
Osaka
Pukul. 06.30 Pagi
Selasa
Masih terlalu pagi untuk Kenji yang pemalas memulai beraktivitas. Namun di pagi ini .Kenji melakukan aktivitas lebih awal membersihkan rumah Nathan .Kurang lebih membantu Nathan membersihkan rumah.
Nathan yang sibuk mengepel lantai .Sementara Kenji yang sibuk menyapu dan merapikan Sova .
Tidak terlalu jauh dari Nathan yang saat ini tengah duduk di ujung pintu masuk ruang Keluarga."Setelah ini gue nyontek tugas Bahasa Inggris nya ."
"Tak."Balas cepat Nathan .
"Gue kan sudah membantu lu , o'on."
"Lu minta imbalan?".
"Iya."Menghentikan kegiatannya, ia fokus menatap dingin Nathan .
Dengan ekspresi wajah datar ."Tidak bisa Kenji .Oji-san menyuruhku mengajari lu bahasa Inggris, bukan memberi lu contekan."
"Sama saja .Nanti gue belajar dari baca tulisan lu ."
"Jangan banyak bicara, cepat selesai. Lu harus mengerjakan tugas sekolah."Nathan beranjak dari tempat duduknya untuk melanjutkan mengepel lantai .
Menghela nafas kasar .Dengan menahan amarah Kenji melajukan pekerjaan bersih-bersih rumah Nathan .
Tingg...Tinggg....Tungg....Tungg.....
Mendengar bel rumah berbunyi."Ken, lihat siapa yang datang."Suruh Nathan tanpa menghentikan kegiatan nya .
"Lu babu gue?".Suara nada tinggi Kenji .
"Gue tidak bisa meninggalkan ini .Nanggung."Tetap melanjutkan mengepel lantai rumah.
Hampir melemparkan Siulak ke arah Nathan .Kenji yang kesal langsung melangkah cepat ke pintu utama rumah .Untuk melihat siapa yang bertamu sepagi ini .
Baru saja membuka pintu utama rumah."Jovan."
Jovan yang sudah mengangkat tangan kanan setinggi rata-rata dada ."Hoy! Nathan di rumah?".
"Ada .Ayo masuk."Kenji mempersilakan Jovan untuk masuk ke dalam rumah lebih dulu.
Melihat Nathan yang belum menyadari kehadirannya."Rajinnya anak sultan ."Ujarnya membuat Nathan menengok sekilas ke arah sumber suara.
Tanpa fokus pada lawan bicaranya."Gue melakukannya karena terpaksa .Gue benci lihat isi rumah kotor ."
Melangkah mendekati Sova ruang tamu untuk menaruh tas selempang nya di sana ."Lu kan bisa menyewa tukang bersih-bersih. Kenapa harus repot-repot membersihkan rumah sendiri ."Kata Jovan .
"Gue tidak suka orang asing membersihkan rumah gue ."
"Hem, repot."Jovan berlalu naik ke lantai atas rumah Nathan .Tentu untuk pergi ke kamar yang pernah ia tempati. Untuk ia membereskan barang-barang miliknya yang akan ia bawa pulang.
Menghentikan mengepal lantai .Nathan berpaling ke arah Jovan tadi ."Lu tad....". Menghentikan ucapan. Ia yang hanya melihat keberadaan Kenji seorang."Jovan mana?".
"Atas."
"Oh."Menaruh peralatan mengepel ."Lu lanjutkan Ken .Gue akan buatkan sarapan."
"Lu tidak puasa?".
"Gue buatkan untuk lu dan Jovan ."Nathan berlalu ke dapur .
+++++++
Pukul. 06.59 Pagi
Baru saja selesai membereskan barang-barang yang akan ia bawa pulang. Jovan melangkah kakinya menuruni tangga rumah dengan membawa koper besar miliknya.
Jovan menaruh kopernya di samping Sova ruang tamu. Sebelum ia menyusul ikut bergabung duduk di Sova itu bersama dengan Kenji yang sudah duduk di sana dari awal .
"Nathan mana?".
"Di dapur masak ."
"Dia tidak puasa?".
"Dia masak buat kita ."
"Lah."Jovan beranjak dari tempat duduknya menyusul Nathan pergi ke dapur .
Next.....
Jovan yang sudah duduk di salah satu kursi yang tersedia di dapur ."Kenapa pakek masak?Gue sudah sarapan di rumah tadi."
Sibuk menyelesaikan masaknya."Terserah gue .Intinya lu harus makan ,karena gue sudah lu buat repot-repot masak ."
"Naik apaan lu kesini?".
"Taksi .Gue langsung balik setelah ini."
"Sudah pesan tiket pulang?".
"Sudah........Lu tidak kebanyakan transfer uang ke gue?".
"Tidak tau."Balas enteng Nathan ."Kalau kebanyakan lu sumbangkan saja ."Sambungnya .
"Hem."Dehem Kenji ."Sudah tidak ada masalah lagi di sini?".Lanjutnya bertanya.
"Masalah apa?".
"Tidak......Lu kapan masuk sekolah lagi?".
"Senin depan."
"Kevin sudah pulang. Gue titipin lu ke Kevin ."
"Lah kenapa?Gue tidak butuh di jaga .Seharusnya lu yang membutuhkan. "
"Gue baik-baik saja disini .Kenapa butuh penjaga?".
Menghela nafas panjang."Kalau ada apa-apa lu langsung hubungi gue .Gue akan sempatkan datang."
"Iya ."
Next......
Selama Jovan dan Kenji makan di ruang makan .Selama itu juga Nathan melakukan ritual bebersih diri .Sebelum ia mengenakan seragam sekolah nya .
Beberapa jam setelah itu .Ia yang sudah beres dan rapi dengan seragam sekolah. Kembali turun ke lantai bawah rumah. Duduk santai di Sova sembaring menunggu kedua temannya selesai sarapan.
++++
Pukul. 08.10
Sembaring menunggu Kenji selesai menyalin jawaban tugas bahasa Inggris Nathan .Jovan dan Nathan membuka topik obrolan.
"Enaknya kalian berangkat sekolah siang."Ujar Jovan.
"Enak dari mananya .Gue pulang jam 7-8 malam lu bilang enak ."Balas Nathan dengan nada menahan amarah.
"Walaupun gitu kan tetap enak .Toh sekolah pagi belum tentu langsung nyambung. Karena belum semua stamina berpikir kembali terkumpul."
"Terserah lu Jov."Balas Nathan."Jam berapa ke bandara?".
"Penerbangan nya jam 10 sebentar lagi .Tapi gue akan berangkat sekarang."
"Lebih baik santai-santai saja di sini .Nanti saja ke bandara nya."Saran Nathan .
"Tidak .Gue sudah terlanjur pesan taksi online."Ucap Jovan ."Gimana kalau gue antar kalian berdua saja terlebih dahulu. Sebelum lanjut ke bandara."
"Boleh."Balas Kenji semangat .
"Tidak bisa ."
Fokus melihat Nathan ."Kenapa?".
"Bang Benji nanti gimana?".
"Ikut gabung. Kan mobil taksinya masih muat ."
"Uhh... terserah lah."
Tiba-tiba saja Jovan tertawa terbahak-bahak memperhatikan perubahan perilaku Nathan."Hahahahhhh....lu ko sabar banget Nat .Tidak seperti biasa ."
Ekspresi wajah datar. "Pensiun dari dunia iblis ."
Mendorong kasar bahu Nathan ."Gaya lu nanti juga balik lagi ."
Tanpa merubah posisi, ataupun ekspresi wajah datarnya ."Gue ada tekat tobat tuh di dukung Jov ,bukan malah lu ajak lagi ."
"Gue ngajak apaan?".
"Ngajak jadi kaum iblis lagi."
"Eh!Tidak be***go.....Seratus persen gue dukung lu tobat ."
"Ayo berangkat. Gue sudah beres ."Kenji yang sudah siap berangkat sekolah.
Nathan fokus melihat Kenji ."Sudah lu baca ulang?".
"Nanti saja."
"Baca ulang dulu Kenji ."
"Lu jaga tegas-tegas Nat .Lu tidak lihat jam berapa sekarang ."Saut Jovan .
"Berangkat dulu Nat .Nanti di kelas gue baca ulang ."Ucap Kenji.
"Hem."
Tin....Tinn ....."Tuh taksinya juga sudah datang .Ayo Nat ."Jovan yang langsung menarik paksa pergelangan tangan Nathan. Agar Nathan beranjak dari tempat duduknya.
Next.....
Nathan dan Kenji akhirnya ikut nebeng di mobil taksi yang Kenji pesan .Posisi duduk .Nathan duduk di depan bersebelahan dengan supir taksi .Nathan dan Kenji duduk di kursi tengah penumpang.
Selepas di perempatan jalan biasanya .Kenji berpindah tempat duduk ke belakang. Sementara Jovan masih di tempat yang sama ,bersama dengan Benji yang baru saja ikut bergabung.
Beberapa menit kemudian. Mobil taksi ini telah sampai di depan gerbang utama sekolah Koko Sanshain .Di saat itu Jovan itu beranjak keluar mobil .Ia menghampiri Benji yang turun lebih dulu dari Nathan dan Kenji ."Tunggu."
Benji yang merasa terpanggil berpaling ke arah sumber suara ."Saya tidak terlalu mengenal Kamu .Tapi seperti kamu orang baik .....Saya ingin minta tolong kepada kamu .Tolong bantu Nathan ,jika dia tengah kesulitan. Bukan memaksa ,saya hanya ingin kamu membantu Nathan sebisa kamu ."
Benji mengangguk ringan."Bicara apaan ini?".Suara Nathan yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Jovan .
"Bicara tai an***jing."Jovan langsung berlalu masuk kembali ke dalam mobil ."Gue pulang ."
"Iya."Nathan terdiam memperhatikan mobil taksi itu yang semakin menjauh dari pandangan nya .