
Italia
Pukul. 08.23 Siang
Senin
Tokk.....Tokk.....Tokk.....Mengutuk beberapa kali pintu kamar Jovan yang masih tertutup rapat."Tuan Jovan."Panggil salah satu pembantu di depan pintu kamar Jovan.
Ceklekk.......Jovan membuka pintu kamarnya berlahan."Hem?".Menampilkan penampilan yang masih acak-acakan. Khas orang bangun tidur.
"Tuan saya minta tolong. Tolong bangunkan tuan Nathan. Sebentar lagi tuan Nathan waktunya berangkat sekolah."
"Paman mana?Suruh saja dia."
"Beliau sudah pergi sejak tadi pagi ."
"Kemana?".
"Saya tidak tahu tuan .Beliau hanya berpesan jika ada apa-apa minta bantuan saja kepada tuan."Kata pembantu ini tidak berani menatap langsung lawan bicaranya.
"Hem."Jovan keluar kamar dengan pakaian tidurnya semalam .Celana pendek dan kaos hitam polos oblong .Jangan lupa dengan Surai rambut acak-acakan nya.
Selesai menutup pintu kamarnya kembali ,dengan di ikut pembantu tadi dari belakang. Jovan berjalan mendekati pintu kamar Nathan ."Kenapa tidak bangunkan dia sendiri?".
Pembantu ini hanya diam yang sudah menjelaskan semuanya kepada Jovan ."Astaga."Gumam pelan Jovan .
Sudah ada di dalam kamar Nathan yang dari semalam sengaja tidak kunci dan hanya di tutup biasa oleh Jovan .Pembantu yang untuk pertama kalinya masuk ke dalam kamar Nathan."Bersihnya."Ucapnya sangat pelan Nathan masih bisa di dengan jelas oleh Jovan .
Pembantu perempuan ini terpukau dengan kebersihan kamar Nathan .Yang seingatnya dari awal Nathan masuk belum pernah ada pembantu yang datang membersihkan kamar ini.
Nathan masih tertidur pulas dengan pakaian semalam .Berbalut selimut tebal yang menutupi sebagian tubuhnya.
"Cara terbaik agar dia bangun lebih cepat ."Jovan berlalu mengambil barang apapun itu yang di banting tidak pecah namun menimbulkan suara yang keras .
BERAKK.......Dan benar saja Nathan yang tidur tengkurap langsung mendongak kan pandangan .Menampilkan ekspresi kaget khas orang bangun tidur.
Melihat itu ."Bangun Oi ,sebentar lagi lu terlambat sekolah."
Nathan masih tidak berkutik, ia justru melanjutkan tidurnya .Mengabaikan kejadian yang baru saja terjadi .
"Sekolah tidak bisa libur dulu?".Tanya Jovan kepada pembantu yang masih bersamanya.
"Tidak bisa tuan .Tuan muda baru saja masuk sekolah."
Jovan membuang nafasnya kasar ."Gue masih ngantuk ."Ucapnya duduk dan membaringkan dirinya di samping Nathan. Bersamaan dengan itu . Brugkk......"Pergi bang***sat ."Nathan menendang punggung Jovan sampai terdorong jatuh dari atas tempat tidur .
"Numpang tidur be**go."Jovan yang ingin membalas Namun Nathan sudah duduk di atas tempat tidur .Mengurungkan niatnya."Mandi bang***sat, bau alkohol."
"Hem."Mengacak-acak surai rambut kepalanya .Entah tidak mengetahui keberadaan pembantu ini atau memang Nathan mengabaikan keberadaan pembantu ini. Nathan tiba-tiba saja melepas jaket dan kaos yang ia kenakan.
Jovan melesat cepat menutupi mata suci pembantu ini ."Lepas di kamar mandi bang***sat."Jovan menarik dengan tetap menutupi mata pembantu ini keluar kamar Nathan .Dan menutup kamar Nathan dengan kasar.
Di luar kamar ."Tunggu saja di bawah .Kami akan segera turun."Perintah Jovan .
Pembantu yang pemikirannya sudah bercampur aduk ini hanya mengangguk ringan sebelum akhirnya berlalu pergi.
Next.....
Si pelaku yang masih ada di dalam kamar .Dengan atasan yang sudah tidak mengenakan apapun. Ia yang bersikap seperti tidak terjadi apa-apa tengah sibuk melepas seprai yang menurut berbau alkohol.
Sembaring menunggu rasa sakit ini redah .Nathan mendudukkan tubuhnya di atas tempat tidur beberapa saat.
+++++++
Pukul. 08.40 Siang
Dengan pakaian seragam sekolah rapi .Nathan keluar dari dalam Liv .Ia berlalu pergi ke dapur ,tidak ke ruang makan di mana Jovan tengah sibuk sarapan.
Fokusnya pada salah satu pembantu yang sibuk mencuci piring."Bibi."Panggil Nathan kepada pembantu yang lebih tua dari pembantu yang lain.
Melihat sumber suara yang sudah dekat dengannya ."Ada apa Tuan?".
"Pakaian kotornya saya taruh di depan pintu. Bibi bisa mengambil."Kata Nathan.
"Baik tuan nanti saya ambil ."
"Iya, saya permisi."Senakal-nakal nya Nathan sikap sopan nya tetap tidak hilang.
Next......
"Oi Nat."Panggil Jovan dengan menggenggam gelas berisikan susu di tangan kanannya."Minum dulu bang***sat ."Menyodorkan segelas susu buatan nya.
Tanpa basa-basi atau tidak ingin membuat keributan Nathan langsung mengambil dan meminum habis susu pemberian Jovan .Selesai itu ia langsung berlalu pergi .
"Sudah di buatkan tidak ada terima kasihnya .Masih untung gue baik demi perut menderita lu."Gumam Jovan yang sudah mengetahui apa yang akan terjadi jika Nathan tidak meminum susu ini setelah semalam banyak minum.
++++++++
Pukul. 08.50 Menjelang siang
Baru sampai di bangku kelasnya .Baru menyentuhkan pantatnya di atas kursi. Guru pengajar jam pelajaran pertama masuk ke dalam kelas .Untuk memulai jam pelajaran pertama.
Next......
Bel jam istirahat telah berbunyi. Nathan yang tidak sarapan di rumah. Dengan terpaksa harus ke kantin untuk mencari sesuatu yang dapat di makan .
Di kantin. Nathan mengantri untuk mengambil makanan .Bersamaan dengan itu ,tiba-tiba komplotan Enzio memberikan nya jalan untuk mengantri lebih cepat .Sedikit aneh ,akan tetapi Nathan tidak perduli dengan itu .Yang ia inginkan sekarang adalah cepat-cepat mendapatkan makanan dan mencari tempat duduk yang hampir penuh .
Dan benar saja .Nathan tidak mendapatkan tempat duduk yang kosong lagi .Namun sekali lagi .Atau giliran Enzio yang tiba-tiba berucap."Gabung kita Nathan."
Nathan mendekat dan duduk di sana ,dari pada tidak mendapatkan tempat duduk .
Ia yang sudah duduk mulai memakan menu makan siangnya .Namun ia urungkan karena sikap aneh komplotan Enzio .Yang memberikan ruang cukup luas untuk duduk ,padahal mereka hampir tidak memiliki tempat duduk.
Nathan fokus melihat mereka dengan bertanya."Kalian kenapa?".
Komplotan Enzio hanya diam saja .
"Lu geser ke sini dikit. Tuh pojokan mau jatuh."Masih belum ada respon balasan .Nathan menarik kasar lengan pemuda yang duduk di samping."Geser dikit sialan."
Nathan yang tengah mengunyah makanan nya."Kalian mau mati kelaparan tidak mau makan."Ucap Nathan yang langsung di turutin komplotan Enzio yang tiba-tiba saja berubah menjadi ciut nyali dalam semalam .
Next.....
Selesai makan siang .Nathan saat ini tengah berjalan santai untuk kembali ke kelasnya .Sembaring sekeliling melihat sekeliling nya yang ramai dengan siswa siswi yang tengah aktif di jam istirahat.
Kembali ke kelas duduk dan melanjutkan tidur siangnya yang tertunda cukup lama .