
Osaka
Pukul 02.47 Menjelang tengah malam lewat
Selasa
Takumi yang belum berganti pakaian .Langsung melesat keluar kembali setelah meletakkan tas kerja nya di Sova ruang tamu ,ia langsung pergi keluar menaiki motor nya ke tempat di mana ia harus menyusul seseorang.
Dalam kecepatan tinggi ia melonggarkan dasi kerjanya ini. Sembaring perhatian fokus menyetir motor HONDA Super Cub C50. Motor antik Jepang kesayangan Takumi .
Drurrurruu......
Suara motor tua Takumi yang menerabas dinginnya malam ini dengan kecepatan tinggi, agar ia lekas sampai di tempat tujuan.
++++++
Di lain tempat, di jam yang sama. Hanam telah sampai di tempat tujuan. Kenji yang paling awal turun dari bus ini. Ia segera berlari ke pantai Hinode yang tidak terlalu jauh dari halte bus ini.
Benji yang merasa sembuh angin yang Kenji buat."Kecipir kering."
Mendahului Benji setelah selesai melakukan pembayaran ."Ayo."Ajak Hanam mempercepat langkahnya.
Menyusul Kenji yang sudah tidak terlihat di perhatian keduanya.
++++++++
Pukul 02.49 Malam
Malam semakin larut. Angin dingin semakin berhembus sepoi-sepoi. Suara ombak air pantai yang berirama .Melengkapi ketegangan antara perkumpulan pemuda-pemuda ini.
Sorot mata mereka sangat datar nan dingin .Mereka sangat fokus memperhatikan prinsip mendebarkan di depannya.
Di mana Hanaki mengakui semua kekesalan di depan Hiroyuki. Membuat Hiroyuki terdiam.
Entah apa yang terjadi antara Hiroyuki dan Hanaki .Kerena Hiroyuki langsung terdiam saat mendengar perkataan Hanaki.
Nathan masih terdiam di tempatnya yang sama .Memperhatikan keheningan yang menegang ini. Sang ketua CB angkat bicara.
Ketua CB melangkahkan kakinya sedikit manju ke depan barisan tangan kanannya."Sudah cukup."
".......Permasalahan lu ,tidak akan selesai dengan lu diam."
*Okijima Reojin atau Reojin. Dia seorang ketua definisi ke 1 geng CB(Cold Blood). Pemuda berumur sekitar 19 tahunan ,dengan model rambut hitam pekat kemerah-merahan tua, pendek Caesar crop yang panjang di bagian atas ini. Tinggi badan di atas rata-rata, ekspresi wajah yang datar. Seakan aura sebagai pemimpin kejamnya sebagai geng CB sangat kuat.*
Reojin melangkah lebih mendekat lagi ke antara dua pemuda ini."Kalian mau apa?Cepat selesaikan ,jangan bertele-tele seperti anak anjing .Gue kesini untuk melihat kehancuran bukan drama kesedihan."
Menatap tajam Hanaki yang hendak menyerang Nathan. Namun langsung terhenti dengan seseorang yang lebih dulu memberi bogem mentah pada pipi memerah Nathan sampai tubuh menengok paksa ke arah lain.
Brugkk......."BAJI**NGAN!!GUE BILANG JANGAN PERGI TOL**OL!!".Bentak Kenji dengan suara lantang membuat semua pemuda semakin tertarik untuk menyaksikan.
"LU BU**DEK ATAU TULI? Lu tidak lihat betapa menderitanya gue, BANG**SAT. Lu suka sekali cari masalah. Lu mau lihat gue remuk karena kakak lu ,dan ayah gue yang akan sepanjang hari ngomel di depan makam gue." Tersulit emosi kekesalan .Layaknya seorang emak-emak arisan ,Kenji terus menghakimi Nathan dengan ocehan nya tanpa perduli dengan yang lain.
Mencengkram kuat kerah pakaian Nathan."KAKAK LU ITU SEREM, BAJI***NGAN!!!".Bentaknya mendorong kasar tubuh Nathan. Sampai hampir tersungkur.
Menengok cepat dengan sorot mata elang ke Hanaki."Dan lu." Berjalan mendekati Hanaki.
Menunjuk Nathan yang hanya bengong mematung."Lu lihat cebong itu?!Dia bukan orang yang seperti lu bayangkan."Menurunkan tangannya ,Kenji menatap serius pada Hanaki."Bocah itu tidak sebahagia seperti yang lu pikirkan.....Lu pasti masih berpikir dia memiliki ayah yang sangat menyayangi nya, ibu yang sangat memanjakannya. Sangat salah, lu salah besar...".Menjeda ucapannya kembali.
Mendengar itu Nathan tersenyum tipis sangat tipis sembaring berkata."Sudah selesai, Ken. Lu buang-buang tenang menjelaskan biodata gue."
Tanpa berpaling melihat Nathan ."Diam baji**ngan."Gertak Kenji .
"Wah!Kenji beneran mirip Yudha ."Batin Nathan meringis ngeri.
Di sini semua terdiam terutama Hiroyuki yang mengenal betul sifat keras nya Kenji .Akan tetapi itu berbeda dengan geng CB dan Monsutafaia yang seakan akan tengah bersiap untuk menyerang.
Di sinilah Benji yang baru saja sampai langsung berteriak lantang ."BERSIAPLAH KALIAN, JIKA KALIAN TIDAK MAU MATI DI SINI."Menghentikan langkahnya tepat di samping Hiroyuki berdiri."....Lu ulur waktu ,sampai rekan gue datang membantu."Ucap pelannya kepada Hiroyuki tanpa melihat lawan bicaranya.
"Ya."
Suasana kembali memanas. Kenji masih di tempat yang sama memperhatikan Hanaki yang tiba-tiba berubah gelisah.
Hanaki terus menggerakkan manik hitamnya melihat sekelilingnya. Seakan tengah mewaspadai sesuatu yang akan terjadi.
Kenji ingin sekali bertanya. Namun iya urungkan di kala Reojin masih berdiri tepat di belakang. Yang sudah di pastikan ketua CB kejam itu akan mendengarnya.
Tiba-tiba saja sang ketua CB mengangkat tangan kirinya. Lama sekali ke atas. Sampai suara lantang dari barisan tangan kanan ketua CB berteriak lantang."MAJU!!!!!!!".
Kenji secepatnya mengambil langkah mundur mendekati Nathan."Bersiaplah cebong, gue tidak mu mengendong tubuh besi lu."
"Yang berat lu, o'on."Balas Nathan yang manik hitam lekatnya sudah merotasi melihat sekelilingnya yang mulai ricuh akan perkelahian.
Brukk.....". Waspada, bangsat."Ryo menangkis serangan yang hampir mengena punggung Kenji.
Kenji hanya mengangguk ringan sembaring bersiap menyerang lawan musuh-musuh nya. Yang jauh lebih banyak dari rekan-rekan geng nya.
Perkelahian antar geng ini semakin memanas .Geng Hiryonji hampir terpojok, karena kalah jumlah. Akan tetapi berkat Hanan dan Nathan yang membantu membuat perkelahian ini hampir seimbang.
Perlu kalian ketahui. Walaupun pertingkaian sudah hampir seimbang. Kita belum bisa melihat Hanaki sedikit pun. Entah kenapa sejak awal di mulai pertingkaian. Hanaki tiba-tiba hilang, lenyap entah pergi kemana. Ia tidak terlihat ikut dalam perkelahian ini sama sekali.
Bahkan Nathan dan Kenji pun tidak menyadari itu ,karena terlalu sibuknya ia melindungi diri dari serangan-serangan ini.
+++++
Pukul 03.10 Menjelang tengah malam lewat.
"STOP!!".Suara menggema Genki. Sang ketua geng sebenarnya Monsutafaia.
Berkat kedatangan Genki tiba-tiba membuat sebagian besar anggota Monsutafaia menghentikan aktifitas perkelahian ini. Dan memilih sedikit menundukkan perhatiannya untuk menghormati kehadiran Genki sebagai ketua mereka .
Menyadari nya, Nathan segera terdiam sesaat untuk mengatur nafas buruk nya ini. Begitu juga Kenji yang sedikit merasa nyeri di kakinya yang terasa sakit kembali.
Tanpa basa-basi Genki langsung melayangkan bogem mentah kepada Yasuhiro .Brugkk........Langsung kembali melayangkan tamparan punggung kakinya kepada Reojin dengan aksi parkour nya Plakkk.....Membuat kedua pemuda ini langsung menengok paksa ke arah lain.
Genki adalah pria tanpa rasa takut. Ia bahkan sangat berani melukis ketua geng CB yang jauh lebih tua juga kuat darinya .Keberaniannya itu yang membuat sebagian besar anggota Monsutafaia menghormati kehadiran nya .
"Kalau lu punya kepentingan pribadi selesaikan sendiri tol**ot, jangan bawa-bawa geng kedalamnya, bang**sat!Karena seorang ketua bekerja sendiri, bukan berkelompok."
"..... KELOMPOK HANYA UNTUK KEPENTINGAN MASALAH PEREBUTAN KEKUASAAN, SIAPA YANG KUAT, BUKAN MASALAH PRIBADI LU."Bentak Genki menatap dingin Yasuhiro .
"Tidak perlu banyak ba**cot."Reojin langsung melayangkan bogem mentah pada Genki .Brugkk...... Sampai tubuh ini sedikit terlempar.
Nathan ingin membantu .Akan tetapi dengan cepat tangan Hanam menghalangi pergerakannya."Jangan cari masalah lagi."Gertak Hanam dengan nada suara berat. Tanpa perhatian ia alihkan melihat Nathan .