My Salvador

My Salvador
Eps.123 Demam



Osaka


Pukul. 23.08 Malam


Senin


Nathan dan Kenji sudah tiba di tempat pertemuan dengan Ryo. Akan tetapi baru saja sampai. Kenji tiba-tiba mendapatkan panggilan alam yang mewajibkan nya untuk segera melesat ke kamar mandi .Ia meninggalkan Nathan yang akan memarkirkan sepeda angin ini di tempat parkir sepeda yang tersedia di tempat ini.


Di saat baru kembali dari toilet Kenji bergegas mencari keberadaan Nathan yang hilang dari tempat tadi .Setelah mengambil kesimpulan dari pemikiran ceroboh Nathan. Kenji segera melesat ke tempat itu .Dan benar saja dugaan nya, jika Nathan ada di sana .Secepat kilat Kenji menarik paksa Nathan untuk menjauh dari arah tempat dewasa ini .


Sudah cukup jauh. Kenji langsung mengomel layaknya emak-emak yang memarahi anak nya."Otak lu beneran di lutut?".


Dengan gelagat syok."Eh Ryo ....maksud ku ...Ryo.....Ryo kerja di sana?".Nathan yang mengetahui guna asli tempat ini.


Dengan gelagat santai ."Ryo cuma jadi pelayan bar di sana. Lu jangan lewat depan be**go...Ayo lewat belakang."


Masih loading dengan kejadian tadi."Tap...tap..it....". Berteriak dari kejauhan untuk Nathan yang masih terdiam di tempatnya."AYO JALAN O'ON."


"Gila."Umpat Nathan sebelum menyusul Kenji yang sudah jauh dari jarak nya berjalan.


++++


Sampai di belakang gedung tempat pintu belakang yang dekat tempat pembuangan sampai .Heheh...Namanya juga pintu belakang pasti kebanyakan dekat dengan tempat sampah .Nathan dan Kenji mendekati Ryo yang tengah duduk di depan pintu di atas tangga kecil.


"Ryo!!".Teriak Nathan yang langsung mendapat usapan kasar dari tangan lebar Kenji."Kecilkan suara lu, bang**sat!".


Menepis kasar telapak tangan Kenji dari wajahnya .Pekkk...


Ryo beranjak dari tempat duduknya."Kalian dari mana saja, gue tunggu dari tadi .Gue juga harus kerja anjing."


"Maaf, tadi ada sedikit kendala di jalan."Ucap Kenji."...Kami salah ambil jalan ."Lanjut Nya .


"Hemm."Dehem Ryo ."Langsung pada inti pembicaraan saja."


"Kemarin setelah bubar tawuran sikap Hiroyuki sangat berbeda menurut. Jadi setelah tawuran selesai malam itu .Pagi harinya gue memutuskan untuk mengikuti Hiroyuki."


"Ternyata....Hiro menemui Reojin."


Kenji semakin serius mendengarkan penjelasan Ryo setelah mendengar nama ketua CB di sebutkan. Sementara Nathan yang belum terlalu mengerti hanya menyimak saja.


"Gue tidak terlalu bisa mendengar apa yang mereka berdua ucapkan. Gue tidak bisa mengikuti Hiro lebih dekat lagi ,karena banyak sekali anggota CB yang menjaga di tempat itu."


"Aaahhh...".Hembusan nafas kasar dari Nathan terdengar jelas dari dua pemuda ini ."Kalau boleh jujur .Gue benar-benar tidak mengerti dengan situasi ini, dan gue benar-benar tidak mau ikut campur urusan ini. Gue takut kakak gue mengetahui yang sebenarnya, lalu memindahkan gue ke asrama yang lebih jauh lagi dari nya ."Memasang ekspresi wajah masam lesung nya .


"Jika ayah tidak mengetahui ,kakak mu juga tidak akan mengetahui."Kenji terfokus pada lawan bicaranya.


"Tetap saja ,cepat atau lambat Yoshi Oji-san akan mengetahuinya......Di saat itu gue harus jelaskan dari mana lagi .Kemarin saja lu diem saja seperti batu berlumut ,gue sendiri yang menjelaskan sampai sujud-sujud memohon ampun ."Nathan menatap malas Kenji .


"Serius lu sampai sujud-sujud?".Ryo menatap penuh penasaran .


"Hem."Dehem malas Nathan .


"Tunggu bentar, gue harus izin sebentar."Ryo melesat masuk kedalam begitu saja meninggalkan dua pemuda ini .


"Emang siapa Reojin dan kenapa dia begitu sangat di takuti waktu itu?".Nathan menatap penuh penasaran kepada Kenji.


Melihat lawan bicaranya."Reojin ketua CB geng Cold Blood. Dia di takuti karena dia terkenal sebagai Raja Maut. Dia licik dalam menjalankan permainannya, dan jika Hiro benar-benar terpengaruh dengan ucapan seperti yang Ryo katakan. Sampai Hiro berani menemu Reojin .Artinya Hiro dalam bahaya sekarang."


"Raja Maut??".Nathan ngebung di kalimat ini.


Menatap malas Nathan ."Reojin kejam dalam menghabisi lawannya. Bahkan dia pernah di penjara tapi karena dia anak dari ketua Yakuza .Akhirnya ya gitu, dia di bebaskan."


"Weew jahat mahh. Jika tidak segera di hentikan kasihan korban-korban nya ."


"Siapa yang mau melawan dia anak ketua Yakuza be***go."


Dengan ke polosan hakiki ."Emang Yakuza itu apa anjing, sampai pada takut semua sama Yakuza."


"Aaaaa.....". Mengangkat tangan bersiap melayangkan bogem mentah kepada Nathan yang ngeselin."......Sabar ,wajar anak kecil ngeselin ,sabar."Kenji dengan sekuat tenaga menahan emosi nya menghadapi Nathan .


Menatap datar."Gue serius Anging, Yakuza itu apaan?"


"Kakek lu kan mantan ketua Yakuza."


"What?".


Ryo yang baru ikut gabung lagi."Ketinggalan apa gue?".


"Tidak ada....Cari tempat lain yuk."Ajak Kenji.


Melihat penampilan kedua pemuda di depannya."Kalian belum ganti baju?".


"Nanti saja nanggung."Cuek Kenji .


"Umm....".


Ketiganya berlalu pergi dari sana untuk mencari tempat yang lebih nyaman lagi .


++++


Oh! Sedikit info tentang ciri fisik Ryo .Ryo adalah pemuda pendek 168 cm .Memilik tubuh pendek mungil dengan model rambut Two Block membuat banyak teman-temannya merasa gemas saat melihat penampilan yang simpel cute .Apakah lagi dengan tingkah bobrok yang ia miliki .Tapi sayang nya di balik cute dan bobroknya dia yang bar-bar .Ada sisi lain dari Ryo yang sangat di takuti oleh teman-teman sehingga tidak ada siapapun yang mengganggu Ryo .Atau sampai bersikap gemas berlebih dengan nya .



Okey Next ...


Mereka perkirakan sepeda angin ini di tepi jalan setapak. Sementara mereka bertiga turun ke semak-semak yang tidak terlalu tinggi di tepi sungai Aoi Mizu .


Baik Ryo ataupun dua pemuda ini langsung duduk di bangku panjang yang yang tersedia di tempat ini.


"Capek nya."Ujar Nathan merenggangkan otot-otot punggungnya.


"Jadi apa rencana kalian untuk mencari tahu apa hubungan Hiro dan Reojin?".Tanya Ryo menatap tenangnya arus sungai di depannya.


Kenji hanya terdiam loading. Sementara Nathan yang loading lebih cepat dari Kenji ."Bagaimana jika salah satu dari kita menyamar jadi orang lain. Lalu mencoba mendekati Yuki .Maksud ku berusaha menjadi teman dekat Yuki lah ."


"Menyamar jadi apa?Hiro sangat pandai mengenali kami."Ucap Kenji .


"Hemm..itu kalian .Kalau gue .Apakah Yuki masih bisa mengenali gue?".


"Kayak masih."Ragu Kenji ."


"Coba dulu."Setuju Ryo ."...Mulai kapan?".


"Besok. Temui gue di rumah. Ajak bang Benji...Bang Benji tau kan soal ini?".


"Belum. Gue belum bilang apa-apa ke Benji....Karena menurut gue Benji tidak akan percaya jika Hiro sampai melakukan itu .Bagi Benji ,Hiro tidak akan pernah mengkhianati geng dan kawan-kawan nya sendiri."Ucap Ryo .


"Hem...kalau gitu jangan beritahu bang Benji."


Hhsikk....Kenji yang tiba-tiba bersing .Aahjikk...aajikk...hhjik......"Lu kenapa be**go?".Tanya Nathan yang sudah terfokus kepada Kenji .


Kenji dengan mimik wajah sedikit pucat dan hidup memerah pink."Gue mau flu kayaknya."


Beranjak dari tempat duduknya."Yasudahlah ayo pulang saja .Lagian sekarang sudah larut malam .Kenji sudah kedinginan."Ajak Ryo .


Aassjikk..hhsikk...hhjik....Kenji masih bersing-bersing .Membuat Nathan mau tidak mau harus menggantikan Kenji mengayunkan medal sepeda ini .Lebih tepat kali ini Nathan yang membonceng Kenji .


Nathan dan Kenji langsung berpisah jalan setelah keluar dari jalanan setapak ini .Karena arah rumah Ryo yang berlawanan dengan arah rumah kedua pemuda ini .


Sampai di rumah .Nathan yang tengah memarkir sepeda angin miliknya."Gue masuk duluan."Ucap Kenji melengos meninggalkan Nathan yang masih sibuk memasukkan sepeda ini kedalam garasi mobil .


Sudah selesai menutup pintu garasi kembali dan menutup pintu gerbang rumah dengan benar .Nathan segera melangkah masuk menyusul Kenji .


Di dalam Nathan berjalan ke Sova ruang tamu untuk mengambil tas ransel dan jas sekolah miliknya yang ia lempar asal tadi .Ia yang masih mendapati jas sekolah Kenji yang menutupi tas sling bag milik Kenji pun ikut ia bawa naik ke lantai atas .


Nathan hendak memberikan tas sling bag dan jas sekolah milik Kenji terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam kamar miliknya.


Sampai di kamar Kenji .Ia yang mendengar suara germicik air dari dalam kamar mandi .Menyadari Kenji tengah mandi ,ia pun menaruh tas dan jas sekolah Kenji di atas tempat tidur .Sebelum langsung melengos pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada Kenji yang tengah mandi .


Di kamar miliknya. Nathan langsung mengunci pintu kamar nya dari dalam .Ia langsung melempar asal tas nya ke atas Sova .Sebelum akhir melepas satu persatu kancing kemeja sekolah sembaring berjalan masuk ke dalam kamar mandi dengan langkah malas .


Beberapa jam setelah selesai dengan ritual mandi nya .Nathan keluar dari dalam kamar mandi tanpa mengenakan selesai baju kecuali celana panjang training yang ia kenakan .


Nathan berdiri membelakangi cerita setinggi badannya yang sengaja ia letakkan di dekat pintu kamar mandi ."Waduh luka ini benar-benar tidak bisa hilang."Gumamnya kepada diri sendiri.


"Gimana ini?Lengan kanan ada bekas luka tembak ,punggung ada bekas luka bacokan, ini perut ada luka tusukan."Menghembuskan nafasnya kasar ."....Pengin punya punggung mulus seperti punggung cewek .Apa tidak bisa punggung gue ini?."


Mengelus pinggangnya ,tanpa mengalihkan perhatian melihat pinggang nya dari pantulan kaca."Masih muda suka sakit pinggang pula. Yelah sambat muluk gue...". Berjalan mendekati tempat tidurnya ."Dah gue tidur .....".Nathan rebahkan tubuh lelah ini di tempat tidur berselimut tebal ini.


Nathan matikan lampu kamar nya sebelum akhirnya ia pejamkan matanya berlahan-lahan .


+++++++


Pukul. 03.34 Malam


Nathan sudah terduduk merenung di atas tempat tidur. Ia sudah terbangun seperti jam-jam biasanya .Ia beranjak dari tempat tidur hendak pergi mengambil kaos yang ia sampaikan di atas kaca samping pintu kamar mandi .


Sudah mengenakan kaos abu-abu polos Nathan berjalan berlahan mendekati pintu kamarnya .Nathan buka berlahan pintu ini.


Ia ingin turun ke lantai bawah untuk mengambil air putih terlebih dahulu sebelum menunaikan kewajiban nya .Karena ia lupa mengisi ulang persediaan air putih di kamarnya. Nathan yang harus dengan tepaksa harus turun ke lantai bawah .


Sampai di lantai bawah ia segera melesat ke dapur untuk mengambil air putih untuk ia tegak .Selesai minum segelas air putih .Nathan langsung kembali ke lantai atas .Ia kembali melewati depan kamar Kenji kembali .


Iya. Perlu kalian ketahui. Jika selesai naik tangga kamar Kenji yang pertama kali terlihat ,karena kamar Kenji lebih dekat dari tangga ,dari pada kamar Nathan .Sehingga setiap Nathan naik turun ,ia akan melewati kamar yang sering Kenji tempati terlebih dahulu.


Next.....


Namun yang ini Nathan menghentikan langkahnya .Nathan mendengar rintihan lirih dari dalam kamar Kenji .Nathan yang penasaran langsung berjalan berlahan ke kamar Kenji. Ia buka pintu kamar ini yang ternyata tidak terkunci.


Sudah terbuka ."Ken."Seru pelan Nathan mencondongkan sedikit tubuhnya masuk ke dalam kamar dengan suasana cahaya redup dengan lampu tidur sampai ranjang Kenji berbaring masih di biarkan menyalah .


Tidak mendapatkan balasan. Nathan memutuskan melangkah mendekat ke arah Kenji berbaring."Ken lu...". Ucapan terhenti saat Kenji tiba-tiba mengigau dengan kedua kelopak mata yang masih terpejam."Okaa-san ,Okaa-san, Okaa-san ."Dengan nada suara lirih .


Melihat keringat bercucuran dari beberapa sela wajah Kenji .Nathan menempelkan punggung tangannya di kening Kenji."Aji**m panas."


Mengelus-elus punggung tangannya ."Bentar Kecipir gue segera kembali."Nathan melesat meninggalkan kamar Kenji .


Nathan kembali dengan membawa baskom berisi kan air dan handuk kecil .Nathan taruh baskom berisi kan air ini di atas meja samping tempat tidur .Ia ambil handuk basah ini lalu ia peras sebelum ia letakkan di kening Kenji .


Nathan juga membelit tubuh Kenji dengan selimut tebal ini. Karena badan Kenji menggigil kedinginan.


Tanpa sengaja Kenji yang masih demam mencengkram pergelangan tangan Nathan yang sibuk menata selimut ini ."Okaa-san tidak akan meninggalkan Kenji kan. Otou-san sibuk kerja ,Kenji akan kesepian. Okaa-san, Okaa-san jangan tinggalkan Kenji ."Mengigau dengan nada lirih .


Mendengar itu Nathan yang ikut sedih melihat keadaan Kenji .Ia membalas menggenggam telapak tangan Kenji ."Okaa-san tidak akan pergi kemana-mana."Ucap Nathan."....Istirahat saja ,semua akan baik-baik saja ."Sambungnya.


Menyadari Kenji sudah jauh lebih tenang .Nathan melanjutkan menyelimuti sebagai tubuh Kenji dengan rapat .Agar Kenji tidak menggigil kedinginan kembali .Ia juga kembali memasukan handuk yang mulai kering ini ke dalam air dalam baskom ,sebelum akhirnya ia peras dan ia letakkan kembali di kening Kenji .Terus menerus Nathan lakukan dengan telaten .