
Osaka
Pukul ,15.02 .Menjelang sore .
Sabtu
Sang Surya mulai tidak menampakkan dirinya .Berganti dengan warna oranye ,merah ,dan merah muda yang mendominasi di atas sana .Hawa-hawa angin dingin yang bertiup sepoi-sepoi ,kini mulai terasa semakin mendingin .Hawa dingin angin sore mulai menusuk kulit .
Kedua makhluk resek ini ,yang kini sudah ada di dalam kamar Villa .Duduk lesehan di lantai Villa ,sembaring menunggu Hiroyuki keluar dari dalam kamar mandi .
Nathan sudah tidur terlentang di bawah bufet ,lemari kecil persegi panjang. Ia tidur dengan posisi miringkan tubuh menghadap lemari itu ,dengan kedua mata yang sudah terpejam .
Kenji yang juga sama seperti Nathan ,tidur terlentang .Namun tidur jauh ,dari jarak tempat Nathan berada ini tengah fokus memainkan layar ponselnya.
Sama-sama sibuk dengan dunianya masing-masing, akhirnya hanya keheningan yang terasa di dalam kamar Villa ini .
Sesaat setelah keheningan melanda beberapa jam .Hiroyuki yang awalnya ada di dalam kamar mandi kini sudah beranjak keluar dengan pakaian yang sudah berbeda .
Selepas menggantung handuknya ,Hiroyuki segera melangkah menghampiri tasnya untuk mengambil jaket putih polos miliknya .Ia kenakan jaket putih polos ini ,untuk melapisi baju hitam lengan panjang yang sudah ia kenakan .
Kenji yang tidak tidur ,memperhatikan gerak gerik Hiroyuki sembaring tadi yang membisu pun membuka suara ."Mau kemana ,Hiro?".
Lama tidak membalas .Hiroyuki yang sudah mengenakan jaket putih polosnya .Ia yang tanpa berpaling melihat Kenji ."Gue mau ke Sensei .Kalian cepat mandi dan turun .Gue tunggu di bawah sama Sensei ."Ucapnya beranjak pergi dari kamar Villa .
Hiroyuki yang sudah di luar kamar Villa menutup kembali pintu ini berlahan .Seakan ia tidak ingin membuat Nathan yang tertidur pulas di pojokan sana terbangun .
Selepas kepergian ,Hiroyuki .Kenji segera beranjak dari zona nyamannya .Ia segera beranjak berdiri dari sana ,ia hendak berjalan mendekati Nathan untuk membangunkannya .Namun Kenji mengurungkan niatnya ,ia memilih berjalan mengambil pakaian gantinya lalu masuk ke dalam kamar mandi .
Toh di lihat dari sana ,melihat punggung Nathan saja sudah terlihat .Jika Nathan tidur sangat pulas sekali ,oleh karena itu terselip rasa tidak enak membangunkan Nathan di dalam hati Kenji .Kenji lebih memutuskan untuk mandi terlebih dahulu ,baru selesai mandi ia bangunkan Nathan .Itu pun jika Nathan mau bangun nantinya .
++++++++++
Pemuda ini ,pemuda yang tengah terlelap dalam dunia mimpinya ini .Tiba-tiba terbangun dari dunia mimpinya ,ia mengerjapkan matanya untuk menghilangkan pandangan kabur sembaring tangan kanannya merabah-rabah ke atas lemari yang ada di samping dirinya tidur untuk mengambil benda pipih yang tengah berbunyi-bunyi ini di atas sana .
Setelah mendapatkan benda pipih itu ,Nathan segera beranjak bangun .Ia yang sudah terduduk langsung menggeser gagang telpon yang bergerak di layar benda pipih di tangannya ini .
Tersambung
*Hallo , kak Riska."
*Kamu masih di Villa,dik?".
Beranjak dari tempat duduknya berjalan keluar kamar Villa.
*Kakak ko bisa tahu kalau saya di Villa ."
*Dari paman Yoshi."
*........kamu sama Kenji ."
*Iya ."
*Kakak sudah pulang kerja .Tidak biasanya kakak telfon sore ......".Dengan terkekeh kecil di seberang sana .
*Masih di kantor."
Nathan yang kini sudah duduk di teras kamar Villa.
*Hemm, kak Riska belum pulang?".
*Belum ,masih ada meeting."
*Kamu sudah makan ?".
*Tadi sudah, sekarang belum ."
*Kak Riska sibuk sekali di kantor?".
*Sedikit."
*Makan yang banyak nanti dik, biar tinggi seperti Yudha ."
Nathan yang mendengar suara kakaknya dari seberang sana tertawa kecil .
*Hhhhhhh...... tinggi tidak, gemuk ia kak."
Riska terkekeh kecil di seberang sana .
*Tidak papa dari pada kurus .Seperti kamu."
*Eh tidak, kemarin saat periksa saya sempat ada pemeriksaan berat badan ."
*Jadi!?".
*58 kg berat Nathan ,ya sepadan sama tinggi badan saya mungkin."
Sekali lagi Riska terkekeh kecil di seberang sana .
*Seperti tinggi saya tidak 170 lagi ,kak."
*Terus mau berapa?".
*Entah, intinya saya tinggi ."Sembaring tertawa kecil.
*Sudah dulu ,dik .Kakak harus kembali bekerja ,kamu jaga kesehatan di sana .Yang rukun dengan Kenji ."
*Siap bos ."
Panggilan telepon di akhir sepihak oleh Riska di seberang sana .
Baru saja mengakhiri panggilan telepon ."Mandi Nat ,gue sudah selesai."Ucap Kenji yang sudah berdiri di ambang pintu kamar Villa.
Masih di posisi yang sama Nathan mengangkat jari tangan membentuk huruf O. Selesai mematikan ponsel ia segera beranjak dari sana ,untuk segera bebersih diri .
Sementara itu di dalam Kenji yang sudah berganti pakaian ,kini tengah duduk bersandar di dinding dengan kedua tangannya yang menggenggam buku novel .Seperti rutinitas, jika tidak ada pekerjaan yang ia lakukan.
Nathan yang sudah selesai mengambil baju gantinya pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Untuk segera bebersih diri .
++++++++++
Pukul ,15.59
Nathan yang sudah selesai mandi pun beranjak keluar dari dalam kamar mandi dengan pakaian yang sudah berbeda.
Kenji yang masih di posisi yang sama ,dan masih di fokus yang sama ."Kalau sudah selesai ayo nyusul Yuki ke bawah ."Ucapnya .
Nathan mengambil jaketnya,lalu mengenakan jaket berwarna hitam polos ini .Sembaring itu ia berkata."Ayo, sekarang saja ."Balasnya .
Kenji menutup bukunya ,ia beranjak berdiri .Tidak lupa ia untuk menaruh buku ini di atas tasnya yang tidak tertutup rapat .
Ia yang sudah mengenakan pakaian berbeda ,akan tetapi masih mengenakan sly bermotif kotak-kotak tadi pagi ini berjalan keluar kamar Villa .
Lalu di ikuti oleh Nathan yang ikut beranjak keluar kamar Villa .Tidak lupa Nathan menutup kembali pintu kamar Villa ,sebelum ia dudukkan dirinya di depan teras untuk mengenakan kaos kaki juga sepatunya.
+++++++++
Kedua makhluk resek ini ,yang tengah berjalan beriringan menuruni beberapa anak tangga taman .Yang keduanya sama-sama hening semenjak tadi ini ,akhirnya salah satu membuka suara. Di kala Nathan membuka suara .
Nathan yang tengah berjalan bersebelahan dengan Kenji .Namun perhatiannya tetap terfokus ke jalanan di depannya."Yuki tadi marah sama gue ,kenapa dia langsung pergi tidak menunggu kita dulu?."
Kenji yang di posisi sama seperti Nathan ,namun dengan kedua tangan yang masuk ke dalam saku sly nya ."Tidak , seperti dia bukan marah karena itu ."
"........Tidak mungkin Hiro marah hanya karena perempuan."Lanjut Kenji yang masih di posisi yang sama .
Nathan yang masih di posisi yang sama ."Lalu Yuki kenapa ?".
"Nanti gue coba tanya ."Balas singkat Kenji .
Sesampainya di taman bawah yang berdekatan dengan Villa perempuan .Anak-anak yang lain sudah mulai berdatangan untuk duduk melingkar di kursi yang tersedia di lapangan taman tadi .
Sepertinya mereka akan mengadakan acara malam kecil-kecil sebelum makan malam. Toh ini hari terakhir mereka di sini . Walupun masih belum di ketahui besok akan pulang jam berapa.
Ke empat mahluk bumi ini tengah duduk berjejeran."Ko cuma empat ,ada yang hilang?".
Iya .Di sana hanya ada ,Nathan ,Kenji ,Mika ,dan Kalisa saja yang tengah duduk bersamaan di kursi panjang. Hiroyuki ,entah kemana dia .Sejak awal Kenji dan Nathan turun ,Hiroyuki sudah tidak ada di sana .
Nathan dan Kenji pun belum sempat bertanya kepada tuan Hajime di mana keberadaan Hiroyuki .Sedangkan Mika dan Kalisa yang sudah lebih dulu mereka tanyai pun tidak mengetahui keberadaan Hiroyuki .
Walaupun sejak awal ,Mika dan Kalisa sudah ada di sini sejak tadi .Tetapi tetap kedua makhluk bumi betina ini tidak mengetahui keberadaan Hiroyuki.
Ke empat remaja ini memang belum tahu keberadaan Hiroyuki .Namun mereka berempat tetap duduk tenang di sana .Hanya satu orang hanya satu orang di antara mereka saja yang memasang ekspresi wajah tidak tenang sembaring tadi ,seakan ada yang sedang sangat ia cemaskan.
Nathan beranjak dari tempat duduknya."Gue pergi bentar ."Pamitnya.
Kenji yang duduk bersebelahan dengan Nathan."Mau kemana lu?".Tanya menatap lawan bicaranya.
"Toilet ,mumpung belum mulai ini acara gue ke sana bentar ."Nathan yang ingin melangkah kaki jengkelnya beranjak dari sana .
"Nat."Suara yang membuat Nathan mengurungkan niatnya.
Nathan yang sudah berpaling melihat seorang yang memanggil namanya."Sekalian tanya ,Sensei .Di mana Hiroyuki sekarang."Ucap Mika perempuan yang memanggil nama Nathan .
Nathan mengangkat jarinya membentuk huruf O ,sembaring berkata ."Okey ."
Nathan berlalu pergi dari sana .Kini hanya tertinggal tiga makhluk bumi ini saja di sini. Ke tiga makhluk bumi yang sama-sama hening .Namun ,tidak terkecuali dengan orang yang sejak tadi berekspresi cemas .
++++++++
Waktu kembali berputar ,acara sudah akan di mulai. Akan tetapi Hiroyuki belum kunjung kembali ,di tambah dengan Nathan yang juga tidak kunjung kembali .
Padahal ,Nathan tadi hanya berpamitan ke toilet sebentar .Namun sampai acara di mulai ,Nathan belum juga kunjung kembali ke tempat duduk tadi.
"Kenji ,coba lu susul Nathan .Tuh anak kemana coba ,dari tadi ke toilet tidak kembali-kembali ."Mika melihat ke arah lain .
"Hem ."Dehem Kenji beranjak pergi dari sana .
Selepas kepergian Kenji .Kini tersisa dua makhluk bumi betina di sana .Hem dari dua makhluk bumi ini kalian sudah bisa menebak mana yang orang yang berekspresi wajah cemas dan berlagak tidak tenang sembaring tadi .
Siapa lagi orang itu kalau bukan ,Mika .Wanita berambut hitam lekat sebahu ini sejak tadi berlagak sangat tidak tenang .Seakan sedang sangat mengkhawatirkan sesuatu.
Kalisa , perempuan yang sembaring tadi membisu ini bisa menyadarinya sejak awal .Toh dia duduk di samping Mika tentu dia tahu apa yang di rasa Mika saat ini .
Dan selepas kepergian Kenji ,Kalisa mulai membuka suara ."Kamu kenapa ,Mika?".Tanya yang terfokus dengan lawan bicaranya.
Berlagak kesal ."Hiroyuki ,kemana bocah tengil itu....".
"Eh ."Kalisa yang menatap lekat raut wajah perempuan yang tengah duduk di sampingnya .
"Ah ,e ,e bukan itu ,ini .....itu .....Taulah gue sedang kesal dengan bocah tengil ini. Bisa-bisanya dia buat repot rekan timnya sendiri ."Mika yang sedikit gelagapan dalam pengucapan kalimat awalnya .
Kalisa masih terdiam ,ia masih menatap lekat raut wajah perempuan yang tangah berkeringat didepannya ini .Berkeringat kacau ,karena salah pengucapannya ."Hem, mungkin Sensei tadi sedang menyuruh Hiro ,tanpa sepengetahuan kita dia langsung pergi melaksanakan."
Mika terkekeh pelan sembaring menggosok-gosok rambut belakang ,ia juga menunjukkan senyum manisnya sampai memperlihatkan gigi putihnya ."Hemm iya ,lebih baik kita fokus saja dengan acaranya ,bukan ."Ucapnya .
Ke dua makhluk bumi betina ini terfokus melihat acara malam terakhir pergantian musim gugur disini .Peta kembang api, juga api unggun berhias di sana .
Mereka yang ada di sana menikmati ini sembaring bernyanyi .Lagu pergantian musim khas dari daerah sana.
++++++++++
Di tengah keramaian di lapangan taman .Ada satu pemuda yang tengah berjalan santai ,menyusuri jalanan setapak yang tersedia di sana .
Kenji ,nama pemuda ini. Pemuda yang tengah berjalan sendiri dengan langkah pelannya menyusui jalanan setapak ini .Tapi ,bukankah Kenji tadi menyusul Nathan ,lalu kenapa sekarang dia jalan sendirian .Dimana Nathan?.
Iya ,Kenji tadi sempat ke toilet umum pria yang tersedia di penginapan. Namun Kenji tidak menemukan siapapun di sana ,toilet itu kosong tiada orang sama sekali di dalam .
Oleh karena itu ,sekarang Kenji memutuskan untuk mencari Nathan sekaligus Hiroyuki yang belum ia temukan .
Sudah lama sekali ia pergi dari lapangan taman tadi meninggalkan Mika dan Kalisa di sana .Namun ia belum juga kunjung menemukan dua rekan setimnya, yang entah kemana .
Ia juga sudah berjalan cukup jauh dari daerah Villa ,berarti Kenji juga sudah sangat jauh dari keramaian orang-orang yang tengah menginap di Villa.
Akan tetapi Kenji ,pemuda ini tidak perduli itu .Ia tidak perduli jika dirinya tersesat .Tujuan utamanya mencari dua rekan timnya ,bukan untuk panik kesana-kemari karena takut tersesat saat ini .Dan dengan sikap yang masih tenang Kenji tetap berjalan di jalurnya sembaring melihat-lihat sekelilingnya .
++++++++
Pukul ,22.39 malam .
Acara sudah hampir selesai .Tuan Hajime yang ada di seberang sana bersama anak-anak yang lain .Mulai bercakap-cakap untuk menyuruh semua murid beristirahat .Karena besok masih tersisa satu kegiatan tambahan sebelum mereka semua kembali pulang .
Semua murid bubar dari sana ,mereka bubar dengan ekspresi senang karena tahu kegiatan tambahan ini mungkin kegiatan dibebaskannya mereka untuk berkeliling melihat-lihat daerah bagus di sekitaran sini sebentar sebelum berkemas pulang.
Namun berbeda dengan dua makhluk bumi betina ini ,dengan cepat salah satu dari mereka mempercepat langkahnya mendekati walikelas yang tengah berbincang-bincang dengan walikelas kelas sebelah .
Mika , perempuan yang sekarang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari gurunya ."Permisi ,Sensei ."
Tuan Hajime dan Nona Ana yang merasa terpanggil pun berpaling melihat ke arah sumber suara.
"Sensei ,Hiroyuki ,Nathan ,dan Kenji tidak ada ."
Masih di posisi yang sama ."Hiroyuki tadi pergi ,di sudah ijin sama saya .Kalau Nathan dan Kenji Sensei tidak tahu ."Kata Tuan Hajime.
"Hiro tadi berpamitan pergi kemana ,Sensei ?".Tanya Mika kembali .
"Membelikan oleh-oleh untuk adiknya ."Balas Tuan Hajime.".......Besok kalian sibuk kan .Jadi Hiroyuki tadi ijin lebih awal dengan saya untuk pergi sekarang, supaya besok tidak terlalu repot ."Lanjutnya.
Masih di posisi yang sama menatap ke dua muridnya ."Kalian pergi istirahat saja ,tidak perlu menunggu anggota tim kalian .Biar Sensei saja yang menunggu di sini ."Kata Tuan Hajime.
"Baiklah Sensei ,kami permisi."Ucap Mika membungkuk hormat sekilas yang di ikuti oleh Kalisa juga sebelum berlalu pergi dari sana .
"Tim pendukung kelas kamu."Ucap Noona Ana.
"Iya ."Balas Tuan Hajime.
+++++++
Mika dan Kalisa berlalu pergi dari sana .Kedua makhluk bumi ini yang tengah dalam perjalanan ke kamar Villa mereka .
"Awas lu Hiro ,lu sudah buah gue panik setengah mati ."Gumam geram Mika .
"Kita langsung istirahat ,Mika?".Tanya Kalisa yang membuka suara ,ia juga berharap dengan ini Mika berhenti bergumam sendiri .
"Iya ,besok kan kita sibuk ."Balasnya ketus sembaring terus berjalan .
+++++++
Di jam yang sama akan tetapi berlainan tempat .Setelah bersusah payah mencari akhirnya ,Kenji bertemu dengan Hiroyuki juga Nathan yang tengah bersama dengan Hiroyuki di sana .
Di sebuah pasar tradisional musim di salah satu daerah sana ,pasar yang lumayan jauh dari Villa tempat mereka menginap .
Kenji yang sudah berdiri di belakang kedua pemuda yang tengah sibuk melihat-lihat barang ini langsung saja mengangkat kedua tangan dan memukul kedua ubun-ubun kepala pemuda di depannya ini .
"Aaa."Rintih Nathan mengelus lembut ubun-ubun kepala nya .
"Wwwaa."Kaget Hiroyuki mengelus rambut ubun-ubun kepala nya.
Lalu keduanya berbalik melihat kebelakang."Kenji ,lu ko bisa di sini ?".Tanya Hiroyuki yang kini sudah berhadapan-hadapan dengan Kenji .
"Seharusnya gue yang tanya kalian ,kenapa kalian bisa ada di sini?".Ucapnya berbalik .
"Oh ,gue sedang belikan oleh-oleh buat kedua adik gue ."Balas Hiroyuki .
Kenji menjinjing sebelah alisnya menatap Nathan berharap Nathan menjelaskan .Yang Nathan sendiri tidak menyadari itu .
Justru Hiroyuki yang menyadari itu pun mewakili Nathan ,berkata."Nathan tadi gue ajak ,gue ketemu dia di toilet.Yasudah sekalian saja gue ajak ."Kata Hiroyuki.
"Hemm ."
"......lu tadi di cariin Mika ."
"Eh ,kenapa dia cari gue?". Hiroyuki mengerutkan keningnya .
Mengedipkan kedua bahunya ."Entah ,lu tanya saja sendiri ."Ucap Kenji ikut bergabung dengan Nathan yang sembaring tadi sibuk melihat-lihat gelang-gelang tali yang tersusun cantik di toko ini.
Fokus melihat aksesori gantungan tas yang menarik perhatian Nathan ,seperti anak kecil tingkah ia menunjuk-nunjuk gelang cantik itu ."We ,we lihat kawai .Beli yok ,buat bertujuh ."
Manik mata yang terfokus dengan gelang tangan yang di tunjuk Nathan ."Buat siapa ,beli tujuh ?".Tanya Hiroyuki.
Bersikap seolah dia adalah anak dari dua pemuda di samping kiri kanannya ."Buat lu ,gue ,Kenji ,bang Benji ,Ryo ,Mika ,dan Kalisa ."Nathan yang memperagakan menghitung jari jemari tangannya.
Kenji saja sampai di buat tertawa kecil melihat tingkah Nathan yang sangat mirip dengan anak kecil .
"Uang gue tidak cukup ,gue kan belum beli dua boneka juga ."Kata Hiroyuki .
"Gue yang belikan ,kalian mau kan?".Nathan berpaling melihat Hiroyuki dan Kenji .
"Beli saja ,nanti lu kasih mereka ."Kata Kenji .
Menunjuk aksesori gantungan tas tadi."Pak beli ini ,tujuh ."Kata Nathan kepada penjual aksesoris.
"Sekali di paksakan apa ,mas .Rante kawatnya?".Tanya penjual aksesoris itu .
"Iya pak ."Balas Nathan tersenyum ramah .
Berpaling menatap kedua temannya."Tunggu bentar tidak papa kan?."
Kenji hanya mengangguk ringan . Hiroyuki bak seperti abangnya Nathan ."Iya tunggu saja ,Kenji ."Dengan menatap Kenji bukan Nathan.
Kenji yang kini fokus melihat penjual yang tengah merakit aksesori gantungan tas ."Kenapa pilih yang rubah Nat?".
"Di sini rubah kan sangat di lindungi, bahkan kampung rubah saja ada di sini .Jadi menurut gue, bangus saja gitu kalau gue beli ini ,biar jadi seperti rubah pertemanan kita .Selalu kumpul-kumpul walupun jauh-jauh jaraknya."Jelas Nathan panjang lebar .
"Kawai Kawai Kawai. "Ujar Hiroyuki gemas .
Melihat sang penjual yang tengah sibuk merakit."....Pak kalau kita tinggal bentar ke toko boneka di sana sebentar ,tidak papa?". Hiroyuki bertanya.
"Boleh-boleh ,tapi kembali kan mas?".
"Iya kembali pak ."
"....atau."Melihat ke Kenji ."....Kenji lu sini saja nunggu ini ,gue sama Nathan mau beli boneka bentar, buat adik gue ."
Memasang wajah pasrah ."Hem."Dehem Kenji .Yang dianggap setuju dengan Hiroyuki .
Hiroyuki menarik kerah jaket Nathan menjauh dari sana .Ia mengajak Nathan untuk pergi ke penjual di seberang sana yang tidak terlalu jauh dari toko aksesoris ini .
Nathan yang di perlakukan seperti ini pun hanya terdiam menurut ,seakan sangat pasrah dengan idup nya yang gini-gini amat .
Setibanya di sana ,kedua pemuda ini mulai melihat-lihat .Hiroyuki yang belum pernah membeli barang seperti ini di buat sedikit kebingungan mana yang harus ia pilih untuk di beli .
Nathan yang menyadari tingkat aneh Hiroyuki."Lu tidak tahu mau beli yang mana?".
Tersenyum memperlihatkan gigi putihnya."Tidak".
"Hemm."Dehem Nathan ."...Tidak tahu ajak-ajak beli ."Lanjutnya .
Hiroyuki yang mendengar itu hanya bisa terkekeh tertawa kecil .
Tanpa berpaling melihat Hiroyuki."Adik lu cewek atau cowok?".
"Dua-duanya cowok ."
"Hemm, boneka beruang cocok buat mereka berdua ."Kata Nathan menunjukkan salah satu boneka beruang coklat yang ada di sana .
"Tapi ,adik pertama gue maunya boneka yang berbentuk bantal ."
"Yang satunya ,apa?".
"Apa!?". Bertanya balik.
Menatap dingin."Adik kedua lu maunya boneka apa?".
"Oh ,yang satunya cuma mau boneka kelinci putih kecil ,katanya biar mudah di simpan."
"Kalau gitu beli saja yang ini kecil ,kawai ,warna putih susu .Bagus ini Yuki buat adik pertama lu ."
Hiroyuki yang mengangguk-angguk saja langsung mengambil boneka kelinci putih yang di tunjuk Nathan .
Sembaring menunjuk ke arah boneka berbentuk bantal ."Ambil saja yang itu ,boneka bantal kambing ini buat adik kedua lu ."
Hiroyuki segera mengambil boneka yang di tunjukkan Nathan sekali lagi ."Makasih Nat ,sudah bantu gue buat pilih boneka ."Sembaring tertawa kecil."Gue sebagai abang tidak ngerti maksud mereka ."
"Hhhhh....Santai saja ,Yuki .Kalau butuh beli-beli gini telpon-telpon gue saja,gue alih ."Nathan terkekeh kecil.
Dengan membawa dua boneka yang berbentuk berbeda ."Banyak gaya lu ."
"...Sudah ayo bayar ,kasihan Kenji nunggu lama ."Ajak Hiroyuki beranjak pergi yang lalu di ikuti oleh Nathan dari belakang.
+++++++++
Selesai membayar dua boneka ini ,dua pemuda ini langsung beranjak pergi dari toko boneka ini .Kedua pemuda ini pun beranjak kembali ke toko aksesoris tadi .Dan kebetulan saja ,di saat sampai di toko tadi ternyata sang penjual sudah menyelesaikan pesanan Nathan .
"Nat bayar."Ucap Kenji yang menyadari kedatangan Nathan .
"Okeh ."Balas Nathan mengelus dompet milik dari saku celana panjangnya ."Habis berapa pak?".
"21 Yen ,mas ."
Nathan memberikan beberapa lembar uang ,sembaring menerima sekantung aksesori tadi .Setelah mendapatkan kembali ,ke tiga pemuda ini langsung berangkat pergi dari sana.
Ketiga pemuda ini yang sudah mulai dalam perjalanan kembali ke Villa ."Hey ,kalian tidak ada yang lapar gitu."
"Lu lapar?".Tanya Kenji yang jalan bersebelahan dengan Nathan.
"Heheh."
Hiroyuki tertawa kecil sembaring berkata ."Di ujung jalan ini ada supermarket semoga saja masih buka ,nanti kita mampir beli camilan buat di makan di penginapan."
"Tau aja lu isi perut gue ."Balas Nathan tertawa kecil .
+++++++++++
Pukul ,23.20 Malam
Sudah hampir menjelang malam,namun ketiga pemuda ini masih sibuk membeli camilan .Tidak terkecuali ,Hiroyuki dan Kenji yang mumpung ada makanan gratis langsung saja menebas membeli camilan apa yang saja yang ingin mereka berdua beli atau coba .
Dan yang paling aneh adalah Kenji ,ia adalah tipe pemuda yang tidak terlalu suka makan banyak .Tetapi di malam ini anehnya ,dia membeli banyak sekali camilan .Apakah dia terkena jampi-jampi oleh mulut lentur Nathan yang hobi menghasut.Yaya ,yasudah lanjut ,tidak perlu ngelantur lagi .
Setelah membeli semua yang ingin di beli .Kenji segera mendorong keranjang belanja ini ke meja kasir .Selesai di hitung semua oleh penjaga supermarket pengeluarannya, dua kantung plastik belanjaan ini pun di berikan penjaganya kepada pelanggannya ,sembaring penjaga satunya menerima uang tunai milik Nathan .
Sesudah membayar semua dan Kenji sudah membawa dua kantung plastik belanjaan keluar supermarket yang di susul dengan Hiroyuki dan Nathan ini mulai berjalan melanjutkan perjalanan kembali .
Kini mereka yang tengah berjalan beriringan ."Nat ,tidak papa uang lu habis ?".Tanya ragu Hiroyuki.
"Tidak."
"Serius ,nanti lu makan apa kalau uang lu habis?".Tanya Hiroyuki kembali .
"Ngutang ."
"Eh ,Nat serius .Kalau gitu nanti gue kembalikan saja uang lu tadi yang sudah bayar barang belanjaan gue ."Ucap Hiroyuki menatap lekat manik hitam milik Nathan .
Nathan terkekeh pelan ."Tidak perlu ,Yuki .Gue masih ada uang buat besok-besoknya lagi ."Kata Nathan .
Kenji yang sembaring tadi terdiam,karena ia terus memperhatikan dua kantung belanjaan yang ia bawa ."Eh ,tadi kenapa gue ikut beli camilan ,banyak sekali?".
"He!?". Nathan menjinjing sebelah alihnya .
"Ya tidak papa Kenji ,biar lu gemuk ."Hiroyuki sembaring tertawa kecil .
"Benar-benar."Saut Nathan yang ikut tertawa kecil .
Ke tiga pemuda ini saling bertukar candaan sampai tidak sadar keduanya telah sampai di depan gerbang penginapan mereka .Namun ada yang apik di sana ,di tengah gerbang itu sudah berdiri tegak tuan Hajime yang tengah menatap tajam ke arah tiga pemuda ini .
Ketiganya langsung terdiam membisu ketika melihat pemandangan indah di depannya .Apalagi kalau walikelas sendiri .
"Saya memberikan kamu kesempatan untuk keluar ,tapi bukan berarti kamu harus kembali larut malam Hiroyuki ."Tegas Tuan Hajime menatap tajam ke arah ketiga pemuda di depannya ini .
Ketiganya hanya bisa menunduk ."Maaf Sensei."Balas Ketiganya dengan nada suara pelan .
"Hemm ,cepat masuk dan istirahat kalian besok harus bangun pagi .Jangan ada yang telat lagi."Tegasnya kembali .
Membungkuk hormat sekilas."Baik Sensei ,permisi."Pamit Hiroyuki yang di susul membungkuk hormat sekilas dengan kedua pemuda yang mengikuti gerakannya tanpa ikut berucap .
++++++++++
+++++++++++++
Seoul
Pukul ,00.00
Sedikit foto-foto kecil-kecil untuk model pakaian kerja yang sering di kenakan oleh Riska .Wanita berpostur tubuh bagus ,dengan tinggi badan 169 cm ini .
Pakaian dengan model sederhana yang sering ,Riska kenakan adalah .
Dress bercelana .
Dan dua model dress sederhana dengan rok setinggi atas lutut ,dan bawah lutut ini adalah model dress yang sering Riska kenakan saat sedang bekerja.
Sekian ,semoga kalian suka dengan fotonya .
Jangan lupa tinggalkan like ,atau komentarnya .Kakak"" :)