikannya."


Berugkkkk.....Nathan melepaskan begitu saja cengkraman tangannya membuat tubuh Reojin membentur lantai cukup kuat .


Tidak perduli .Nathan memilih berjalan mendekati ke arah Hanam berdiri .


Melihat Nathan ."Puas?".


Nathan hanya membalas dengan senyum tipis manisnya sebelum akhirnya tumbang di pelukan Hanam ."Merepotkan."Ujar Hanam yang akhirnya mengendong Nathan di atas punggung nya .


Nathan yang berada di gendongan punggung Hanam."Ke Hiroyuki dan yang lain bang."Gumamnya dengan mata terpejam .


"Sudah seperti ini masih memikirkan mereka."


"Mereka sahabat ku, bang."


Hanam hanya bisa menghela nafas sabar .Sembaring memulai perjalanan keluar dari tempat ini .Karena Ia juga harus memastikan keadaan Zivanna .


++++++


Pukul. 02.39 Malam


Melihat tawuran yang sudah berakhir."Loh!Di mana Zivanna?".Nada bicara tegas Hanam bertanya. Dengan ia yang masih mengendong Nathan di belakang punggungnya.


Di sini Benji langsung di beri jalan untuk maju .Kenapa? Karena Zivanna ada dalam pelukan gendongan nyaman Benji.


"Zivanna tadi sangat ketakutan .Syukurlah setelah nya dia bisa jauh lebih baik dan akhirnya tertidur....Jadi saya meminta Benji untuk mengendong nya ."Jelas Mika sedikit gugup menahan takut dengan Hanam .


"Yokatta...saya benar-benar khawatir sejak tadi.....Yang satu ceroboh yang satu juga dalam masalah.....panik sekali!".Ucap Hanam dapat bernafas lega kedua bocil titipan Nya baik-baik saja ."...Mereka berdua adalah dua bocil yang tidak pernah lelah merepotkan ku".Hanam tertunduk lesung .


Dan epik nya Takumi dengan raut wajah tanpa belas kasihan .Ia dengan santainya mengelus lembut bahu Hanam tanpa berucap sepatah kata pun sebagai penyemangat.


Mimik wajah penuh luka."Nathan?".Ujar Kenji .


"Oh...dia baik-baik saja. Dia hanya tertidur karena kelelahan ."Hanam membalas rasa kegelisahan Kenji sejak tadi ."Tawuran nya?".Hanam melihat teman-teman Nathan berganti....teman-teman yang sudah sangat kacau dan kucel tentunya .


"Semua sudah berakhir.....CB berhasil kami tuntaskan."Balas Ryo .


"Yokatta".


"O!Sudah sampai."Nathan yang tanpa sengaja terbangun dari tidurnya.


"Sudah!....Bisa jalan sendiri?".


"H?".Masih dalam mode loading setelah bangun tidur .


"Bisa jalan sendiri?Kamu mau jadi pusat perhatian mereka?".


Melihat sekeliling Nathan langsung melesat turun .Membuat rangsangan pada tulang punggung."A!". Berpegang erat pada jaket Hanam."Sakit?".


Meregangkan otot-otot punggung mencoba untuk berdiri tegak."Dame ,dame, sudah baik."


"Sampai rumah kompres dengan air hangat .Besok pergilah ke dokter. Tulang punggung mu sepertinya sudah tidak lurus lagi."


"Ho!!."Melototkan manik hitam lekatnya pada Hanam .


"Apa?Emang faktanya gitu ."


"Yeh."


Hanam mendekati Benji ."Biar saya yang membawa Zivanna ."


Tanpa bantahan Benji langsung memberikan Zivanna pada Hanam .Toh Benji bukan siapa-siapa nya Zivanna .Sementara Hanam adalah kakak sepupu Zivanna .Yang sudah menganggap Zivanna seperti adik kandung sendiri .


"Umm....kalian semua kenapa memperhatikan kami seperti itu?".Nathan yang justru terlihat risih dengan tatapan sepasang mata yang memperhatikan Hanam dan Benji .


"Kalian boleh bubar.... terimakasih untuk kerja sama kalian .Saya sangat berterima kasih...beristirahat dengan baik malam ini."Ucap Hiroyuki tidak terlalu tegas seperti biasanya .


Semuanya membungkuk serentak."Arigatogozaimashita, ketua ."


"Ya, Arigato."


Kelompok ini mulai bubar dengan sendirinya .Sampai hanya menyisakan Anggota utama saja .Menyisakan Hiroyuki, Ryo, Kenji ,Hanam, Nathan, Benji, Takumi ,Chiko ,dan Mika juga Zivanna .


Mereka mulai melanjutkan perjalanan. Dengan saling membantu satu sama lain yang terluka parah .


Seperti yang di lakukan Ryo pada Nathan .Yang membantu Nathan untuk berjalan(Membantu menopang keseimbangan tubuhnya) .


"Enak ya jadi ketua geng."Nathan yang tiba-tiba membuka keheningan .


"Masih bocil jangan banyak tingkah."Saut Hanam .


"Menurut gue, gue sudah cukup umur."


"Kalian berdua seumur yang sangat merepotkan .Jadi jangan berbuat aneh-aneh."


"H? Seumuran?".Ryo, Kenji, dan Benji berucap bersamaan dengan fokus yang sudah melihat Hanam dan Nathan .


"Kenapa kalian seperti itu?".Tanya Nathan yang risih dengan tatapan itu .


"Nathan dan Zivanna memang seumur. Dan seharusnya mereka berdua masih SMP ."Jelas Hanam membuat ketiga pemuda tadi kaget .


"Ko bisa?".


"Maksud lu?".Menatap tajam Kenji".Lu kan sudah tau gue lebih muda dari kalian semua, be**go."


"Hem."


"Sudahlah ayo jalan. Sudah hampir pagi kalian juga butuh istirahat ."Takumi memecah kericuhan ini .