My Salvador

My Salvador
Eps.198 Healing to kampung



Indonesia.


Pukul 11.00 Siang


Sabtu


Tetap pukul 11 siang Nathan ,Jovan ,dan Kenji sampai di tujuan. Yaitu sampai di kediaman anak bi Rani di kampung. Nathan yang kemarin tidak sempat mampir. Di hari ini ia sengaja untuk pergi ke sana bersama dengan dua temannya.


Ini bukan kali pertama Nathan pergi ke sana dengan Jovan. Alhasil saat sampai di sana ,ia ,Jovan ,dan Kenji di sambut dengan sangat baik oleh anak bi Rani .


Bahkan baru saja sampai .Mereka bertiga langsung di tawarin untuk makan siang bersama .Tidak bisa menolak karena jam sudah menunjukkan jam makan siang juga .Atau kurang lebih karena sudah lapar dan lelah setelah menempuh perjalanan jauh .


Nathan dan Jovan mengiyakan saja .Sementara Kenji hanya mengikuti saja .


Next......


Selesai acara makan-makan. Nathan ,Jovan ,dan Kenji duduk santai di ruang tamu bersama dengan putra sulung bi Rani. Di temani dengan topik obrolan ringan .


"Mas Zaki kalau mau ke kebun mari saya mau membantu ."Kata Nathan."Sudah lama sekali tidak turun ke kebun, semangat sekali nih."Sambungnya .


"Jangan dek Nathan ,panas .Nanti balik-balik jadi batu bara ."


"Kulit item estetik mas ."Mendorong kasar Jovan yang hampir menyelami dunia fantasi nya ."Iya kan Jov?".


Tidak mengetahui apa-apa tapi Jovan mengangguk ringan saja .


"Ayo mas.....Ken lu juga ikut ."Menggoyang lengan Kenji .Kenji yang hampir tertidur dengan bantalan lengannya langsung terbangun di barengi mengangguk ringan.


Mas Zaki menahan tawa melihat kelakuan satu pemuda di depannya ini ."Baiklah saya bersiap dulu ,tunggu saja di teras."


Sudah duduk menunggu di depan teras rumah."Mbak Atik mau kemana?".Tanya Nathan kepada Istri mas Zaki yang hendak keluar mengendarai sepeda motor."Jemput Farhan .Kalian mau ikut ke kebun?".


"Iya mbak ."


"Lebih baik di sini saja .Nanti gosong loh."Mbak Atik yang sudah menyalahkan mesin motor nya .


"Pengen mbak."


"Terserah ,Mbak tinggal dulu ."


"Iya mbak."


Mbak Atik berlalu pergi .Selang beberapa waktu kemudian. Mas Zaki kembali dengan membawa peralatan kebun yang akan ia gunakan.


"Nanti bantu nyangkul ,mumpung ada kalian kira-kira tiga petak bisa tidak beres hati ini."


"Beres ."


"What?".Jovan yang sudah sadar ."Menggarap tiga petak sawah. Sawah mas Zaki kan luas-luas ."


"Maksudnya menggarap itu ,mau menanam padi di sawah?".Kenji yang belum terlalu mengerti beberapa bahan Indonesia.


Fokus pada Kenji ."Yes."Beranjak dari tempat duduknya tanpa mengenakan alas kaki. Nathan mengambil salah satu cangkul ."Yok berangkat."


"Semangat bener anjing."Jovan yang geleng-geleng kepala melihat tingkah full baterai temannya .


"CK mereka berdua tulang karet otot karet."Nathan yang melihat dari kejauhan kedua sahabatnya yang dengan enaknya tidak di dalam pondok .


Menghentikan kegiatan mencangkul."Yasudah biarkan .Mereka berdua kelelahan."


"Kelelahan karena apa?Toh baru sampai tadi langsung di suruh makan .Udah rakus sekali pula makannya ."Omel Nathan di tengah sawah .


+++++++++


Pukul. 18.20 Malam


Selepas kegiatan tadi siang sampai menjelang sore .Selepas sholat Maghrib semua anggota keluarga berkumpul di ruang tamu kediaman rumah mas Zaki .Untuk melakukan kegiatan makan malam .


Kenji yang duduk di samping Nathan ."Pantas lu santai tidak membawa pakaian ganti .Ternyata."Ingin sekali Kenji mengeplak kepala Nathan.


"Nathan tidak bilang kalau ini bukan pertama kalinya dia datang kesini ."Ucap Jovan ikut terjun dalam obrolan.


"Tidak."


"Tidak papa ,lagian pakaian dek Nathan muat dengan kamu ."Saut Mas Zaki menengahi.


"Udah kelas berapa sekarang?".Tanya Nathan yang fokus pada Farhan lawan bicaranya.


"Enam .Bentar lagi masuk SMP ."


"Waktunya nakal-nakal itu Farhan ."Tatapan nakal Nathan di balas tatapan nakal Farhan .


Brekk.....suara piring yang di taruh kasar ke lantai."Tidak ada namanya waktunya nakal-nakal."Tatapan mematikan mbak Atik ke seluruh pemuda yang ada di dalam ruangan ini.


"Sudah cepat di makan."Suruh nya .


"Jiwa emak-emak mulai tertanam dalam diri mbak Atik ."Batin Nathan bergidik ngeri .


+++++


Setelah selesai acara makan-makan dan berbincang-bincang ringan .Kini tepat pukul sembilan malam .Nathan ,Jovan ,dan Kenji berpamitan untuk pulang di malam ini juga .


Nathan menyalami mas Zaki dengan amplop dalam genggaman nya ."Apa ini?Sudah tidak perlu acara gini-gini, kamu ambil saja ."Mas Zaki menolak pemberian Nathan .Namun Nathan yang memang ingin memberikan."Tidak baik menolak rezeki mas .Untung-untung ini bisa mas Zaki simpan untuk persiapan pengajian kirim doa selanjutnya bibi ."


Pasrah menerima pemberian ini ."Terima kasih tu....".


"Wow apa itu .Adik."


"Hilih mas."Timpal julid Farhan .


"Bodoamat ."


Menyungging senyum hangat ."Terima kasih dek."


Nathan menyungging senyum puas .


Drama selesai .Kini ketiga pemuda ini sudah mulai dalam perjalanan kembali pulang .Menyusuri jalanan beraspal dengan pancaran lampu jalan yang tidak terlalu terang sepanjang perjalanan.