
Osaka
Pukul ,05.30. Pagi
Sabtu
Kedua makhluk bumi ini tengah tiduran terlentang di tempat tidur mereka masing-masing. Namun berbeda dengan satu makhluk bumi yang ini. Ia sudah bangun lebih awal dari biasanya .Bahkan ia sudah tidak ada di kamar Villa ini lagi .Hanya tersisa dua makhluk bumi ini saja yang masih bermalas-malasan.
Nathan pemuda yang tengah bengong terduduk dia atas kasur untuk mengumpulkan nyawa-nyawanya ."Kenji!".Serunya yang tidak ada jawaban dari Kenji yang masih berbalut selimut tebal hangatnya.
Masih di posisi yang sama sambil menguap ,ngacak-acak rambutnya."Ken..ji!".
Masih belum ada jawaban ,karena intinya Kenji masih nyaman dengan dunia mimpinya .
Baru menyadari tidak ada jawaban dari Kenji .Nathan berbalik menatap Kenji yang masih terlihat memejamkan matanya di sana .
Membuang nafasnya dengan kasar."Tidur apa mati ,kecipir kering."Ujarnya .
Masih dengan zona nyaman."Tutup mulut mu ,cebong cerewet."Umpat Kenji .
"Anjing bulldog!! Lu pura-pura tidur ."Umpat geram Nathan menatap Kenji yang masih setia memejamkan mata mengabaikan Nathan yang mengoceh tidak jelas .
Kenji menghiraukan semua, ia memilih tetap memejamkan matanya .Nathan kesal tetap masih terlalu pagi untuk berdebat pun memilih untuk beranjak pergi dari sana .
Nathan merapikan tempat tidurnya seperti yang di lakukan Hiroyuki tadi .Selesai itu ia berlalu mengambil pakaian ganti ,sebelum beranjak masuk ke dalam kamar mandi .
Sesaat kemudian Kenji mulai bangun ,ia yang sudah terduduk mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menghilangkan pandangan kabur .Khas orang bangun tidur yang nyawanya belum terkumpul dengan baik .Bersamaan dengan itu kaki panjang berlarian kecil di depannya. Merusak pemandangan pertama yang Kenji lihat di pagi ini .
Memutar matanya malas menatap kearah lain."Ah sial ,kaki cebong."
Nathan yang tengah berdiri di sisi lain kamar untuk mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk. Masih bisa mendengar jelas umpan pelan yang terucap dari mulut Kenji ."Dengkul gue masih bisa mendengar jelas, kecipir kering."Ucapnya tanpa berpaling menatap Kenji .
Kenji memang bisa mendengar dengan jelas ,namun ia memilih membisu .Kenji bangkit dan membereskan tempat tidurnya ,sebelum ia tumpuk menjadi satu dengan kasus yang lain .
Selepas itu ,iya yang masih di posisi yang sama setelah selesai membereskan tempat tidurnya ."Hiro kemana?".Tanyanya kepada Nathan .
Pemuda yang tengah tertelungkup duduk di pojokan lemari persegi panjang yang tidak jauh dari Kenji berdiri .Pemuda ini tertelungkup terduduk fokus bermain game di ponsel ,dan kedua telinganya tersumpal headset .
Namun Kenji yang sudah emosi karena ucapan nya tidak terjawab ,tidak bisa berpikir jernih lagi. Kenji lempar handuk miliknya yang sembaring tadi melingkar di lehernya, karena ia sempat ingin mandi. Handuk itu terlempar tepat di depan muka Nathan.
Nathan yang tengah fokus bermain game."Ck kalah ."Ujarnya dengan wajah dan kedua tangan yang menggenggam ponsel tertutup handuk .
Iya tarik kasar handuk itu dari mukanya .Nathan bangkit dari tempat duduknya ,ia taruh ponselnya di atas lemari yang tingginya sebawah pinggangnya ini. Tidak lupa ia melepas kedua handset.
Lalu ia gulung-gulung handuk tadi sampai menjadi bulat .Tanpa menatap lawan bicaranya."Lu sudah buat gue kalah main game, kecipir kering."Ucapnya yang terdengar mengerikan. Sembaring melempar handuk tadi dengan kuat ke arah Kenji .
Kenji yang sudah siap menghindar dari tadi berhasil menghindari handuk terlempar itu. Ia yang berhasil menghindar memasang wajah julid nya .Menertawakan Nathan yang tidak berhasil melempar dirinya dengan handuk tadi .
Semakin kesal Nathan mempercepat langkahnya menghampiri Kenji .Pemuda dengan tinggi badan 179cm ini melawan pemuda 170cm.
Kedua makhluk resek ini saling bertukar tatapan mematikan .Walaupun Nathan sedikit mendongakkan badannya yang sedikit pendek dari Kenji .Ia tetap tidak mau kalah saing.
Nathan membusungkan dadanya mendorong tubuh Kenji .Kenji terdorong sedikit kebelakang, ia menyadari itu langsung mendorong balik jidat Nathan .
Karena sudah sama-sama geram. Kedua makhluk resek ini bertengkar kembali, berdebat ,dan juga saling bertukar pukulan .
Hem, kalian pasti berpikir mereka bertengkar seperti lelaki beneran. Sepertinya dugaan kalian salah .Kedua makhluk resek ini bertengkar layaknya seorang anak kecil yang rebutan es krim .
Nathan tarik rambut Kenji sembaring berteriak-teriak tidak jelas. Kenji membalas menarik kerah baju Nathan ,sampai badan Nathan terjinjing ke atas .Kenji berhasil melepaskan cengkraman tangan Nathan dari rambutnya .Nathan beralih membalas mencubit lingkar pinggang Kenji ,sampai Kenji merintih kesakitan.
Tidak ingin kalah. Kenji segera mendorong tubuh Nathan menjauh darinya .Nathan yang terdorong cukup kuat langsung kehilangan keseimbangan hingga punggung membentuk lari besar di sana .
Brugukk.......
"Aahh."Merintih sakit.
Kenji masih terdiam di sana ,namun masih memperhatikan Nathan .Ia yang masih kesal merotasi kan manik hitamnya ke arah lain. Kenji lihat ke atas lemari di mana Nathan terjatuh. Lalu dengan cepat ia berlari menghampiri Nathan ,mengunci tubuh Nathan dalam pelukannya .
Ingin Nathan meronta-ronta. Namun mulutnya sudah tersumpal telapak tangan Kenji .Sampai tiba-tiba .
Bruk.....bruk.....bruk...
Beberapa kotak yang tersusun di atas lemari jatuh menimpa punggung Kenji .Selepas itu ,ia beralih menatap Nathan yang terdiam menatap manik hitam miliknya .
Masih di posisi yang sama Kenji segera membuka bekapan telapak tangannya dari mulut Nathan .Nathan yang masih menatap tajam ke arah Kenji ."Tangan bau WC pegang-pegang mulut orang ganteng ."Ucapnya yang masih sempat untuk bergaya .
Kenji yang mendengar jelas langsung menjinjing alisnya, tidak lupa ia mengangkat bibirnya .Seolah dia sangat geli dan jijik .
Masih di posisi yang sama."Tangan lu kondisi kan ,Kecipir kering."Ucap Nathan yang membuat Kenji tersadar, jika salah satu tangannya masih merangkul pinggang Nathan .
Merapikan rambutnya yang sedikit berantakan."Aduh berangkat rambut orang ganteng, gara-gara hama kecipir kering."
Menyungging senyum julid ."Idih ,idi**ot."
"Terserah lu ,gue capek berdebat dengan kecipir kering."Nathan yang tidak kalah julid .
Kenji yang kesal kembali ingin memukul Nathan. Namun tidak jadi, ia berganti menyentil jidat Nathan saja dengan cukup keras sampai jidat Nathan berubah warna .
Nathan yang tidak terima ."Anjing bulldog!!Sakit baka."Mendorong kuat tubuh Kenji sampai membentur lemari di samping mereka .
Bahkan saking kuatnya lemari itu sampai bergetar seakan ingin roboh .Dan bersamaan dengan itu ,kedua makhluk resek ini berucap bersamaan."Waaaawww."
Grupyak.........
"Aduh, aaa kotor ."Nathan dengan wajah geli nya .
Kenji yang fokus dengan dirinya sendiri yang juga kotor sama seperti Nathan ."Ini semua karena lu ,cebong cerewet."
"Iya lu , kecipir kering garing kek gurun Sahara."Nathan sembaring mendorong-dorong tubuh Kenji .
Kenji sedikit memundurkan tubuhnya ,sembaring menggenggam pergelangan tangan Nathan ."Lu bisa diem tidak, cebong cerewet."
Menepis paksa tangan Kenji."Gk!".Berucap tepat di depan muka Nathan.
Mengucap kasar wajahnya ."Anjing ,mulut lu bau WC umum ."
Sekali lagi. Tiba-tiba keseimbangan tubuh kedua makhluk resek ini hilang, karena lantainya basah akibat sekaleng benda lengket jatuh menimpa kedua makhluk resek ini. Alhasil keduanya sama-sama jatuh .Dan epiknya Nathan jatuh tepat di atas tubuh Kenji .
Iya bisa kalian bayangkan siapa disini yang paling tersiksa.
++++++++
Di jam yang hampir sama akan tetapi berlainan tempat. Hiroyuki tengah berunding dengan Mika ,Kalisa ,dan juga walikelas mereka tentang lomba pembukaan yang akan segera di mulai .
"Tadi saya sudah memutuskan untuk melakukan beberapa lomba untuk kelas kita melawan murid kelas D .Bu Chika juga sudah menyetujuinya .Katanya untuk kesenangan kalian juga selama di sini ."Kata Tuan Hajime terfokus menatap ketiga muridnya yang tengah berdiri di depannya.
"Nanti kalian bantu-bantu sesuai tugas kalian ,yang sudah saya sampaikan kepada kalian tadi pagi ."
"Dan iya, Hiroyuki tolong beritahu kedua teman kamu ."Tuan Hajime yang terfokus menatap Hiroyuki.".... Kira-kira dimana kedua teman kamu, kenapa belum turun?".Lanjutnya bertanya.
"Masih belum tahu ,Sensei. Tapi setelah ini saya susul mereka ."Balas Hiroyuki tanpa membalas kontak mata gurunya secara langsung.
"Kalau gitu sekarang saja ,biar cepat di mulai pemanasan lombanya sebelum di mulai ."Kata Tuan Hajime.
Hiroyuki membungkuk sekilas memberi hormat sebelum ia berpamitan berlalu pergi dari sana ."Kalau gitu saya permisi, Sensei."Yang di balas anggukan ringan dari gurunya .
++++++++
Kembali ke dua makhluk resek yang ternyata tidak bisa bangkit dari tempatnya jatuh ,karena tubuh mereka sama-sama melekat dengan kuat seperti lem .Di tambah dengan kaus yang di kenakan Kenji juga melekat kuat di lantai .Sehingga sulit untuk Kenji bangun .
Dan kerennya lagi bersamaan dengan susah hatinya kedua makhluk resek ini ,pintu kamar mereka tiba-tiba terbuka paksa dari luar .
Serekk.....
Kedua makhluk resek ini yang sama-sama melekat hanya bisa terdiam tanpa bisa berpaling melihat ke arah pintu yang terbuka. Kedua manik mata makhluk resek ini membulat sempurna.
Siapa lagi orang itu ,kalau bukan Hiroyuki .Pemuda yang langsung menganga kan mulutnya bengong ,bahkan sampai menelan paksa saliva nya, karena pemandangan di depannya yang tidak sehat di lihat mata.
Loading cukup lama Hiroyuki di sana ,sampai akhir ia segera menutup kembali pintu kamar mereka agar tidak ada yang melihat. Lalu Ia jalan mendekati kedua makhluk resek di depannya."Astaga Tuhan ,apa yang kalian lakukan?".Memasang mimik wajah syok .
Menyipitkan pandangan matanya ."Kalian gay yang gagal!".
Nathan yang berhasil melepaskan tangannya yang sempat merekat kuat di lantai, dengan mimik wajah meringis sakit karena bulu halus lengannya tercabut paksa. Langsung dengan cepat melambai-lambai kan tangannya untuk menepis perkataan Hiroyuki .
Tunggu kalian pasti bingung .Kenapa Nathan tidak langsung menyerobot saja ,atau meledak-ledak melawan tuduhan Hiroyuki ke padanya dan Kenji .Tentu tidak bisa dan tidak mungkin. Itu karena bibir Nathan merekat rapat membisu.
Dan Kenji yang tubuhnya melekat, menempel sempurna. Dari bibir ,tangan, sampai badan di tubuh Nathan juga lantai Villa. Membuatnya hanya terdiam sembaring bersendawa. Seperti saat Hiroyuki menuduhnya dan Nathan gay tadi .Kenji hanya bisa bersendawa mendengus."Hemm,hemmmm."
Jadi begini kronologi nya .
Saat Nathan mendorong tubuh Kenji membentur lemari besar dekat mereka berdiri .Kedua makhluk resek ini tidak menyadari, jika di atas mereka ada sekaleng besar lem gajah yang cepat mengering .Bisa kalian bayangkan apa yang akan terjadi saat Nathan mendorong tubuh Kenji membentuk kuat ke lemari yang seakan ingin roboh dan nyatanya tidak .Justru sekaleng lem gajah yang tidak tertutup rapat ini lah yang jatuh menimpa kedua makhluk resek tanpa berdosa ini .
Dan apiknya sekaleng lem itu tertuang semua ke seluruh tubuh ke dua makhluk resek ini. Hampir seluruh tubuh kedua makhluk resek ini kotor akan lem yang tumpah .
Bagusnya lagi ,kedua makhluk resek ini justru melanjutkan pertengkaran mereka .Sampai salah satu dari mereka terpeleset karena lantai yang licin akibat lem tadi .Akibatnya mereka berdua sama-sama terjatuh karena Kenji yang jatuh lebih dulu justru menarik tangan Nathan, yang membuat Nathan jadi iku jatuh bersamanya.
Sangat bagusnya lagi ,di saat mereka ingin beranjak bangkit kembali .Lem yang tertuang di tubuh mereka mengering .Dan jadilah ,Kenji yang masih menjadi tumpuan tubuh Nathan justru baru menyadari ,jika bibirnya yang menyentuh leher Nathan ini, ikut mengering dan melekat di sana .
Kenji mencoba menarik berkali-kali, namun lem ini sangat kuat bahkan kedua tangan yang merangkul badan Nathan justru merekat di sana .Iya kedua tangan Kenji melekat di kaos Nathan.
Beralih ke Nathan yang hampir sama tersiksanya dengan Kenji .Kedua tangan pemuda ini ,lengan sampai telapak tangan merekat kuat di lantai .Di tambah bibirnya yang merekat kuat tidak bisa terbuka .Iya membisu .
Kembali ke Hiroyuki ,pemuda yang pertama kali melihat posisi kedua pemuda ini yang saling tumpuan .Dan yang paling membuat pemikiran alien Hiroyuki adalah Kenji .
Dari awal kita tahu kalau Kenji ada di bawah tubuh Nathan yang menindih tubuh Kenji .Lalu apa yang membuat Hiroyuki berpikir safok adalah pakaian yang di kenakan Kenji .
Awal bangun tidur tadi Kenji belum mandi ataupun berganti baju ,ia masih mengenakan pakaian yang sama dengan semalam saat dia ingin tidur .Kaos hitam polos ,dengan celana pendek yang terlipat cukup tinggi ke atas langit.
Jadi wajar saja , Hiroyuki di buat membungkam bisu saat pertama kali masuk ke dalam kamar .Mungkin jika saya tadi Hiroyuki, pikiran saya sudah terbang ke Alaska dan membeku di sana dengan satu kalimat yang teringat. Iya sudah lah ,lanjut lagi .
+++++++
Kembali ke Hiroyuki yang tengah mengamati kedua pemuda di depannya yang sudah putus asa .Itu terlihat jelas dari wajah Nathan ,tetapi tidak dengan Kenji .Toh wajah Kenji masih menyelip di leher Nathan .
Sembaring bersendawa , Hiroyuki berjalan mengelilingi kedua makhluk resek ini ."Hemm."
"........ini sulit ."
"MAKSUD lU!?".Bentak Nathan yang sudah berhasil membuka mulutnya kembali .
Hiroyuki yang mendengar jelas itu , langsung menunjuk Nathan ."Woow lu sudah bisa bicara ."Memasang wajah syok seakan baru saja melihat bom meledak di dalam kaleng pindang sarden .
Nathan yang baru saja menyadari setelah sedikit lama loading ,langsung bergerak kegirangan .Dan apiknya lagi tangannya yang satunya juga sudah berhasil terlepas dari lem yang melekatkan di lantai tanpa merasakan sakit dengan bulu halus lengannya yang tercabut paksa. Nathan justru semakin bergembira ,kesenangan.
Sampai ia lupa ada Kenji di bawahnya yang sangat putus asa .Kenji hanya bisa menepuk-nepuk kan kedua tangannya yang memang sudah melekat di baju Nathan berkali-kali tanpa perduli baju bagian atas Nathan sudah terbuka. Dan sampai yang di terakhir seperti cukup sangat kuat .Sampai berhasil membuat Nathan tersadar ,dan langsung menghentikan pergerakannya .
"Gomen ,gomen ,gomen'nasai Kenji .Gue lupa ada lu ."Ucap Nathan yang sangat merasa bersalah.
Oiya jangan lupa ,bibir Kenji masih menempel di leher bawah Nathan ."Heemmm."Dehemnya yang terlihat sangat marah .
Kini Nathan sedikit mendongak ."Yuki bantu kita ."Dengan memasang wajah memohon dengan berharap Hiroyuki segera membantu mereka .
Hiroyuki yang sembaring tadi menahan tawa ,kini sudah tidak tertahan lagi .Hiroyuki langsung saja tertawa terbahak-bahak tanpa perduli dengan apapun .
Ia terduduk sembaring membungkuk memukul-mukul lantai ,saking lepasnya tertawa .
Nathan yang memperhatikan Hiroyuki memasang wajah datarnya ."Hemm."Dehemnya .
Tanpa perduli lagi dengan Hiroyuki yang menertawakannya dan Kenji .Nathan mencoba mencari jalan keluar sendiri."Kenji."Serunya .
Kenji yang masih di posisi yang sama."Hemm."
"Lu coba tahan kepala lu ,gue akan tarik leher gue ke atas .Mungkin akan lepas ."Kordinasi Nathan kepada Kenji .
Yang kembali di balas dengan berdehem ."Hemm."
"Gue hitung ."Nathan yang siap-siap menekan kedua tangannya ke lantai sebagai tenaga untuknya mendongakkan paksa sebagian tubuhnya ke atas .
Nathan berhasil mendongak ,dan berhasil melepaskan sebagian bibir Kenji yang melekat di lehernya .Walaupun ia sedikit meringis sakit ,karena kulit lehernya ikut terjinjing, tertarik.
Tetapi tidak papa lah yang penting lepas .
Setelah berhasil terlepas ."Berhasil Nat ,berhasil ."Ucapnya yang sangat senang .
Kedua pemuda ini sangat senang walupun tidak semua tubuhnya terlepas ,dan sangat bergembira sekali seperti bagaimana seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan baru dari orang tuanya