
Osaka
Pukul 03.25 Menjelang pagi
Rabu
Suasana memanas perkelahian tawuran antar geng ini, semakin memanas dengan kehadiran Genki. Ketua geng sebenarnya Monsutafaia .Jadi tidak heran banyak dari geng Monsutafaia menghormati Genki ,dan hanya sedikit dari mereka yang mengikuti Yasuhiro .Membuat suasana ini semakin mendingin. Dengan kehadiran Genki yang langsung memberi hadiah pukulan kepada ketua Monsutafaia dan CB.
Reojin yang tidak terima balik menyerang Genki .Sampai fokus ini menengok paksa ke arah lain .
Geram akan ini. Genki secepat berpaling menatap Reojin datar."Lu pikir dengan ini gue akan takut?".Tegasnya .
Brugkk....... Reojin kembali melayangkan pukulan nya kepada Genki. Reojin tarik kasar kera pakaian Genki."GUE BENCI TINGKAH SOMBONG LU!".Kesal langsung mendorong Genki .Dengan langsung bersiap menyerang, mengunakan gerakan parkour.
Pkkkk........."Tidak semudah itu, lu menjatuhkan harga diri gue."Genki menahan gerakan kaki itu dengan lengan kanan.
Brugkk.......Nathan yang berdiri di halangi oleh Hanam ,memperlihatkan sorot manik mata membulat sempurna."Jangan ikut campur."Tegas Hanam yang siap siaga menghalangi pergerakan Nathan.
Apa yang terjadi? Yang terjadi ,Genki mendapatkan tendangan dari Yasuhiro tiba-tiba. Membuat tubuh Genki terpental .
Bagaimana tidak?Genki mendapatkan dua kali serangan sekali gus ,dua kali tendangan kuat dari dua orang yang berbeda.
Brugkk.....Genki tersungkur di atasan pasir pantai ini. Tanpa ada seorang pun yang membantunya, ia bangkit seorang diri.
Namun baru saja bangkit ."Lu sudah tidak memiliki status, bang**sat". Brugkk.....Tubuh ini mendapat tendangan keras lagi dari Reojin."Tidak akan ada yang membantu baji**ngan tidak berguna seperti lu."Kata Reojin .
Bersiap memberi pukulan kembali kepada Genki yang terpepet tak berdaya. Ia bahkan belum sempat bangkit kembali. Namun Brugkk.....Brugkkk....Brukkk.....Yasuhiro sudah memberi Genki hadiah tendangan kembali. Dan kali itu Yasuhiro melakukan berkali-kali, tanpa memberi ruang untuk Genki melawan ataupun melindungi diri.
Brakkk......Satu kali tendangan dari Nathan berhasil menumbangkan kedua bangsat ini.
Yasuhiro yang pertama kali terkena tendangan keras dari Nathan. Membuat tubuhnya hilang keseimbangan ,terlempar menabrak tubuh Reojin yang terdiam terpaku .Dengan serangan tiba-tiba dari Nathan .
Hanam langsung menengok ke belakang samping yang hanya mendapati pemuda lain di sana. Kedua maklum resek telah lepas dari pengawasan nya."Dua bocah itu."Geramnya yang terlihat sangat marah.
Di mana Kenji? Kenji berjalan cepat mendekati Nathan. Plakk....satu tamparan keras mendarat di pipi memerah memar Nathan."LU TULI LAGI?Gue bilang jangan ikut campur, o'on."Omelan emak Kenji.
Nathan menjinjing sebelah alisnya."SAKIT BE**GO!."
"....LU JUGA IKUT CAMPUR BE**GO, LU KENAPA MAJU-MAJU NYUSUL GUE?".
"KARENA LU, O'ON."Mendorong kasar kening Nathan."...KALAU LU DALAM MASALAH, GUE JUGA AKAN IKUT DALAM MASALAH."
Memayungkan bibir andalannya."Hemm."Nathan bersendawa. Membuat Kenji semakin kesal melihat tingkah Nathan .
"Di urus nanti."Nathan mendekati membantu Genki bangkit.
"Kalau lu tidak balik sekarang, gue akan telfon kakak lu."Ancam Nathan .
Mendengar itu Nathan langsung menengok."Mau mati?".Gertak Nathan dengan suara berat menggema nya. Membuat siapapun yang mendengar bergidik ngeri.
Tidak kalah dingin."Terserah lu."Kenji memainkan layar ponselnya tanpa perlu dengan ancaman Nathan.
Hiroyuki yang menyaksikan bergumam."Jika tidak dihentikan, rusak sudah ekosistem di sini."
Melepaskan Genki yang sudah berdiri kembali .Nathan berjalan mendekati Kenji .Sebelum sampai di Kenji berdiri Nathan melewati Reojin dan Yasuhiro .
Yasuhiro sempat menyerang Nathan. Namun dengan cekatan Nathan langsung menangkis serangan itu. Memelintir tangan Yasuhiro ke belakang tubuhnya .
Sementara Reojin hanya terdiam dengan senyum miring nya .Tanpa membantu Yasuhiro yang kesulitan.
Selesai menendang tubuh kesakitan Yasuhiro sampai tersungkur terlempar. Nathan yang sudah berdiri di depan Kenji ,secepat nya merebut paksa benda pipih di tangan Kenji .
Tawuran yang seharusnya menghancurkan Nathan, dan perkelahian yang bertujuan membalas dendam justru berubah menjadi ajang perkelahian antara dua pemuda ini .Dan epiknya lagi perkelahian ini antara dua orang, dengan yang satu adalah Nathan. Biang keladi dimulainya perkelahian ini .Akan tetapi tidak jadi, karena tawuran itu berubah menjadi ajang berdebat omelan .Bukan tujuan balas dendam lagi.
Nathan yang tidak berhasil merebut ponsel itu ,langsung memukul perut Kenji .Membuat Kenji membungkuk merintih kesakitan. Berhasil mendapatkan benda pipih ini .Nathan langsung mematikan benda pipih ini, sebelum ia masukkan ke dalam saku jaket nya.
Brukk....Kenji langsung balik membalas memukul perut Nathan yang lengah ."Aarrrgghh, mati lu!!".Geram Nathan bersiap menyerang Kenji .
Brukk....Brukk.....Kedua nya langsung terdiam saat bersamaan bogem mentah mendarat di pipi keduanya.
Di tengah loading lemot keduanya, menahan nyeri di pipi .Tiba-tiba saja kera pakaian belakang kedua di tarik paksa Hanam untuk menjauh dari kerumunan ini. Hanam hanya terdiam sembaring terus menarik Nathan dan Kenji menjauh dari sana .Di sanalah Takumi maju melewati Hanam.
Saat berpapasan. Hanam berkata."Bantu Genki."Yang di ajak bicara hanya membalas dengan deheman.
Sementara Nathan dan Kenji masih melanjutkan keributan kekanak-kanakan mereka. Contohnya ini.
"INI SEMUA KARENA LU."Atas semua keributan ini ,Kenji menyalahkan Nathan sebagai biang keladi penyebab masalah.
"Terus lu kenapa ikut-ikut, be**go."Solot Nathan mendorong kasar kening Kenji.
"Karena lu bawa-bawa gue ."
"Gue tidak minat bawa beban."
"APA LU BILANG CEBONG?".
"DIEM KECIPIR KERING."
"Lu yang banyak ba***cot, bang**sat ."
"Diem, baji*""ngan."
Mendengar celotehan itu Hanam hanya bisa membuang nafasnya dengan kasar ,sembaring tetap menarik kedua bocah ini jauh dari sini.
"Kalian tidak mengerti kata jangan ikut campur urusan orang?".Tegas Hanam layaknya sifat seorang ayah yang tengah memarahi kedua putranya yang nakal .
Ekspresi tanpa rasa takut Nathan bersendawa."Hemm."
Sementara Kenji melihat-lihat ke arah lain .Membuat Hanam yang melihatnya menjadi kesal sendiri .
"Aaggg."Erang kekesalannya."Ayo pulang."Ajak Hanam.
"Tapi?".
"APA?".Bentak Hanam menatap tajam Nathan yang cengar-cengir tanpa rasa takut di telan hidup Hanam.
"Teman-teman kita masih di sana bang. Tidak mungkin untuk kita meninggalkan mereka."Kata Nathan .
"Biar gue saja yang menyusul mereka."Ucap Kenji.
Menatap lawan bicaranya."Gue juga harus ikut."
"Lalu bagaimana dengan kak Riska?".Saut Hanam.
Loading sesaat. Akhirnya Nathan berucap."Kak Riska tidak akan tau."Berjalan kembali."Yuk balik."Ajaknya .
Terdengar hembusan nafas pasrah dari Hanam yang mulai mengikuti keinginan Nathan.
Melihat itu Kenji berucap."Bang Hanam ikut?".
"Iya."Hanam tanpa berbalik ataupun menghentikan langkahnya.
"Aaahh.."Kesal Kenji yang akhirnya ikut menyusul Nathan.
Akhirnya baik Nathan, Hanam, dan Kenji kembali lagi ke area di mana tawuran terjadi.
++++++++
Pukul 03.49 Malam
Tawuran ini sedikit lebih mereda dengan kehadirannya Genki dan Takumi di sana. Takumi yang mengambil alih mewakili Genki, ia membantu Genki untuk mengambil ali memegang geng Monsutafaia kembali. Dengan Genki sebagai ketua kembali dan Takumi sebagai tangan kanannya.
Karena sudah lebih tenang. Banyak dari geng Monsutafaia yang menyetujui ucapan Genki .Membuat banyak dari mereka mengikuti Genki kembali. Sehingga Yasuhiro kini hanya memiliki sedikit anak buah, dan sedikit teman .Sebab Chiko, si pendiam yang dingin .Tiba-tiba mengajukan diri untuk keluar dari geng Monsutafaia .Dan dia memiliki untuk tidak berpihak kepada salah satu geng tanpa alasan yang jelas .
Di situ lah Nathan kembali .Ia berpapasan dengan Chiko yang hendak pergi. Chiko menghentikan langkahnya tepat di samping Nathan yang ikut terdiam."Hati-hati dengan baji**ngan di sana."Chiko memberi peringatan kepada Nathan. Tanpa memberitahu siapa yang Chiko maksud. Karena setelah itu, Chiko langsung menjauh dari Nathan.
Chiko menepuk bahu Hanam."Drama sudah tamat."Berhenti di samping Hanam .
"Lu gegabah, be**go."Ucap nada pelan Hanam tanpa menatap lawan bicaranya.
Iya!!Chiko adalah sahabat paling dekat Hanam .Namun karena alasan sesuatu, keduanya sama-sama bersikap seperti orang asing setiap bertemu di mana pun .Menjadi kan tidak ada satu orang pun yang mengetahui ikatan persahabatan mereka. Karena nyatanya, Chiko adalah sahabat masa kecil Hanam.
Bisa di bilang, Chiko di masa lalu nya sama seperti Hanam. Brandal kelas kakap Tokyo yang di pindah paksakan sekolah mereka yang sudah tidak sanggup mendidik keduanya. Atau kurang lebih di pindah kan kedua orang tua mereka sendiri.
Awal itu lah, keduanya memilih untuk menjadi dua orang yang tidak saling kenal. Sebab keduanya mengetahui ,jika sekolah yang mereka tempati .Tempat di mana banyak anak-anak mafia Yakuza berkumpul .Bisa di bilang, ini mereka berdua lakukan demi keamanan mereka agar tidak terlalu mencolok di sekolah.
Sebab jika ada anak kuat di sekolah itu maka akan ada saja seseorang yang menantang anak itu untuk berkelahi. Yasudah, intinya keduanya ingin menghemat energi agar tidak sampai terlibat konflik .
Akan tetapi di hari ini. Rahasia keduanya harus terbongkar .Dengan Chiko yang terlihat sudah muak dengan drama ini.
"Gue sudah capek, be**go!Lu tidak lihat mereka buang-buang tenaga gue .Gue bahkan sampai menantang geng Hiryonji waktu itu."Chiko dengan ekspresi wajah datarnya.
"Siapa suruh."
"Yaa..".
"Hem."Dehem Hanam .
"Yasudah, lu harus awasi bocah itu. Kalau bisa jauhkan bocah itu dari anggota CB. Salah satu dari mereka akan membunuh bocah itu."Jelas Chiko berbisik sembaring melihat sekelilingnya yang banyak sepasang mata mengawasi dirinya.
Kembali ke kerumunan ketua-ketua ini ."Jadi tawuran ini tetap berlanjut."Reojin kembali mengangkat tangannya pertanda tawuran akan berlanjut .
Haman secepat mungkin mendekati Nathan begitu Chiko yang mendekati Kenji .Bersamaan kedua pemuda ini berucap ."Kalian waspada."
"Aaaaaa.........".
"Wwwwaaaa..........".
Suara pemuda-pemuda yang memulai kericuhan kembali .
Tiba-tiba saja. Di tengah-tengah tawuran ini .Nathan menghilangkan dari pandangan Hanam. Membuat Hanam panik bukan main ,begitu juga dengan Kenji .
Baik Hanam ataupun Kenji segera mencari keberadaan Nathan. Chiko pun ikut mencari keberadaan Nathan yang entah ada di mana. Di tambah lagi Chiko yang sudah mengetahui bahwa nyawa Nathan sedang dalam bahaya.
Di mana Nathan?Tawuran ini sangat menakutkan, kemana Nathan pergi?
Nathan sedang berusaha menyelamatkan Hanaki .Iya, Hanaki yang teriak di bawah pohon kelapa yang lumayan jauh dari tempat kericuhan tawuran.
Hanaki yang sudah tidak berdaya dengan tubuh penuh luka ."Cepat pergi, Nathan. Ini jebakan lu bisa masuk penjara."Suara lambat Hanaki .
Berhasil melepaskan tali yang melilit tubuh Hanaki .Brugkk..... Tiba-tiba saja pukul benda keras mendarat tepat di belakang kepala Nathan .Nathan melihat sekilas ke belakang sebelum akhirnya kehilangan kesadaran bersamaan dengan Hanaki yang ikut tumbang .
Hanaki tumbang karena kehilangan keseimbangan tubuhnya .Yang membuat tubuhnya ikut tersungkur di samping tubuh Nathan yang sudah tidak sadarkan diri.