My Salvador

My Salvador
Eps.30 Kenji sakit



Osaka


Pukul ,06.30


Sabtu .


Pemuda yang sudah mengenakan seragam sekolahnya dengan rapi ,kini tengah mengayun sepedanya dengan kecepatan sedang berangkat ke sekolah .


Walaupun pakaian yang di kenakan sangat rapi ,itu berbanding terbalik dengan raut wajahnya. Cincin hitam di bawah matanya menghiasi wajah. Seakan pemuda itu terlihat seperti orang yang sangat dingin ,dengan ekspresi wajahnya yang datar ikut mendukung ekspresi dinginnya.


Lama ia mengayunkan medal sepedanya, akhirnya sampailah pemuda itu di dalam pekarangan sekolahnya yang sudah ramai dengan murid-murid yang berdatangan ke sekolah.


Bahkan untuk parkiran sepeda pun juga mulai penuh dengan sepeda-sepeda murid-murid yang sekolah di sana .Nathan yang biasanya mudah untuk memarkir sepedanya ,hari ini sedikit kesulitan mencari tempat yang masih kosong untuk memarkir sepeda miliknya.


Selepas sibuk dengan parkiran sepedanya.Nathan segera berjalan masuk ke dalam gedung sekolahnya .


Di ambang pintu masuk gedung sekolah,Nathan berpapasan dengan Kenji yang bahkan tidak melihat atau pun berpaling melihatnya sekilas saja .Kenji berlalu pergi begitu saja ,seakan ia tidak pernah berpapasan dengan siapa-siapa .


Nathan menyadari itu ,akan tetapi ia memilih untuk diam .Ia sangat muak jika harus bertengkar atau berdebat dengannya .Di tambah lagi ini masih pagi. Ia berlalu pergi dari sana ,untuk segera pergi ke kelasnya selepas berganti sepatu .


+++++++++


Di dalam kelas ,Nathan yang baru saja melangkah masuk ke dalam kelas .Melihat Kenji yang sudah tertidur di bangku kelas miliknya sendiri .


Nathan melewatinya begitu saja ,ia langsung duduk di bangku miliknya sendiri. Ia paling kan perhatiannya keluar jendela .


Langit pagi yang sedikit berkabut masih mendominasi di luar sana .


Hiroyuki yang entah dari mana tiba-tiba sudah berdiri di depan kelas ,dekat meja guru .


"Selamat pagi ,mohon waktunya sejenak ."Kata Hiroyuki dengan raut wajah yang sama ,tanpa senyum atau guritan tegang .


".......Guru olahraga kita menyuruh kita untuk berkumpul di aula olahraga .Lima menit lagi ,kalian cepat ganti baju ."Lanjutnya menjelaskan.


"Bukankah olahraga masih nanti, kenapa jadi sekarang."Protes salah orang pemuda.


"Jangan banyak tanya ,kalau mau protes ke gurunya jangan ke gue."Ucap Hiroyuki dengan dingin menatap ke arah pemuda tadi ."......Cepat ganti pakaian kalian ."Lanjutnya sembaring melangkah ke arah bangkunya.


Di saat sudah dekat dengan bangkunya."Ken, lu tidak perlu ikut olahraga ,gue sudah ijinkan lu tadi."Kata Hiroyuki sembaring fokus membuka tasnya .


Tanpa menunggu balasan dari Kenji .Hiroyuki langsung membuka tas ranselnya untuk mengambil baju olahraganya ."Ayo Nat ."Ajaknya kepada Nathan yang masih fokus mengeluarkan seragam olahraganya .


"Bentar."Jawabnya .


Hiroyuki menunggu Nathan sejenak. Sesudah itu mereka berdua segera berlalu pergi dari sana untuk berganti baju ke kamar mandi .


Sementara sibuk berganti baju keluar kelas. Kenji justru masih setia menundukkan kepalanya di atas mejanya .


++++++++


Pukul 07.19


Semua murid kelas 10 C yang berjumlah 30 murid itu sudah berkumpul di aula tempat olahraga .Mereka berbaris dengan rapi sembaring menunggu guru mereka .


Guru olahraga datang ,mereka mulai melakukan pemanasan sebelum olahraga benar-benar di mulai.


Selesai melakukan beberapa gerakan pemanasan olahraga sebelum olahraga berat di mulai.


"Penilaian melempar bola basket ke dalam ring. Cowok 20 lemparan, Cewek 10 lemparan .Selesai ini kalian bisa lanjut bermain ,saya kasih kelonggaran untuk bermain sendiri ."Kata Guru Olahraga itu setengah selesai melakukan pemanasan .


"Kalian mengerti?".


"MENGERTI PAK ."Balas mereka bersamaan .


Nathan hanya terdiam ,entah kenapa saat moodnya sedang tidak bagus, akan tetapi justru ada pelajaran olahraga. Itu membuat moodnya semakin tidak bersemangat.


Ia pun hanya terdiam sembaring mengikuti, tanpa mengucapkan kalimat apapun dari mulutnya .


Guru olahraga itu mulai memanggil satu persatu nama muridnya yang di mulai dari cewek lebih dulu untuk melakukan Shooting bola basket.


Shooting dalam bola basket adalah memasukkan bola ke dalam keranjang bola ,atau ring bola . Shooting bola basket bisa di lakukan dengan dua tangan atau satu tangan ,jika sudah ahli .


Penilaian olahraga itu berlangsung beberapa jam ,sampai tiba-tiba yang di tunggu-tunggu yaitu istirahat atau tetap melanjutkan olahraga untuk yang tidak kenal capek .


Guru olahraga yang mengajar juga berlalu lalu pergi dari sana .Katanya akan pergi ke kantor lebih dulu.


Setelah kepergian sang guru .Nathan melihat untuk duduk menjauh dari semuanya,ia duduk di salah satu kursi panjang penonton yang tersedia di sana .


Ia tundukkan perhatian sejenak ,sembaring mengembalikan moodnya sedikit kembali .Ia mendongak kembali, kini fokusnya tertuju dengan salah seorang murid perempuan yang ada di seberang sana .


Perempuan itu nampak di jahil dengan beberapa teman perempuannya .Nathan memperhatikannya dari kejauhan .


Perempuan itu didorong-dorong dan hampir di pukul ,akan tetapi Mika datang menepis tangan itu .Mika marah-marah di seberang sana ,dengan suara lantangnya .


"Dia sangat menakutkan."Ujar seseorang yang telah duduk di samping Nathan.


Langsung menengok ke arah sumber suara."Yuki ,sejak kapan disini?".Tanya Nathan yang kini fokusnya melihat Hiroyuki.


"Sejak tadi."Balasnya sembaring menengok ke arah Nathan ."Lu mengabaikan gue dari tadi ."


Nathan yang kembali fokus dengan pemandangan didepannya."Gue tidak tahu lu datang."Balasnya enteng.


"Lagi memperhatikan siapa lu?".Tanya Hiroyuki tanpa berpaling melihat lawan bicaranya.


"Perempuan itu ,sejak dari awal gue masuk dia selalu di bully sama ke empat perempuan itu."Balas Nathan yang masih di posisi yang sama .


"Mereka berempat emang gitu .Tenang saja ,Mika akan mengurusnya."Ucap Hiroyuki sedikit menyinggung senyum tipisnya.


Nathan yang kini terfokus melihat Hiroyuki."Lu suka Mika?".


"Nani!?".


"......Tidak lah."Jawabannya sedikit gugup .


"Oh."Nathan merapatkan kedua bibirnya dengan beralih melihat pemandangan didepannya.


"Lu sendiri kenapa memperhatikan perempuan yang di bully itu?".


"Gue kasihan."Balasnya dengan lancar .


"Oh ,lu suka sama dia?".


"Tidak."


"Lalu!?".


Nathan menengok ke Hiroyuki,kini fokusnya yang menatap lawan bicaranya."Gue cuma kasihan, gue tidak suka sama dia ."Ucapnya dengan jelas.


"......Gue sudah ada."Lanjutnya yang masih diposisi yang sama .


"Hem."Dehem Hiroyuki berpaling melihat ke arah lain .


Di tengah enaknya beristirahat .Guru olahraga mereka memanggil Hiroyuki yang tengah duduk santai .


"Hiroyuki."Panggil Guru Olahraga yang baru saja sampai di aula olahraga.


"Iya ,Sensei ."Sambil beranjak buru-buru melangkah turun dari atas tempat duduk .


++++++++++++


Pukul 12.30


Jam olahraga sudah berlalu .Kini Nathan tengah melanjutkan pelajaran jam terakhirnya , sebelum pulang sekolah .


Dari awal mulai pelajaran sampai akhir pelajaran.Kenji ,pemuda yang kursinya tidak terlalu jauh dari bangku Nathan .Hanya terdiam, ia menjalani hari awal sekolah selepas sembuh dari sakitnya dengan hening .Kenji menjadi pemuda yang lebih pendiam ,sangat pendiam dari biasanya.


Nathan sendiri yang bangkunya, tempat ia duduk tidak terlalu jauh dari bangku Kenji .Ia sama dengan Kenji ,ia hanya terdiam fokus dengan materi pelajaran .


Bahkan saat jam istirahat tadi ,Nathan hanya memilih terdiam di dalam kelas .Ia memilih untuk tidur di dalam kelas ,sembaring menunggu jam pelajaran selanjutnya di mulai .


+++++++


Jam-jam berlalu ,bel pulang sekolah berdering .Semua murid segera berkemas ,tidak terkecuali Nathan yang bergegas mengemas buku-bukunya kedalam tas ransel milik.


Tanpa berpamitan kepada Kenji atau Hiroyuki yang masih sibuk di depan sana dengan buku-buku tugas milik temannya .Nathan berlalu pergi begitu saja meninggalkan kelasnya .


Nathan langsung kaki jengkalnya dengan langkah pelan melewati lorong sekolah dan anak tangga gedung sekolahnya .


++++++


Hari ini ,hari Sabtu .Oleh karna itu Nathan pulang lebih siang dari biasa ia pulang .Walaupun begitu ,Nathan tetap mengayunkan sepedanya sedikit lebih cepat dari hari-hari biasa ia pulang sekolah .


Nathan berpikir , kebetulan ia pulang sedikit siang, jadi ia memutuskan untuk sampai di rumah lebih awal agar ia bisa bersih-bersih, membereskan rumahnya yang sedikit berantakan dan kotor .


Selang beberapa waktu kemudian akhirnya sampailah Nathan di kediaman rumahnya. Seperti biasa ia perkirakan sepedanya di depan garasi mobil ,lalu menutup gerbang rumahnya kembali sebelum beranjak masuk ke dalam rumah .


Ia yang sudah di dalam rumah bergegas naik ke lantai atas rumahnya untuk segera berganti pakaian santai .


++++++


Dengan atasan silet hitam dan bawahan celana pendek selutut .Pemuda itu berlari kecil menuruni tangga rumahnya .


Ia bergegas berjalan ke ruang belakang rumahnya untuk mengambil alat-alat yang akan ia gunakan untuk membersihkan rumahnya .


+++++++++++


Pukul 13.49


Di jam yang sama akan tetapi belain tempat .Kenji ,pemuda yang masih dalam pelajaran pulang kerumahnya .Pemuda itu berjalan sangat berlahan ,melewati jalanan gang ke arah rumahnya yang tidak terlalu ramai itu .


Sampai di tempat yang hampir sama ,di mana Nathan bertemu Hiroyuki yang sedang bertengkar dengan Chiko kemarin .


Kenji yang melewati jalanan dekat lapangan itu ,kembali bertemu dengan salah seorang teman Hanam .Akan tetapi saat itu Hanam sedang tidak ada di sana .


Jalan Kenji di hadang dengan ke lima pemuda yang tengah menatapnya dengan sinis .


"E ,e, e, beban, kenapa lu lewat sini?".


"....... Tangan gue gatel lihat lu ."Lanjut salah seorang pemuda yang menatap dingin ke Kenji yang masih setia menundukkan perhatiannya .


"Lu dengar gue tidak ,bu***dek!?".Ucap Pemuda itu kembali yang sekarang berani mendorong-dorong kening Kenji dengan kasar .


"Oi ,Ngapain kalian!?".Ucap pemuda dengan nada suara berat nang seraknya .


Pemuda membalas menatap dingin ke lima pemuda tadi ."Pergi kalian ,sebelum gue sendiri yang mengusir paksa kalian ."Ancam yang masih dengan sorot mata tajamnya menatap kelima pemuda tadi .


"Beruntung lu."Ujar salah orang pemuda yang memilih berlalu pergi dari sana .


Benji ,pemuda yang berhasil mengusir ke lima pemuda yang ingin menjahili Kenji .


Selepas kelima pemuda tadi pergi .Benji berjalan mendekati Kenji yang masih terdiam di sana .


Benji yang sudah sedikit dekat dengan Kenji berdiri mematung."Kenapa pulang lewat sini ,Ken?".Tanya Benji yang tidak mendapatkan respon dari Kenji yang masih terdiam .


Benji berjalan kembali ,ia yang kini sudah berdiri di depan Kenji menepuk bahu Kenji pelan dengan berkata ."Ken ,lu kenapa?".


Begruk...


Tubuh Kenji tumbang ke dalam pelukan Benji. Benji yang panik ."Ken, Kenji, lu kenapa?".Dengan berusaha membuat Kenji tersadar kembali .


Benji memegang kening Kenji sekilas."NANI!Badan lu panas banget Ken!".Benji yang semakin panik saat melihat wajah Kenji yang juga memucat.


Benji yang membawa tas ransel memindahkan cara membawa tas ransel itu ke depan .Lalu ia berusaha menidurkan tubuh tidak sadarkan diri Kenji di atas punggung .


Benji gendong Kenji yang pingsan berlalu pergi dari sana .Ia harus segera membawa Kenji ke rumah sakit terdekat di sekitar daerah tersebut.


+++++++++++


Sesampainya di rumah sakit yang tidak terlalu besar di sekitar daerah sana .Kenji langsung di tangani oleh dokter di sana .Sementara itu Benji yang membawa tas milik Kenji langsung mengambil ponselnya milik Kenji ,dan berusaha untuk menghubungi Yoshi ,ayah Kenji .Dengan ponsel milik Kenji .


Benji menghubungi ayah Kenji berkali-kali ,akan tetapi tidak kunjung mendapatkan sambungan telepon yang terjawab.


"Maaf nomer yang ada hubungi sedang di luar jangkau ,tinggalkan pesan ......."


"Sial ,kenapa Om sulit sekali di telfon ."Ujar Benji kesal .Akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi Nathan ,yang nomernya sudah tersimpan di ponsel miliknya sendiri .


Karna sebelum ia berangkat ke rumah bibinya kemarin ,Benji sempat bertukar nomer telfon dengan Nathan .


Tersambung.


*Hallo Nat ."


Nathan di seberang sana yang sedang fokus beberes alat-alat pembersihan rumah yang selesai ia gunakan dengan mendengarkan musik yang ada di ponsel nya , tiba-tiba terhenti karna musik yang ia dengarkan berhenti dan berganti dengan nada dering telepon .Ia segera mengambil ponselnya,dan menggeser gagang telfon yang bergetar di sana .


*Iya ,ada apa bang?".


Balas Nathan di seberang sana .


*Nat, tolong sampaikan ke om Yoshi kalau Kenji sedang di rawat di rumah sakit ...........".


*........".


*...............".


Percakapan berlanjut ,sampai di akhir Benji mematikan sepihak panggilan telfonnya .


Benji mematikan panggilan telfonnya,karna dokter yang merawat Kenji juga sudah keluar dari ruang rawat Kenji .


Benji yang sudah antusias."Dok ,bagaimana dengan keadaan teman saya?".


"Teman kamu mengalami kelelahan ,imun dalam tubuhnya tidak membaik .Teman kamu juga mengalami hipotensi dan asam lambung juga sedang tinggi."


Benji mengangguk-angguk ringan membalas perkataan dokter di depannya ."Boleh saya lihat teman saya ?".


"Boleh silakan masuk ,jika teman kamu sudah siuman kamu bisa langsung panggil saya .Saya akan memeriksa keadaan teman kamu kembali."Jelas Dokter itu yang di balas anggukan ringan dari Benji .


Dokter itu berlalu pergi dari sana .Benji segera beranjak masuk ke dalam ruang rawat Kenji. Di dalam Benji melihat keadaan Kenji yang masih belum siuman .


Ia dudukkan pantatnya di atas kursi kecil dekat brankar pesakitan Kenji berbaring terlentang .Benji menaruh tas milik Kenji di atas meja dekat brankar Kenji berbaring terlentang .


Kali keduanya Kenji terbaring lemah kembali di atas brankar pesakitan rumah sakit.


++++++++


Di lain tempat di jam yang sama .


Selesai panggilan telfonnya dengan Benji berakhir .Nathan bergegas naik ke lantai atas rumahnya untuk mengambil jaketnya .lalu ,Nathan segera bergegas keluar rumah .Ia bergegas menaiki ke atas sepedanya ,dengan kecepatan rata-rata ia mengayunkan medal sepedanya berlalu pergi dari pekarangan rumahnya.


Nathan mengayunkan sepedanya dengan terburu-buru,untuk segera sampai di bengkel milik pamannya .


Satu jam ia mengayunkan medal sepedanya , akhirnya ia sampai di bengkel mobil milik ayah Kenji .Nathan yang sudah memarkir sepeda di depan bengkel dengan benar ,segera berjalan masuk ke dalam bengkel.


Hiroyuki yang menyadari kedatangan Nathan."Cari siapa Nat ,cari paman Yoshi?".Tanya Hiroyuki yang keluar dari bawah mobil yang tengah ia perbaiki .


"Iya ,dimana paman Yoshi?".Tanya cepat dengan mengatur nafasnya yang tidak beraturan.


Hiroyuki yang kini sudah berdiri tidak terlalu jauh dari Nathan ."Paman Yoshi baru saja pergi mengantar barang, mungkin besok sore baru bisa pulang ."


Manik hitamnya yang terfokus melihat lawan bicaranya."........Emang ada apa ,Nat?".


"Kenji masuk rumah sakit."Balas Nathan yang cemas .


"H ,kenapa ,dia kenapa?".Balas gugup Hiroyuki.


"Gue tidak tahu kenapa ,sekarang dia di rumah sakit bersama dengan bang Benji yang menemaninya ."Jelas singkat Nathan dengan cepat .


"Nanti gue kasih tahu paman Yoshi, seperti paman Yoshi tidak membawa ponselnya tadi .Paman Yoshi suka lupa membawanya."Kata Hiroyuki yang masih dengan posisi yang sama.


Nathan terdiam sejenak ."Kalau gitu gue ke rumah sakit duluan, menemani Kenji sampai Paman datang."


Hiroyuki yang sedikit tidak yakin dengan Kenji yang akan mau menerima Nathan ."Lu yakin?".


"Iya ."


"..... Yasudah nanti beritahu paman Yoshi, Kenji di rawat di rumah Azuma, yang tidak terlalu jauh dari perumahan gue ."Lanjutnya .


"Okeh ."


".......Tolong temani Kenji ,Nat."Hiroyuki sedikit menyungging senyum tipisnya .


"Iya ."Balas Nathan yang beranjak pergi dari sana .