My Salvador

My Salvador
Eps.124 UKS



Osaka


Pukul. 06.10 Pagi


Selasa .


Kenji yang baru saja bangun dari tidurnya langsung beranjak duduk membuat Nathan yang tidur berbantalkan tubuh Kenji jadi ikut bangun gelagapan."Apa-apa? Ada apa?Sakit lagi lu, perlu ke rumah sakit?".


"Lu ini kenapa?".Kenji yang justru bertanya balik .


Ekspresi khas orang bangun tidur. Nathan yang masih duduk di samping Kenji ."Lu kemarin malam demam, o'on."


"Hem."Kenji menyingkirkan kasar selimut yang membelit sebagai tubuhnya .


"Yael.....aaahhh....".Nathan menguap sebelum akhirnya kembali tidur .Tanpa memperdulikan Kenji yang jalan tertatih-tati ke arah kamar mandi .


Dengan satu tangan yang menyangga di dinding untuk menjaga keseimbangan tubuhnya yang sebenarnya masih sangat lemah .Bagaimana tidak lemah semalam Kenji demam sangat sangat parah .Tapi karena tubuhnya yang sudah sangat lengket mau tidak mau Kenji harus segera membersihkan tubuh nya .Karena ia masih harus berangkat sekolah.


Sementara Kenji melakukan ritual mandinya .Di sini Nathan masih tertidur pulas di tempat tidur .Padahal jam sudah menunjukkan setengah enam pagi .


Dengan sehelai handuk yang melilit pinggang nya .Kenji yang hendak membuka lemari pakaian ,ia yang masih mendapati Nathan masih terkapar di atas tempat tidur .


"Oh! Cebong."Membuang muka malasnya .


Kenji mendekati tempat tidurnya. Ia geplak paha Nathan cukup kuat .Pakkkk.......Nathan langsung bangun gelagapan ."Bangun be**go ,kita akan ketinggalan kereta lagi ."


Manik hitam lekat yang masih membulat sempurna."Ah iya bang**sat ,hari ini masih sekolah...".Beranjak terburu-buru dari tempat tidur.".....masih ujian aji**m."Nathan melesat meninggalkan kamar Kenji secepat kilat.


"Astaga cebong."Kenji yang hendak membuka handuknya .Namun."Pintu!!".Kenji segera membenarkan handuknya .Sebelum melesat menutup pintu kamarnya yang belum di tutup oleh Nathan.


+++++++


Pukul. 06.35 Pagi .


Kenji sudah siap berangkat sekolah .Kini ia tengah mengenakan sepatu sekolah di ruang tamu .Sembaring menunggu Nathan yang tidak kunjung turun ke lantai bawah .


"Lelet nya cebong."Manik malas Kenji yang akhirnya beranjak keluar rumah dengan menenteng tas sling bag sekolah miliknya.


Di luar Kenji mengeluarkan sepeda angin milik Nathan dari garasi mobil. Karena ia merasa kalau dirinya dan Nathan tidak akan sempat naik kereta(Lebih tepatnya akan ketinggalan kereta).


Selesai mengeluarkan sepeda angin milik Nathan dari dalam garasi .Kenji yang sedang mengunci pintu garasi kembali .


Nathan dengan penampilan sedikit kacau."KITA TERLAMBAT."Walau sudah terik panik .Nathan tetap ber gelagat santai .Ia masih sempat-sempatnya merapikan seragam sekolah yang belum benar ia kenakan.


Memperhatikan itu."Yaelah benerin sambil jalan."Kenji menaiki sepeda angin ini."Cepat naik ."


Masih sibuk memasang kancing kemeja sekolah nya ."Tidak-tidak gue saja yang boncengan, lu kem....". Memotong perkataan Nathan ."....Yaelah itu semalam sekarang gue sudah sehat. Cepat naik, jika terlambat kita tidak akan bisa ikut ujian susulan."


Dengan terpaksa Nathan harus mengalah. Karena memang benar perkataan Kenji, jika terlambat sedikit saja iya dan Kenji tidak akan bisa mengikuti ujian susulan .


Sementara Kenji mengeluarkan sepeda ini dari pekarangan rumah. Nathan berjalan menyusul setelah menutup rapat pintu gerbang rumah nya .Ia menyusul Kenji dan duduk di boncengan belakang sepeda .


Kenji mulai mengayunkan medal sepeda ini .Sementara Nathan yang sudah duduk tenang di boncengan sekarang tengah sibuk mengenakan dasi sekolah .


++++++++


Pukul. 07.26 Pagi.


Nathan dan Kenji yang sudah sampai di sekolah .Sekarang tengah berlarian di koridor sekolah ,mengejar waktu untuk sampai tepat waktu di lep komputer di mana guru pengawas ujian tengah menunggu .


Wajah yang sudah mulai pucat di mematahkan langkah Kenji untuk tetap berlari menyusul Nathan yang berlari tidak terlalu jauh di depannya.


Hampir saja ketinggalan waktu ujian .Pakk....Nafas yang tidak beraturan".Ma..maf...maaf Sensei kami sedikit terlambat, maaf ."Nathan menghentikan pintu yang hampir tertutup rapat ini .


"Yasudah cepat masuk."Guru Bahasa Jepang yang kali ini bertugas menjaga ujian susulan ini mempersilakan Nathan dan Kenji masuk ke dalam Lep komputer untuk bergabung dengan dua murid lainnya yang mengambil ujian susulan.


Saat Kenji berjalan sedikit membungkukkan melewati guru Bhs Jepang ini ."Tunggu."Menghentikan langkah Kenji .


Merasa terpanggil Kenji menghentikan langkahnya dan berpaling kearah sumber suara."Kamu sakit?Wajah kamu sangat pucat."


Dalam bibir pucat nya Kenji tersenyum tipis."Tidak ,Sensei. Saya hanya lelehan mengejar waktu."Kenji berlalu duduk di bangku yang masih kosong .


Sudah mengetahui Kenji belum sembuh dengan baik. Nathan yang duduk tidak terlalu jauh dari bangku Kenji .Memperhatikan Kenji sesekali dengan mimik wajah sedikit khawatir. Iya bagaimana pun seburuk-buruk Kenji yang selalu mengajaknya ribut setiap hari .Kenji tetaplah manusia biasa yang perlu di kasihanilah heheh.


Next....


Guru Bhs Jepang mulai membagikan soal-soal ujian .Sudah mendapatkan soal ujian lebih dulu ,namun Kenji belum menyentuh nya sama sekali. Kenji sibuk meremas baju kemeja bagian perutnya dengan tangan kanan .Membuat seragam sedikit menjadi berantakan."Sial!Jangan kambuh sekarang, gue janji setelah ujian langsung makan yang banyak, tolonglah kerja samanya." Batin Kenji .


Setelah membatin seperti itu dengan sedikit menahan sakit yang belum reda. Kenji memulai mengerjakan soal-soal ujian di depannya.


Sementara itu .Nathan yang masih memperhatikan Kenji ."Yaelah kecipir sok kuat lu mending ke UKS saja .Apa susahnya bilang izin ke uks."Batin Nathan tanpa mengalihkan perhatian melihat Kenji .


"Dih."Nathan membuang muka dengan kesal sebelum akhirnya fokus kembali mengerjakan soal-soal ujian nya .


+++++++


Tiga jam berlalu .Ujian belum kunjung selesai ,karena masih dua soal yang guru ini bagi kan .Masih ada satu soal terakhir yang belum guru ini bagikan .


Lalu bagaimana dengan keadaan Kenji?Tidak perlu di jelaskan lagi .Kenji sangat-sangat kacau ,keringat dingin nya mulai bercucuran dari sela-sela surai rambut kepalanya. Bahkan tidak hanya wajah pucat ,tapi tangannya pun mulai bergetar karena tubuhnya yang mulai panas dingin .Di sisi itu Kenji tetap berusaha fokus untuk menyelesaikan ujian ini sampai selesai .Walaupun masih kurang dua jam waktu untuk beristirahat.


Iya, waktu yang masih kurang lama untuk nya beristirahat dan segera makan .


Ting...Ting....Tung.....Waktu istirahat telah tiba .Saatnya para siswa siswi makan siang. Suara bel sekolah Nathan .


Mendengar itu Kenji secepatnya mengatur nafas yang hampir menghilang ini .


"Alhamdulillah."Ujar Nathan mengelus lembut dadanya .


Soal-soal ujian segera di ambil satu persatu oleh pengawas ujian . Setelah usai mendapat semua soal ."Terimakasih kerja keras nya hari ini."Ucap guru Bhs Jepang sebelum beranjak pergi meninggalkan lep komputer dengan beberapa kertas ujian dalam genggaman tangannya.


"Arigatogozaimashita, Sensei ."Ucap serentak beberapa siswa ini .


Dua murid bergegas bekemas untuk kembali ke kelasnya masing-masing. Untuk mengikuti tiga jam pelajaran setelah jam istirahat nanti .


Sementara Nathan terburu-buru mengemas barang-barang nya .Ia masukkan ke dalam tas ransel dan segera mencangkluknya .Karena ia secepat melesat mendekati Kenji .


"Aaa...gu....".Brukkk....Kenji langsung pingsan terduduk, ia membentur kan keningnya ke meja di depannya.


"Lohh! Ken, Ken ,anjing gue bilang juga apa o'on....Jih sial....awas saja kalau lu bangun ,bakal gue ceramahi sampai telinga lu kebakar mendengar nya."Celoteh kesal Nathan .Tapi akhirnya ia tetap menghembuskan nafas sabarnya .Karena ia harus mengendong tubuh Kenji untuk ia bawa ke ruang kesehatan sekolah.


+++++


Selain beberapa waktu kemudian.


Brakkkk........Suara Ryo yang datang dengan penuh drama . Membuat dirinya langsung mendapat hadiah dari Benji .Pakkkk....".Aduh."Mengelus ubun-ubun kepala yang terasa sedikit sakit .


Tanpa basa-basi Benji mendekati Nathan dan Kenji yang tengah terbaring belum sadarkan diri .Meninggalkan Ryo yang penuh drama .


Baru saja dekat dengan Nathan .Pakkk....."Aduh ,gila lu?". Nathan memukul pantat Ryo cukup kuat dengan telapak tangannya .


Nathan beranjak dari tempat duduknya. Membuat Ryo terlihat pendek sekarang."Lu yang gila, lu tidak lihat Kecipir sedang sakit, lu malah datang-datang buat keributan."


"Lu lebih baik diam Ryo."Benji ikut menegaskan."Nathan, Kenchii kenapa bisa seperti ini?".


"Mungkin karena belum makan, di tambah lagi semalam dia sempat demam tinggi....Gue juga seperti nya yang salah, gue terlambat bangun jadi tidak sempat membuat sarapan ."


"Bukan salah lu juga."Kenji yang ternyata sudah siuman ."...Gue juga salah karena kurang memperhatikan kesehatan gue."Kenji berusaha bangun untuk duduk .Benji yang melihat itu segera turun tangan untuk membantu .


Melihat Ryo ."Sini lu."Ryo dengan kepolosan nya mendekat begitu saja ke Kenji .Pakkk......."Ah!".Rintih Ryo langsung mengelus lembut kening bekas jitakan ini.


"Makannya lain kali jaga sikap, bang**sat .Gue kebangun gara-gara lu ."


Mengalihkan pembicaraan."Kalian tau dari mana kalau Kenji di bawa ke UKS .Sementara kelas kalian saja di bawah."


"Biasa dari mulut cewek-cewek bergosip. Setelah mendengar itu kami langsung memastikan ke sini."Ryo dengan cara bicara aslinya.


"Gue pikir dari Hiro."Ujar Kenji .


"Hiro sibuk mungkin, karena beberapa hari ini gue juga jarang bertemu dengan dia ."Saut Benji membalas perkataan Kenji .


"Oya, tadi pagi maaf ya bang .Bang Benji pasti nunggu kita lama sekali ."Nathan mengalihkan topik pembicaraan kembali .


"Tidak usah minta maaf, gue tadi pagi di antar Otou-san. Pulang nanti bakal di jemput supir......".Berubah sedikit lebih datar .".....Biasa mau ujian akhir kenaikan kelas ,Otuo-san nya jadi lebih posesif."Sambungnya Ryo .


"Hem."


"Lu kan belum makan gue belikan makanan mau?".Tawar Ryo kepada Kenji .


"Tidak perlu, mending kita kesana bareng-bareng saja. Lagian tidak enak lama-lama di tempat ini."Ajak Kenji .


"Okey."Balas Ryo .


Sementara Kenji sibuk mengenakan kaos kakinya kembali sebelum mengenakan sepatu khusus sekolah. Nathan yang tadi banyak mengalihkan topik pembicaraan kini tiba-tiba saja menjadi pendiam .Ia berubah seperti tidak memiliki tenaga lagi untuk basa-basi .


Sampai akhirnya mereka berempat meninggalkan ruang kesehatan sekolah ini untuk pergi ke kantin bersama-sama .


Kenji mulai di ajak bercanda-canda oleh Ryo yang happy virus .Sementara Nathan yang berjalan di belakang sejajar dengan Benji ."Jangan bilang ke siapapun soal apa yang lu lihat."Gumam pelan Benji tanpa berpaling melihat Nathan .


Nathan tetap melanjutkan langkahnya. Tanpa menoleh sedikit pun kepada Benji .Ia hanya terdiam dengan raut wajah datar menatap lurus ke depan .