
Setibanya di parkiran apartemen. Nathan dan paman Dae-Hyun langsung berjalan bersamaan untuk masuk ke dalam gedung apartemen. Di tengah langkahnya tanpa sengaja Nathan melihat pria yang wajahnya tidak asing baginya ,ia pun memberanikan diri bertanya kepada pamannya ."Ajusshi, kenal pria itu?".Tanya Nathan yang masih berjalan dengan perhatian ke arah pria yang sedang terduduk menikmati secangkir kopi paginya .
"Keipab atiseuteucheoleom, jeolm-eum maseuteo."Balas Paman Baek Dae-Hyun.
("Seperti artis k-pop ,Tuan muda ." )
Tidak ingin terlalu perduli ,Nathan kembali berjalan untuk segera masuk ke dalam live .Di dalam live ,Paman Dae-Hyun tiba-tiba membuka percakapan."Apartemen ini cukup terkenal di kalangan artis-artis dan aktor-aktor disini .Saya banyak dengar dari beberapa orang kalau pemandangan disini yang terlihat bagun,sangat indah untuk menghilangkan stres ."
"Umm sure, looking at the Han river."Balas Nathan .
("Umm tentu ,melihat sungai Han ." )
"........Ada satu apartemen lagi yang lebih banyak ditempati oleh kalangan atas ."Sambungnya
"That's a very expensive apartment, young master."Kata Paman Baek Dae-Hyun dengan senyum tipisnya .
("Itu apartemen yang sangat mahal Tuan muda .")
Selang beberapa waktu kemudian Nathan dan pamannya yang sudah ada luar live lantai 14. Nathan dan pamannya kembali berjalan untuk mencari rumah apartemen kakak Nathan dengan tetap melanjutkan berbincang mereka.
"Speaking of which, uncle is very good at English. If I may say, I am very impressed with Uncle Dae-Hyun."Kata Nathan tersenyum malu .
("Bicara-bicara soal itu ,paman sangat pandai berbahasa inggris .Jika saya boleh bilang ,saya sangat kagum dengan paman Dae-Hyun." )
Paman Dae-Hyun yang mendengar itu pun tersipu tersenyum manis."A lot of my work generally uses foreign languages, so I often study foreign languages. Other than English."Jelasnya.
("Banyak pekerjaan saya yang umumnya menggunakan bahasa asing ,jadi saya sering mempelajari bahasa asing. Selain bahasa Inggris.")
"Uncle is great, I can't even understand Korean yet."
("Paman hebat sekali ,saya bahkan belum bisa faham dengan bahasa korea .")
"You spoke Korean earlier."
("Tadi anda berbahasa korea .")
"Aahh iya ,Yesterday my sister gave me korean dictionary. I learned a little bit from it."
(kemarin kakak saya memberikan saya kamus bahasa korea. Saya belajar dikit-dikit dari situ .")
"It's here, young master."Ucapan Paman Dae-Hyun mempersilakan majikannya.
"Gosh I'm too busy talking to uncle."Ucap Nathan membuka pintu rumah apartemennya.
("Astaga saya terlalu asik berbincang dengan paman. " )
Setibanya didepan pintu Nathan langsung membuka pintu apartemen itu .Di dalam Nathan sudah melihat dua koper milik kakaknya yang sudah ada di ruang tamu ."Sepertinya kakak saya sudah menyiapkan semuanya ." Ucapnya berlalu pergi ."Uncle wait here, I'll take my suitcase."
("Paman tunggu disini ,saya akan ambil koper saya .")
Paman Baek Dae-Hyun mengangguk ringan membalas perkataan majikannya .Sesaat kemudian Nathan keluar dengan dua koper besar juga satu tas gitar yang ia kenakan."Come on uncle".Ajak Nathan kepada pamannya .
Paman Baek Dae-Hyun beranjak dari tempat duduknya ia segera menarik pegangan koper itu untuk ia tarik keluar .Nathan membawa koper-koper turun ke lantai bawah ,sampai di parkiran mobil tentunya .Setibanya di parkiran mobil ,Nathan membantu paman Baek Dae-Hyun memasukkan koper-koper besar itu ke dalam bagasi mobil yang cukup besar untuk empat koper berukuran besar .
Selesai dengan koper-koper besar itu ,Nathan dan pamannya kembali masuk ke dalam mobil. Paman Baek Dae-Hyun kembali menyalahkan mesin mobil untuk segera meninggalkan parkiran apartemen tersebut .
Nathan berkata ragu-ragu ."Uncle, what if today uncle accompany me to see Seoul."Dengan senyum canggungnya.
("Paman ,bagaimana jika hari ini paman menemani saya melihat-lihat Seoul .)
"……Since I first came, I haven't had the chance to see these nice places in South Korea."
(".....Sejak awal saya datang ,saya belum sempat melihat-lihat tempat-tempat bagus di Korea Selatan ini.")
Membalas dengan senyum ramahnya."I don't really know the good places here, young master. But if you wish, I can ask my son to accompany you around. My only child always knows good places to visit in the nearby area here".
("Saya tidak terlalu tahu tempat-tempat bagus disini,Tuan muda .Tapi jika anda berkenan ,saya bisa menyuruh anak saya untuk menemani anda berkeliling.Anak tunggal saya selalu tahu tempat yang bagus di kunjungi di daerah terdekat sini ".)
"Yes, if it's not a sister."
"No, young master. Okay, let's pick up my son from school first, soon my son will come home from school."Kata paman Baek Dae-Hyun.
("Tidak tuan muda .Baiklah mari jemput anak saya di sekolahnya dulu ,sebentar lagi jam anak saya pulang sekolah ." )
Paman Baek Dae-Hyun pun melanjutkan perjalanan mengendarai mobil untuk pergi ke tempat sekolah anaknya menuntut ilmu .SMP Naui Bich tempat dimana anak paman Baek Dae-Hyun bersekolah .
Setiba di sana paman Baek Dae-Hyun menunggu kepulangan anaknya di dalam mobil .Sesaat kemudian beberapa anak mulai keluar dari dalam gedung sekolah .Paman Baek Dae-Hyun segera beranjak keluar dari dalam mobil agar anaknya dapat melihatnya .
Paman Baek Dae-Hyun melambaikan tangannya ke arah anaknya yang baru saja terlihat keluar dari dalam gedung sekolah .Anak paman Baek Dae-Hyun yang menyadari itu pun berjalan menghampiri ayahnya .
"Appaa!! na-ege sigsaleul daejeobbago sipda."Kata putri Paman Baek Dae-Hyun yang disusul senyum manisnya memeluk ayahnya.
("Ayahh!mau traktir makan .")
"Appa tidak ada uang."Balas Paman Dae-Hyun cuek.
".......Ada anak majikan ayah yang ingin berkeliling melihat-lihat tempat bagus ."Lanjutnya
Putri Paman Dae-Hyun yang kesal."Appaga sang saui adeulgwa hamkke gajago hasyeoss-eo .Geuleom oedong hal-i gongyeong-e ppajimyeon eojjepji........".
("Ayah menyuruh saya untuk menemani anak majikan ayah .Terus bagaimana jika putri satu-satunya saya di apa-apa ter.......")Oceh Dae Chul-hyun yang perkataannya terpotong dengan suara Nathan yang tiba-tiba ,berkata ."Ada masalah,Ajeossi?"
*Dae Chul-hyun siswa smp kelas 9 di salah satu sekolah di korea Selatan .Dae Chul-hyun adalah putri tunggal Paman Baek Dae-Hyun dan istrinya ,Nyonya Hyun Yong-min *.
"Eh young master. Introduce my daughter."Kata Paman Dae-Hyun mempersilakan putrinya untuk memperkenalkan namanya .
("Eh Tuan muda .Perkenalkan putri saya .")
Terpanah dengan ketampanan Nathan."Tampannya ,artis k-pop kah dia?".Batin Dae Chul-hyun meleleh.
Dae Chul-hyun hanya terdiam terpukau memandang raut wajah Nathan .Nathan yang sudah menjulurkan tangannya terlebih dahulu ,menyadari jika putri paman Dae-Hyun sedang dalam ke adaan yang tidak baik-baik saja berkata ."Are you okay?".
Dae Chul-hyun yang masih terhanyut dalam dunia nya ."Astaga-astaga senyum nya ,saya tidak sanggup .Apakah ini yang namanya jatuh cinta ,apakah iya? ya benar ,apa iya? apa?".Batinnya.
"Chul-hyun!, ileum-eul sogaehaejwo."Saut Ayahnya membuyarkan lamunannya.
("Chul-hyun! Perkenalkan namamu ." )
"Ah eh ye."
"Dae Chul-hyun."Dae Chul-hyun menerima uluran tangan dari Nathan ."Nathan ."Kata Nathan .
"Sorry young master, it seems my daughter can't accompany you to see the area here."Kata Paman Baek Dae-Hyun .
("Maaf tuan muda ,sepertinya putri saya tidak bisa menemani anda melihat-lihat daerah sini .")
Memalingkan wajahnya sekilas ke ayahnya ,lalu merangkul lengan ayahnya ."Kata siapa tidak bisa ,saya bisa ayah .Sekarang pun tidak papa ."Kata Dae Chul-hyun dengan senyum malu-malunya.
"Haj..." Paman Baek Dae-Hyun terputus."Ayah ,bukankah Chul-hyun hari ini banyak waktu luang ."Ucap Dae Chul-hyun memutus perkataan ayahnya.
Nathan yang tidak ingin terlihat kecanggungan, berkata ."Jika paman mengijinkan ,I want to go now. By foot."
Melepas tas sekolahnya dan memberikan kepada ayahnya ,lalu mengenakan jaket yang ia bawa sembaring tadi ."Ye ,Come on young master."Dengan memberikan salam ke pada ayahnya ."Chul-hyun pamit."
Nathan yang menghormati pamannya sebelum beranjak pergi, ia membungkuk sekilas yang di balas membungkuk juga oleh paman Bae Dae-Hyun .
Setelah kepergian putrinya bersama majikannya .Paman Baek Dae-Hyun yang masih memperhatikan punggung mereka yang semakin menjauh,berkata."Ada apa dengan putri saya hari ini?".
++++
Kini Nathan dan anak pamannya mulai berjalan-jalan santai di trotoar tempat dimana perjalan kaki lain berlalu lalang .Karna terlalu hening Nathan kembali membuka percakapan lebih dahulu .
"Kamu bisa bahasa Inggris?".Tanya Nathan yang langsung mendapatkan lotottan mata dari Dae Chul-hyun .
"Eh .Bahasa inggris saya tidak terlalu baik."Balas Dae Chul-hyun .
"......Kamu tidak bisa bahasa korea?".Sambungnya bertanya.
Dengan berlanjut berjalan-jalan mereka berdua saling berbincang-bincang .
Nathan membalas dengan canggung."No."
"Ye ,sudah lah tidak perlu di pikiran lebih baik kita mempercepat jalan kita .Agar lebih cepat sampai di tempat bagus yang ingin saya tunjukkan ke anda ."Kata Dae Chul-hyun dengan bahasa yang bercampur-campur .
Dae Chul-hyun berjalan mendahului Nathan. Nathan hanya terdiam dengan sesekali memperhatikan Dae Chul-hyun ,lalu ikut menyusul langkah Dae Chul-hyun dengan langkah berlahan. Sepanjang perjalanan Dae Chul-hyun terus berbicara dengan bahasa campuran tentang daerah sekitar .Nathan yang menyadarinya tersenyum tipis dengan menahan tawanya memperhatikan Dae Chul-hyun.
Selang beberapa waktu kemudian ,Nathan sampai ke tempat bagus yang di maksud oleh Dae Chul-hyun.
"Good isn't it, ini adalah salah satu taman favorit saya di daerah sini.Bagus bukan. "Kata Dae Chul-hyun tersenyum manis memperhatikan sekitar taman itu .
Berjalan lebih dulu ."Let's go in."Ajaknya bersemangat sampai tiba-tiba .
"Watch out!!".Ujar Nathan menarik lengan Dae Chul-hyun sampai Dae Chul-hyun berada dalam dekapannya .
Dae Chul-hyun terlalu bersemangat sampai tidak melihat ada orang yang bar sepeda dengan kencang ke arahnya dan hampir menabraknya .Akan tetapi Dae Chul-hyun di selamatkan oleh Nathan yang menyadari hal itu lebih dahulu .
"Dae Chul-hyun ,What's the Korean Sorry?".Tanya Nathan membuyarkan lamunan Dae Chul-hyun yang sejak tadi terdiam dalam pelukan Nathan dengan memperhatikan raut wajah Nathan .
"Emm ,joesonghabnida."
"Maaf ,teman saya tidak melihat kedatangan anda.Maafkan teman saya."Kata Nathan ke pada orang yang hampir menabrak Dae Chul-hyun dalam bahasa Korea.
"Ye ,joesonghabnida ."
Orang bersepeda tadi pun berlalu pergi meninggalkan tempat itu .Sementara itu Dae Chul-hyun yang masih dalam pelukan Nathan."Chul-hyun ,can finish this. Lot..."Kata Nathan langsung membuat Dae Chul-hyun tersadar kembali lalu langsung melepaskan pelukannya kepada Nathan .
Dae Chul-hyun juga langsung menjaga jarak dengan Nathan ."Dae Chul-hyun apa yang kamu lakukan ,kamu seperti hewan liar yang lepas kendali."Batinnya dengan telapak tangan kanan nya yang menutupi sebagian wajahnya.
Nathan yang memperhatikan Dae Chul-hyun."Chul-hyun, are you alright?". Tanya Nathan kepada Dae Chul-hyun.
"Not Good ."
"You....". Kata Nathan langsung terpotong dengan perkataan Dae Chul-hyun." NO! I mean, I'm fine."
"Uhu hem ."Gumam Nathan memayungkan bibirnya .
Ting....Ting....Ting...
Mengambil ponselnya yang ada di saku jaketnya ."Just a moment ."
*Hallo."
*Saya akan pulang terlambat,dik. Apa kamu sudah makan?".
*Saya belum makan,kak.Tapi tenang saja ,Nathan pasti akan makan ."
*Iya sudah ,kakak lanjut kerja ."
*Semangat kerjanya kak Riska ."
Panggilan berakhir.
"Dimatikan."Kata Nathan memasukkan kembali ponselnya ke dalam kantong jaketnya.
"Your lover?." Ujar Dae Chul-hyun tiba-tiba .
"H! lover ."
"Who called just now".
"Bukan ,barusan kakak saya .Kakak saya berpesan kepada saya, kalau akan pulang terlambat hari ini ,jadi dia mengingatkan saya untuk tidak lupa makan malam."Jelas Nathan.
"Your sister is very caring".
"Dasar bodoh kamu Chul-hyun, kenapa bertanya seperti itu?".Batinnya memarahi dirinya sendiri .
"Maybe because my sister is afraid, I'm sick like yesterday."
"You were sick yesterday. Why don't you rest at home."Dae Chul-hyun dengan raut wajah khawatir.
("Kamu kemarin sakit .Kenapa tidak istirahat di rumah .")
"It's been a few days, now I'm healthy."Kata Nathan tersenyum hangat.
("Sudah beberapa hari yang lalu ,sekarang saya sudah sehat ." )
"......Look for something to eat, good food but no pork mixture, where is it?". Lanjutnya
("Cari makan yok ,makanan yang enak tapi tidak ada campuran daging babinya , dimana ya?".)
"You don't like pork?"
"No."
"Okay, let's go to a good restaurant in this area."Ajak Dae Chul-hyun.
Nathan mengikuti langkah Dae Chul-hyun yang akan mengajaknya ke rumah makan yang tidak ada olahan daging babinya di daerah tersebut .
++++++
Di tempat lain.
Selesai menelfon adiknya. Riska yang akan melanjutkan mengerjakan pekerjaan ,akan tetapi Tuan Hyun Jun-Su masuk ke dalam ruang kerja pribadi Riska.
Tuan Hyun Jun-Su membawa beberapa berkas kerja untuk Riska selesaikan .Di saat Riska fokus membaca berkas kerjanya .Tuan Hyun Jun-Su ,berkata ."Selesai ini akan ada acara makan malam ,anda mau ikut bergabung bersama kami?".
Perhatian yang masih terfokus dengan berkas di depan nya ."Jika bisa saya akan menyusul."Ucapnya dingin.
Tuan Hyun Jun-su hanya terdiam dengan perkataan Riska ."Besok tolong adakan meeting dengan ceo-ceo dari perusahaan lain yang bernaung di bawah perusahaan kita. Saya ingin berbincang kecil dengan mereka."Jelas Riska .
"Baik, Agassi."
Memberikan salah satu berkas kerja yang sudah selesai ia baca ."Kerja anda sangat bagus ,saya harapan anda terus mempertahan kinerja anda ."Kata Riska.
Hyun Jun-Su dengan senyum tipisnya ,ia beranjak dari tempat duduknya lalu membungkuk sekilas ,dan berkata ."Terima kasih Agassi, saya permisi ."
Riska membalas dengan anggukan.
Selesai dengan kepergian Hyun Jun-Su .Riska kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda .
Di luar ruang kerja pribadi Riska .Kim Yong-Bae yang ingin menemui bosnya dengan membawa beberapa berkas, berpapasan dengan Hyun Jun-Su wakil pemegang perusahaan Salvador .
Kim Yong-Bae yang awalnya menatap raut wajah dingin Hyun Jun-Su langsung menundukkan perhatiannya .Hyun Jun-Su melewati Kim Yong-Bae begitu saja tanpa berkata apa-apa ,dengan raut wajah yang sedikit kesal .
Selesai dengan kepergian Hyun Jun-Su .Kim Yong-Bae langsung mengetuk pintu ruang kerja bosnya yang sekarang .Setelah di persilakan masuk oleh bosnya ,Kim Yong-Bae beranjak masuk ke dalam .
Kim Yong-Bae memberi salam ,dan memberikan beberapa berkas juga Valdes kepada bosnya ,dengan berkata ."Semua sudah saya salin bos ,tapi ada dua berkas lagi yang belum saya selesaikan .Besok pagi-pagi sekali saya akan antar ke ruang kerja bos ."
Riska membalas dengan deheman ."Kamu pulang saja kerjakan di rumah .Besok kamu berangkat lebih awal ,saya tunggu."Kata Riska tanpa melihat sekretarisnya .
"Baik Hwe-jan-nim, saya permisi."Pamit Kim Yong-Bae membungkuk sekilas untuk memberi salam sebelum berlalu pergi meninggalkan ruang kerja bosnya .
Sesaat setelah kepergian sekretarisnya .Riska mengalikan perhatiannya ke jam dinding yang ada di ruang kerja pribadinya .Tercantum pukul 22.30 di sana .
Riska mengambil gelas air putih yang ada di meja kerja untuk ia teguk ,karna air minum putih yang sudah habis .Dengan terpaksa pekerjaannya harus tertunda lagi ,karna ia harus mengambil air putih yang ada di ruang kerjanya .
Riska berjalan keluar ,untuk pergi ke tempat pengambilan air putih yang ada di samping meja kerja sekretarisnya .Sebelum sampai di sana ,Riska harus melewati ruang kerja pribadi Hyun Jun-Su .Riska yang melihat dari kejauhan lampu ruang kerja Hyun Jun-Su masih menyalah pun memperlambat langkah kakinya. Riska berjalan berlahan melewati ruang kerja Hyun Jun-Su ,langkah kakinya sempat terhenti sejenak di samping pintu ruang kerja Hyun Jun-Su .Akan tetapi Riska segera bergegas mengambil air putih ,dan kembali ke ruang kerja pribadinya lagi .
+++++++++++
Di Kamar Dae Chul-hyun .
Dae Chul-hyun yang sudah rebahan di atas tempat tidurnya ,terus menguling-gulingkan tubuhnya ke sana ke sini .Sampai entah sudah berapa kali dirinya terjatuh dari atas tempat tidur ,akan tetapi dirinya tidak perduli dengan rasa sakitnya terjatuh dari atas tempat tidur . Karena dunia nya saat ini sudah mengalahkan akal sehat nya .
Ibu Dae Chul-hyun yang ingin mengucapkan selamat malam kepada putrinya ,melihat putrinya yang seperti itu pun mengurungkan niatnya .Ibu Dae Chul-hyun pun turun ke lantai bawah menghampiri suaminya yang sudah ada di dalam kamar tidur .
"Sayang ,seperti putri kita sedang tidak baik-baik saja ." Ucap Nyonya Hyun Yo-min tersenyum masam .
"Tidak baik-baik saja gimana? Dari awal pulang tadi putri kita sudah keluar sama anak majikan saya ."Kata Paman Dae-Hyun menata tempat untuknya tidur.
"Hogsi."Ujar Paman Dae-Hyun dan istrinya bersamaan dengan saling bertatap mata .
"Putri kita suka dengan tuan muda Nathan ."Ujar Paman Dae-Hyun membulatkan bola mata hitam nya .
Berbeda dengan istrinya yang justru tersenyum manis ." Akhirnya putri kita mendapatkan pria idamannya. Saya akan selalu berdoa agar mereka berdua benar-benar ditakdirkan selalu bersama ."Ujar Nyonya Hyung Yo-min .
Sementara istrinya merespon dengan senang ,paman Dae-Hyun justru berbanding terbalik .
+++++++++
Pukul 00.12
Riska yang baru saja pulang dari kantor ,berjalan santai masuk ke dalam Live rumahnya.Live rumahnya berhenti di lantai empat, lantai rumahnya. Riska beranjak keluar dan melanjutkan dengan berjalan kaki ,ia melewati kamar tidur milik adiknya yang lampu tidurnya masih menyalah sayup-sayup.
Riska mengetuk pintu kamar adiknya dan melangkah masuk ke dalam kamar adiknya . Nathan yang menyadari ke datangan kakaknya mengatur posisi duduknya di atas tempat tidur .Riska yang sudah terduduk di atas tempat tidur adiknya berkata .
"Baca apa? Kenapa belum tidur? Sekarang sudah jam 12 malam ,tidak baik tidur terlalu larut malam."Kata Riska tanpa menjeda kalimatnya terlebih dahulu untuk memberi waktu adiknya menjawab .
"Sedang baca kamus bahasa korea .Nathan sedang mempelajari bahasa Hangul."Jawab Nathan .
Melihat manik hitam lekat kakaknya."...Kak Riska baru pulang?". Lanjut nya bertanya .
"Iya ."
"Kamu cepat tidur gih .Besok kemas barang-barang kamu. Malam nya kamu sudah bisa berangkat ke Jepang. Kakak sudah mengurus semuanya ,nanti di sana kamu akan di jemput sama paman Yoshi .Kamu juga bisa langsung masuk sekolah di sana ,soalnya kakak sudah daftar kan kamu di sekolah Sanshain Koko yang ada di Osaka ."
".....Jangan kecewakan kakak ya .Kakak sudah menuruti semua keinginan kamu untuk sekolah di sana. Jangan nakal di sana ,jika ada apa-apa di sana sesegera mungkin telfon kakak ."
"Siap bos."Balas Nathan memberi hormat.
Riska yang gemas mengelus rambut kepala adiknya ,dengan senyum tipisnya ."Sudah-sudah kak ,nanti ganteng Nathan hilang ."Goda Nathan .
Mendorong pelan kening adiknya ."Dasar buaya ."
"Ehh kakak ,tega banget ngatai adiknya buaya ."Ujar putung Nathan yang seperti anak kecil .
Beranjak dari tempat tidur adiknya ."Sudah cepat tidur ."
"Iya kak, selamat malam ."Ucap Nathan mengatur posisi tidurnya .
Nathan mulai memejamkan matanya .Riska pun tersenyum tipis ,lalu berlalu pergi meninggalkan kamar tidur adiknya setelah selesai mematikan lampu tidur adiknya .Riska berjalan ke luar kamar tidur adiknya ,ia segera berjalan kembali untuk segera beristirahat di kamar tidurnya sendiri.