
Osaka
Pukul ,05.30 menjelang pagi
Rabu
Sudah hampir menjelang pagi ,dan kedua pemuda ini sudah di sibukkan dengan ruang keluarga yang sangat berantakan .Entah apa yang di lakukan kedua pemuda ini semalaman. Yang jelas ruang keluarga Nathan saat ini seperti buka ruang keluarga ,melainkan seperti kandang babi yang sangat-sangat berangkat sekali.
Mungkin karena itu juga Nathan selepas menunaikan kewajibannya, langsung menggedor-gedor pintu kamar Kenji berkali-kali .Yang kamar tidur Kenji berada di samping kamar tidurnya ,intinya tidak terlalu jauh dari kamar tidurnya sendiri .
Sampai Kenji bangun ,dan membuka pintu kamar dengan ekspresi wajah yang masih kacau ,khas orang yang belum lanjut tidur .Namun aura ganteng tetap terlihat. Yasudah-sudah ,lanjut...
Nathan yang tengah melihat Kenji yang menatapnya dengan malas ."Janji lu!Cepat turun bantu gue bersih-bersih ."
"Masih jam 5 ,Nat".
"...Nanti saja ."Kenji yang ingin menutup pintu kamar kembali .
Akan tetapi dengan cepat Nathan menggenggam pergelangan tangan Kenji ."Lu sudah janji ,Kecipir kering .Gue tidak terima alasan dari lu ."Nathan menarik paksa Kenji untuk mengikuti langkah kakinya beranjak turun ke lantai bawah rumahnya.
Dan sini lah dua pemuda ini sekarang ,di ruang keluarga yang sangat berantakan seperti kadang hewan.
Nathan yang sudah di sana segera mengumpulkan sampah-sampah kotoran dengan sapu lantai .Sedangkan Kenji fokus mengambil sampah besar berserakan untuk ia memasukkan ke dalam kantung plastik yang ia bawa .
Begitu seterusnya ,dan berganti-ganti kegiatan sampai ruang keluarga ini benar-benar rapi dan bersih kembali .
++++++++
Pukul ,06.10
Pemuda yang sudah mengenakan kemeja seragam sekolah ini tengah berjalan kecil masuk ke salah satu ruangan yang tersedia di lantai bawah rumahnya .
Setibanya di ruangan ini ,yang tidak lain adalah ruang keluarga rumahnya .Pemuda ini yang sudah ada di dekat sova, tanpa menyentuh atau melakukan apapun ."BANGUN!!! KITA SUDAH TELAH .SIALAN LU, SECEPAT BANGUN!!!!".Nathan dengan nada suara meninggi memecah gendang telinga .
Pemuda yang awalnya tertidur pulas di atas sova panjang ini .Langsung bangun terduduk dengan ekspresi wajah bingung menatap sekelilingnya .Terlihat di sana jika nyawa pemuda ini belum terkumpul dengan baik .
"Bagun ,kecipir kering .Kita sudah telat ,Benji sudah menunggu."Berjalan beranjak pergi dari ruangan ini .".......Cepat ,kecipir kering .Lu juga harus sarapan ."Nathan yang berucap dari kejauhan sehingga terdengar seperti suara teriakan.
Kenji yang masih terduduk di atas sova mengumpulkan isi kesadarannya. Cukup lama ia loading di sana ,sampai akhirnya dengan langkah malas .Kenji beranjak berlalu pergi meninggalkan ruangan ini untuk segera bebersih diri dan bersiap-siap berangkat sekolah.
++++
*Oya ,selesai membereskan ruang keluarga tadi .Kenji sempat ketiduran di atas sova .Nathan yang menyadari itu hanya terdiam sembaring melanjutkan membereskan beberapa barang yang belum selesai di bereskan .Ia juga harus membawa kantung sampah ini keluar rumah .
Selepas membuang sampah .Nathan langsung beranjak masuk ke dapur .Ia cuci tangannya sebelum ia mulai membuat makanan untuk sarapan paginya dan Kenji * .
++++
Dan sinilah Nathan sekarang ,duduk di salah satu kursi yang tersedia di dekat meja makan dengan fokusnya, yang terfokus membaca buku yang ia bawa di tangan kanannya .Nathan juga tengah menikmati menu makan paginya dengan tangan kirinya yang terbebas ini untuk menyuapi sedikit demi sedikit suapan nasi ke dalam mulutnya.
Sampai setelah sekian lama .Kenji yang sudah mengenakan seragam sekolah lengkap ini menghampiri Nathan ke ruang makan .Ia yang sudah ada di ruang makan pun mendudukkan pantatnya di salah satu kursi yang tersedia di depan meja makan tempat Nathan duduk terdiam.
"Lu baca buku biologi?".Tanya Kenji yang ingin memakan makan paginya .
Nathan yang masih terfokus membaca bukunya."Hemm."Dehemnya .
Nathan menutup bukunya ,sembaring bersiap beranjak dari tempat duduknya .Nathan bawa piring kotor bekas makannya ke atas wastafel ,untuk ia cuci bersih.
Selesai mencuci ,ia berlalu mengambil bukunya yang tergeletak di atas meja makan ."Gue tunggu di ruang tamu."Ucap Nathan yang di balas anggukan ringan oleh Kenji yang masih menikmati menu makan paginya .
Nathan berlalu pergi meninggalkan ruang makan dengan jalan yang santai dan fokusnya menatap ke arah buku yang ia bawa .Sampai di ruang tamu ,ia segera duduk di atas sova sembaring menutup bukunya kembali .Ia fokuskan maniknya memakai sepatu sekolah yang akan ia kenakan .
Sesudah itu ,ia segera mengenakan jas sekolah dan tidak ketinggalan untuk mengenakan jaket warna hitam polos favorit nya. Untuk melindungi tubuhnya dari udara di luar yang sepertinya sedikit mendingin.
Nathan sudah siap berangkat sekolah .Namun Kenji belum kunjung selesai makan .Akhirnya ia pun memutuskan untuk tetap duduk di sova ini dengan kembali membaca buku yang sejak tadi ia bawa .Buku yang tidak terlalu tebal ini ,sepertinya cukup banyak mengandung hal menarik di dalamnya .Buku dengan judul "New biologi",buku yang mengandung banyak materi-materi tentang tumbuhan ,organ-organ tubuh manusia ,juga cara berkembang biak makhluk hidup .Buku ini lah yang paling menjadi favorit Nathan untuk di baca .
++++++
Selang beberapa waktu kemudian .Kenji menghampiri Nathan ke ruang tamu ,dengan hening tanpa membuka percakapan .Kenji yang sudah mengenakan seragam sekolah dengan benar segera mengenakan sepatu sekolahnya.
Sesudah itu ia ambil tas sekolah yang tergeletak di atas sova ."Berangkat ,Nat ."Ajaknya .
Nathan mengangguk ringan dan langsung mengenakan tas sekolahnya .Ia ikuti langkah kaki ,Kenji yang berjalan keluar rumah .
++++++++++
Pukul ,06.30
Dua pemuda yang sama-sama mengenakan seragam sekolah ini ,kini tengah berjalan beriringan menyusui jalanan setapak beraspal ini .
Kenji ,pemuda yang berjalan di samping Nathan ini membuka percakapan."Lu kenapa sekolah?Bukankah lu harus istirahat di rumah ."Tanpa melihat lawan bicaranya.
Nathan yang di posisi yang hampir sama dengan Kenji."Gue sudah baikan ,lu tidak lihat gue sudah pakai jaket .Jadi santai saja ."Balas santai Nathan."....Cepat jalan Bang Benji sudah menunggu di perempatan gang."Sambungnya.
Sudah mendapatkan jawaban dari Nathan .Kenji memilih untuk terdiam dan melanjutkan perjalanan tanpa membuka percakapan kembali.
Dan sesampainya di perempatan gang ,benar saja kata Nathan .Benji sudah berdiri di sana ,menunggu kedatangan ke dua pemuda ini .
Benji yang melihat kedatangan kedua temannya."Lama!". Ucap singkat sembaring berjalan bersamaan dengan ke dua pemuda ini.
++++++++++
++++++++++++++
Seoul
Pukul ,07.30 .Pagi menjelang siang
Di salah satu apartemen mewah di daerah D ,daerah elit dan tempat para pengusaha besar berkumpul (menetap)di daerah ini .
Dan di antara salah satu gedung apartemen yang berdiri di daerah D ini .Seorang Dr.Jee Ghie-hye ,dokter ahli beda tubuh manusia profesional ini ,memiliki satu rumah apartemen mewah .Di dalam gedung apartemen mewah di daerah D ,gedung yang berdiri tidak terlalu jauh dari perbatasan daerah lain.
Dr. Ghie-hye tinggal bersama sang ibunda dan putra tunggalnya .Keduanya hidup lebih bahagia dari pada sebelumnya ,terutama dengan sang ibunda yang akhirnya bisa tersenyum bahagia kembali setelah sekian lama mengalami banyak masalah.
Sang ibunda tidak hanya senang karena bisa berkumpul kembali dengan putranya ,akan tetapi ia juga sangat seneng bisa bersama cucunya dan bisa turun tangan langsung merawat cucu pertama ini .
Sampai di hari ini ,di dalam rumah apartemen mewah ini .Kim Chil-sul ,ibunda dari Jee Ghie-hye ini tengah terduduk di ruang tengah dengan memangku cucunya yang tengah asik bermain dengan mainan kecilnya .
Jee Ghie-hye yang sudah berpakaian rapi .Khas seorang Dokter yang ingin berangkat ke kerja .Menghampiri ibunda dan putranya ke ruang tengah."Bu ,biar saya saja yang mengambil barang-barang ibu di rumah .Ibu tidak perlu ke sana ,ibu di sini saja temani Zon-jun ."Ucap Jee Ghie-hye yang sudah berdiri di dekat ibunya terduduk.
Setelah sedikit berpikir ."Baiklah ,tapi kalau sudah selesai kamu langsung pergi .Ibu tidak ingin kalau kamu sampai bertengkar dengan ayah mu lagi ."Ucap Kim Chil-sul menatap naik coklat putranya.
Jee Ghie-hye menyungging senyum tipisnya .Ia bungkuk kan sedikit tubuh menghadap putra kecilnya ,lalu ia elus lembut pucuk kepala putranya ."Papa berangkat dulu ,Abang jangan nakal sama nenek ."
Layaknya mengerti dengan ucapan sang ayah .Joo Zon-jun mengayun-ayunkan tangannya dengan tersenyum lebar memperlihatkan kedua gigi depannya yang kecil .
Jee Ghie-hye tersenyum manis ."Bu ,saya berangkat jika ada apa-apa ibu langsung telfon ,Ghie-hye ."Pesannya .
"Iya sudah sana ,hati-hati di jalan .Jangan ngebut kalau bawa mobil ."Pesan Ibu Chil-sul.
Jee Ghie-hye menyungging senyum hangatnya sembaring mengangguk ringan dan beranjak pergi dari rumah apartemen mewahnya ini .
Selepas kepergian putranya .Kim Chil-sul beranjak dari atas tempat duduknya dengan mengendong tubuh cucunya. "Abang Zon-jun sudah saatnya sarapan ."Berjalan kearah bok bayi yang tersedia di lantai dengan pagar yang tidak terlalu tinggi mengelilinginya.
Kim Chil-sul menaruh cucunya di dalam sana ."Abang Zon-jun tunggu di sini ,nenek akan segera kembali membawakan makan hangat untuk Abang tampan."Goda Chil-sul kepada cucunya yang hanya tertawa-tawa renyah .
++++++++
Pukul , 08.05
Mobil putih dengan nama SUV (Mobil Maserati Levante ) berlahan memasuki halaman depan rumah elit yang tidak terlalu besar ini .Mobil ini berhenti sedikit jauh dari depan rumah ini .Selepas berhenti dengan baik ,pria berbadan tinggi dengan baju rapi khas pekerjaan kedokteran beranjak keluar dari dalam mobil .
Pria ini membuang nafasnya dengan kasar sebelum kembali berjalan mendekati pintu depan rumah di depannya ini .
Pria ini menunggu lama di depan pintu ,selesai ia menekan tombol bel rumah berkali-kali dengan kasar .Sampai di menit terakhir ,akhirnya pintu rumah ini terbuka berlahan .
Keluar seorang wanita yang tidak terlalu tua dari balik pintu yang sudah terbuka sedikit lebar ini."Ada apa ,tuan muda?".
Melihat lawan bicaranya."Loh ,bibi .Dimana dia ?".Jee Ghie-hye yang bertanya keberadaan ayahnya tanpa menyebutkan nama ayahnya di dalam kalimatnya.
"Sudah beberapa hari ini ,Tuan Hyun Jun-su tidak pulang ke rumah ,Tuan muda .Sebelum beliau pergi kemarin, saya sempat mendengar kalau beliau sedang merencanakan sesuatu yang besar .Saya sangat ingin memberitahu nyonya ,akan tetapi nyonya sudah tidak ada di sini ."Ucap bibi ini ,yang tidak lain ada pembantu di rumah ini .
"Maksudnya ,rencana apa?".Jee Ghie-hye yang sedikit penasaran.
"Katanya beliau ingin menghancurkan perusahaan Salvador .Maaf tuan muda ,Tuan muda jangan bilang ini ke ayah tuan muda .Bibi takut ,kemarin saja beliau begitu sangat marah ,seisi rumah beliau berantakan tanpa sebab."Bibi ini yang menjelaskan dengan bibi yang bergetar menahan takut .
"Bibi tidak perlu takut ,saya tidak akan bilang ke siapapun ."Ucap Jee Ghie-hye yang masih di posisi yang sama ."Bibi bisa mengantar saja masuk ,ke kamar ibu saya .Ada beberapa barang yang harus saya ambil ."Sambungnya.
Mempersilakan ."Oh silakan ,Tuan muda ."Bibi ini yang berjalan mengantar Jee Ghie-hye untuk mengambil beberapa barang di kamar ibundanya.
Selesai mendapatkan semuanya .Jee Ghie-hye langsung berpamitan untuk segera pergi dari rumah ini sebelum ayahnya datang dan melihat .Selepas kepergian Jee Ghie-hye ,bibi ini juga ikut pergi dari rumah ini karena tugasnya untuk membereskan rumah ini telah usai .
+++++++
Di samping mobil itu sudah berdiri seorang pria setengah tua ,yang tengah menyambut kedatangan majikannya .
Paman Dae-hyun membukakan pintu mobil untuk majikan ."Nona Riska .Apa tidak lebih baik jika Anda saya antar."
"Tidak perlu ,paman .Saya akan baik-baik saja berangkat sendiri ,paman tidak perlu terlalu khawatir seperti ini ."Balas Riska sembaring beranjak masuk ke dalam mobil pribadi.
Setelah majikan sudah masuk ke dalam mobil .Paman Dae-hyun menutup kembali pintu mobil ,walupun ada sedikit ketidak nyamanan di hati kecil membiarkan majikan berangkat ke kantor seorang diri selepas kejadian kemarin .Musibah yang menerima istrinya yang hampir saja di culik oleh bawahan Hyun Jun-su.
Baek Dae-hyun terdiam di sana menatap kepergian mobil Buggatti La Voiture Noire warna hitam milik majikannya yang mulai berjalan keluar gerbang depan rumah meninggalkan pekarangan rumah mewah ini .
Belum lama ,setelah kepergian mobil majikan ."Appa!". Perempuan berpakaian seragam sekolah ini yang sudah berdiri di samping Paman Baek Dae-hyun."Appa jadi antar ,Chul-hyun?".Tanya putri tunggal Baek Dae-hyun.
"Iya ,ayo masuk mobil ."Baek Dae-hyun mengajak putrinya untuk masuk mobil pribadinya sendiri .
++++++++++
++++++
Osaka
Pukul ,11.00 siang
Rabu
Di sini lah ke empat makhluk bumi jantan ini berkumpul .Di salah satu meja makan yang tersedia di kanti sekolahnya .
Ryo ,pemuda yang duduk di depan Kenji ini tidak henti-hentinya berbicara banyak dengan Hiroyuki pemuda yang aslinya pendiam .Tapi karena ada Ryo ,jangan salahkan jika dia akan menjadi penyakit bobrok seperti Ryo .Pemuda super jahil ,Happy Virusnya kelompok ini .
Dan itu berbanding terbalik dengan Benjiro ,Kenji ,dan Nathan .Ketiga pemuda yang sejak awal datang hanya terdiam tanpa banyak suara .Namun ada yang aneh di antara ketiga pemuda ini .Nathan ,kenapa pemuda ini terdiam ,tidak biasanya dia berdiam diri .Apakah badannya kurang enak lagi ,atau ada pikiran yang tengah mengganggu moodnya .
Benjiro ,pemuda ini memang sembaring tadi terdiam fokus membaca buku tebal yang ia bawa .Namun tidak dengan perhatiannya ,ia juga sesekali mencuri perhatian melihat Nathan .Seperti terselip rasa heran di sana .Sampai akhirnya ia membuka suara ."Nat !".Serunya .
Nathan yang masih di posisi yang sama bermain ,memainkan sendok minum yang ada di dalam gelas berisi jus buah."Hem."Dehemnya .
Manik matanya yang masih terfokus kepada pemuda di depannya."Lu sakit?".
Nathan mendongak melihat lawan bicaranya .Namun ia sedikit membulatkan manik hitam lekatnya di kala melihat ke empat pemuda yang duduk di depan dan samping, kini fokus menatap kepadanya .Seakan dirinya adalah barang penelitian .Membuat Nathan tersenyum canggung ."He ,he ,he ,kenapa kalian menatap gue seperti ini?".
Manik menatap Nathan ."Lu sakit?".Kini giliran Kenji yang mengulangi pertanyaannya Benjiro .
"Tidak ,gue sudah membaik .Gue cuma lagi hemat energi ,jadi jangan banyak bertanya lanjut saja kegiatan kalian sendiri."Ucap Nathan singkat padat dengan wajah yang kini sudah berubah datar .
Hiroyuki dan Ryo hanya mengangguk-angguk sebelum melanjutkan obrolan mereka .Sedangkan Kenji menjinjing sebelah alihnya menatap heran ke Nathan .Sementara Benjiro hanya bersikap biasa saja ,sembaring melanjutkan membaca buku di depannya karena hari ini ,hari terakhir buku ini ia pinjam .Nanti sepulang sekolah ia sudah harus mengembalikan buku ini .
Jam-jam istirahat berlalu ,keempat pemuda ini sudah harus berpindah karena sudah saatnya untuk mereka masuk ke dalam kelas sebelum guru pengajar pelajaran selanjutnya masuk ke dalam kelas .
+++++
Kini ketiga makhluk bumi ini sudah ada di dalam kelas mereka ,kelas MIPA C .Guru pengajar sesaat setelah mereka masuk pun ,guru ini sudah ikut masuk .Oleh karena itu baru saja mereka duduk pelajaran langsung saja di mulai .
Pelajaran berjalan seperti biasanya .Namun kali ini .Nathan ,pemuda ini sedikit lebih sangat tidak bersemangat sama sekali .Fokus pemuda ini memang melihat ke depan ,di mana guru ini menjelaskan materi .Akan tetapi tidak dengan isi pikirannya ,alhasil ia hanya menatap kosong dengan posisi tangan kanannya yang menyangga kepalanya .Yang sembaring tadi terasa sangat ingin tiduran di atas meja .
Kenji ,pemuda ini memang fokus dengan materi yang tengah di terangkan .Namun setelah ia melihat Nathan, fokusnya menjadi sedikit memudar .Kenji sedikit menyimpan rasa takut jika Nathan tiba-tiba sakit kembali ,karena setiba ia mencuri perhatian melihat Nathan .Nathan terlihat hanya terdiam melamun dengan ekspresi wajah datar ,dan pandangannya kosong .
"Baiklah ,jika kalian sudah faham silakan kerjakan halaman 50-52 ,soal isian nomer 1 sampai 20 .Saya tunggu ,di kumpulkan sekarang juga ."
".......Berhubung waktu Sensei mengajar tiga jam ,kalian kerjakan soal matematika ini sampai selesai .Jika sudah selesai ,nanti bila terdengar bel pulang kalian bisa langsung pulang .Tapi kumpulkan dulu tugas kalian di sini."Ucap pak Matematika ini.
Sebagian murid langsung mengiyakan ,dan mulai mulai mengerjakan tugas yang di berikan guru ini .
Kenji ingin mengerjakan tugas ,ia sempat menengok melihat Nathan yang masih bengong(melamun) ."Nat!".Serunya sembaring menendang meja belajar Nathan.
Nathan yang tersadar karena ada goncangan langsung berpaling menengok ke arah sumber suara ."Nani!?".Tanya ketus .
"Lu tidak mengerjakan tugas?".Kenji yang berucap dengan ekspresi wajah yang tetap dingin .
"Gue baru mulai ."Nathan yang membuka-buka buku di depannya .
Kenji yang masih memperhatikan Nathan."Halaman 50-52 ,soal isian nomer 1-20 ."Ucapnya memberitahu Nathan .
Masih di fokus yang sama ,melihat buku materinya ."Ya ya ,gue sudah faham ."Balas Nathan .
"Hem."Dehem Kenji sembaring melanjutkan mengerjakan tugas sekolahnya sendiri.
+++++++++++
+++++++++++++++++
Seoul
Pukul ,18.30 Malam
Di sebuah acara stasiun televisi ,tengah menyiarkan berita harian .Kedua maklum ini kebetulan tengah terduduk di ruang keluarga menyaksikan acara ini ,bersama dengan dua pembantu rumah tangga di rumah ini .
Di sana tersiar .
'Telah terjadi kecelakaan hebat di daerah H .Kecelakaan yang melibatkan mobil mewah Buggatti La Voiture Noire .Mobil itu masuk ke dalam sungai Han ,dan seorang pengendara mobil belum dapat di temukan oleh tim penyelamat.'
'Kami di sini menyiarkan secara langsung dari tempat di mana lokasi kecelakaan ini terjadi ."Sang reporter berjalan mendekati salah seorang pria yang tengah berdiri dengan ekspresi wajah sangat cemas menatap hamparan luarnya sungai di depannya .'Permisi tuan bisa meminta waktunya?".
'Tuan adalah salah satu keluarga korban kecelakaan .Apakah tuan tahu siapa seseorang di dalam mobil sana?'.Reporter ini yang bertanya-tanya tanpa menunggu persetujuan dari pria ini .
Di sisi lain .Ke empat makhluk bumi ini yang tengah fokus melihat layar televisi ."Appa!Eomma itu Appa .Apa yang di lakukan Appa di sana?".Ucap Chul-hyun .
Yo-min yang melihat jelas wajah suami di layar televisi segera beranjak mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja ."Angkat Dae-hyun ."Yo-min dengan ekspresi wajah sangat panik di sana .
Tersambung .
*Sa-sayang ,sayang itu bukan mobil Nona Riska kan sayang? .Bukan kan sayang?".
Yo-min bertanya-tanya dengan suaminya di seberang sana dengan nada suara bergetar khawatir .
*JAWAB SAYANG!?".
Yo-min sedikit meninggikan nada suaranya .
Menjawab dengan nada suara pelan.
*Iya ,itu mobil Nona Riska."
Yo-min yang mendengar dengan jelas langsung terduduk di atas sova .Kakinya seakan mati rasa bahkan untuk berucap saja kedua bibirnya tiba-tiba tertutup rapat .Pandangan matanya sangat syok .
Chul-hyun yang memperhatikan sembaring tadi langsung mendekati ibundanya ."Eommaa ,ada apa dengan Nona Riska?".
Yo-min menitihkan air matanya ."Nona kecelakaan mobil Chul-hyun .Astaga kenapa ini bisa terjadi ,sudah Eommaa duga hal ini akan terjadi .Seharusnya Eommaa melarang ,Nona Riska untuk berangkat sendiri tadi ."
"Noona Riska.....". Yo-min dengan Isak tangisnya .
Chul-hyun yang tengah memeluk ibunya."Eommaa, sudah .Nona Riska pasti akan baik-baik ,Nona Riska adalah wanita yang kuat Eommaa ."
"......Ini juga bukan salah Eommaa ,tadi pagi Appa juga sudah menawarkan diri untuk mengantar Nona Riska .Namun Nona Riska menolaknya ,Eommaa harus yakin Nona Riska pasti baik-baik saja ."
Chul-hyun yang masih merangkul ibunya untuk menenangkan tangis ibunya."Semoga Nona Riska baik-baik saja .Nak Nathan tidak akan bisa menerima kenyataan pahit, jika Nona Riska pergi .Nona kuatkan diri anda ."Batin Dae Chul-hyun dengan wajah tertunduk muram .
+++++++++++
Pukul ,18.38
Setelah sekian lama penuh dengan kecemasan ,kini hati Baek Dae-hyun sedikit bisa bernafas lega .Baek Dae-hyun langsung berlari menghampiri tim penyelamat yang membawa tubuh seseorang dari dalam sungai Han.
Tubuh Nona Riska langsung di bopong ke atas brankar pesakitan darurat .Baek Dae-hyun terus mendampingi majikan yang tergeletak tidak sadarkan diri .Bahkan sampai di dalam ambulans ,dan sampai mobil ambulans ini berjalan menuju rumah sakit .
Baek Dae-hyun menggenggam tangan majikan."Nona, Nona Riska bertahan lah, sebentar lagi kita akan sampai di rumah sakit ."
Dokter yang tengah ada di dalam menjaga kondisi Riska agar tetap stabil ."Dokter ,beritahu supir untuk mempercepat jalannya kondisi pasien semakin memburuk detak jantung semakin melemah ."Ucap Dokter pria ini kepada keran kerja wanitanya .
Dokter ini segera mengambil telfon yang tersedia di dalam yang langsung tersambung dengan supir mobil ambulans yang tengah menyetir mobil ini .Untuk memberitahukan mempercepat jalannya mobil .
Baek Dae-hyun yang memperhatikan ini ,semakin terlihat rasa panik cemasnya di sana dikala melihat keadaan majikan yang semakin memburuk .
Di tambah luka di kepala Riska terus mengelus darah ,membuat hidup Riska ikut mengeluarkan darah segar .Keadaan detak jantung Riska juga semakin melambat .Membuat kedua dokter perawat ini semakin siaga mengawasi kesadaran Riska .
Di tengah ketegangan itu ,Riska yang terbaring lemah ini sempat membuka mata .Dengan sayup-sayup ia lihat Baek Dae-hyun yang terus menggenggam telapak tangannya ."Ajeossi ,to..long jaga....adi........."Ucap yang perlahan ini berlahan menghilangkan dikala Riska kembali memejamkan matanya .
Kondisi kesadaran kembali memburuk ,ia semakin kesulitan bernafas .Detak jantung yang awalnya kembali normal kini kembali melemah kembali .
Baek Dae-hyun yang masih setia di sana ."Nona ,Nona yang kuat .Demi adik Nona ,Nona harus kuat .Kasihan tuan muda Nona ,Nona yang bertahan lah ."Sedikit menundukkan kepalanya menahan tangis .
Riska sudah di anggap seperti keluarga oleh ,paman Dae-hyun .Oleh karena itu ,di saat seperti ini Baek Dae-hyun sangat terpukul sekali .Juga menjadi orang yang sangat panik sendiri hampir sama seperti istrinya. Yang kini masih terduduk lemah menunggu panggilan telfon kembali dari suaminya di seberang sini .