
Osaka
Pukul. 22.00 Malam
Senin
Hari menjelang malam dengan langit malam yang penuh bintang di atas sana .Germirlak bertebaran menghiasi langit biru tua ini . Membuat suasana malam ini terasa sangat indah untuk berpergian jalan-jalan keluar rumah. Toh hawa malam ini sangat mendukung.
Sama seperti yang dua pemuda dengan kemeja putih polos yang masih keduanya sama-sama kenakan. Dua pemuda yang tengah menyusuri jalanan pesepeda malam ini dengan sepeda angin untuk berboncengan.
Nathan yang duduk di boncengan sepeda .Sementara Kenji yang mengendarai sepeda angin ini dengan kecepatan di atas rata-rata.
"Masih jauh?".
"Masih ."Kenji yang masih fokus mengayunkan medal sepeda ini."...Lu kenapa tanya-tanya terus?".
"Gue capek, o'on. Pingin tidur .....Lu tidak lihat sekarang sudah jam tidur ."
"Lu biasa bergadang saja mikir tidur."
"INI BEDA BANG**SAT!Dari tadi siang gue tidak istirahat sama sekali."Bentak Nathan.
"Astagfirullah."Sambat Kenji yang membuat Nathan langsung menggeprek bahu Kenji .Pekkkk.....
Langsung menghentikan laju sepeda ini."SAKIT BAJI**NGAN."
"Lhh gue tadi salah dengar."Ekspresi tanpa rasa berdosa.
"Emang gitu kan yang di ucapkan orang muslim kalau sedang melihat kelakuan tidak sopan jin seperti lu."Sedikit menengok kebelakang untuk melihat lawan bicaranya.
"Iya lah."Nathan loading. Pakkk......Memukul bahu Kenji kembali ."LU TAU DARI MANA O'ON?".
"Lu saja kenal agama gue, apakah gue tidak boleh kenal agama lu?".
"Ummm." Pakk....Memukul bahu Kenji kembali ."Jalan be**go ,Ryo nunggu."
"Ya sudah tau, tapi lu bisa tidak. Tidak perlu pukul gue terus, bang**sat .Panas bahu gue ,tangan lu tidak ringan bego." Omel Kenji .
Pakkk.....".Hhhh iya sorry ,ceper jalan."Nathan dengan tawa renyah nya kembali memukul bahu Kenji .
Kenji mendengus kesal .Sebelum akhirnya melanjutkan mengayunkan medal sepeda angin ini untuk melanjutkan perjalanan.
Dua pemuda layaknya kakak adik ini terus melanjutkan perjalanan dengan sesekali terhenti karena pertengkaran kecil .Yang nama seperti kakak adik ya seperti ini .
Bahkan sebelum sampai Kenji yang salah ambil jalan .Membuat dirinya dan Nathan hampir saja terkena masalah besar .
Apakah itu?
Keduanya melewati jalan di mana tempat banyak penjahat ,pelacur dll beraksi .Jalan yang tidak terlalu lebar di pinggir kota .
Pakk.....Kembali memukul bahu Kenji ."BANG**SAT LU SALAH AMBIL JALAN."Nathan melihat sekelilingnya yang banyak pemandangan. Yang tidak baik dilihat oleh mata sehat .
Tanpa rasa berdosa Kenji cengengesan."Heheh....iya.....habisnya gue lupa kalau jalanan di sebelah sin....".
Seettt.....Kenji tiba-tiba menghentikan sepeda ini mendadak .Membuat Nathan yang fokus mendengarkan seketika refleks keningnya membentur punggung Kenji cukup kuat .Brugkk....."Aaa.....".Pekkkk....Nathan kembali memukul lengan Kenji .Namun yang ini lebih kuat .
"ADUH, ITAI BANG**SAT ."Kenji mengelus-elus lembut lengan memanas akibat geplak kan tangan Nathan berkali-kali .
Sementara Nathan sibuk mengelus-elus jidat lebar yang terbentur tulang-tulang besi Kenji ."LU KENAPA BERHENTI MENDADAK ,BE**GO?".
"LU TIDAK LIHAT DEPAN ."
Tanpa basa-basi Nathan yang sembaring tadi tertutup oleh badan gagah Kenji .Langsung menyingkirkan tubuh ini dari hadapannya dengan kasar .
Iya, Nathan cengkraman kedua lengan Kenji sebelum ia miringkan tubuh yang menghalangi perhatian nya ini ."Waa kalian tidak punya mata? Jalanan masih lebar gini ,kalian malah menghalangi jalan kami....Lu tidak lihat kami buru-buru?".Cerocos Nathan tanpa perduli dengan penampilan preman lima pria ini .
Dengan posisi badan miring ini. Kenji yang terpaku dengan ucapan Nathan. Hanya terdiam loading sembaring melototkan kedua manik hitam nya ini.
"Cari mati bos."Ucap salah satu preman .
"Gue bukan hewan."
"Siapa bilang lu hewan."
"Lu, barusan ."
Menatap kesal Nathan tanpa turun dari sepeda ini."DIEM BANG**SAT! LU NYEROCOS SAJA, KITA SUDAH TELAT O'ON."
Nathan berdiri di tempat yang sama."LU KENAPA JADI MARAH KE GUE BAJI**NGAN .INI KAN SALAH LU!".Bentak Nathan menginginkan nada bicaranya tidak kalah tinggi dari nada bicara Kenji .Sampai membuat keduanya menjadi pusat perhatian beberapa orang di gang ini .
"Yeyeye gue sudah bilang lupa be**go, gue biasa lewat sini aman-aman saja ."
"Lu lewat siang!".
Tersenyum manis."Iya."
Yang di berikan senyuman memasang ekspresi datar .
Nathan menyuruh Kenji turun dari sepeda."TURUN LU......Gue yang nyetir ."
Karena rasa bersalah Kenji pun mengikuti saja .Ia menuruti keinginan Nathan yang tengah marah kepadanya .
Belum menaiki sepeda."Minggir kalian."Tanpa merubah ekspresi datar nya .
"Beneran cari gara-gara di.....".Namun pria yang berdiri paling depan ini. Layaknya bos keempat pria ini menepi."Beri dia jalan ."Tanpa mengalihkan fokusnya kepada Nathan .Pemuda bermimik muka datar .
"Tap.....". Memotong ucapan anak buahnya."BERI MEREKA JALAN!!."Tegasnya .
Nathan yang sudah duduk di boncengan sepeda ini. Ia yang menyadari Kenji hanya berdiam diri di samping sepeda ."Cepat naik be**go, lelet lu......".Kenji segera naik tanpa menguberis celotehan Nathan."....Sudah lelet cerewet yaelah lu kayak tiang kecipir kering. "
Pakkk..... Memukul keras lengan Nathan ."Lu yang cerewet bang**sat, CEPAT AYUNKAN SEPEDA NYA ."
"Hem..".Nathan mulai mengayunkan medal sepeda angin ini melewati kerumunan preman di depannya juga beberapa orang yang sembaring tadi memperhatikan dirinya dan Kenji .
++++++
"Ini belok mana?".Nathan yang melihat dari kejauhan dua gang di depannya.
"Kanan. Nanti ada nama Kokoyo Kawaii di situ berhenti."Tanpa mengalihkan fokusnya pada layar ponsel yang ia genggam .
Sudah mengetahui jalan nya .Nathan terus mengayunkan medal sepeda angin sedikit lebih cepat lagi agar lekas sampai di tujuan .
Beberapa selang waktu kemudian. Baru saja lekas sampai. Kenji sudah melesat lebih dulu ."Gue mau ke toilet .Lu jangan masuk duluan."Pesannya berlari menjauh dari Nathan.
Melihat kepergian Kenji."Kan....Kan di dalam ada toilet kenapa jauh bener pergi nya ."Beranjak turun untuk memarkir sepeda ini di tempat penitipan sepeda yang tidak terlalu jauh dari tempat yang Kenji sebutkan tadi .
Tanpa berpikir panjang. Nathan langsung melesat berjalan santai masuk ke dalam tempat ini. Baru saja ada di pintu masuk ,ia sudah di hadang oleh dua karyawan .
"Kartu identitas mu?".Ucap salah seorang petugas bertubuh gempal ini .
"Ha?".Nathan loading sesaat."....Emang tempat apa ini pakek kartu-kartu identitas segala."
"Lu tidak lihat nama tempat ini."
"Kokoyo Kawaii."
"Di sini area dewasa."
"What?".Membulat manik hitam lekat nya sempurna.
"Mau cari apa pelajar seperti mu kesini ?".Tanya salah seorang petugas.
"Tem....". Ucapan Nathan terputus oleh Kenji yang tiba-tiba menarik pergelangan tangan paksa keluar dari tempat ini.
Di luar Kenji langsung melepaskan genggaman tangan nya ."Otak lu beneran di lutut ?".
"Eh Ryo ....maksud ku ... Ryo ...Ryo kerja di sana?".Nathan gagap karena mengetahui nama asli tempat ini .