My Salvador

My Salvador
Eps.138 Empat hari



Osaka


Pukul. 07.20 Pagi


Sabtu


Akibat dari hiru-riyu tadi malam .Berimbas nya kepada semua pemuda-pemuda dan dua wanita yang ikut dalam kericuhan kemarin malam .Imbasnya adalah mereka semua tertidur di jam sekolah .


Untuk hari ini .Zivanna tidak masuk sekolah .Karena perempuan ini langsung demam tinggi di pagi hari nya .Membuat Hanam kena omel semalaman oleh nenek juga ibu nya yang kebetulan sekali berkunjung menjenguk dirinya .Tapi bersyukur ibu Zivanna tidak mengomel-gomel seperti Nenek dan ibunya .Namun akibatnya ia jadi tidak memiliki waktu untuk beristirahat semalaman .Jadi tidak heran saat ini. Hanam juga Takumi yang entah kurang istirahat nya sama dengan Hanam pun ikut tertidur pulas di bangku kelas mereka masing-masing. Tanpa perduli dengan keributan yang lain di dalam kelas .


Hiroyuki masih mendapatkan sedikit energi untuk fokus pada sekolah nya, pagi ini. Karena ia memiliki sedikit waktu untuk beristirahat tadi malam. Berbeda jauh dengan Mika .Perempuan yang sudah tertidur lelap di bangku tempat duduknya.


Di sini Hiroyuki berusaha untuk terjaga .Demi untuk mengawasi Mika agar tidurnya tidak sampai terganggu oleh murid-murid yang lain .Juga menjaga jika sewaktu-waktu ada guru yang masuk kelas .Ia dapat membangunkan Mika lebih awal .


Sama halnya dengan mereka .Ryo juga terlelap di bangku tempat duduk kelasnya sendiri. Tidak sama dengan Benji yang tetap terjaga .Benji terlihat tidak mengantuk sedikit pun. Padahal ia memiliki waktu istirahat sangat sedikit .Tapi Benji sangat kuat menahan kantuknya dan tetap fokus pada buku tebal yang tengah ia baca .


Berbeda dengan dua makhluk bumi yang selalu rusuh di semua tempat .Keduanya dapat beristirahat dengan tenang dan sangat nyaman di atas kasur yang sangat empuk ,bantal yang nyaman ,selimut yang tebal membalut tubuh keduanya .Yang satu tidur terlentang dengan selimut putih ,yang satu tidur tertelungkup menyisakan surai rambut nya saja yang tidak tertutup selimut Coklat yang ia kenakan .Siapa lagi kalau bukan....



Nathan dan Kenji



Entah karena terlalu capeknya semalaman tidak istirahat .Sampai Nathan tidak perduli atau tidak menyadari kehadiran Kenji yang ikut tidur bersamanya .Tapi jangan berpikir tadi malam mereka berdua tidak ribut terlebih dahulu .Karena Nathan tidak pernah mengijinkan Kenji tidur di kamar nya, kecuali Kenji sakit dan butuh untuk di temani .


Sinar mentari yang menembus gorden tebal kamar ini pun keduanya abaikan .Walaupun wajah mereka sudah silau akan cahaya itu .Intinya keduanya tidur seperti dua manusia tak bernyawa.


++++++


++++++++++


Korsel


Pukul. 11.20 Siang


"TANTE RISKAAAA!!!!".Teriak Joo Zon-jun .Pria kecil dengan seragam sekolah TK nya berlari menghampiri Riska yang baru saja turun dari dalam mobil .


Riska langsung memeluk erat tubuh Joo Zon-jun kedalam pelukannya sembaring ia angkat dalam gendongan nya .


"Bagaimana hari pertama sekolah nya? Zon-jun tidak nakal kan?".Tanya Riska kepada pria kecil kesayangan nya ini .


Raut wajah yang ceria ."Umm tidak Tante...". Menggelengkan kepalanya ringan."..Zon-jun sangat rajin dan pandai ....Zo... Zon-jun juga tidak nakal .Saya sangat menurut pada guru-guru."


Riska memberi ciuman gemas pada pipi Cubi Joo Zon-jun."Uhmm Tante. Geli."


"Heheh...maaf. Tante gemas sekali dengan kamu .Yasudah ayo Tante traktir makan siang di luar ."


Mimik wajah sumringah."Beneran??".


"Iya...ayo!!".


"Ada es klimm?".


"Tentu ada."


Riska pergi ke sisi lain mobil untuk membuka pitu mobil untuk Joo Zon-jun yang sangat bersemangat .Sebelum ia ikut menyusul masuk dan duduk di kursi pengemudi.


++


Siang ini. Riska memberi sedikit kelonggaran waktu kerja agar ia bisa menemani Joo Zon-jun di hari pertama nya masuk sekolah .


Dan di jam makan siang ini .Sebagai gantinya karena Joo Zon-jun sudah bekerja dengan baik di hari pertama sekolah .Riska akan mengajak Joo Zon-jun makan siang di luar .


Riska benar-benar menyayangi Joo Zon-jun seperti ia menyayangi adik kandung nya sendiri .Toh sejak terakhir ayah kandung Joo Zon-jun telfon .Di hari itu juga terakhir kalinya Joo Zon-jun bertemu dan bersama ayahnya .Karena setelah itu Joo Zon-jun tidak pernah lagi di telfon oleh ayahnya. Boro-boro di telfon di jenguk pun belum sama sekali .


Walaupun waktu itu Joo Zon-jun sudah berjanji tidak akan mencari-cari ayahnya sampai ayahnya kembali ,dan tidak nakal selama bersama Riska .Namanya Joo Zon-jun .Dia hanyalah seorang anak kecil pada umumnya .Ia tetap sama seperti anak-anak lain ,ia sangat menginginkan kehadiran ayahnya juga ibu nya. Tapi ia selalu menyembunyikan keinginannya .


Riska mengetahui semuanya .Karena sebelum ini .Joo Zon-jun sempat sakit demam tinggi .Dalam demam tinggi nya Joo Zon-jun terus mengigau memanggil-manggil nama ayahnya .


Melihat itu .Riska semakin kasihan juga iba dengan nasib buruk Joo Zon-jun .Keinginan kecil yang hanya ingin bersama kedua orang tua nya .Sulit untuk Joo Zon-jun dapatkan.


++++++


++++++++++


Osaka


Pukul. 22.39 Malam


Kamis


Tidak terasa sudah empat hari berlalu sejak berakhirnya insiden tawuran di hari itu. Kenji juga sudah kembali kekediaman nya sendiri. Karena di hari Selasa kemarin Paman Yoshi sudah kembali dari dinas kerjakan nya .Dan Syukurlah luka-luka akibat tawuran waktu itu sudah kembali pulih .Sehingga Paman Yoshi tidak menyimpan curiga kepada dua pemuda ini.


Malam hari. Di hari Kamis .Nathan seorang diri bergulat mengerjakan soal-soal mata pelajaran nya .Bukan tugas sekolah ,tapi karena terlalu tidak ada kerjaan yang ia lakukan. Nathan memilih untuk belajar mengerjakan beberapa soal .Walaupun jam sudah menunjukkan pukul larut malam .


Beberapa hari kemarin .Tidak ada yang terjadi .Reojin ,ketua CB sudah tidak terdengar lagi kabarnya .Ada yang aneh .Tapi Nathan tidak terlalu memperdulikan itu . Karena setelah akhir insiden di hari itu .Ia bisa belajar dan fokus dengan sekolah tanpa ada gangguan sedikit pun.


Dan satu lagi .Yasuhiro setelah tidak hadir sekolah selama beberapa bulan .Kini ketua Monsutafaia sudah kembali ke sekolah seperti biasanya.


Yasuhiro juga jadi akrab dengan Hanam ,Takumi ,tapi tidak dengan Chiko .Entah kenapa?Tapi bang Chiko tidak suka dengan kehadiran Yasuhiro juga kawan-kawan nya .


Next.....


Ponsel Nathan tiba-tiba saja berdering.....Aahh iya dia lupa mematikan paket data internet nya .Sial!Dengan raut muka kesal karena waktu belajar tergantung .Nathan ambil benda pipih yang tergeletak tidak jauh darinya duduk .


...Tersambung Telfon....


*Hallo!".


*Ada apa, Jov?".Nathan langsung bertanya pada intinya kepada Jovan di seberang sana .


*Kurang beberapa hari lagi lu puasa .Lu tidak kembali ke Indo buat ziarah makam?".


*Yaelah lu ada pesawat pribadi .Apa gunakan pesawat pribadi lu ."


*Tidak semudah itu be**go!Tetap harus atur jadwal penerbangan dulu .Tidak terbang-terbang saja, o'on. Tabrakan di atas hancur pesawat gue."


*Mana gue faham."


*Hem."


Hening sesaat .Nathan mendahului mencari pertanyaan.


*Lu sudah libur sekolah?".


*Sudah."


*Lama libur sekolah nya?".


*Ya sampai hari raya idul Fitri selesai. Seperti biasa."


*Umm."


*Btw di sana tidak dingin kan?".


*Tidak!Hawa di sini lagi sama-sama nya kayak di Indo....Mungkin".


*Oh."


*Emang ada apa?".


*Tidak!.....Eh cantik o ,Istri Yudha ."


*What?Yudha beneran sudah nikah?".


*Ya....tapi ya gitu jangan bilang-bilang kasihan istrinya nanti dikeluarkan dari sekolah .Kalau Yudha di keluarkan happy-happy tuh bocil."


*Soal istrinya takut di keluarkan gue percaya .Tapi tampang kayak Yudha tidak takut di keluarkan gue 100%gue percaya dia bodoh amat."


*Gue jadi ingat pas Yudha di usir dari sekolah ."


*Pas SMP?".Timpal Nathan di seberang sini.


*Iya...Lu ingat pad Yudha tanpa sengaja mukul guru MTK ,pak Totok .Wah gila kan sampai hampir pingsan pak Totok .Terus Yudha juga pasrah-pasrah saja aji**m di bawa ke BK terus di usir .Sudah keluar sekolah santai banget seperti tidak punya dosa."


*Ayah kita di lawan ."


*Aji*"ng hhakkkah.....


*Hhhhaaaakkkkkh....


*Kalau lu sudah tau siapa istri Yudha .Berarti lu sudah tau siapa nama nya."


*Nanti kalau lu kembali ke Indo juga bakal tau sendiri ."


*Yehh...gue belum pasti bisa pulang atau tidaknya ."


*Kalau seandainya gue ke sana .Gue bakal kesepian tidak ya."


*Lu mau kesini?".Nathan begitu bersemangat di seberang sini .


*Seandainya be**go!".


*Gue jamin lu tidak akan kesepian ataupun bosen di sini....ya walaupun lu bakal gue tinggal sekolah 4-5jam lamanya di sekolah .Gue jamin lu tidak kesepian."


*Semangat bener lu .Kayak gue bisa ke sana saja."


*Ya bisa kan gitu loh bro .Lu tidak kangen sama istri lu ini."


*Idih..idih..najis...idih..".


*Sahabat bocil lu ini kesepian disini."


*Gue tidak percaya lu kesepian."


*Emang tidak!Tapi gue kangen gelud sama lu bang**sat!!".


*Yehh...Gue ke sana gue percuma. Karena di sana lu tidak bisa traktir gue bakso ."


*An**jay.....Gue traktir beli yang lain deh. Beli saja sepuas lu nanti ."


*Bo'ong lu. Tidak mungkin lu bayar semua ,harga produk di sana tidak ada yang murah."


*Lu lupa sahabat lu ini siapa?".


*Bocah tengil jahil yang hobi ngajak ribut tiap hari."


*Hemm."


*Aaaahhhhhhhhjllk....Bercanda bang**sat."


*Jadi kesini lu?".


*Gue tidak tau."


*....Yasudah lu tidur gih... di sana sudah hampir tengah malam bang**sat."


*Ya."


Panggilan telepon di akhir Jovan sepihak.


Nathan kembali mematikan layar ponselnya .Sebelum akhirnya membereskan beberapa buku-buku ini .Nathan memilih untuk beristirahat karena benar kata Jovan, jika di sini sudah menunjukkan pukul larut malam dan sudah waktunya untuk dirinya tidur. Toh besok pagi dirinya juga harus sekolah seperti biasanya.