
Osaka
Pukul. 06.29 Pagi
Jum'at
Sudah menjelang pagi .Pemuda yang sudah rapih dengan seragam sekolah yang ia kenakan tengah bersiap-siap untuk berangkat sekolah .Ia sudah mengeluarkan sepeda anginnya dari dalam garasi mobil .Tinggal ia tutup kembali pintu garasi sebelum ia berlalu .
Di luar tanpa turun dari sepeda Nathan juga menarik pintu gerbang depan rumah nya agar tertutup kembali .
"Ohayo ."
"Ohayo, obaa-san ."Nathan membalas sapaan dari nenek biasa dengan ramah sebelum ia mulai mengayunkan medal sepeda angin nya.
Dengan kecepatan di atas rata-rata .Nathan melajukan medal sepeda ini .Sampainya di perempatan gang biasa .Nathan tidak menghentikan sepeda nya untuk menunggu Benji .Toh tadi pagi Nathan mendapatkan notifikasi dari Benji ,jika Benji akan di antar ayahnya .
Nathan tetap mengayunkan medal sepeda semakin cepat .Agar ia bisa tiba lebih awal di sekolah .Bukan untuk jadi siswa rajin ataupun untuk menyalin jawaban PR .Tapi karena ia ingin memiliki sedikit waktu untuk tidur di kelas sebelum jam pelajaran pertama di mulai.
Next.....
"Saya berangkat Otou-san."Teriak Kenji yang bergegas beranjak menaiki menuntut sepeda angin nya keluar dari dalam rumah .
"Matte!".Yoshi bergegas keluar sebelum putra pergi jauh .
Kenji yang sudah berdiri di depan rumah dengan sepeda angin nya ."Ada yang ketinggalan ,Otou-san?".
"Tidak ada apa-apa....Besok adalah libur musim panas. Kamu ajak Nathan menginap di sini, biar Otou-san masak makanan yang enak-enak nanti malam ."
"Ehmm.....nanti saya sampaikan."Menaiki sepedanya ."Kenji berangkat."
"Hati-hati."
"Ehm."Mengayunkan medal sepeda berlalu pergi berangkat sekolah.
Lama terpaku di sana .Yoshi berpaling mendongak ke atas .Melihat segerombolan kecil burung-burung yang hendak bermigrasi ."Tidak ku sangka musim dingin dan semi berlalu secepat ini."Di dalam raut wajah menua ini Yoshi tersenyum tipis sangat tipis. Sebelum berlalu masuk kembali ke dalam rumah .
Baru saja masuk ke dalam rumah .Tiba-tiba saja langkah kakinya harus terhenti oleh suara nada dering telepon yang tersambung di gawai miliknya. Benda pipih yang ia letakkan di samping meja foto-foto .
...Tersambung...
*Hallo, Nona Riska."
*Paman .Bisakah besok paman jemput saya jam 5 pagi di bandara?".
*Bisa, nona ."
*Baiklah paman, besok saya tunggu di bandara .Dan iya ,tolong jangan bilang ini kepada Nathan .Saya ingin membuat kejutan."
*Baiklah, Nona."
*Yasudah paman, Arigatogozaimashita."
*IYa, Nona Riska."
Panggilan telepon di akhir Riska sepihak dari seberang sana .
Yoshi meletakkan kembali ponselnya di atas meja ini ."Aahh.....tiga hari lagi saya harus keluar kota lagi .Kenji akan sendirian di rumah."Gumam Yoshi berlalu kembali ke dapur .Untuk melanjutkan rutinitas nya sebelum pergi ke bengkel mobil milik nya .
++++++++
Pukul. 10.35 Siang
Seperti energi yang lemah baterai .Nathan yang lemas baterai meletakkan kepalanya di atas meja dengan kedua tangan menggantung kebawah .
Ryo yang baru saja mengambil pesanan makan siang nya ."Penyakit mereka berdua kambuh."Yang di maksud adalah penyakit mager Kenji dan Nathan .Sama hal nya dengan Hiroyuki yang ikut mager .Bukan mager sih!Tapi karena kelelahan setelah sibuk dengan urusan kelas .Benji melengos begitu saja .Duduk tenang di meja ini untuk segera menikmati menu makan siang nya .Yang di susul oleh Ryo .
Di tengah-tengah itu tiba-tiba saja ponsel Nathan bergetar .Membuat Nathan terbangun merogoh kantong celana panjangnya.
...Tersambung....
*Hallo, Nat."
Suara yang langsung membuat Nathan menenggak posisi badannya .
*Ya Hallo!".Balas Nathan dengan Jovan di seberang sana mengunakan bahasa Indonesia seperti biasa .
*Gue ada di bandara Tokyo Nat. Gue tidak tau harus ngapain.... jemput gue Nat peliss!!".Rengek Jovan di seberang sana .
*Breng***sek!Lu o'on banget aji**m .Kenapa tidak hubungan gue dulu kalau mau ke sini be**go".Omel Nathan di seberang sini .
*Adik Nathan baik aaahhh.....".
*Heheh....thenks adik Nathan."
*Yeh...ingat jangan ke mana-mana tunggu saja di pintu keluar."
*Okey adik Nathan ."
Panggilan di akhir Nathan sepihak .Ia berganti ke nomer lain .Yaitu nomer paman nya Yoshi .
...Tersambung...
*Kon'nichiwa , Oji-san".
*Ada apa nak Nathan?".
*Paman bisa jemput teman saja di bandara internasional Tokyo .Teman saya sudah ada di sana. Paman buat tulisan atas nama Jovan ."
*Baik, nak Nathan."
*Arigatogozaimashita, Oji-san."
*Ya."
Panggilan di akhir Nathan sepihak .
Kenji yang sudah terfokus pada Nathan."Teman siapa?".
Tanpa melihat lawan bicaranya."Sahabat ku dari Indonesia."
"Umm."
"Ayo kembali, sebentar lagi jam pelajaran."Ajak Hiroyuki kepada kedua maklum resek ini .
"Ehmm."Dehem Nathan .
"Gue duluan Ryo, Benji."Hiroyuki berlalu lebih dulu. Yang di susul dari belakang oleh dua maklum resek ini .
+++++++
Di waktu yang sama .Pemuda dengan satu koper besar dan satu tas ransel yang ia bawa .Jovan yang sudah sangat lama di pintu keluar bandara .Terus saja melihat sekeliling dengan sesekali melihat layar ponselnya yang terdapat game online yang tengah ia mainkan di sana.
Fokus pada game online ini."Aahh....lama sekali .Gue bahkan belum tau siapa yang Nathan suruh untuk menjemput ku."Racau Jovan putus asa di tengah keramaian di mana yang satu pesawat dengan nya tadi sudah pergi semua ,sementara dirinya seorang diri di kursi tunggu ini.
Sampai satu jam berlalu dan belum ada yang datang menjemput Jovan yang sudah sangat kesal sendiri di sini .Di tambah lagi cacing-cacing perut nya sudah mulai meronta-ronta minta isi .
Tiga jam berikutnya .Jovan mengacak-acak rambut kepalanya frustasi ."Permisi!".
Mendengar suara itu. Jovan mendongak melihat sumber suara ."Apakah kamu Jovan, teman nak Nathan".Tebak Yoshi .
Jovan beranjak dari tempat duduknya ."You can speak English, I don't really understand Japanese!".
( Anda dapat berbicara bahasa Inggris, saya tidak begitu mengerti bahasa Jepang! )
"Hem."Yoshi berdhem dengan senyum ramah."Is it true that you are Jovan ,Nathan's friend".
( Apa benar kamu adalah Jovan, teman Nathan )
"Oh, yes .Anda yang di utus Nathan."
"Iya, mari saya antar ke rumah Nathan ."
"Ya ."
Mulai menarik koper besar miliknya ."Biar saya bawakan ."Yoshi mengambil alih membawa koper besar ini .
"Arigato."
Yoshi mengangguk ringan dengan senyum ramah nya .
Di dalam mobil yang sudah melaju di jalanan umum Tokyo .Jovan duduk di kursi samping Yoshi menyetir mobil .Jovan sedikit menahan kantuk akibat kelelahan sejak tadi menunggu lama di bandara .
Yoshi yang masih fokus menyetir mobil. Berucap dalam bahasa Inggris."Nak Nathan masih sekolah, saya akan mengantar kamu ke rumah nya. Tapi maaf saya tidak bisa menemani kamu ,saya harus bekerja ."
"Tidak papa, paman. Maaf mengganggu waktu kerja nya ."
"Iya.....Kamu mau makan apa?".
"Eh!Tidak perlu paman, saya langsung istirahat saja nanti."
"Baiklah ."